cover
Contact Name
Astrid Hapsari Rahardjo
Contact Email
arsitekta@tau.ac.id
Phone
+6287871841660
Journal Mail Official
arsitekta@tau.ac.id
Editorial Address
Jl. Swadarma Raya No.58, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan,12250
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Arsitekta
Core Subject : Engineering,
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Arsitektur Tanri Abeng University dengan frekuensi terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini adalah media bagi para dosen, peneliti, mahasiswa dan praktisi untuk berbagi pemikiran tentang perancangan arsitektur dan perkotaan secara berkelanjutan. Fokus publikasi diarahkan pada telaah mengenai riset, pemikiran dan inovasi di bidang perancangan bangunan, ruang dalam, ruang luar, kawasan maupun pengembangan perkotaan, serta kajian terkait teori, sejarah dan dokumentasi arsitektur yang menunjang keberlanjutan.
Articles 99 Documents
Analisis Penerapan Smart HVAC Berbasis IoT dan AI untuk Efisiensi Energi pada Bangunan Gedung Muhammad Aris Ichwanto; Moch. Mirza Fanani; Frita Suci Indah; Indra Mahardika
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 8 No. 01 (2026): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v8i01.1115

Abstract

Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) systems contribute significantly to energy consumption in buildings, accounting for up to 40–60% of total energy use. This study aims to analyze the implementation of Smart HVAC systems based on Internet of Things (IoT) and Artificial Intelligence (AI) to improve energy efficiency in buildings. The method used is a literature review and system analysis approach by examining previous studies related to smart HVAC technologies. The results indicate that the integration of IoT enables real-time monitoring, while AI enhances adaptive control and predictive optimization of HVAC operations. These technologies have the potential to significantly reduce energy consumption without compromising thermal comfort. Therefore, Smart HVAC systems can be considered an effective solution for achieving energy-efficient and sustainable buildings.
Analisis Kerentanan Hunian Perkotaan terhadap Urban Heat Berbasis Sistem Penghawaan dan Pencahayaan Jelita Bulanisahadi; Agil Fitri Handayani; Nazwa Laily Azzahrah; Laura Angelica Fadia Indriani; Tee Tze Kiong
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 8 No. 01 (2026): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v8i01.1120

Abstract

This study analyzes the vulnerability of two-story residential buildings to increasing urban temperatures caused by the urban heat island phenomenon. A descriptive quantitative approach was used through field observations on houses with different ventilation and opening characteristics. The data collected include indoor air temperature, relative humidity, and natural lighting intensity. The results show that houses with cross ventilation and larger opening ratios have lower indoor temperatures and better natural lighting performance. These findings indicate that passive design strategies play an important role in improving thermal comfort and reducing the impact of urban heat in residential buildings.
Analisis Kinerja Sistem Drainase Berkelanjutan di Kabupaten Nganjuk Nazwa Laily Azzahrah; Agil Fitri Handayani; Laras Alencia Eka Putri; Jelita Bulanisahadi; Tee Tze Kiong
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 8 No. 01 (2026): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v8i01.1121

Abstract

Urban drainage systems play a crucial role in controlling stormwater runoff and reducing the risk of flooding in urban areas. Nganjuk Regency, as a rapidly developing region, faces challenges in establishing an effective and sustainable drainage management system. This study aims to analyze the performance of the existing drainage system and ensure the implementation of the sustainable drainage concept. The method used is descriptive, with field observation and literature review approaches. The results indicate that drainage performance is still suboptimal due to sedimentation, garbage blockage, and limited air absorption infrastructure. The application of the Sustainable Drainage System (SuDS) concept, such as infiltration wells and bioretention, is still minimal. Therefore, integrated, environmentally-based drainage management is needed to improve system effectiveness and reduce the potential for flooding.
Analisis Kenyamanan Termal Menggunakan Metode PMV pada Gedung PPIIG Universitas Palangka Raya Jonatan Silitonga; Subrata Aditama; Waluyo Nuswantoro
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 8 No. 01 (2026): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v8i01.1135

