cover
Contact Name
Dyah Panuntun Utami
Contact Email
dyahpanuntunutami@gmail.com
Phone
+628112647952
Journal Mail Official
suryaagritama@umpwr.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo Alamat: Jl. KH.A. Dahlan 3 Purworejo, Jawa Tengah 54111
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan
ISSN : 2252990X     EISSN : 25986082     DOI : https://doi.org/10.37729/sa
Core Subject : Agriculture,
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan is a scientific journal of agriculture and animal husbandry that is published as a media of information that is published and publishes the research results of lecturers, researchers, and students. JRAP contains original manuscripts that have never been published. This journal was published 2 times per year in June and December by Universitas Muhammadiyah Purworejo. The Scopes of this journal, but not limited to, are: Agricultural Revolution Ancient civilizations Animal Feed Animal Food Supplementation Animal health Animal Husbandry Animal nutrition Animal welfare Aquaculture Arboriculture Avian feeding Basal Diet Breeding Heterosis High Fat Diet Insect Farming Insects Intensive animal farming Landscape restoration Livestock production systems Meat Medieval husbandry Nutrients Nutritional value Pig farming Plant breeding Cattle Feeding Columbian Exchange Crude Protein Dairy Domestication Entomophagy Environmental impact Feed Additive Feed conversion Feeding Feeding Patterns Fish Nutrition Food chains Plant conservation Plant hybridization Plant nutrition Poultry farming Poultry Nutrition Production systems Range of species Ruminant Animal Nutrition Selective breeding Sericulture Sheep farming Swine nutrition Trace Element Vertical farming Vitamins Wild Life Farming
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2020)" : 8 Documents clear
Strategi Pengembangan Produksi Kapulaga Kelompok Tani “Tani Jaya” di Desa Watuduwur Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo Anita Sari; Isna Windani; Uswatun Hasanah
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian: 1) Mengetahui faktor internal, 2) faktor eksternal, 3) alternatif strategi, 4) prioritas strategi yang diterapkan. Pengambilan sampel penelitian berdasarkan purposive sampling. Lokasi yaitu desa Watuduwur. Sampel yaitu 2 informan kunci dan 29 informan biasa. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner. Hasil penelitian faktor internal dan eksternal meliputi kekuatan berupa budidaya sangat mudah, produk mudah didapatkan, tumbuh secara tumpangsari, hasil produktivitas tinggi, ketinggian dan suhu sesuai. Kelemahan yaitu kurangnya alat untuk mengeringkan, belum banyak dikenal, pengetahuan petani masih terbatas, nilai jual masih rendah, dan siklus hidup panjang. Peluang berupa adanya peluang pasar, harga relatif stabil, bermanfaat untuk kesehatan, kebutuhan didalam negeri cukup banyak, dan ketersediaan lahan. Ancaman yaitu serangan penyakit, kurangnya sosialisasi, adanya tanaman pesaing, kualitas belum sesuai, dan perubahan musim kurang stabil. Terdapat 5 alternatif strategi dan prioritas strategi yang dapat diterapkan yaitu (memaksimalkan kelompok tani khusus kapulaga) dengan skor sebesar 62,8.
Strategi Pemasaran Usaha Mikro Pengolahan Kulit Manggis KWT Sri Lestari Desa Somongari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/suryaagritama.v9i1.1155

Abstract

ABSTRAK Strategi pemasaran diperlukan dalam penyusunan perencanaan pemasaran agar dapat bersaing dalam bisnis. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi segmenting, targeting dan positioning Marishtone dan strategi bauran pemasaran olahan kulit manggis KWT Sri Lestari. Metode penelitian yang digunakan studi kasus. Lokasi penelitian di KWT Sri Lestari. Pemilihan lokasi secara purposive sampling. Sample diambil dari pengurus KWT Sri Lestari sebagai informan kunci dan anggota sebagai informan biasa. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis. Segmentasi secara geografis tidak ada pengkhususan, namun baru melayani pasar Purworejo, Magelang dan Yogyakarta. Segmentasi demografis adalah konsumen dewasa sampai lanjut usia, tidak membedakan jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, pendapatan dan kelas sosial. Segmentasi psikologis adalah konsumen yang ingin sembuh dari penyakit kanker dengan mengkonsumsi obat herbal. Segmen pasar yang dilayani adalah penderita kanker yang memerlukan obat herbal berbahan kulit manggis, dewasa sampai lansia, laki-laki maupun perempuan. Positioning Marishtone berdasarkan manfaat. Bauran pemasaran dari strategi produk adalah produk herbal alami berbahan kulit manggis. Strategi harga yang dilakukan dengan menetapkan harga yang terjangkau semua kalangan. Strategi distribusi yang dilakukan dengan distribusi langsung dan melalui pengecer (toko obat herbal). Promosi dilakukan dengan mengikuti pameran, menyebarkan leaflet, melalui radio, dan promosi word of mouth.
