cover
Contact Name
Juhriyansyah Dalle
Contact Email
j.dalle@ulm.ac.id
Phone
+6281312979899
Journal Mail Official
j.dalle@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl.Padat Karya Komp. Taman Pesona Permai No. 66 Sei. Andai Banjarmasin
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan
Published by Rumah Jurnal Press
ISSN : 2460349X     EISSN : 26157640     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan (Journal of Action Research and Education) is an open access and peer-reviewed journal.The journal is a scientific journal that contains and disseminates research results, in-depth study, and innovative ideas in the field of educational science. The innovation of teachers and lecturers in the development of the education sector can contribute positively to schools and educational institutions. JPTP published by RUMAH JURNAL PRESS periodically published every three months (quarterly) in March, June, September and December each year. Sponsors by SMK Negeri 4 Banjarmasin and SMA Negeri 2 Barabai. The primary aim of this publishing company is to perform fast and reliable process for contributors. Once a paper is accepted, our staffs work hard to provide online version of the papers as quickly as possible. All papers are assigned valid DOI number once they appear online just to make sure that the other researchers cite them while no volume and numbers are still assigned to the papers.
Articles 177 Documents
Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Melaksanakan Pembelajaran Melalui Supervisi Akademik Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMPN 1 Jaro Noor Effendi
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran merupakan salah satu bagian dari proses pendidikan, dimana pendidikan merupakan sarana yang strategis bagi meningkatnya kualitas kehidupan manusia. Proses pembelajaran merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses pendidikan yang secara umum menempati posisi sentral dalam mendorong individu dan masyarakat untuk mencapai kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan. Kemampuan melaksanakan proses pembelajaran suatu kewajiban bagi guru, karen tanpa proses pembelajaran yang baik peserta didik tidak akan maksimal dalam menyerap materi yanga disampaikan. Guru memegang peranan penting sebagai pelaksana operasional pembelajaran. Guru dalam pelaksanaan kegiatan proses belajar mengajar perlu mengetahui dengan jelas, aktivitas apa yang harus dilaksanakannya, agar proses belajar mengajar dalam pelaksanaannya terarah dan tepat pada sasarannya. Guru sebagai perantara dalam usaha untuk memperoleh perubahan tingkah laku siswa. Berhasil tidaknya suatu proses belajar, akan banyak tergantung dari sampai berapa jauh guru telah mampu memainkan peranan tersebut. Tulisan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan guru dala melaksanakan proses pembelajaran dan perhatian guru terhadap siswa dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas. Dan secara khususnya ingin mengetahui sejauhmana kegiatan guru dalam mempersiapkan diri untuk terlaksananya pembelajaran yang berkualitas, dalam arti pembelajaran yang mampu mendongkrak hasil prestasi siswa dalam belajar. Populasi penelitian seluruh guru yang ada di SMPN 1 Jaro. Adapun sampel yang diambil yaitu semua guru yang ada di sekolah tersebut sejumlah 1 orang. Pengumpulan data menggunakan angket yang diisi oleh responden dan hasil wawancara dengan semua guru tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Siklus I pertemuan 1 sebesar 36% pada pertemuan 2 memperoleh 57% pada peremuan 3 memperoleh 76% dan pada pertemuan 4 memperoleh 96%, Sehingga terjadi peningkatan dibanding kemampuan pertemuan sebelumnya.Kata-kata kunci: Kemampuan guru, proses pembelajaran, supervisi akademik berbasis teknologi informasi dan komunikasi
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PKN Materi Globalisasi Dengan Model Mind Mapping Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Lok Batu Tahun Pelajaran 2016/2017 Abdul Gani
