cover
Contact Name
Irma
Contact Email
irmankedtrop15@gmail.com
Phone
+6282395050404
Journal Mail Official
endemisjournal@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu Jln. H.E.A. Mokodompit Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Endemis Journal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27230139     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/ej
Core Subject : Health,
Endemis Journal merupakan jurnal yang dikelola oleh Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Kendari sejak Januari 2020. Endemis Journal merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line dengan e-ISSN 2723-0139 Berdasarkan SK SK no. 0005.27230139/JI.3.1/SK.ISSN/2020.07 - 13 Juli 2020 (mulai edisi Vol.1 No.1, April 2020) dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang Epidemiologi. Endemis Journal terbit secara berkala 4 edisi dalam satu volume setiap tahunnya
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020): Endemis Journal" : 6 Documents clear
FAKTOR RISIKO KEJADIAN KEJADIAN KANER PROSTAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN UMUM TAHUN 2018 Nur Ida; Sartiah Yusran`; Hariati Lestari
Endemis Journal Vol 1, No 1 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.147 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i1.11455

Abstract

AbstrakProstat adalah kelenjar eksokrin pada sistem reproduksi pria. Kelenjar prostat memproduksi cairan seminal dansekresi lain yang membuat saluran uretra terjaga kelembabannya. Kanke prostat adalah pertumbuhan berlebihan selselprostat yang tidak ganas. Kanker prostat kadang tidak menimbulkan gejala, tetapi jika tumor ini terusberkembang, pada akhirnya akan mendesak uretra yang mengakibatkan rasa tidak nyaman pada penderita.kankerprostat merupakan sejenis keadaan di mana kelenjar prostat membesar dengan cepat. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui faktor risiko usia, aktifitas seksual, kebiasaan merokok, kebiasaan minum alkohol dan aktivitas fisikterhadap kejadian kanker prostat (benigna prostat hyperlansia) di rumah sakit umum daerah Kabupaten Buton tahun2018. Penelitian ini menggunakan rancangan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah seluruh pasien diwilayah kerja rumah sakit umum daerah kabupaten buton tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 yangterdiri dari 26 kasus dan 52 kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa usia diperoleh nilai OR= 2,182 (CI ; 0,383-5,714), aktifitas seksual dengan nilai OR=3,167 (CI ;1,183-8,478), kebiasaan merokok diperoleh nilai OR yaitu 3,568 (CI; 1,362-9,598), kebiasaan minum alkohol dengannilai OR=1,306 (CI ; 0,477-3,572) serta aktivitas fisik dengan nilai OR= 4,714 (CI; 1,676-13,260). Dari 78 sampelpenelitian yang digunakan dapat disimpulkan bahwa variabel usia, aktifitas seksual, kebiasaan meroko dan aktivitasfisik merupakan faktor risiko terhadap kejadian kanker prostat (benigna prostat hyperlansia) di wilayah kerja rumah sakitumum daerah kabupaten buton tahun 2018 sedangkan variabel kebiasaan minum alkohol bukan merupakan faktorrisiko terhadap kejadian kanker prostat.Kata Kunci : 
HUBUNGAN PERSEPSI KERENTANAN, PERSEPSI MANFAAT, DAN PERSEPSI HAMBATAN DENGAN RENDAHNYA CAKUPAN MINUM OBAT PENCEGAHAN FILARIASIS PADA MASYARAKAT PESISIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEO-MEO KOTA BAUBAU TAHUN 2018 Hermayani Hermayani; La Ode Muhamad Sety; Lymbran Tina; Suhadi Suhadi; Fithria Fithria; Jusniar Rusli Afa
Endemis Journal Vol 1, No 1 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.83 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i1.11479

