cover
Contact Name
Mohammad Salehudin
Contact Email
jider@iel-education.org
Phone
+628113212014
Journal Mail Official
sarthi339@gmail.com
Editorial Address
Wage Asri 2, Taman, Sidoarjo West Java Province, Indonesia 61257
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Instructional and Development Researches
ISSN : 2807548X     EISSN : 28075471     DOI : https://doi.org/10.53621/jider
Core Subject : Education,
Journal of Instructional and Development Researches (JIDeR) is a scientific journal published by Indonesia Emerging Literacy Education. This journal publishes related research papers and covers a wide range of topics in the field of knowledge: learning research, educational development research. Articles are original research results with a maximum plagiarism of 25%. Articles submitted to JIDeR will be reviewed by at least 2 (two) reviewers. Articles submitted must meet the assessment criteria and comply with the instructions and templates provided by JIDeR.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 212 Documents
Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Artificial Intelligence (AI) Mahani, Annisa Tunazzah; Ariyani, Nina; Mukmin, Mukmin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i6.689

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut adanya inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari transformasi pendidikan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar, bentuk implementasi, serta efektivitas pembelajaran PAI berbasis AI sebagai pendekatan yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, melalui penelaahan jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, dan sumber akademik yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI dalam pembelajaran PAI mampu meningkatkan pemahaman peserta didik melalui pembelajaran adaptif, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif melalui pemanfaatan chatbot edukatif, multimedia cerdas, dan sistem evaluasi otomatis. Selain itu, integrasi AI menjadikan pembelajaran lebih fleksibel dan responsif dibandingkan pendekatan konvensional yang cenderung berpusat pada guru. AI juga memungkinkan personalisasi pembelajaran sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik, sehingga nilai-nilai spiritual dan pengetahuan keagamaan dapat dipahami secara lebih mendalam dan kontekstual. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran PAI berbasis AI merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan kajian empiris melalui implementasi langsung di kelas guna mengukur efektivitas model pembelajaran PAI berbasis AI secara komprehensif dengan menggunakan instrumen evaluasi yang lebih terukur.
Epistemologi Islam Sebagai Dasar Etika Pemanfaatan AI Di Era Society 5.0 Al-Faqih, M. Habil; Rusdiyanur, Rusdiyanur; Mukmin, Mukmin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i6.694

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka epistemologi Islam sebagai dasar normatif dan moral dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di era Society 5.0. Dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research), penelitian ini menganalisis teori, konsep, serta hasil kajian ilmiah yang berkaitan dengan epistemologi Islam, maqāṣid al-syarīʿah, dan etika teknologi. Data diperoleh melalui penelusuran sistematis terhadap literatur akademik dari pangkalan data seperti Scopus, Springer, dan SINTA, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi Islam yang berlandaskan wahyu (al-waḥy), akal (‘aql), dan pengalaman empiris (tajribah) berhasil dirumuskan sebagai kerangka etika normatif bagi pengembangan kecerdasan buatan (AI) yang berkeadilan, beramanah, dan berorientasi pada kemaslahatan. Model konseptual Epistemologi Tauhidi Terapan dirumuskan sebagai sintesis antara nilai-nilai maqāṣid al-syarīʿah seperti ḥifẓ al-dīn, ḥifẓ al-‘aql, dan ḥifẓ al-māl dengan prinsip etika teknologi modern, guna menjaga keseimbangan antara kemajuan sains dan tanggung jawab spiritual. Secara praktis, penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan sistem etika AI yang Islami dapat diterapkan pada bidang pendidikan, kebijakan publik, dan tata kelola teknologi. Integrasi prinsip maqāṣid dalam mendesain algoritmik mendorong transparansi, akuntabilitas, serta pemerataan manfaat teknologi, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara ulama, akademisi, dan teknolog Muslim dalam membangun paradigma etika teknologi berbasis nilai tauhid dan keadilan sosial sebagai dasar menuju pemanfaatan AI yang berkeadaban spiritual.