cover
Contact Name
LA ODE ALIFARIKI
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Pelangi Residence no D18, Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari Prov.Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
ISSN : -     EISSN : 2798107X     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Area, Environmental Health, Public Health, Epidemiology, Occupational Health, and Other aspect of health
Articles 192 Documents
Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyakit TB Paru di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi Rahmah, Rahmah; Brata, Andy
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 3 No. 2 (2023): NCHAT July - December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v3i2.69

Abstract

Tuberkulosa adalah penyakit kronis menular yang menjadi penyakit pembunuh terbanyak saat ini. Faktor pengetahuan memiliki pengaruh yang besar terhadap status kesehatan individu maupun masyarakat dan berperan penting dalam menentukan keberhasilan suatu program penanggulangan penyakit dan pencegahan penularan TB Paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang penyakit TB Paru di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini adalah penelitian survey dengan jumlah populasi 895 KK dan  sampel sebanyak 287 KK. Sampel  penelitian ini diambil secara poporsional di 3 dusun yaitu Dusun Muaro Sakean, Dusun Olak Pinang Setingkil, dan Dusun Pangeran Nato dengan proporsi jumlah sampel berdasarkan perhitungan  adalah sebagai berikut: Dusun Muaro Sakean dengan Jumlah populasi 376 KK = 120 KK (Sampel), Dusun Opak Pinang Setingkil Jumlah popoulasi 242 KK = 78 KK (Sampel), Dusun Pangeran Nato Jumlah  populasi  277 KK = 89 KK (Sampel). Sampel berjumlah 20 orang petugas pengelola obat, yang dipilih secara total sampling. Penelitian menunjukkan bahwa kategori pengetahuan rendah sebesar 64.8%, kategori pengetahuan cukup sebesar 28.6%, dan kategori pengetahuan tinggi 6.6%. Hal tersebut sejalan dengan tingkat pendidikan responden yang mayoritas pendidikan SD 32.7% dan SMP 31.7%, pendidikan SMA 28%, sedangkan pendidikan tinggi hanya 4.2 %, tidak sekolah 3.2%. Simpulan pengetahuan bahwa dominan pengetahuan masyarakat tentang penyakit TB Paru adalah rendah.  
Risiko Jarak Kehamilan Terhadap Kejadian Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Alwan, Nasrawati
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 3 No. 2 (2023): NCHAT July - December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v3i2.70

Abstract

Kehamilan menyebabkan meningkatnya metabolisme energi, karena itu kebutuhan energi dan zat gizi lainnya meningkat selama kehamilan. Semakin sering seorang wanita mengalami kehamilan dan melahirkan dalam waktu singkat akan makin banyak kehilangan energi sehingga ATP menurun yang menyebabkan penurunan proses metabolisme tubuh, lalu tubuh melakukan proses katabolisme sehngga cadangan makanan dalam tubuh digunakan dan menyebabkan tubuh kekurangan energi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan jarak kehamilan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia. Metode penelitian ini adalah analitik observasional menggunakan desain case control yang melibatkan 64 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Analisis data menggunakan uji Odds Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kasus jarak kehamilan tertinggi yaitu ? 2 tahun sebanyak 49 orang (61,3%), dan yang terendah pada jarak kehamilan > 2 tahun sebanyak 15 orang ( 31,3%). Sedangkan pada kelompok kontrol jarak kehamilan tertinggi yaitu >2 tahun sebanyak 33 orang ( 68,8%), dan yang terendah ?2 tahun sebanyak 31 orang (38,8%). Hasil analisis risiko dengan menggunakan uji ods ratio diperoleh nilai OR=3.477 (CI 95%=1.629 – 7.422). Simpulan penelitian bahwa jarak kehamilan merupakan faktor risiko kejadian KEK pada ibu hamil.
Efektifitas Intervensi Terapi Back Massage Dan Murottal Al-Quran Untuk Pemenuhan Kebutuhan Kenyamanan Dan Nyeri Pada Klien Dengan Soft Tissue Sarcoma Femur Hilda arisandi; Wahdaniah; Maria Ulfah Ashar
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v4i1.72

Abstract

Prevalensi Soft Tissue Tumor di Indonesia adalah 4,3 per 1.000 penduduk. Setiap tahun 3,5 juta jiwa menderita nyeri akibat kanker setiap hari. Ada banyak terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk mengurangi nyeri namun sangat jarang terapi tersebut digunakan pada pasien kanker. Tujuan penulisan untuk mengetahui bagaimana intervensi terapi back massage dan murottal Al-Qur’an terhadap penurunan tingkat nyeri pada klien dengan soft tissue sarcoma femur.Study kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan pendokumentasian. Pemberian terapi back massage dan murottal Al-Qur’an surah Ar-Rahman 78 ayat dilakukan setiap hari selama 3 hari. Pada hari pertama klien mengatakan nyeri berat dengan skala nyeri 8 pada bagian paha. Setelah diberikan intervensi pasien mengatakan merasa sedikit nyaman dan skala nyeri menurun 6 NRS. Kemudian evaluasi implementasi manajemen nyeri hari kedua klien mengatakan nyeri skala 7 NRS dengan kondisi umum lemah, klien tampak meringis, setelah diberikan intervensi terapi back massage dan mendengarkan murottal Al-Qu’an klien merasa nyaman dan rileks klien bisa mengungkapkan perasaannya skala nyeri berkurang menjadi 5 NRS. Selanjutnya pada evaluasi hari ketiga  implementasi manajemen nyeri didapatkan klien mengatakan nyeri pada paha sebelah kanan dengan skala nyeri 5 dengan kondisi umum lemah setelah intervensi diberikan klien mengatakan nyeri berkurang skala 3 NRS dan klien merasa lebih tenang dan rileks mendengarkan murottal Al-Quran. Disimpulkan bahwa terdapat penurunan nyeri hari pertama hingga hari ketiga pada klien dengan sarcoma femur yang diberikan intervensi terapi back massage dan murottal Al-Qur’an.
Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Lansia Tri Wulan, Wa Ode
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v4i1.74