Abstract

Filariasis telah menjadi salah satu penyakit yang diprioritaskan untuk dieliminasi melalui upaya pemutusan rantaipenularan dengan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) di daerah endemis. Pemutusan rantai penularandapat terjadi jika cakupan POPM >85% dari jumlah penduduk sasaran dan 65% dari penduduk total. Berdasarkanlaporan tahun 2019, cakupan POPM filariasis di wilayah kerja Puskesmas Meo-meo tahun 2018 adalah 56% darijumlah penduduk total dan 58% dari jumlah penduduk sasaran. Cakupan tersebut belum mencapai target eliminasi.Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan rendahnya cakupan minum obat pencegahanfilariasis. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkanbahwa persepsi kerentanan yang dirasakan, persepsi manfaat yang dirasakan memiliki hubungan yang bermaknadengan rendahnya cakupan minum obat pencegahan filariasis (p=0,000). Peningkatan sosialisasi tentang POPMfilariasis dan melakukan pendampingan minum obat dapat dilakukan untuk mencapai target eliminasi filariasis padamasyarakat pesisir. Kata Kunci : Cakupan, filariasis, POPM.
GAMBARAN KUALITAS HIDUP PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS KOTA KENDARI TAHUN 2019 Wa Ita Wa Ita; Sartiah Yusran; La Ode Muahamad Sety
Endemis Journal Vol 1, No 1 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.693 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i1.11457

Abstract

AbstrakTuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis.Sumber penularan yaitu pasien TB BTA (bakteri tahan asam) positif melalui percik renik dahak yang dikeluarkannya.Berdasarkan Data World Health Organization (WHO) pada tahun 2016, diperkirakan terdapat 10,4 juta kasus baru(insidensi) TB di seluruh dunia, diantaranya 6,2 juta laki-laki, 3,2 juta wanita, dan 1 juta adalah anak-anak. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas hidup penderita TB paru di wilayah kerja PuskesmasPerumnas tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu sebanyak34 orang, dan jumlah sampel adalah seluruh populasi penderita TB paru yang sedang melakukan pengobatan diPuskesmas Perumnas dari bulan Juli 2018 – Januari 2019. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalahkuesioner data demografi dan kuisioner WHOQOL-BREF. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambarankualitas hidup penderita TB paru termasuk dalam kategori biasa saja. Gambaran kualitas hidup penderita TB paruberdasarkan dimensi fisik termasuk dalam kategori sedang . Gambaran kualitas hidup penderita TB paru berdasarkandimensi psikologis termasuk dalam kategori baik. Gambaran kualitas hidup penderita TB paru berdasarkan dimensisosial termasuk dalam kategori baik. Gambaran kualitas hidup penderita TB paru berdasarkan dimensi lingkungandalam kategori baik. Kata Kunci : Penderita TB Paru, Kualitas hidup, WHOQOL-BREF 
ANALISIS SPASIAL PERSEBARAN PENYALAHGUNAAN OBAT PARACETAMOL CAFFEIN CARISOPRODOL (PCC) DI KOTA KENDARI TAHUN 2017 Irmayanti Irmayanti; Hariati Lestari; La Ode Muhamad Sety
Endemis Journal Vol 1, No 1 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.742 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i1.11468

Abstract

Penyalahgunaan obat merupakan sebuah obat yang dimanfaatkan secara keliru (misused) setiap kali seseorang dengansembarang menggunakan obat-obatan (seperti ketika seseorang menggunakan obat yang diresepkan untuk orang lain).Obat disalahgunakan (abused) ketika seseorang terus menerus mengkonsumsi obat tersebut sehingga menghasilkanketergantungan fisik dan/atau psikologis terhadap obat. Obat Paracetamol Caffeine Carisoprodol (PCC) merupakan suatujenis obat-obatan yang mengandung bahan aktif PCC. Kandungan aktif tersebut mempunyai mekanisme kerja obat yangberbeda tetapi memiliki efek kerja yang saling mendukung dari kerja obat itu sendiri sehingga besifat sinergis. Obat PCCini biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan obat sakit jantung, sehingga obat ini tidak boleh dikonsumsisembarangan dibawah pengawasan dokter dan Apoteker. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pola spasial persebaranpenyalahgunaan obat Paracetamol, caffein, carisoprodol (PCC) berdasarkan keterjangkauan obat PCC, lingkungan pergaulandan status ekonomi di Kota Kendari tahun 2017. Jenis penelitian ini merupakan penelitian epidemiologi deskriptif denganpendekatan cross sectional study. Populsi dalam penelitian ini sebanyak 82 orang, dan sampel dalam penelitian ini adalahseluruh jumlah populasi yaitu dengan teknik exhaustive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan pola spasial sebaranpenyalahguna obat PCC cenderung terjadi pada pola spasial keterjangkauan obat PCC yang mudah dijangkau, lingkunganpergaulan yang berpergaulan buruk dan status ekonomi yang tinggi di kota kendari. Kata kunci :Penyalahgunaan Obat PCC, Keterjangkauan Obat PCC, Lingkungan Pergaulan, Setatus Ekonomi
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2018 Hasrullah Hasrullah; Hariati Lestari; Fifi Nirmala
Endemis Journal Vol 1, No 1 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.479 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i1.11469

