Articles
192 Documents
Penerapan Kompres Hangat Dalam Menurunkan Skala Nyeri Pada Klien Gastritis
Shelby Indah Cantika P;
Syaukia Adini;
Arip Rahman
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 2 No. 1 (2022): NCHAT January - June period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56742/nchat.v2i1.39
Gastritis merupakan suatu peradangan dari mukosa lambung yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi dari peningkatan asam lambung. Pada tahun 2020 di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya penyakit gastritis menempati urutan keempat dari sepuluh penyakit terbanyak di rumah sakit. Penatalaksanaan gastritis bisa dilakukan salah satunya dengan terapi non farmakologis yaitu kompres hangat. Pemberian kompres hangat adalah suatu tindakan stimulasi kulit dan jaringan untuk mengurangi nyeri, meningkatkan kenyamanan dan mendapatkan efek terapeutik lainnya melalui paparan hangat/panas. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran penerapan kompres hangat untuk menurunkan skala nyeri pada klien gastritis di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Desain karya tulis ilmiah ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta jumlah responden 2 orang. Pemberian kompres hangat pada klien gastritis menggunakan buli-buli berisikan air hangat dengan suhu 47.5? selama 15 menit. Intervensi diberikan selama 3 hari perawatan pada kedua responden sebanyak 2 kali dalam sehari. Setiap harinya dilakukan pengukuran skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan tindakan kompres hangat. Hasil penelitian diketahui bahwa skala nyeri gastritis kedua responden sebelum dilakukan kompres hangat mengalami skala nyeri sedang (4-6) dan setelah dilakukan kompres hangat didapatkan skala nyeri 0 (tidak nyeri). Hasil penerapan kompres hangat yang dilakukan selama tiga hari memberikan pengaruh positif terhadap penurunan skala nyeri klien gastritis, maka dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat memberikan gambaran efektifnya penerapan kompres hangat terhadap penurunan skala nyeri pada klien gastritis. Diharapkan tenaga kesehatan di rumah sakit dapat menjadikan kompres hangat sebagai alternatif intervensi keperawatan mandiri dalam menangani pasien yang mengalami nyeri.
Terapi Relaksasi Otot Progresif Dalam Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien Hipertensi: Study Kasus
Nisa Alfira Fitriani;
Novi Indriani;
Yudi Triguna
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 2 No. 1 (2022): NCHAT January - June period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56742/nchat.v2i1.40
Hipertensi yaitu meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg atau tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Salah satu penyebab kematian didunia yaitu karena hipertensi, sebanyak 10.44 juta penderita mengalami kematian akibat hipertensi dan komplikasinya. Penderita hipertensi biasa megalami kualitas tidur terganggu yang menyebabkan ketegangan fisik meningkat tekanan darah menjadi naik. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran kualitas tidur Responden hipertensi dengan terapi relaksasi otot progresif di RSUD Ciamis. Desain penelitian menggunakan jenis desain kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan instrument PSQI untuk mengukur kualitas tidur kedua pasien hipertensi selama tiga hari. Hasil penelitian setelah tiga hari menunjukan pasien pertama dan kedua mengalami penurunan dalam nilai kualitas tidur. Kesimpulannya yaitu pada kedua pasien hipertensi setelah diberikan tindakan relaksasi otot progresif kualitas tidurnya ada yang baik dan ada yang masih buruk, tetapi terjadi penurunan nilai PSQI setiap harinya. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas tidur dari faktor fisik seperti nyeri kepala, sesak nafas, batuk, juga dari faktor lingkungan karena suhu dingin, kebisingan dan suhu panas yang dapat menggangu kenyamanan pasien sehingga mengganggu kualitas tidurnya.