Abstract

Pada tahap kehidupan yang lebih lanjut, lansia (lanjut usia) menghadapi berbagai tantangan baik fisik, emosional, maupun sosial yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga terhadap kualitas hidup Lansia di Desa Laikaha Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 41 responden yang dipilih secara total sampling. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Laikaha Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan dengan kriteria sample adalah lansia yang tinggal bersama dengan keluarga dan berdomisili di Desa Laikaha sedangkan lansia yang tinggal sendiri tidak diikutkan dalam penelitian. Sebelum pelaksanaan penelitian, terlebih dahulu lansia dijelaskan tujuan dan maksud penelitian kemudian setelah setuju maka lansia menandatangani surat persetujuan menjadi responden. Analisis data adalah uji chi square menggunakan software SPSS versi 16.0, dimana variable dianggap signifikan jika p-value <0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga baik sebanyak 30 (73.2%) responden dan kategori kurang sebanyak 11 (26.8%) responden, kemudian kualitas hidup lansia kategori baik sebanyak 30 (73.2%), kategori sedang sebanyak 10 (24.4%), dan kategori buruk sebanyak 1 (2.4%) responden. Hasil uji chi square menunjukkan nilai p-value =0.000. Kesimpulan penelitian bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan kualitas hidup lansia.  
Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Kualifikasi Luka pada Kasus Penganiayaan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari Lomban Palangiran, Enjelica
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v4i1.75

Abstract

Kasus penganiayaan merupakan permasalahan sosial yang memiliki dampak fisik, psikologis, dan sosial signifikan bagi korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kualifikasi luka pada kasus penganiayaan yang ditangani di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan total sampel 346 korban penganiayaan. Data diperoleh dari rekam medis pasien yang mencatat informasi mengenai usia, jenis kelamin, dan kualifikasi luka. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square untuk menentukan hubungan antar variabel. Hasil menunjukkan mayoritas korban berjenis kelamin laki-laki (58,1%) dan berusia dewasa (91,3%). Luka ringan merupakan jenis cedera terbanyak (73,1%), diikuti luka sedang (26,3%) dan luka berat (0,6%). Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin dan kualifikasi luka (p = 0,0001), di mana laki-laki lebih dominan mengalami luka berat (63,2%), sementara perempuan lebih sering mengalami luka sedang dan berat dalam konteks domestik. Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan signifikan antara usia dengan kualifikasi luka (p = 0,995), meskipun kelompok usia lanjut (>60 tahun) cenderung lebih rentan terhadap luka berat. Kesimpulan penelitian bahwa ada hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kualifikasi luka pada kasus penganiayaan yang ditangani di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.
Risiko Pola Konsumsi Kerang Pokea Terhadap Status Obesitas di Wilayah Pesisir Kapoiala Inayah Azzahra
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v4i1.76

Abstract

Kerang Pokea adalah sumber pangan lokal yang populer di daerah pesisir Kapoiala. Namun, konsumsi berlebih dan metode pengolahan yang tidak sehat dapat berkontribusi pada obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara pola konsumsi kerang Pokea dan risiko obesitas. Penelitian kasus-kontrol ini melibatkan 49 partisipan obesitas (kasus) dan 49 partisipan dengan berat badan normal (kontrol). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa responden yang menglami obesitas sebanyak 21 orang, konsumsikerang pokea kategori banyak ada 32 orang. Konsumsi kerang Pokea yang berlebih secara signifikan berhubungan dengan obesitas (OR = 3,444; 95% CI: 1,173-10,115). Kesimpulan penelitian bahwa faktor-faktor seperti metode pengolahan dan tingkat aktivitas fisik juga berkontribusi pada peningkatan risiko obesitas. Pola konsumsi kerang Pokea yang tinggi dapat meningkatkan risiko obesitas. Edukasi gizi dan praktik pengolahan makanan yang tepat perlu diterapkan di komunitas pesisir.
Kecenderungan Lokasi Luka Pada Kasus Penganiayaan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari Firsto Karru Belo Sombolinggi
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v4i1.77