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan mental yang parah, yang mempengaruhi sekitar 23 juta orang di seluruh dunia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko riwayat keluarga, tipe kepribadian, psikososial, dan pola asuhorang tua terhadap kejadian penyakit skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2018.Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di RumahSakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara yang tercatat sejak bulan September sampai dengan Oktober Tahun 2018.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 sampel yakni 24 kasus dan 24 kontrol, pengambilan sampel menggunakanteknik accidental sampling. Hasil penelitian pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan faktor risiko tinggi kejadianPenyakit Skizofrenia riwayat keluarga diperoleh OR = 9,471 (CI 95% 1,063-84,373) dan tipe kepribadian diperolehnilai OR = 4,857 (CI 95% 1,430-16,497), sedangkan yang bukan merupakan faktor risiko penyakit skizofrenia yaknipsikososial diperoleh nilai OR = 1 (CI 95% 0,317-3,151) dan pola asuh orang tua diperoleh nilai OR = 1,842 (CI95% 0,387-8,767). Masyarakat yang memiliki gejala-gejala penyakit diharapkan agar segera memeriksakan diri ditempat pelayanan kesehatan untuk dilakukan diagnosis dini dan pengobatan segera. Kata kunci: Skizofrenia, riwayat keluarga, tipe kepribadian, psikososial, pola asuh orang tua
FAKTOR RISIKO KEJADIAN OBESITAS PADA SISWA SD NEGERI 12 BARUGA KOTA KENDARI TAHUN 2018 Muhammad Ardyan Hanafi; La Ode Muhamad Sety; Hariati Lestari
Endemis Journal Vol 1, No 1 (2020): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.208 KB) | DOI: 10.37887/ej.v1i1.11478

Abstract

Obesitas didefinisikan sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebihan yang dapat merusak kesehatan. Jumlah anak-anak Obesitas didefinisikan sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebihan yang dapat merusakkesehatan. Jumlah anak-anak dan remaja mengalami kegemukan (usia 5-19 tahun) di seluruh dunia telah meningkatsepuluh kali lipat dalam empat dekade terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fakor risiko asupanmakanan, aktifitas fisik, pola asuh dan riwayat keluarga terhadap kejadian obesitas di SDN 12 Baruga Kendari tahun2018. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Total populasi dalam penelitian ini sebanyak 481 siswasiswiSDN12BarugaKendaripadakelasIII-V.Sampeldalampenelitianiniberjumlah80sampel,yakni40kasusdan40kontrol dengan penentuan besar sampel menggunakan rumus dari Hidayat (2009), pengambilan sampelmenggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian : pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwayang bukan merupakan faktor risiko kejadian obesitas yakni asupan makanan diperoleh nilai OR = 1,5 dengan Lowerlimit = 0,6 dan Upper limit = 4,0; sedangkan yang merupakan faktor risiko obesitas yakni aktifitas fisik diperoleh nilaiOR = 2,5 dengan Lower limit = 1,03 dan Upper limit = 9,2; pola asuh diperoleh nilai OR = 9,4 dengan Lower limit = 3,2dan Upper limit = 27,7; dan riwayat keluarga diperoleh OR = 7,2 dengan Lower limit = 1,4 dan Upper limit = 35,0,Orangtua harus berperan aktif dalam pencegahan terjadinya obesitas pada anak dengan cara memberikan pola asuhyang baik dan benar, memberikan makanan yang bergizi seimbang serta menyarankan aktivitas fisik yang rutin untukmencegah terjadinya obesitasKata kunci : Obesitas, asupan makanan, aktifitas fisik, pola asuh, riwayat keluarga

Page 1 of 1 | Total Record : 6