cover
Contact Name
I Putu Udiyana Wasista
Contact Email
jurnal.vastukara@isi-dps.ac.id
Phone
+6287861236918
Journal Mail Official
jurnal.vastukara@isi-dps.ac.id
Editorial Address
Program Studi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar Jl. Nusa Indah, Sumerta, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali 80235
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terrbangun
ISSN : -     EISSN : 27981703     DOI : -
Jurnal Vastukara dikonstruksi sebagai jurnal online (e-journal). Jurnal ini di-review menggunakan sistem blind review. Jurnal Vastukara ditujukan sebagai media pengembangan keilmuan desain interior, budaya, dan lingkungan terbangun, untuk dapat dipublikasikan secara berkelanjutan. Publikasi ini nantinya agar dapat diakui oleh lembaga-lembaga akreditasi dan diakui secara luas. Semua artikel dalam Jurnal Vastukara akan diproses oleh editor melalui open access journal dan penulis dapat memantau seluruh proses di area anggota. Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Vastukara berbentuk soft copy, tersedia sebagai akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan kepustakaan. Dewan redaksi Jurnal Vastukara tidak bertanggung jawab atas berbagai tindakan pelanggaran hak cipta ataupun pelanggaran lainnya yang dapat merugikan kredibilitas Jurnal Vastukara ataupun masyarakat secara luas. Topik yang diterima adalah: 1) Desain Interior; 2) Interior Arsitektur; 3) Desain furnitur; 4) Desain Elemen Estetik dalam Ruang; 5) Desain Lanskap ; 6) Desain Interior dan Proses Kreatif; 7) Konsep Desain berbasis Budaya; 8) Desain Interior dan Teknologi; 9) Materialitas Interior; 10) Pendidikan Desain Interior; 11) Desain Berkelanjutan
Articles 142 Documents
ANALISIS SISTEM UTILITAS PENCAHAYAAN ALAMI DAN BUATAN PADA OBJEK KASUS LESTARI THRIFTSHOP & CAFE BALI Ariwidia, I Wayan Tirtha
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v6i1.6525

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan pencahayaan alami dan buatan pada Lestari Thriftshop & Cafe Bali sebagai ruang komersial yang memadukan fungsi retail dan kafe. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran sistem pencahayaan dalam mendukung kenyamanan visual, fungsi ruang, dan tampilan display produk. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung di lapangan dan studi pustaka. Data dikumpulkan melalui pengamatan kondisi pencahayaan eksisting, dokumentasi visual, serta kajian teori dan jurnal terkait pencahayaan interior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencahayaan alami sangat dipengaruhi oleh orientasi bangunan yang menghadap ke arah barat, sehingga berpotensi menimbulkan silau akibat paparan matahari sore. Pencahayaan buatan yang diterapkan melalui penggunaan downlight dan tracklight pada umumnya telah memenuhi kebutuhan dasar aktivitas visual, namun pada beberapa area masih ditemukan kurangnya hierarki pencahayaan antara pencahayaan umum dan pencahayaan aksen. Oleh karena itu, integrasi pencahayaan alami dan buatan yang dirancang secara kontekstual dan berhierarki diperlukan untuk meningkatkan kualitas ruang dan pengalaman berbelanja.    
PERANCANGAN PUSAT KEBUDAYAAN EX-GEDUNG SINEMA RADJEKWESI BOJONEGORO DENGAN PENDEKATAN ADAPTIVE REUSE Putri, Sabela Devita; Veronica, Gracia; Bayu Ibrahim, Dinullah
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v6i1.6862

Abstract

Gedung Sinema Radjekwesi di Kabupaten Bojonegoro merupakan bangunan bersejarah yang mengalami penurunan fungsi serta kehilangan identitas akibat perubahan pemanfaatan ruang dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya nilai historis bangunan sekaligus terbatasnya fasilitas yang mampu mewadahi aktivitas seni dan budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan merancang pusat kebudayaan melalui pendekatan adaptive reuse guna menghidupkan kembali fungsi sosial bangunan dengan tetap mempertahankan karakter historis bangunannya. Metode perancangan dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan narasumber terkait sejarah bangunan dan kebutuhan pengguna, serta studi literatur untuk mendukung proses analisis dan pengembangan konsep desain. Tahapan perancangan meliputi identifikasi kondisi eksisting, analisis kebutuhan ruang, penyusunan konsep desain, hingga pengembangan visualisasi ruang. Pendekatan adaptive reuse diterapkan dengan mempertahankan elemen arsitektur utama bagian fasad bangunan serta menghadirkan fungsi baru melalui integrasi elemen lama dan baru secara kontekstual. Hasil perancangan menunjukkan bahwa transformasi bangunan menjadi pusat kebudayaan mampu menghadirkan ruang edukasi, pameran, pertunjukan, dan ruang kreatif yang mendukung aktivitas masyarakat secara inklusif. Perancangan ini juga memperkuat identitas kawasan melalui pemanfaatan kembali bangunan bersejarah secara berkelanjutan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan adaptive reuse dapat menjadi strategi efektif dalam revitalisasi bangunan lama dengan tetap menjaga nilai sejarah sekaligus memenuhi kebutuhan ruang kontemporer masyarakat.