Hubungan Paritas dan Umur Ibu Hamil Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik di Desa Simpang Limbur Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Limbur
Rosita, Uli;
Rusmimpong, Rusmimpong
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 2 No. 2 (2022): NCHAT July - December period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56742/nchat.v2i2.41
Kekurangan energi kronis (KEK) dan anemia pada ibu hamil akan meningkatkan risiko untuk melahirkan bayi dengan berat badan lahir yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dan umur ibu hamil dengan kejadian kekurangan energy protein (KEK) di Desa Simpang Limbur Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Limbur. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil pada bulan September di Desa Simpang Limbur Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Limbur yang berjumlah 31 orang dengan tehnik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling sehingga jumlah sampel pada penelitian sebanyak 31 orang. Analisis data menggunakan uji chi square. Variabel dianggap signifikan jika P-value ? 0.05. hasil penelitian menunjukkan responden terbanyak pada kategori tidak ada KEK sebanyak 19 orang (61.3%), (93.3%), paritas < 4 kali sebanyak 21 orang (67.8%) dan umur kategori baik sebanyak 17 orang (54.8%). Hasil uji statistic menunjukkan nilai P-value < 0.05 untuk paritas dan umur ibu hamil. Simpulan penelitian adalah kejadian KEK berhubungan dengan paritas dan umur ibu hamil.
Implementasi Pendidikan Kesehatan Penanganan Anemia Kehamilan Pada Ibu Hamil di Tasikmalaya
Anashrin, Putri Aprilia;
Aryanti, Dewi;
Februanti, Sofia
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 2 No. 2 (2022): NCHAT July - December period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56742/nchat.v2i2.43
Anemia kehamilan yaitu suatu keadaan dimana ibu hamil memiliki kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 11,0g/dl. Anemia menjadi masalah kesehatan dengan frekuensi tertinggi pada ibu hamil. Ada banyak penyebab anemia kehamilan, salah satunya kurang asupan zat besi. Pendidikan kesehatan adalah salah satu upaya bagi penanganan anemia kehamilan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan ibu hamil tentang penanganan anemia kehamilan. Tujuan penulisan karya tulis ini adalah untuk menggambarkan implementasi pendidikan kesehatan penanganan anemia kehamilan pada ibu hamil, proses pemberian asuhan keperawatan dilaksanakan selama tujuh hari, dimulai pada tanggal 19 April 2022 sampai 24 April 2022. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang mengimplementasikan pendidikan kesehatan tentang penanganan anemia kehamilan pada ibu hamil. Implementasi pendidikan kesehatan dilakukan sesuai dengan SAP yang sudah disiapkan. Respon kognitif dan afektif kedua subjek setelah menerima pendidikan kesehatan menghasilkan perubahan kemampuan kognitif yang signifikan dari “cukup-kurang” menjadi “baik”. Respon sikap menunjukkan perubahan “cukup” menjadi “baik”.
Teknik Relaksasi Nafas Dalam Pada Ibu Post Sectio Caesarea RSUD Dr. Soekardjo Tasikmalaya: Studi Kasus
Agnesia, Anita Putri;
Aryanti, Dewi
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 2 No. 2 (2022): NCHAT July - December period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56742/nchat.v2i2.44
Persalinan sectio caesarea dapat menyebabkan rasa nyeri akibat pengeluaran histamin dan prostaglandin, rasa nyeri ini diperlukan intervensi non farmakologi agar dapat membantu pasien mengurangi respon nyeri, salah satunya adalah teknik relaksasi nafas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran implementasi teknik relaksasi nafas dalam pada ibu post sectio caesarea, proses pemberian asuhan keperawatan dilaksanakan selama tiga hari, dimulai 11 April sampai 14 April 2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional. Teknik relaksasi nafas dalam pada dua asuhan keperawatan pada ibu post sectio caesarea dengan Standar Operasional PPNI yang meliputi 15 langkah, yang dilaksanakan 6x implementasi selama 3 hari dan dilakukan 2x sehari (pagi dan siang). Respon setelah dilakukan teknik relaksasi napas dalam pada pasien post sectio caesarea semua sampel yakni subjek 1 dan subjek 2 sudah tidak ada data nyeri. Kesimpulan yang didapatkan dalam studi kasus ini adalah teknik relaksasi nafas dalam pada pasien post sectio caesarea, yaitu terdiri dari 15 langkah sesuai dengan standar operasional (PPNI).
Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan dan Penilaian Kesehatan dengan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Lansia di Kota Kendari
Nurnaningsih, Nurnaningsih;
Yusran, Sartiah;
Zainuddin, Asnia
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 2 No. 2 (2022): NCHAT July - December period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56742/nchat.v2i2.45
Dalam pelaksanaan vaksinasi, tidak semua kelompok lansia dapat divaksinasi, kelompok tersebut merupakan kelompok komorbid dan survivor COVID-19. Studi pendahuluan yang dilakukan mencatat masih adanya persepsi negatif terhadap vaksin COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada lansia di Kota Kendari. Analisis data menggunakan analisis uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden lansia di Kota Kendari responden yang menilai keterjangkauan dengan kategori baik sebanyak 58 orang (58.0%) sedangkan responden yang menilai keterjangkauan dengan kategori kurang sebanyak 42 orang (42.0)%), pelayanan vaksinasi dalam kategori baik sebanyak 58 orang (58.0%) sedangkan responden yang menilai pelayanan vaksinasi dalam kategori buruk sebanyak 42 orang (42.0%). Ada hubungan antara pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan keterjangkauan (P-value < 0.000), penilaian kesehatan (P-value < 0.000). Kesimpulan dalam penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara keterjangkauan dan penilaian kesehatan dengan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada lansia di Kota Kendari.
Analisis Kajian Penggunaan Obat Tradisional Dibandingkan Obat Modern Dalam Pengobatan Sendiri (Swamedikasi) Pada Masyarakat Kota Jambi
Supriadi, Supriadi;
Haflin, Haflin
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 2 No. 2 (2022): NCHAT July - December period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56742/nchat.v2i2.46
Swamedikasi merupakan upaya masyarakat untuk mengobati keluhan penyakit pada dirinya secara mandiri tanpa berkonsultasi terhadap dokter terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pilihan swamedikasi masyarakat Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan metode survey berupa penyebaran kuisioner. Jenis pertanyaan yang terdapat pada kuisioner terbagi menjadi tiga bagian yaitu identitas responden, pola swamedikasi responden dan faktor yang memengaruhi pemilihan jenis obat untuk swamedikasi. Sampel penelitian adalah pasien yang melakukan kunjungan berobat di Puskesmas Kota Jambi yang diambil secara purposive sampling dan berjumlah 372 sampel. Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian adalah masyarakat melakukan swamedikasi dengan menggunakan obat modern ataupun obat tradisonal, swamedikasi pada pengobatan modern lebih banyak dilakukan dibanding obat tradisional yaitu sebesar 64.25 %. Simpulan penelitian adalah masyarakat lebih mengenal obat modern dibanding obat tradisional yang bersumber dari tenaga kesehatan, digunakan dalam berbagai bentuk sediaan untuk mengatasi penyakit ringan, dan masyarakat memperoleh obat tradisional dari pekaranga rumah.
Pengaruh Senam Rematik Terhadap Penurunan Skala Nyeri Sendi Pada Lansia di Desa Perigi Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat
Elviani, Yeni;
Gani, A;
Fauziah, Eri
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 2 No. 2 (2022): NCHAT July - December period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56742/nchat.v2i2.47
Lansia dengan rematik dapat ditingkatkan status fungsional dengan mengurangi nyeri menggunakan metode gerak tubuh yang dikenal dengan senam rematik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam rematik terhadap penurun skala nyeri sendi pada Lansia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode survey jumlah sampel sebanyak 50 orang lansia dengan menggunakan teknik sampling yakni purposive sampling. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji T-test dengan ? =0,05. Penelitian ini adalah Penelitian dengan Pra-Experimental dengan rancangan One Group Pre-test post-test Populasi dalam penelitian ini adalah lansia berumur 45-70 tahun.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang yang diberikan senam rematik. Dengan teknik pengambilan sampel porpusive sampling. Penelitian ini telah dilakukan bulan juli s.d desember tahun 2021. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembaran observasi kemudian diolah dengan komputerisasi dianalisis dengan univariat dan bivariat. Hasil penelitian univariat didapatkan hasil tentang pelaksanaan senam rematik sebanyak 50 orang responden. Hasil penurunan skala nyeri tidak signifikan setelah melakukan senam rematik. Hasil uji statistik di dapatkan sign= 0.002 berarti terlihat ada pengaruh senam rematik terhadap penurunan skala nyeri sendi pada lansia di puskesmas pulau pinang kabupaten lahat. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa ada penurunan skala nyeri setelah melakukan senam rematik pada lansia dan juga disarankan kepada lansia agar selalu rutin melakukan senam rematik.