Analisis Usaha Komoditas Jambu Biji Kristal di Desa Wergonayan Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen Heri Nuroso; Isna Windani; Didik Widiyantono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan usahatani jambu biji kristal; dan (2) kelayakan usahatani jambu biji kristal; dan (3) kontribusi pendapatan usahatani jambu biji kristal di desa Wergonayan kecamatan Mirit kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Lokasi penelitian di desa Wergonayan, kecamatan Mirit, kabupaten Kebumen. Waktu penelitian bulan Juli-Desember 2018. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dan wawancara. Instrumen penelitiannya adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan analisis biaya, pendapatan, keuntungan dan kelayakan usaha. Analisis kelayakan usaha dihitung dengan produktivitas modal, tenaga kerja dan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total dalam usahatani jambu biji kristal Rp 849.849,72. Hasil panen petani jambu biji kristal sebesar 319 kg yang terdiri dari 213 kg Grade A, 54 kg Grade B, dan 52 kg Grade C. Penerimaan petani sebesar Rp 1.971.000,00. Pendapatan petani sebesar Rp 1.293.859,28 dan keuntungan petani sebesar Rp 1.121.150,28. Analisis R/C rasio sebesar 2,319 dan produktivitas modal sebesar 1,319%. Kontribusi pendapatan dari usahatani jambu biji kristal tinggi dengan rata-rata kontribusi sebesar 63,10%.
Studi Komparatif Usahatani Jagung di Lahan Sawah dan Lahan Pasir Desa Harjobinangun Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo Kikik Siti Awaliyah; Uswatun Hasanah; Isna Windani
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) besarnya biaya, produksi, penerimaan, produktivitas, pendapatan dan keuntungan usahatani jagung di lahan sawah; 2) besarnya biaya, produksi, penerimaan, produktivitas, pendapatan dan keuntungan usahatani jagung di lahan pasir; dan 3) perbedaan biaya, produksi, penerimaan, produktivitas, pendapatan dan keuntungan usahatani di lahan sawah dan lahan pasir. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, produksi, penerimaan, produktivitas, pendapatan dan keuntungan usahatani jagung di lahan sawah dan lahan pasir serta uji beda. Pengambilan sampel daerah penelitian dilakukan secara purposive sampling. Lokasi yang dipilih adalah desa Harjobinangun mewakili usahatani jagung di lahan sawah dan lahan pasir. Pengambilan sampel petani dilakukan dengan accidental sampling. Jumlah sampel penelitian adalah 84 petani yang terdiri dari 42 petani jagung di lahan sawah dan 42 petani jagung di lahan pasir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usahatani jagung di lahan sawah mempunyai rata-rata biaya produksi sebesar Rp.2.505.355,00 dengan rata-rata penerimaan sebesar Rp.3.843.719,05, rata-rata pendapatan sebesar Rp.2.201.411,70 dan rata-rata keuntungan sebesar Rp.1.338.364,10. Usahatani jagung di lahan pasir mempunyai rata-rata biaya sebesar Rp.4.028.167,70 dengan rata-rata penerimaan sebesar Rp.6.590.571,40, rata-rata pendapatan sebesar Rp.3.988.276,80 dan rata-rata keuntungan sebesar Rp.5.164.698,42. Hasil analisis uji beda biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan keuntungan antara usahatani jagung di lahan sawah dan lahan pasir menunjukkan bahwa ada perbedaan biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan keuntungan antara usahatani jagung di lahan sawah dan lahan pasir. Hasil analisis uji beda produksi dan produktivitas antara usahatani jagung di lahan sawah dan lahan pasir menunjukkan bahwa ada perbedaan produksi dan produktivitas antara usahatani jagung di lahan sawah dan lahan pasir.
