cover
Contact Name
Juhriyansyah Dalle
Contact Email
j.dalle@ulm.ac.id
Phone
+6281312979899
Journal Mail Official
j.dalle@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl.Padat Karya Komp. Taman Pesona Permai No. 66 Sei. Andai Banjarmasin
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan
Published by Rumah Jurnal Press
ISSN : 2460349X     EISSN : 26157640     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan (Journal of Action Research and Education) is an open access and peer-reviewed journal.The journal is a scientific journal that contains and disseminates research results, in-depth study, and innovative ideas in the field of educational science. The innovation of teachers and lecturers in the development of the education sector can contribute positively to schools and educational institutions. JPTP published by RUMAH JURNAL PRESS periodically published every three months (quarterly) in March, June, September and December each year. Sponsors by SMK Negeri 4 Banjarmasin and SMA Negeri 2 Barabai. The primary aim of this publishing company is to perform fast and reliable process for contributors. Once a paper is accepted, our staffs work hard to provide online version of the papers as quickly as possible. All papers are assigned valid DOI number once they appear online just to make sure that the other researchers cite them while no volume and numbers are still assigned to the papers.
Articles 177 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Peraturan Perundang-Undangan Tingkat Pusat dan Daerah Dengan Metode Pemberian Tugas Pada Kelas V SDN 3 Setiap Pandawan H. Asmuri
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 4 No 4 (2018)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakLatar belakang diadakannya penelitian tindakan kelas ini adalah mata pelajaran PKn merupakan pelajaran dianggap sulit oleh anak dan anak terlihat belum paham terhadap materi yang diberikan. Terlihat hanya beberapa persen siswa yang dapat secara tuntas memahami tentang materi pokok pemerintahan pusat, dari buku hasil belajar siswa dapat diketahui bahwa nilai rata-rata kelas tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk bidang studi PKn adalah 70. permasalahan dalam perbaikan pembelajaran ini dapatlah dirumuskan sebagai berikut: Bagaimana aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa melaksanakan proses pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran PKn materi Peraturan Perundang-Undangan Tingkat Pusat Dan Daerah dengan metode pemberian tugas pada Kelas V SDN 3 Setiap Kecamatan Pandawan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek dari pelaksanaan penelitian perbaikan pembelajaran ini adalah siswa kelas V SDN 3 Setiap Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan jumlah siswa 15 orang terdiri dari 7 orang laki-laki dan 8 orang perempuan pada tahun pelajaran 2017-2018. Hasil akhir menunjukkan Hasil belajar siswa yang menunjukan peningkatan, hal tersebut terlihat dari perbandingan pada pra siklus (sebelum perbaikan), siklus I dan siklus II. KKM kelas juga tercapai dengan baik. Sebelum diadakan PTK persentase hanya mencapai 7,4 % nilai terendah 50 dan tertinggi 70. Pada siklus I persentase meningkat menjadi 9,2% nilai terendah 50 dan nilai tertinggi 80. Pada akhir siklus II terjadi peningkatan persentase nilai yaitu 16, 4% dengan nilai terendah 70 dan tertinggi 80. Untuk ketuntasan belajar sebelum diadakan penelitian tindakan kelas adalah 40%. Lalu, pada siklus I terjadi peningkatan yaitu 60%.  Kemudian untuk ketuntasan pada akhir siklus II mencapai 100%. © 2018 Rumah Jurnal. All rights reservedKata-kata kunci: Hasil belajar, PKn, metode pemberian tugas.
Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Keputusan Bersama Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Variasi Dengan Talking Stick Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Yulida Harini
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 4 No 3 (2018)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilihat dari prestasi belajar siswa kelas V pada tahun ajaran 2014/2015, hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn materi keputusan bersama menunjukkan sekitar 60% hasil belajar siswa masih dibawah KKM yang ditetapkan yaitu 70. Hal ini disebabkan siswa pasif (tidak aktif) dan kurang bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran, mengakibatkan siswa kurang memahami materi yang disampaikan oleh guru sehingga berdampak pada hasil belajar rendah yang diperoleh siswa. Oleh sebab itu perlu dilakukan inovasi pembelajaran dengan menerapkan variasi model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) variasi dengan Talking Stick. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa dan peningkatan hasil belajar PKn materi sistem pemerintahan pusat di kelas V SDN 1,2 Sulingan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setting penelitian adalah siswa kelas V SDN 1,2 Sulingan tahun ajaran 2015/2016, dengan jumlah siswa 35 orang yaitu terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Data diperoleh dari data kuantitatif yaitu melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu maupun berpasangan dan data kualitatif yaitu melalui instrumen penilaian berupa lembar observasi. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus I memperoleh skor 22 dengan kriteria baik dan pada siklus II aktivitas guru meningkat dengan memperoleh skor 39 kriteria sangat baik. Untuk hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I aktivitas siswa persentase sebesar 17% dan pada siklus II persentase meningkat menjadi 89%. Sedangkan untuk hasil belajar, ketuntasan siklus I 34% siswa mendapat nilai ≥70 dan pada siklus II meningkat menjadi 94% siswa mendapat nilai ≥70. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran materi keputusan bersama melalui model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) variasi dengan Talking Stick telah berhasil. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui variasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dengan Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan proses belajar (aktivitas guru dan siswa) menjadi lebih baik, khususnya pada pelajaran PKn materi keputusan bersama. Dengan demikian, disarankan kepada semua pihak terkait dapat menggunakannya sebagai salah satu alternatif. © 2018 Rumah Jurnal. All rights reservedKata-kata kunci:Hasil belajar, keputusan bersama, think pair share, talking stick
Pembelajaran Model Contextual Teaching Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Jenis-Jenis Bangun Sederhana di Sekolah Dasar Sri Nastiti
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 4 No 3 (2018)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi sifat-mengenal jenis-jenis bangun datar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Pulau Ku’u Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong dengan mengambil Kelas I sebagai objek penelitian. Penelitian dilaksanakan selama satu bulan yang dimulai tanggal 09 April sampai dengan 09 Mei 2015. Dalam waktu itu akan digunakan untuk observasi, menyusun instrumen yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), lembar kerja ahli, menyusun alat evaluasi, dan pelaksanaan siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN 1 Pulau Ku’u Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 18 peserta didik terdiri dari 9 peserta didik laki-laki dan 9 peserta didik perempuan. Kegiatan penelitian tindakan kelas ini dirancang dan dilaksanakan dalam 3 tahap siklus, yaitu prasiklus, siklus 1, dan siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran CTL dapat meningkatkan hasil belajar sifat-sifat bangun datar. Disarankan agar guru meminimalkan penggunaan metode ceramah ketika mengajar dan beralih ke pembelajaran yang dapat membuat siswa kreatif, kritis, aktif, dan menyenangkan dalam belajar, menggunakan benda-benda kongkret yang variatif dan biasa dijumpai siswa; dan guru meningkatkan interaksi belajar, dengan cara berusaha menjadi teman dalam belajar bukan sebagi orang yang ditakuti atau disegani siswanya. © 2018 Rumah Jurnal. All rights reservedKata-kata kunci: Hasil belajar,  bangun datar,  CTL
Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mengelola Dana Kas Kecil Pada Siswa Kompetensi Kejuruan Administrasi Perkantoran SMK Melalui Model Pembelajaran Problem Solving Based Learning Ernawati Ernawati
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 4 No 4 (2018)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa di kelas XI AP 2 SMKN 1 Tanjung dengan menggunakan penerapan model pembelajaran Problem Solving Based Learning. Tahapan-tahapan yang dilakukan meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini yaitu siswa kelas XI AP 2 SMK Negeri 1 Tanjung yang berjumlah 32 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, pengamatan dan dokumentasi. Permasalahan yang ingin dipecahkan dalam penelitian ini adalah apakah penerapan model pembelajaran Problem Solving Based Learning berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada Kompetensi Kejuruan Administrasi Perkantoran Materi Pokok Mengelola Dana Kas Kecil Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018? Hasil penelitian pada siklus I, menunjukkan peningkatan terlihat dari hasil belajar siswa yang menunjukkan bahwa dari 32 siswa, sebanyak 18 siswa atau 56,25% hasil belajarnya sudah tuntas dan 14 siswa atau 43,75% belum memenuhi ketuntasan. Hal ini diduga penyebabnya adalah siswa XI AP 2 belum terbiasa dengan penerapan model pembelajaran Problem Solving Based Learning sehingga kemampuan siswa belum terlihat maksimal. Hasil penelitian pada siklus II, motivasi belajar siswa terlihat semakin meningkat, hal ini terlihat dari hasil belajar siswa menunjukkan bahwa dari 32 siswa atau 100% hasil belajarnya sudah tuntas. Kesimpulan dari data yang diperoleh adalah bahwa tingkat ketuntasan belajar siswa sudah sesuai dengan hasil yang diharapkan. Dengan kata lain bahwa penerapan model pembelajaran Problem Solving Based Learning mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. © 2018 Rumah Jurnal. All rights reservedKata-kata kunci: Problem solving based learning, motivasi,  hasil belajar.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Dalam Menentukan KPK Dua Bilangan Menggunakan Model Student Team Achievement Divisions Kombinasi Number Head Together Hamisah Hamisah
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 4 No 4 (2018)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan observasi yang dilakukan oleh peneliti, Hasil belajar siswa untuk mata pelajaran Matematika pada kelas V SD Negeri 1,2 Sulingan masih menunjukkan hasil yang rendah. Dikarenakan pembelajaran yang monoton dan satu arah, pengajar yang masih belum meningkatkan pembelajaran dengan menggunakan model-model pembelajaran yang lebih melibatkan siswa secara aktif dalam sebuah pembelajaran, dan belum dapat meningkatkan motivasi dan minat siswa dalam pembelajaran Matematika. Serta disebabkan oleh faktor siswa yang kebanyakan tidak ada keberanian untuk bertanya langsung jika belum mengerti dengan pembelajaran, hanya berdiam dan sering kali bercanda dengan teman-temannya. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Pelaksanaan PTK dilakukan 2 siklus dengan 4 kali pertemuan dengan langkah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dan dilakukan tes sumatif di setiap akhir siklus. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi kegiatan aktivitas guru dan aktivitas siswa, sedangkan untuk mendapatkan hasil belajar siswa dengan tes tertulis. Hasil penelitian menyatakan bahwa dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD kombinasi NHT dapat meningkatkan aktivitas guru dari siklus I terlaksana dengan Cukup baik berlanjut pada siklus II yang terlaksana dengan Sangat baik dengan skor 38. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan, terlihat dari siklus I yang hanya berada pada kategori Kurang Aktif meningkat pada siklus II berada pada kategori Sangat Aktif dengan persentase 93%. Hasil belajar siswa di Kelas V SD Negeri 1,2 Sulingan pun meningkat dengan persentase 90%. Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian ini dapat disarankan kepada para guru untuk menggunakan model pembelajaran STAD kombinasi NHT sebagai bahan informasi untuk menumbuhkan semangat dan meningkatkan minat siswa dalam belajar PKn agar dapat memperoleh hasil yang optimal dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada materi menentukan KPK di kelas V semester genap melalui Model STAD kombinasi NHT. © 2018 Rumah Jurnal. All rights reservedKata-kata kunci: Hasil belajar, KPK, STAD, NHT.