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan rendahnya kemampuan siswa dalam menguasai materi globalisasi pada mata pelajaran PKn kelas IV SD Negeri 2 Lok Batu Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong adalah siswa pasif dan kurang mandiri serta tidak dapat memaanfaatkan sumber belajar yang berasal dari lingkungan nyata siswa dan siswa tidak dapat memahami suatu konsep yang lebih detail, mengakibatkan rendahnya hasil belajar yang menunjukkan kurang dari KKM 70 dengan rata-rata nilai 56,44 dan ketuntasan individual 38,89% (7 orang dari 18 siswa), sehingga akan diperbaiki melalui penelitian tindakan kelas menggunakan model Mind Mapping yaitu model yang memudahkan siswa dalam memahami materi hingga pada konsep yang detail melalui cara yang menarik dan inovatif. Tujuan penelitian adalah meningkatkan hasil belajar, serta meningkatkan aktivitas siswa dan guru. Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus dengan tiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Setting penelitian adalah kelas IV SD Negeri 2 Lok Batu Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong tahun ajaran 2016/2017, dengan jumlah siswa 18 orang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument berupa tes tertulis, lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Analisis data pada instrumen tersebut didistribusikan melalui tabel, kemudian difrekuensikan, dan dipresentasekan serta diinterpretasikan. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan penerapan model Mind Mapping : (1) Rata-rata hasil belajar pada siklus I 66,38 meningkat menjadi  77,96 pada siklus II dan ketuntasan secara klasikal juga meningkat dari 55,56% pada siklus I menjadi 83,33% pada siklus II. (2) Aktivitas siswa pada siklus I 80,20% menjadi 94,27% pada siklus II, (3) Aktivitas guru pada siklus I hanya 76,56% meningkat menjadi 90,62% pada siklus II. Bertolak dari temuan tersebut maka disimpulkan bahwa model Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar PKn konsep Globalisasi di SDN Penguhulu Kabupaten Tabalong sehingga hipotesis diterima,  disarankan; bagi guru untuk menggunakan model Mind Mapping sebagai alternatif dalam pembelajaran khususnya pada konsep globalisasi.Kata-kata kunci: Hasil belajar, globalisasi, mind mapping
Implementasi Metode Tutor Sebaya Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PENJASORKES Materi Sepak Bola di Kelas V SD Negeri 1 Pasar Batu Bakhrudin Bakhrudin
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah kurang maksimalnya keaktifan peserta didik Kelas V dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran Penjasorkes materi dribble yang mengakibatkan hasil belajar sebagian besar dari mereka belum mencapai KKM. Ini terjadi karena pendidik masih cenderung menggunakan metode ceramah dan drill pada setiap pembelajarannya dengan kata lain kurangnya penggunaan variasi metode dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) bagaimana penerapan metode tutor sebaya dalam pembelajaran mata pelajaran penjasorkes materi sepak bola tentang dribble di Kelas V SD Negeri 1 Pasar Batu tahun 2016, 2) apakah metode pembelajaran tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar penjasorkes peserta didik Kelas V pada materi sepak bola mengenai dribble di SD Negeri 1 Pasar Batu tahun 2016 Subjek dalam penelitian ini adalah Kelas V SD Negeri 1 Pasar Batu tahun 2016 yang berjumlah 26 peserta didik, yang terdiri dari 13 peserta didik laki-laki dan 13 peserta didik perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan meningkatkan hasil belajar peserta didik khususnya pada mata pelajaran Penjasorkes materi dribble agar dapat mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Dengan mengunakan metode tutor sebaya hasil belajar penjasorkes materi sepak bola mengenai dribble pada, yaitu pada pertemuan pertaama siswa yang telah mencapai nilai KKM sebanyak 10 siswa atau (38%), pada pertemuan kedua sebanyak 13 siswa atau (50%) pada pertemuan ke tiga siswa yang tuntas sebanyak 18 siswa atau (69%), sedangkan pada perteuan terakhir siswa yang tuntas sebanyak 25 siswa atau (96%).Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan metode bantuan tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar drible sepak bola siswa Kelas V SD Negeri 1 Pasar Batu Kabupaten Tabalong Tahun Pelajaran 2016/2017. Dari penelitian tersebut diharapkan dapat memberi pengetahuan dan manfaat bagi semua pihak (pendidik, peserta didik, orangtua) dan terutama bagi pendidik untuk dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Penjasorkes dan mata pelajaran yang lainnya.Kata-kata kunci: Metode tutor sebaya, hasil belajar siswa, sepak bola
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Materi Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar Melalui Pendekatan Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Pada Siswa Kelas IX B SMP Negeri 1 Upau Zaleha Zaleha