Analisis Efisiensi Saluran Tataniaga Cabai di Kecamatan Onembute Kabupaten Konawe Leni Saleh
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : (1) saluran tataniaga yang dilakukan oleh lembaga-lembaga tataniaga di Desa Napoosi Kecamatan Onembute Kabupaten Konawe dan (2) efisiensi saluran tataniaga cabai berdasarkan margin tataniaga, farmer’s share, keuntungan dan biaya cabai di Desa Napoosi Kecamatan Onembute Kabupaten Konawe. Penelitian dilaksanakan di Desa Napoosi Kecamatan Onembute Kabupaten Konawe. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut salah satu daerah melakukan transaksi tataniaga cabai. . Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 31. Dimana jumlah petani responden adalah 25 orang petani dan 6 orang pedagang. Penentuan sampel petani dalam penelitian ini adalah menggunakan metode sensus (semua populasi di jadikan sampel). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat tiga saluran tataniaga dalam tataniaga cabai terdapat tiga jenis saluran tataniaga yaitu saluran I, saluran II dan saluran III. Berdasarkan analisis margin tataniaga menunjukkan saluran tataniaga I konsumen langsung membeli cabai pada petani dengan tujuan konsumsi sendiri dengan harga petani Rp.20.000,- jumlah persentase 83%. Pada saluran II menunjukkan persentase yaitu 40% dari harga di tingkat petani Rp.20.000,- dan harga ditingkat pedagang kecil Rp.50.000,-. Pada saluran III menunjukkan persentase yaitu 67% dan 60% dari harga ditingkat petani Rp.20.000,- dan harga ditingkat pedagang besar Rp.30.000,- dan pedagang kecil Rp.50.000,-. Efisiensi saluran tataniaga cabai yaitu pada saluran tataniaga I dan tataniaga III telah efisien dengan tingkat persentasi saluran tataniaga I sebesar 83% dan saluran tataniaga III sebesar 67% dan 60% sebab lebih dari 50%, sedangkan saluran tataniaga II belum efisien dengan tingkat persentase 40% sebab kurang dari 50%.
Analisis SWOT Strategi Pengembangan Usaha Teh Kulit Manggis di Kelompok Wanita Tani Sri Lestari Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Mukhlasin Mukhlasin; Dyah Panuntun Utami; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah: 1) Mengetahui faktor internal dalam pengembangan usaha teh kulit manggis, 2) mengetahui faktor eksternal dalam pengembangan usaha teh kulit manggis, 3) mengetahui strategi yang dapat dikembangkan dalam usaha teh kulit manggis. Pengambilan sampel daerah penelitian ditentukan berdasarkan purposive sampling. Sampel yang diambil yaitu Kwt Sri Lestari yaitu 3 orang informan kunci dan 4 informan pendukung. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket atau kuesioner. Analisis yan di gunakan adalah SWOOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor internal dan eksternal yang terbagi menjadi empat yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Kekuatan berupa (1) adanya ketepatan waktu dalam pengiriman produk, (2) harga yang lebih murah dibandingkan pesaing lain, (3) quality control bahan baku sudah baik, (4) kualitas produk teh kulit manggis yang dihasilkan baik, (5) Anggota memiliki keahlian dalam pembuatan teh kulit manggis. Kelemahan berupa, (1) masih lamanya pengujian teh kulit manggis, (2) kurangnya promosi, (3) alat transportasi yang masih terbatas, (4) sulit menentukan kebutuhan pasar, (5) pemasaran masih kurang luas. Peluang berupa (1) Permintaan konsumen yang tinggi, (2) harga teh kulit manggis yang relatif stabil, (3) manfaat kesehatan sebagai obat herbal, (4) perkembangan teknologi, (5) adanya hubungan baik antara kelompok wanita tani Sri Lestari dengan konsumen. Ancaman berupa (1) menurunnya daya saing produk, (2) jumlah pesaing sejenis, (3) menurunnya daya beli masyarakat, (4) masih kurangnya peran pemerintah dan; (5) jumlah bahan baku musiman. Strategi yang dapat diterapkan yaitu (1) meningkatkan penjualan teh kulit manggis, (2) meningkatkan pelatihan terhadap anggota agar termapil dalam pembuatan teh kulit manggis, (3) meningkatkan promosi agar produk di kenal oleh masyarakat luas, (4) menjadikan teh kulit manggis mempunyai kualitas yang lebih baik, (5) pemerintah melakukan pendampingan terhadap KWT Sri Lestari dalam pengolahan teh kulit manggis.
