cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
june_30ops@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Health Reproductive
ISSN : 25281585     EISSN : 25281585     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Health Reproductive merupakan salah satu wadah bagi peneliti, dosen dan mahasiswa untuk menerbitkan artikel-artikel hasil penelitian. Jurnal ini berisikan artikel terkait tentang kesehatan reproduksi perempuan sepanjang siklus kehidupan dengan kaidah-kaidah penulisan yang baik dan benar. Ruang Lingkup 1. kesehatan ibu dimulai sejak prakonsepsi, kehamilan, persalinan dan nifas 2. kesehatan anak dimulai dari bayi baru lahir, neonatus, balita dan prasekolah 3. keluarga berencana 4. pencegahan dan penanganan infeksi menular seksual termasuk HIV/AIDS 5. kesehatan reproduksi remaja 6. pencegahan dan penanganan komplikasi aborsi 7. pencegahan dan penangann infertilitas 8. kesehatan reproduksi usia lanjut 9. deteksi dini kanker saluran reproduksi 10. kesehatan reproduksi lainnya seperti kekerasan seksual, kekerasan pada anak dan kekerasan dalam rumah tangga
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
HUBUNGAN STRESS DAN BERAT BADAN DENGAN SIKLUS MENSTRUASI MAHASISWI TINGKAT I PROGRAM STUDI KEBIDANAN PEMATANGSIANTAR Sri Hernawati Sirait
Jurnal Reproductive Health Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyeban gangguan siklus menstruasi pada wanita adalah faktor stres, merupakan fenomena universal dimana setiap orang mengalaminya yang berdampak pada fisik, sosial, emosi, intelektual dan spiritual. Pada mahasiswa yang menghadapi atau menjalani perkuliahan yang terlalu padat, praktek klinik, yang sangat melelahkan, tugas yang banyak merupakan faktor pemicu stres sehingga menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan stress dan berat badan dengan siklus menstruasi mahasiswi tingkat I Prodi Kebidanan Pematangsiantar. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis Explanatory Research, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian ini dilakukan di Prodi Kebidanan Pematangsiantar. Populasi adalah semua mahasiswa tingkat I Prodi Kebidanan Pematangsiantar sebanyak 98 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, pengukuran berat badan dan tinggi badan. Instrumen penelitian berupa kuesioner DASS 42. Analisa data univariat untuk melihat distribusi frekwensi dari masing-maasing variabel, analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan tingkat kepercayaan a= 0,05. Mayoritas responden mengalami stress sedang yaitu sebanyak 45 orang (45,9%); mayoritas IMT responden normal sebanyak 78 orang (79,6%); mayoritas mengalami siklus menstruasi tidak teratur sebanyak 69 orang (70,4%). Terdapat hubungan antara stres dengan siklus menstruasi yaitu sebanyak 69 orang (70,4%), dengan nilai (p<0,0001). Terdapat hubungan antara berat badan dengan siklus menstruasi yaitu sebanyak 69 orang (70,4%),dengan nilai (p=0,014). Bagi mahasiswa agar memotivasi diri tentang pentingnya pengetahuan mengenai stres dan bagaimana penanganannya perlu diketahui, dengan harapan dapat menyikapi stres dengan baik
HUBUNGAN PERAWATAN PALIATIF DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSU H. ADAM MALIK MEDAN 2017 Frida Liharris Saragih; Yunida Turisna Octavia; Yolanda Agnes Siregar; Nova Defita Putry; Hartati Daeli
Jurnal Reproductive Health Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang paling berbahaya di dunia. Kanker sangat beragam, dapat melalui internal inividu mau pun eksternal inividu. Pasien yang terdiagnosa dengan kanker payudara akan mengalami masalah seperti sosial, perawatan, psikologis, spiritual dan fisik, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup adalah memberikan perawatan paliatif. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan perawatan paliatif dengan kualitas hidup pasien kanker payudara. Jenis penelitian ini merupakan analitik korelasi dengan rancangan deskriptif kolerasi dengan rancangan cross sectional dan jumlah sampel 83 responden dengan diagnosa kanker payudara stadium lanjut. Teknik pengambilan sampel dengan teknik Purposive sampling. Data dianalisis dengan uji rank Spearman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perawatan paliatif dalam kategori tinggi sebanyak 56 responden (67,5%) dengan kualiatas hidup baik sebanyak 74 responden (89,2%). Uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara hubungan perawatan paliatif dengan kualitas hidup pasien kanker di RSU H. Adam Malik Medan dengan p value = 0,000 yang lebih kecil dari p value = 0,05 (5%). Nilai korelasi didapatkan r= 0,356 dengan nilai positif yang menandakan tingkat antara variabel tersebut sedang. Disimpulkan ada hubungan perawatan paliatif yang tinggi dengan kualitas hidup yang baik. Diharapkan tim perawatan paliatif dapat meningkatkan perawatan paliatif yang diberikan pada responden dengan diagnosa kanker payudara dalam aspek psikologis dan pemberian informasi dari perawat. Disarankan berkolaborasi dengan psiko log terkait psikologis dan pemberian informasi terkait status kesehatan dan perkembangan responden