Abstract

Kenyamanan termal merupakan komponen penting dalam performa bangunan yang memengaruhi kesehatan, produktivitas penghuni, serta efisiensi energi. Penelitian ini menyajikan pendekatan analitik lingkungan untuk mengevaluasi kenyamanan termal pada Gedung Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Inovasi Gambut Universitas Palangka Raya. Pengukuran lapangan dilakukan pada 40 titik di dalam ruangan dengan mencatat suhu udara, kelembapan relatif, dan kecepatan udara, sementara tingkat metabolisme (MET) dan isolasi pakaian (CLO) ditentukan melalui analisis observasional. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan simulasi komputasi melalui CBE Thermal Comfort Tools dengan menerapkan model Predicted Mean Vote (PMV) sesuai standar ASHRAE 55-2017 dan SNI 03-6572-2001. Hasil penelitian menunjukkan suhu dalam ruangan melebihi 26°C dan kelembapan di atas 60%, yang menghasilkan nilai PMV berkisar antara 0,60 hingga 1,75, sehingga termasuk dalam kategori sedikit hangat hingga hangat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bidang analitik lingkungan dengan menyediakan data empiris yang dapat mendukung pengembangan sistem pengendalian iklim berbasis kecerdasan buatan (AI) serta strategi bangunan adaptif di wilayah tropis. Temuan penelitian juga menunjukkan keterbatasan penerapan PMV konvensional pada iklim tropis lembap dan menegaskan pentingnya integrasi simulasi digital serta sistem kontrol cerdas untuk meningkatkan performa kenyamanan termal dalam ruangan.
Redesain Interior Perpustakaan SMAN 12 Surabaya dengan Konsep Creative Eco-Learning Tiara Timur; Ajeng Kusumadewi Putri Jatmiko
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 8 No. 01 (2026): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v8i01.1136

Abstract

Krisis iklim global menuntut sektor bangunan pendidikan untuk menekan emisi karbon, salah satunya melalui pengembangan konsep eco-school. SMAN 12 Surabaya, sebagai peraih penghargaan Adiwiyata tingkat nasional, masih menghadapi kendala pada area perpustakaan yang belum optimal dalam mendukung identitas tersebut. Permasalahan utama meliputi kenyamanan termal akibat orientasi bangunan, minimnya pencahayaan alami, serta tata letak dan furnitur yang kurang fleksibel untuk mendukung metode pembelajaran modern. Penelitian ini bertujuan untuk meredesain interior perpustakaan SMAN 12 Surabaya dengan menerapkan konsep Creative Eco-Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Hasil redesain menunjukkan bahwa penerapan prinsip eco-design melalui optimalisasi penghawaan alami, penggunaan material berkelanjutan, dan integrasi furnitur modular dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar. Penelitian ini memberikan kontribusi pada diskursus arsitektur berkelanjutan dengan membuktikan bahwa integrasi aspek psikologis (Creative Learning) dan teknis (Eco-Design) dapat menjadi standar baru dalam revitalisasi fasilitas pendidikan di wilayah tropis. Hasil ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi sekolah Adiwiyata lainnya dalam mensinkronkan kurikulum lingkungan dengan infrastruktur fisik yang responsif.
Optimasi Ruang Hunian Mikro melalui Konsep Mezzanine pada Rumah Tinggal 2,2x5 Meter Santi Widiastuti; Jennie Kusumaningrum
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 8 No. 01 (2026): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v8i01.1181