Meningkatkan Prestasi Belajar PKn Pada Siswa SMP Melalui Metode Pembelajaran Kooperatif Model Student Teams Achievement Division (STAD) Norol Hidayah
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 4 No 4 (2018)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan belajar bersama dapat membantu memacu belajar aktif. Kegiatan belajar dan mengajar di kelas memang dapat menstimulasi belajar aktif, namun kemampuan untuk mengajar melalui kegiatan kerjasama kelompok kecil akan memungkinkan untuk menggalakkan kegiatan belajar aktif dengan cara khusus. Apa yang didiskusikan siswa dengan teman-temannya dan apa yang diajarkan siswa kepada teman-temannya memungkinkan mereka untuk memperoleh pemahaman dan penguasaan materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan (a) mengetahui peningkatan prestasi belajar PKn setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif. (b) mengetahui pengaruh motivasi belajar PKn setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif. (c) memberikan gambaran metode pembelajaran yang tepat dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa dan menjadikan siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. setiap putaran terdiri dari empat tahap, yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMPN 3 Tanjung tahun pelajaran 2015/2016. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I Pertemuan ke 1, siklus I pertemuan ke 2, siklus II pertemuan ke 1 sampai siklus II Pertemuan ke 2, yaitu (25,93%), (44,44%), (62,96%) dan (92,59%). © 2018 Rumah Jurnal. All rights reservedKata-kata kunci: Prestas belajar, PKn, siklus
Meningkatkan Hasil Belajar Permainan Sepak Bola melalui Modifikasi Gawang Skor Siswa Kelas V SDN 1 Setiap Kecamatan Pandawan Yusmadi Yusmadi
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepak bola merupakan salah satu materi permainan yang diajarkan dan diminati di sekolah dasar (SD), namun karena ukuran lapangan dan sarana penunjang lainnya tidak sesuai karakteristik anak sehingga menimbulkan masalah dalam pembelajarannya, termasuk hasil belajar yang tidak sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas V SDN 1 Setiap Kecamatan Pandawan dalam pembelajaran permainan sepak bola melalui modifikasi gawang skor. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan pada semester I tahun pelajaran 2018/2019 dengan subjek 24 orang siswa dan berlangsung dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data aktivitas dan hasil belajar siswa dikumpulkan melalui pengamatan dan tes dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan, hasil belajar siswa kelas VI SDN 1 Setiap Kecamatan Pandawan dapat meningkat dari ketuntasan 62,5% (tidak tuntas) pada siklus I menjadi 91,7% (tuntas) pada siklus II. Aktivitas siswa meningkat dari cukup aktif pada siklus I menjadi sangat aktif pada siklus II.Kata-kata kunci: Hasil belajar, sepak bola, modifikasi gawang skor
Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Pada Kegiatan Membuat Kolase Melalui Metode Pemberian Tugas Kelompok A TK Tunas Harapan I Kecamatan Batang Alai Selatan Hj. Erhani
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang diadakannya Penelitian Tindakan Kelas ini adalah kurangnya kemampuan motorik halus anak didik dalam membuat kolase, terdapat 5 orang anak (38,5%) yang mampu membuat kolase, selebihnya 8 orang (61,5%) anak masih belum mampu untuk membuat kolase dengan baik. Untuk itu diperlukan metode pembelajaran yang tepat yaitu metode pemberian tugas. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana aktivitas guru dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak didik dalam membuat kolase dengan metode pemberian tugas pada kelompok A TK Tunas Harapan I Kecamatan Batang Alai Selatan dan bagaimana hasil belajar anak dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak didik dalam membuat kolase dengan metode pemberian tugas pada kelompok A TK Tunas Harapan I Kecamatan Batang Alai Selatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak didik dalam membuat kolase dengan metode pemberian tugas pada kelompok A TK Tunas Harapan I Kecamatan Batang Alai Selatan Selatan dan mendeskripsikan hasil belajar anak dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak didik dalam membuat kolase dengan metode pemberian tugas pada kelompok A TK Tunas Harapan I Kecamatan Batang Alai Selatan Metode dalam penelitian ini mengggunakan Penelitian Tindakan Kelas atau Action Research. Subyek dalam penelitian ini adalah anak didik kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan yang berjumlah 13 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan interprestasi atau persentase keberhasilan dengan menganalisis pembelajaran oleh guru dan hasil belajar anak. Teknik pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus masing masing siklus 2 kali pertemuan yang terdiri dari empat tahapan yaitu pelaksanaan, perencanaan, evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa melalui penerapan  metode pemberian tugas dapat mengembangkan aspek motorik halus pada anak. Hal tersebut dapat diketahui berdasarkan peningkatan kegiatan pembelajaran oleh guru yaitu Sangat Baik dan peningkatan hasil belajar anak yaitu 100%.Kata-kata kunci: Motorik Halus, Kolase, Pemberian Tugas
Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Dalam Mengenal Warna Dengan Media Plastisin di Kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan Hj. Misrukiah
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang diadakannya Penelitian Tindakan Kelas ini adalah kurangnya kemampuan kognitif anak didik dalam mengenal warna, terdapat 8 orang anak (33,3%) yang mampu mengenal warna, selebihnya 16 orang (66,7%) anak masih belum mampu untuk mengenal warna dengan baik . Untuk itu diperlukan media pembelajaran yang tepat yaitu metode plastisin. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana aktivitas guru dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak didik dalam mengenal warna pada kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan dan bagaimana hasil belajar anak dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak didik dalam mengenal warna pada kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selata. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak didik dalam mengenal warna pada kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan dan mendeskripsikan hasil belajar anak dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak didik dalam mengenal warna pada kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan Metode dalam penelitian ini mengggunakan Penelitian Tindakan Kelas atau Action Research. Subyek dalam penelitian ini adalah anak didik kelompok A TK Tunas Budi Kecamatan Batang Alai Selatan yang berjumlah 24 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan interprestasi atau persentase keberhasilan dengan menganalisis pembelajaran oleh guru dan hasil belajar anak. Teknik pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus masing masing siklus 2 kali pertemuan yang terdiri dari empat tahapan yaitu pelaksanaan, perencanaan, evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa melalui penerapan  media plastisin dapat mengembangkan aspek kognitif pada anak. Hal tersebut dapat diketahui berdasarkan peningkatan kegiatan pembelajaran oleh guru yaitu Sangat Baik dan peningkatan hasil belajar anak yaitu 100%.Kata-kata kunci: Kognitif, Warna, Plastisin
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menyusun Lembar Kerja Anak Pada Kegiatan Pengembangan Kognitif Melalui Supervisi Akademik di TK Idhata VI Dangu Kecamatan Batang Alai Utara Rusdiana Rusdiana
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru umumnya merasa kesulitan dalam kegiatan pengembangan aspek kognitif pada anak tahap praoperasional atau anak usia TK. Guru dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam pembelajaran, salah satunya dengan menyusun lembar kerja anak (LKA) yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Lembar kerja anak yang dimiliki guru di TK Idhata VI Dangu hampir semua diambil dari buku-buku pelajaran sehingga banyak yang tidak sesuai dengan kondisi sekolah maupun karakteristik anak didik. Mengatasi masalah tersebut peneliti melakukan supervisi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun LKA pada kegiatan pengembangan kognitif. Penelitian berlokasi di TK Idhata VI Desa Dangu Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian adalah guru kelompok A dan B TK Idhata VI. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dilaksanakan dalam 2 siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Setiap siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Data penelitian yaitu kemampuan guru menyusun LKA dikumpulkan melalui penilaian, dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai persen (%) dan ditafsirkan dalam suatu kategori penilaian. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan, kemampuan guru di TK Idhata VI Desa Dangu dalam menyusun LKA pada kegiatan pengembangan kognitif dapat ditingkatkan dari 69% dengan ketegori baik pada siklus I menjadi 81% dengan ketegori sangat baik pada siklus II.Kata-kata kunci: Kemampuan guru, lembar kerja anak, kognitif

Page 7 of 18 | Total Record : 177