Strategi Pengembangan Serat Rami di CV Rabersa Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo Tegar Tiyasti; Istiko Agus Wicaksono; Isna Windani
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan pengembangan serat rami, 2) faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman pengembangan serat rami, 3) alternatif strategi pengembangan serat rami yang diterapkan di CV Rabersa kecamatan Kalikajar kabupaten Wonosobo. Pengambilan sampel daerah penelitian ditentukan secara purposive sampling. Sampel yang diambil yaitu 3 orang informan kunci dan 6 informan pendukung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Faktor internal kekuatan berupa (1) satu-satunya perusahaan serat rami; (2) Adanya kemitraan dengan petani; (3) Kualitas serat rami baik; (4) Kerja sama antar tenaga kerja; (5) Proses penanaman rami mudah. Kelemahan yaitu (1) Struktur organisasi belum lengkap; (2) Belum adanya pencegahan penyakit jamur; (3) Butuh penangan ekstra dimusim kemarau; (4) Mesin pengolah serat terbatas; dan; (5) Serat belum memiliki kemasan dan citra merek. Peluang berupa (1) Bermitra dengan perusahaan bahan jadi; (2) Perkembangan teknologi modern; (3) Peluang CV Rabersa untuk berinovasi; (4) Pangsa pasar serat rami terbuka, dan; (5) Berpotensi untuk tekstil, sedangkan ancaman yaitu (1) Serat belum memiliki SNI; (2) Alih fungsi lahan; (3) Kurangnya dukungan pemerintah; (4) Serat belum dikenal perusahaan lain, dan; (5) Persaingan serat sejenis. Alternatf strategi yang diperoleh : (1) Menggunakan teknologi oven pengering serat, (2) Memberikan pelatihan terhadap karyawan melalui kerja sama, (3) Meningkatkan promosi melalui sosialisasi.
Saluran Pemasaran Jagung di Desa Mulyosari Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen Tri Yuli Isnuryadin; Didik Widiyantono; Isna Windani
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana proses penjualan jagung pipilan kering di desa Mulyosari kecamatan Prembun kabupaten Kebumen, (2) Bagaimana Pola saluran pemasaran jagung pipilan kering didesa Mulyosari kecamatan Prembun kabupaten Kebumen , (3) Bagaimana Fungsi- fungsi oleh pola pemasaran jagung pipilan kering di desa Mulyosari kecamatan Prembun kabupaten Kebumen. Jenis Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode Purposive Sampling. Pengambilan sampel petani dan pedagang menggunakan rumus Snowbal Sampling . Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dilapangan faktor-faktor yang di temui pada Saluran Pemasaran Jagung di desa Mulyosari dikecamatan Prembun kabupaten Kebumen. adalah: 1. bagaimana cara penjualan jagung, 2. Bagaimana pola saluran pemasara jagung dan yang ke 3. Fungsi-fungsi pola pemasarannya jagung yang intinya dari penelitiann tersebut adalah cara pendistribusian jagung dari petani sampai dengan konsumen ini melalui beberapa lembaga-lembaga yang terlibat seperti: Petani, Pedagang Pengepul,Pedagang pengecer, dan industri pakan ternak dan konsumen akhir . Jenis Pola saluran pemasaran jagung yang terlibat terdapat 2 jenis yaitu : 1. Pola pemasaran mulai dari: Petani – Pedagang Pengumpul – pedagang Pengecer-konsumen akhir dan jenis Pola Pemasaran ke 2 adalah : Petani- Pedagang Pengumpul –Pengusaha industri-konsumen akhir. Adanya kegiatan fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan pada judul skripsi Saluran Pemasaran Jagung didesa Mulyosari kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen. Dimana dalam proses pemasaran tersebut didukung berbagai proses pemasaran jagung sampai ketangan konsumen akhir yaitu: 1. Proses pendistribusian, 2. Proses Pengemasan, 3. Proses pengangkutan, 4. Proses Transaksi Pembelian/jual beli, 4. Proses Sortasi/Penyortiran, 4. Proses Penyimpanan, 5. Proses Pengukuran berat bersih jagung siap jual sebelum jagung sampai ketangan konsumen.

Page 1 of 1 | Total Record : 8