HUBUNGAN PERAWATAN PERINEUM DENGAN KESEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS HARI KETUJUH DI BIDAN PRAKTIK SWASTA (BPS) IDARIA SIDABUKE KOMPLEK VETERAN MEDAN ESTATE 2017 Yunida Turisna Oktavia; Frida Liharris Saragih
Jurnal Reproductive Health Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan sering kali mengakibatkan robekan jalan lahir, baik pada primigravida maupun pada multigravida dengan perineum yang kaku. Akibat perawatan perineum yang tidak benar, mengakibatkan kondisi perineum yang terkena lokhea menjadi lembab dan akan sangat menunjang perkembangbiakan bakteri yang dapat menyebabkan timbulnya infeksi pada perineum yang dapat menghambat proses penyembuhanluka.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perawatan perineum dengan kesembuhan luka perineum pada ibu nifas hari keenam di BPS Bid Idaria Sidabuke Komplek Veteran Medan Estate. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian crossectional yang dilakukan BPS Bid Idaria Sidabuke Komplek Veteran Medan Estate. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas dengan luka perineum yang melakukan kunjungan pemeriksaan nifas enam hari di BPS Bps Bid Idaria Sidabuke Komplek Veteran Medan Estate, dengan menggunakan total sampel. Pengumpulan data dengan lembar checklist untuk perawatan perineum dan kesembuhan luka perineum menggunakan lembar observasi. Analisis data dengan menggunakan Chi-Square.Hasil penelitian dari 24 responden menunjukkan sebagian besar responden melakukan perawatan luka perineum dengan baik. Dimana sebagian besar lukanya terbentuk jaringan parut minimal. Hasil uji statistik Chi-square didapatkan nilai X² hitung > X² tabel (8,327 > 3,481) dan p = 0,004 dimana a = 0,05. Sehingga kesimpulan penelitian ini adalah H1 diterima artinya terdapat hubungan perawatan perineum dengan kesembuhan luka perineum pada ibu nifas hari keenam. Hasil menunjukkan nilai positif (+) berarti semakin baik perawatan luka perineum, semakin cepat kesembuhan luka perineum.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN ASUPAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI UNIT HEMODIALISA RSU SARI MUTIARA MEDAN TAHUN 2017 Masriati Panjaitan; Frida Liharris Saragih
Jurnal Reproductive Health Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis hal yang sangat penting untuk diperhatikan, karena asupan cairan yang berlebihan dapat mengakibatkan kenaikan berat badan, edema, bronkhi basah dalam paru – paru, kelopak mata yang bengkak dan sesak nafas yang diakibatkan oleh volume cairan yang berlebihan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Penelitian dilakukan di rsu sari mutiara medan tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain analitik komparatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih dengan teknik purporsive sampling, jumlah 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh faktor pengetahuan terhadap kepatuhan asupan cairan dengan nilai p-value 0.037, ada pengaruh faktor dukungan keluarga terhadap kepatuhan asupan cairan dengan nilai p-value 0.013, ada pengaruh keterlibatan tenaga kesehatan terhadap kepatuhan asupan cairan dengan nilai p-value 0.018, ada pengaruh konsep diri terhadap kepatuhan asupan cairan dengan nilai p-value 0.009, ada pengaruh interdialytic weight gain terhadap kepatuhan asupan cairan dengan nilai p-value 0.016. Diiharapkan kepada perawat agar lebih memperhatikan asupan cairan kepada responden yang menjalani terapi hemodialissa.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN MOTIVASI TERHADAP KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSU SARI MUTIARA MEDAN TAHUN 2018 Johansen Hutajulu; Yunida Turisna Octavia