Penerapan Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Tanda dan Gejala Pada Pasien Dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di Puskesmas Cikoneng
Pradana, Aditia;
Riyana, Asep
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 2 No. 2 (2022): NCHAT July - December period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56742/nchat.v2i2.48
Tingginya angka gangguan jiwa di Indonesia terutama di Jawa Barat sebanyak 22.489 orang. Berdasarkan laporan Puskesmas Cikoneng pada tahun 2022 terdapat 84 orang yang mengalami gangguan jiwa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan terapi musik klasik terhadap penurunan tanda dan gejala pada pasien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Halusinasi pendengaran adalah suatu kondisi seseorang yang mendengar suara-suara atau bunyi yang kurang jelas mulai dari suara sederhana sampai suara yang terkadang menyuruh pasien melakukan sesuatu yang berbahaya bagi dirinya. Gangguan halusinasi sendiri dapat ditangani dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Terapi non farmakologi dianggap lebih aman digunakan, karena menggunakan proses fisiologis yang tidak menimbulkan efek samping. Salah satu terapi non farmakologi yang efektif adalah dengan cara mendengarkan musik. Terapi musik menjadi salah satu terapi yang menggunakan musik untuk memelihara atau memperbaiki mental, fisik, emosi, dan kebutuhan sosial. Musik klasik karya Mozart atau Haydan diyakini dapat meningkatkan konsentrasi, memori, dan kesadaran spasial. Desain penelitian menggunakan jenis desain deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus dengan lama waktu pengambilan kasus tiga hari perawatan dan satu hari evaluasi. Kesimpulannya adalah terapi musik klasik mampu menurunkan tanda dan gejala pada pasien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Saran bagi pelayanan kesehatan dapat lebih memperhatikan kembali jenis gangguan jiwa yang ditemukan di masyarakat, bagi pasien dan keluarga dapat melakukan atau membantu penerapan terapi musik secara mandiri, bagi instansi pendidikan dapat mempertimbangkan kembali alokasi waktu yang diberikan terhadap penelitian yang dilakukan
Faktor Yang Berhubungan Dengan Ketersediaan Jamban Keluarga di Desa Kota Kandis Kecamatan Dendang
Iskandar, Iskandar;
Supriatna, Supriatna;
Chandra, Emilia
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 2 No. 2 (2022): NCHAT July - December period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56742/nchat.v2i2.49
Kondisi lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap derajat kesehatan diantaranya penyediaan air bersih, jamban keluarga, kondisi rumah dan kondisi lingkungan pemukiman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, pendidikan dan pendapatan kepala keluarga dengan ketersediaan jamban keluarga di Desa Kota Kandis Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang melibatkan 84 responden kepala rumah tangga. Analisis data menggunakan uji chi- square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tersedia jamban keluarga sebanyak 33 KK (39.3%) dan tidak tersedia sebanyak 51 KK (60.7%). Ketersediaan jamban keluarga berhubungan dengan pengetahuan(P-value = 0.044), sikap (P-value = 0.041), tingkat pendidikan (P-value =0.035), dan pendapatan keluarga (P-value =0.000 ). Simpulan penelitian adalah ketersediaan jamban keluarga di Desa Kota Kandis Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur berhubungan dengan pengetahuan, sikap, tingkat pendidikan dan pendapatan masyarakat.