Abstract

Keterbatasan lahan perkotaan mendorong berkembangnya konsep hunian mikro (tiny house) sebagai solusi penyediaan tempat tinggal yang efisien dan adaptif. Namun, perancangan hunian dengan dimensi sangat sempit masih menghadapi tantangan dalam pengaturan fungsi ruang, sirkulasi, serta kenyamanan spasial. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimasi ruang pada rumah tinggal berukuran 2,2 × 5 meter melalui penerapan konsep mezzanine, tata ruang linear, serta integrasi furnitur built-in multifungsi. Metode penelitian menggunakan pendekatan design research dengan tahapan analisis kebutuhan ruang, eksplorasi alternatif desain, simulasi tata ruang, serta evaluasi performa spasial berdasarkan indikator efisiensi ruang, ergonomi, dan keterhubungan sirkulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mezzanine mampu meningkatkan rasio ruang fungsional secara signifikan tanpa menambah luas tapak bangunan, sekaligus menciptakan fleksibilitas ruang yang lebih optimal. Model perancangan yang dihasilkan dapat menjadi referensi pengembangan hunian mikro ultra sempit di kawasan perkotaan padat.
Taksonomi Broadbent dalam Era Building Information Modeling: Transformasi Metode Desain Kanonis Menuju Rule-Based Parametric Design Danang Harito Wibowo
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 8 No. 01 (2026): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v8i01.1191

Abstract

Artikel ini menelaah transformasi taksonomi desain Geoffrey Broadbent dalam konteks Building Information Modeling (BIM) dan rule-based parametric design. Melalui kajian konseptual atas literatur desain kanonis, computational design, dan BIM, penelitian ini menunjukkan bahwa aturan desain tidak hilang, melainkan bergeser dari pedoman analog menjadi struktur komputasional yang dapat dieksekusi. Hasil kajian memperlihatkan kesinambungan epistemologis pada level logika aturan, tetapi juga pergeseran besar pada medium representasi dan cara operasionalnya. Temuan ini dirumuskan dalam kerangka empat dimensi: epistemik, representasional, operasional, dan pedagogis. Kerangka tersebut menegaskan bahwa BIM dan desain parametrik bukan sekadar alat, melainkan cara baru mengorganisasi pengetahuan desain. Implikasinya penting bagi pendidikan arsitektur yang perlu menjembatani intuisi desain, literasi digital, dan kemampuan berpikir berbasis aturan.
Analisis Penerapan Prinsip Appropriate Site Development (ASD) pada Lingkungan Universitas Tanri Abeng Astrid Hapsari Rahardjo; Ahmad Nur Muzakhim; Eka Panji Cahya Saputra; Nabila Alifa Joyo Seputro; Noviana Sri Wedari; Samuel Ardi Wicaksana; Vivi Afifah
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 8 No. 01 (2026): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v8i01.1192

Abstract

Appropriate Site Development (ASD) merupakan salah satu prinsip dalam sistem penilaian bangunan berkelanjutan GREENSHIP New Building (NB) versi 1.2 yang berfokus pada pengelolaan tapak secara efisien dan responsif terhadap lingkungan. Dalam penelitian ini, prinsip ASD digunakan sebagai kerangka acuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian implementasi aspek keberlanjutan pada lingkungan kampus Universitas Tanri Abeng. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan kuantifikasi berdasarkan tolok ukur ASD. Analisis mencakup area dasar hijau, pemilihan tapak, aksesibilitas komunitas, konektivitas transportasi, pengelolaan lanskap, serta manajemen air limpasan dan iklim mikro. Hasil penelitian ini diharapkan menunjukkan tingkat penerapan prinsip ASD pada kampus Universitas Tanri Abeng, sekaligus mengidentifikasi aspek yang telah memenuhi persyaratan minimum maupun yang masih perlu ditingkatkan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan strategi perancangan kampus berkelanjutan, khususnya dalam konteks implementasi standar GREENSHIP di lingkungan Universitas Tanri Abeng.
Redaksi dan Daftar Isi, Arsitekta - Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan, Vol. 08, No. 1, Mei 2026 Ketua Dewan Editor Jurnal Arsitekta
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 8 No. 01 (2026): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

.

Page 10 of 10 | Total Record : 99