Jurnal Reproductive Health Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan salah satu penyakit yang tidak menular yang telah menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia maupun negara Indonesia.penyakit ini dapat menyerang setiap orang ,baik pria maupun wanita tanpa memandang tingkat ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor- faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien Gagal ginjal krononis yang menjalani hemodialisis di RSU Sari Mutiara Medan 2018. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan rancangan penelitian cross sectional study. Populasi 53 orang.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 48 orang. Hasil analisa data menggunakan uji chi square menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara faktor usia dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronis menjalani hemodialisis dengan p-value 0,407,ada pengaruh faktor jarak dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik menjalani hemodialisis dengan nilai p-value 0,001, tidak ada pengaruh antara faktor Jarak dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis dengan nilai p- value 0,509, ada pengaruh antar faktor dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien Gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis dengan nilai p-value 0,000 dan tidak ada pengaruh faktor motivasi dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronis menjalani hemodialisis dengan nilai p-value 0,186. Kepada keluarga pasien yang menjalani hemodialisis disarankan selalu mendampingi dalam menjalani hemodialisis untuk memberikan motivasi kepada pasien.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG ISPA PADA BALITA DI RSU SARI MUTIARA MEDAN TAHUN 2018 Frida Liharris Saragih; Antoni Edimarta Sitanggang
Jurnal Reproductive Health Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan suatu kelompok penyakit yang menyerang saluran pernapasan. Di Indonesia ISPA selalu menempati urutan pertama penyebab kematian pada kelompok bayi dan balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang ispa pada balita di RSU Sari Mutiara Medan Tahun 2018. Jenis penelitian ini bersifat deskriftif yang bertujuan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang ISPA Pada Balita di RSU Sari Mutiara Medan Tahun 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita yang datang melakukan pemeriksaan ke RSU Sari Mutiara Medan pada bulan Juni sebanyak 63 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik accidental sampling yaitu sampel yang ditemukan pada saat peneliti melakukan penelitian yaitu sebanyak 32 orang. Data yang dibutuhkan diperoleh melalui penyebaran kuesioner pada responden. Hasil penelitian yaitu pengetahuan ibu tentang ISPA pada balita mayoritas kurang 59,4%, pengetahuan ibu tentang penyebab ISPA pada balita mayoritas kurang 53,1%, pengetahuan ibu tentang tanda dan gejala ISPA pada balita mayoritas kurang 62,5%, pengetahuan ibu tentang pencegahan ISPA pada balita mayoritas kurang 56,2% dan pengetahuan ibu tentang penanganan ISPA pada balita mayoritas kurang 62,5%. Diharapkan kepada ibu untuk melakukan ke puskesmas apabila dijumpai tanda ISPA pada balita. Kepada bidan agar memberikan penyuluhan kepada ibu tentang ISPA pada balita.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA DENGAN PENCEGAHAN HIPERTENSI DI UPT. PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA BINJAI Frida Saragih; Flora Sijabat; Sri Dearmaita Purba; Gita Sonia Sianturi; Monika Ginting
Jurnal Reproductive Health Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN PENGOBATAN HIPERTENSI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN STROKE DI RSU SARI MUTIARA MEDAN 2018 Flora Sijabat; Elida Sinuraya; Dinda Margaretta Manalu; Elfira Wulandari
Jurnal Reproductive Health Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan masalah besar di Dunia, tidak hanya di negara barat tetapi juga di Indonesia. Kepatuhan dalam meminum obat berperan penting dalam pengobatan hipertensi dengan tujuan pengobatan pada penderita hipertensi adalah untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan pengobatan hipertensi dengan kualitas hidup pasien stroke. Penelitian ini menggunakan penelitian Analitik corelasi dengan rancangan cross sectional dengan populasi 71 responden. Hasil penelitian dengan uji chi-square didapatkan nilai p value=0,212 (P<0,05) yang berarti ada hubungan antara kepatuhan pengobatan hipertensi dengan kualitas hidup pasien stroke. Disarankan bagi penderita hipertensi agar mengetahui informasi antara kepatuhan pengobatan hipertensi dengan kualitas hidup pasien stroke.