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai upaya digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menggunakan model TPS dalam pembelajaranmateri Materi Bilangan Berpangkat Dan Bentuk Akar. Permasalahan yang selama ini terlihat dalam pembelajaran Matematika di Kelas IX B SMP Negeri 1 Upau Kecamatan Upau Kabupaten Tabalong adalah pembelajaran masih menekankan pada konsep-konsep yang terdapat di dalam buku, dan juga belum memanfaatkan pendekatan lingkungan secara maksimal, materi yang diajarkan hanya bersifat hapalan sehingga pembelajaran kurang bermakna dan cenderung menyebabkan kebosanan bagi siswa. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata ulangan semester siswa Kelas IX B yang belum memenuhi standar ketuntasan yang ditetapkan yaitu hanya 60,00 sedangkan KKM 70. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus pertama terdiri dari 2 kali pertemuan dan siklus kedua 2 kali pertemuan. Adapun setting penelitian adalah siswa Kelas IX B SMP Negeri 1 Upau Kecamatan Upau tahun ajaran 2018/2019, dengan jumlah siswa 21 orang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu maupun kelompok, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas siswa. Analisis data dihitung berdasarkan skala persentasi dan indikator ketuntasan belajar klasikal yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TPS dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran Matematika di Kelas IX B SMP Negeri 1 Upau Kecamatan Upau. Peningkatan hasil belajar siswa padasiklus I di peroleh 63,1 dengan ketuntasan klasikal 52.38, meningkat pada pertemuan ke dua rata-rata nilai siswa 70,95 dengan ketuntasan kalsikal mencapai 71.43, sedangkan pada siklus II pertemuan 1 diperoleh rata-rata 86,67 dengan ketuntasan klasikal 80,95%, Pada pertemuan kedua di siklus II diperoleh rata-rata nilai menjadi 93,10 dan ketuntasan sebesar 100. aktivitas siswa dilihat pertemuan ke 1 di peroleh rata-rata nilai 57,62% yang berarti dalam kategori Kurang, pada pertemuan ke 2 diperoleh nilai 66,19% yang beratri dalam Kurang, dan pada pertemuan ke 3 diperoleh nilai 77.86% yang berarti dalam kategori baik dan pada pertemuan ke 4 diperoleh nilai 83,57%.Kata-kata kunci: Aktivitas dan hasil Belajar, Tipe Think Pair Share, Matematika
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Kegiatan Pembelajaran di Kelas pada Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik di SMKN 1 Tanjung Hj. Lis Sulastri
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan guru Bahasa Indonesia dalam pengelolaan pembelajaran SMK Negeri 1 Tanjung Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong setelah dilakukan tindakan supervisi/pembinaan. Penelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan di SMK Negeri 1 Tanjung Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Jenis tindakan dalam penelitian ini adalah berupa tindakan nyata yaitu membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran melalui supervisi Akademik. Penelitian dilakukan pada semester I, tepatnya pada bulan Juli – September 2018. Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah  guru Bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Tanjung Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong dengan jumlah 4 guru.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil Penilaian Merencanakan Pembelajaran presentasi tiap pertemuanya selalu meningkat pada pertemuan pertama memperoleh 59% pada pertemuan kedua memperoleh 72% dan siklus 2 pertemuan ke 1 memperoleh 80% pada pertemuan terakhir memperoleh 88%. Hasil Penilaian pelaksanaan Pembelajaran pada pertemuan pertama memperoleh 61% pada pertemuan kedua memperoleh 70% dan siklus 2 pertemuan ke 1 memperoleh 80% pada pertemuan terakhir memperoleh 87%. Berdasarkan hasil penelitian tindakan tersebut  dapat disimpulkan bahwa kinerja guru meningkat dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa. Untuk itu, peneliti menyarankan agar supervisi edukatif di sekolah-sekolah melaksanakan supervisi edukatif kolaboratif secara periodik.Kata-kata kunci: Kinerja,  supervisi, edukatif
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Materi Teks Tanggapan Deskriptif Melalui Pendekatan Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Pada Siswa Kelas VII SMPN 1 Upau Rahmawati Rahmawati
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai upaya digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menggunakan model TPS dalam pembelajaran Teks Tanggapan Deskriptif. Permasalahan yang selama ini terlihat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VII SMPN 1 Upau Kecamatan Upau kabupaten tabalong adalah pembelajaran masih menekankan pada konsep-konsep yang terdapat di dalam buku, dan juga belum memanfaatkan pendekatan lingkungan secara maksimal, materi yang diajarkan hanya bersifat hapalan sehingga pembelajaran kurang bermakna dan cenderung menyebabkan kebosanan bagi siswa. hal ini terlihat dari nilai rata-rata ulangan semester siswa Kelas VII yang belum memenuhi standar ketuntasan yang ditetapkan yaitu hanya 60,00. oleh sebab itu perlu dilakukan inovasi pembelajaran dengan menggunakan model tps melalui penelitian, dengan tujuan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran menulis di kelas VII SMPN 1 Upau Kecamatan Upau KabupatenTabalong. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus pertama terdiri dari 2 kali pertemuan dan siklus kedua 2 kali pertemuan. Adapun setting penelitian adalah siswa Kelas VII SMPN 1 Upau Kecamatan Upau tahun ajaran 2018/2019, dengan jumlah siswa 24 orang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu maupun kelompok, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran. Analisis data dihitung berdasarkan skala persentasi dan indikator ketuntasan belajar klasikal yang telah ditetapkan. Hasil penelitian penerapan model TPS dapat meningkatkan Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I nilai mencapai 62,92 dengan ketuntasan klasikal 50% pada Kedua meningkat menjadi 72,08 dan ketuntasan sebesar 71%, pada Siklus II rata-rata nilai mencapai 76,67 dan ketuntasan 75% pada pertemuan kedua nilai 81,67 dan ketuntasan 100%. Aktivitas siswa dilihat pertemuan ke 1 di peroleh rata-rata nilai 58,33% yang berarti dalam kategori Kurang, pada pertemuan ke 2 diperoleh nilai 70,21% yang beratri dalam Cukup, dan pada pertemuan ke 3 diperoleh nilai 76,88% yang berarti dalam kategori Cukup dan pada pertemuan ke 4 diperoleh nilai 92,29% diman nilai ini sudah masuk dalam kategori Sangat baik. Di mana siswa dalam pembelajaran aktivitas siswa sudah mengalami peningkatan tiap pertemuanya.Kata-kata kunci: Aktivitas dan hasil Belajar, Tipe Think Pair Share, Bahasa Indonesia
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Merencanakan dan Menerapkan Model-Model Pembelajaran Melalui Kegiatan Supervisi Kelas di SMP Negeri 2 Upau Suyono Suyono
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melaksanakan proses pembelajaran disekolah seorang guru hendaknyamampu memilih dan mendayagunakan model pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran.  Pada umumnya guru jarang mengunakan model pembelajaran dalam setiap proses pembelajaran, karena kurangnya pemahaman guru terhadapmodel-model pembelajaran yang dapat memudahkan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran di kelas.Sebenarnya ada banyak model pembelajaran yang bisa dipakai oleh setiap guru dalam proses pembelajaran. Dengan mengunakan model-model pembelajaran yang sesuai, tentunya siswa akan termotivasi dalam belajar, dan ini akan berdampak positif pada hasil belajarnya. Pokok masalah dalam penelitian, yaitu “Apakah penerapan model-model pembelajaran melalui kegiatan supervisi kelas dapat meningkatkan mutu pembelajaran pada siswa di SMP Negeri 2 Upau?”. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh simpulan bahwa Supervise kelas dapat meningkatkan kemampuan guru merencanakan pembelajaran dari pertemuan pertama, siklus I, sampai akhir siklus II mengalami peningkatan. Pada siklus I pertemuan pertama nilai rerata 24,33 pada pertemuan kedua mengalami penurunan menjadi 22,00. Pada siklus II pertemuan pertama memperoleh sekor rata-rata 30,67 dan pada pertemuan akhir memperoleh sekor 30,67. Supervise kelas dapat meningkatkan kemampuan guru menerapkan model pembelajaran dari pertemuan pertama, siklus I, sampai akhir siklus II mengalami peningkatan. Pada siklus I pertemuan pertama nilai rerata 29 pada pertemuan kedua mengalami penurunan menjadi 28. Pada siklus II pertemuan pertama memperoleh sekor rata-rata 43,33 dan pada pertemuan akhir menurun lagi memperoleh sekor 42,33. Kata-kata kunci: Kemampuan guru, model-model pembelajaran, supervisi kelas
Penggunaan Metode Berjubel Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Materi Klasifikasi Materi dan Perubahannya di Kelas VII-A SMP Negeri 2 Upau Tahun Pelajaran 2018/2019 Daniel Monopo
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA materi pokok Klasifikasi Materi dan Perubahannya pada siswa kelas VI-A SMP Negeri 2 Upau Tahun Pelajaran 2018/2019 melalui penggunaan metode Berjubel. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Upau pada tahun pelajaran 2018/2019 dengan subyek penelitian adalah siswa kelas VI-A yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada siklus I pembelajaran dilakukan dengan penggunaan metode Berjubel dalam kelompok besar, sedangkan pada siklus II penggunaan metode Berjubel dalam kelompok kecil. Pada masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan deskriptif komparatif yang dilanjutkan refleksi. Deskriptif komparatif dilakukan dengan membandingkan data kondisi awal, siklus 1 dan siklus 2, baik untuk aktivitas belajar dan hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Aktivitas belajar dari pertemuan pertama, siklus I, sampai akhir siklus II mengalami peningkatan. Pada siklus I pertemuan pertama nilai rerata 2,6 pada pertemuan kedua meningkat menjadi 3.01. Pada siklus II pertemuan pertama memperoleh sekor rata-rata 3.77 dan pada pertemuan akhir memperoleh sekor 4.6. Hasil belajar siswa Dari pertemuan 1ketuntasan  belajar siswa 57%, pada pertemuan ke 2 ketuntasan belajar siswa sebesar 64% sedangkan  pada siklus II pertemuan pertama ketuntasan tetap 64% dan pada akhir siklus II ketuntasan naik menjadi 86% pada siklus II. Kata-kata kunci: Berjubel, aktivitas belajar, hasil beljar, klasifikasi materi dan perubahannya