Abstract

Kasus penganiayaan merupakan salah satu kejahatan konvensional dengan dampak yang signifikan terhadap fisik, psikologis, dan sosial korban. Lokasi luka menjadi salah satu parameter penting dalam menilai keparahan luka pada korban, namun studi mengenai kecenderungan lokasi luka dalam konteks hukum masih terbatas, khususnya di Kota Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi lokasi luka pada kasus penganiayaan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari serta hubungannya dengan kualifikasi luka. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data sekunder dari Visum et Repertum periode Januari 2021 hingga Desember 2023 digunakan dalam penelitian ini. Populasi sebanyak 2.318 pasien, dengan sampel minimum 330 orang yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis secara univariat menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi lokasi luka paling banyak berada di area kepala dan leher sebanyak 191 kasus (57.9%), diikuti anggota gerak 90 kasus (27.3%), dan dada, perut, punggung, serta panggul sebanyak 49 kasus (14.8%). Kesimpulan penelitian bahwa lokasi luka pada area kepala dan leher mendominasi kasus penganiayaan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari. Hasil ini menunjukkan bahwa area vital tubuh lebih sering menjadi target dalam tindak penganiayaan.
Kecederungan Usia dan Pengetahuan Remaja Tentang Leukorrhea (Keputihan) di Kecamatan Kapoiala Sitti Aura Nur Rahma Ahmad
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 4 No. 2 (2024): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v4i2.78

Abstract

Keputihan (leukorrhea) merupakan keluarnya cairan dari vagina yang dapat bersifat fisiologis (normal) atau patologis (abnormal). Masalah ini sering dialami oleh remaja perempuan, yang pada umumnya memiliki tingkat pemahaman rendah mengenai kesehatan reproduksi dan personal hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi usia, tingkat pengetahuan personal hygiene, dan kejadian keputihan pada remaja perempuan. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan survei. Sampel terdiri dari 40 siswi SMA 1 Kapoiala yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mencakup pengetahuan, usia, dan kejadian keputihan. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kelompok usia 16–17 tahun (60%). Sebanyak 65% responden memiliki tingkat pengetahuan personal hygiene yang baik, sementara 35% sisanya memiliki pengetahuan yang kurang. Kejadian keputihan dilaporkan pada 42,5% responden, dengan kelompok usia aktif pubertas (16–17 tahun) menjadi yang paling dominan. Keimpulan penelitian bahwa kejadian keputihan pada remaja perempuan masih cukup tinggi, yang sebagian besar disebabkan oleh tingkat pengetahuan personal hygiene yang kurang. Faktor usia, terutama pada masa pubertas, juga menjadi risiko signifikan terhadap keputihan.
Pengaruh Motivasi Perawat Terhadap Penerapan Handover Metode SBAR di Ruang Interna RSUD Rumbia, Jeneponto Alfira, Isramiyanti Reni
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 4 No. 2 (2024): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v4i2.79

Abstract

Timbang terima pasien (hand over) adalah salah satu bentuk komunikasi perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien, sehingga perawat harus memiliki motivasi yang baik. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan perawat terhadap penerapan discharge planning. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kuantitatif dengan desain analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel yang digunakan sebanyak 34 responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner. Analisa data dilakukan dengan analisa univariat (distribusi frekuensi) dan analisa bivariat (uji chi square). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 21 mei sampai dengan 23 juli 2024. Berdasarkan hasil analisa data, terdapat sebagian besar perawat memiliki motivasi yang baik sebanyak 27 responden (79.4%) dan perawat yang memiliki motivasi yang kurang sebanyak 7 responden (79.4%). Kemudian sebagian besar perawat memiliki penerapan hand over dengan metode SBAR dalam kategori yang baik sebanyak 27 responden (79.4%) dan perawat yang memiliki penerapan hand over dengan metode SBAR dalam kategori yang kurang sebanyak 7 responden (79.4%). Hasil uji statistic diperoleh nilai p=0.000 < 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan secara signifikan yang artinya terdapat pengaruh motivasi perawat dengan penerapan hand over dengan metode SBAR. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat adanya pengaruh motivasi perawat dengan penerapan hand over dengan metode SBAR.di Ruang Interna RSUD Rumbia Kabupaten Jeneponto.
Pengaruh Manajemen Puskesmas terhadap Implementasi Patient Safety di Puskesmas Lasalimu Waode Yustina Dayanti Umar
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 4 No. 2 (2024): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v4i2.80

Abstract

Keselamatan pasien merupakan isu global yang menjadi indikator mutu pelayanan kesehatan. Manajemen Puskesmas berperan dalam mendukung implementasi patient safety melalui sistem dan kebijakan yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen Puskesmas terhadap implementasi patient safety di Puskesmas Lasalimu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik cross-sectional. Sampel terdiri dari 30 perawat yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat menilai manajemen Puskesmas dalam kategori baik (76,7%) dan implementasi patient safety juga dalam kategori baik (76,7%). Analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara manajemen Puskesmas dan implementasi patient safety dengan nilai p=0,000 (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan manajemen Puskesmas terhadap implementasi patient safety di Puskesmas Lasalimu. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kebijakan keselamatan pasien di layanan kesehatan primer.

Page 6 of 20 | Total Record : 192