HUBUNGAN TINGKAT KECANDUAN GADGET DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL REMAJA DI SMA NEGERI 2 DOLOK SANGGUL TAHUN 2019 Rani Kawati Damanik; Ester Saripati Harianja; Galvani Volta Simanjuntak; Tresa Mona Tamara Hutabarat
Jurnal Reproductive Health Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gadgets addiction is a behavior of someone who can not control themselves in the use of gadgets that cause individual dependence. This can harm someone especially teenagers. Emotional intelligence is the ability to recognize our own feelings and the feelings of others. The purpose of this study was to analyze the relationship between the level of gadget addiction and emotional intelligence of adolescents at State Senior High School 2. This research is a correlation analysis study with cross sectional design. The research population involved students of class XI IPS at State Senior High School 2. The samples in this study involved 84 people taken with proportional random sampling techniques. The results showed the majority of gadget addiction levels were mild (34,5%), moderate category (63,1%), and heavy categories (2,4%) and the level of emotional intelligence with normal categories (10,7%), borderline categories (81,0%), abnormal categories (8,3%). Spearman's Test Results with a = 0.05 with a p value = -0,037, it can be concluded that there is relationship between the level of gadget addiction and emotional intelligence on students at State Senior High School 2. Suggestions for students at State Senior High School 2 to be better in using gadgets in their free time, so as not to interfere with daily activities
ANALISIS KETERKAITAN PERILAKU ORANGTUA TENTANG SERIBU HARI PERTAMA KEHIDUPAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DESA LAMA Agnes Purba
Jurnal Reproductive Health Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v6i1.2125

Abstract

Kejadian stuntingmasih terdapat di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Lama. Stunting ini berkaitan dengan perilaku orangtua tentang seribu hari pertama kehidupan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis keterkaitan perilaku orangtua tentang seribu hari pertama kehidupan dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Lama.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 2 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Lama yang berjumlah 143 orang dan sampel berjumlah 59 orang. Pengumpulan data dengan data primer dan sekunder dan dianalisis dengan uji statistikchi Squaredengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa perilaku orangtua tentang seribu hari pertama kehidupan di wilayah kerja Puskesmas Desa Lamamayoritas denganperilaku tidak baiksebesar 50,8%, kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Desa Lama sebesar 40,7% dan terdapatketerkaitanperilaku orangtua tentang seribu hari pertama kehidupan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Desa Lama. Disarankan kepada ibu di wilayah kerja Puskesmas Desa Lama perlu meningkatkan penerapan perilaku orangtua tentang seribu hari pertama kehidupan dan kepada tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Desa Lama perlu meningkatkan pemahaman ibu tentang pentingnya penerapan perilaku orangtua tentang seribu hari pertama kehidupan untuk mencegah kejadian stunting.