Meningkatkan Prestasi dan Penguasaan IPA Materi Gerak Melalui Model Pengajaran Berbasis Masalah Pada Siswa Kelas VII SMPN 7 Tanjung Tahun Pelajaran 2015/2016 Nani Herawati
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk bisa mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlu mendengar,melihat, mengajukan pertanyaan tentangnya, dan membahasnya dengan orang lain. Bukan Cuma itu, siswa perlu “mengerjakannya”, yakni menggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkan keterampilan dan mengerjakan tugas yang menuntut pengetahuan yang telah mereka dapatkan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setian putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII   SMPN 7 Tanjung Tahun Pelajaran 2015/2016. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I pertemuan ke 1 sampai siklus II pertemuan ke 2 yaitu, siklus I pertemuan ke 1 (25,00%), Siklus I pertemuan ke 2 (45,00%), siklus II peremuan ke 1 (65,00%), siklus II pertemuan ke 2 (95,00%). Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran kontekstual berbasis masalah dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa VII A  SMPN 7 Tanjung Tahun Pelajaran 2015/2016, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran IPA Materi Gerak. Kata-kata kunci: Pelajaran IPA, kontekstual, basis masalah
Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Lingkaran melalui Model Pengajaran Tuntas pada Siswa Kelas VIII SMPN 1 Pugaan Tahun Pelajaran 2017/2018. Rima Hartati
Jurnal Penelitian Tindakan dan Pendidikan Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Rumah Jurnal Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode mengajar yang guru gunakan dalam setiap kali pertemuan kelas bukanlah asal pakai, tetapi setelah melalui seleksi yang berkesesuaian dengan perumusan tujuan intruksional khusus. Sebab dalam kegiaatan belajar mengajar, mengajar bukan semata persoalan menceritakan. Belajar bukanlah konsekuensi otomatis dari perenungan informasi ke dalam benak siswa. Belajar memerlukan keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri. Penjelasan dan pemeragaan semata tidak akan membuahkan hasil belajar yang langgeng. Yang bisa membuahkan hasil belajar yang langgeng hanyalah kegiatan belajar aktif. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Apakah penerapan model pembelajaran tuntas dapat meningkatkan Prestasi Belajar Matematika materi Lingkaran (b) Bagaimanakah pengaruh model Pengajaran tuntas dalam meningkatkan Prestasi belajar Mata Pelajaran Matematika (Sejarah Kebudayaan Islam) pada materi Masa Dinas Al-Ayyubiyah?. Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam belajar Sejarah Kebudayaan Islam pada materi Lingkaran, khususnya di SMPN 1 Pugaan Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong, salah satunya yaitu dengan menerapkan model pengajaran tuntas. Dengan menerapkan metode pembelajaran ini diharapkan prestasi belajar siswa dapat meningkat. Tujuan penelitian tindakan ini adalah: (a) Ingin mengetahui bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Matematika materi Lingkaran setelah diterapkannya model pengajaran tuntas. (b) Ingin mengetahui pengaruh model pengajaran tuntas dalam meningkatkan prestasi belajar siswa terhadap materi Lingkaran. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMPN 1 Pugaan Kecamatan Tanta Kabupatean Tabalong tahun pelajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I pertemuan ke 1 sampai siklus II pertemuan ke 2 yaitu, siklus I pertemuan ke 1 (28,00%), siklus I pertemuan ke 2 (44,00%), siklus II pertemuan ke 1 (64,00%), siklus II pertemuan ke 2 (92,00%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pengajaran tuntas dapat berpengaruh positif terhadap prestasi belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Pugaan Tahun pelajaran 2017/2018, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran (Matematika) Sejarah Kebudayaan Islam. Kata-kata kunci: Motivasi dan Hasil Belajar, model Pengajaran tuntas

Page 9 of 18 | Total Record : 177