cover
Contact Name
Henny Dwi Bhakti
Contact Email
indexia@umg.ac.id
Phone
+6281322005573
Journal Mail Official
indexia@umg.ac.id
Editorial Address
Jl Sumatra, 101,GKB Gresik Fakultas Teknik Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Gresik
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Indexia
ISSN : 26570432     EISSN : 26570424     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/indexia.v3i1
Core Subject : Science,
Jurnal Informatic and Computational Intelligent (INDEXIA) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik (FT), Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) sejak tahun 2019. INDEXIA memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Informatika dan Kecerdasan Komputasi. INDEXIA berkomitmen untuk menjadi salah satu jurnal nasional berkualitas dengan mempublikasikan artikel penelitian dengan bahasa indonesia sebagai sumber rujukan dan publikasi bagi para peneliti untuk pengembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang Informatika dan Kecerdasan Komputasi.
Articles 80 Documents
KLASIFIKASI KEMATANGAN TEBU BERDASARKAN TEKSTUR BATANG MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES Nur Afiq Eka Putra; Soffiana Agustin
Indexia : Informatics and Computational Intelligent Journal Vol 2 No 2 (2020): Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.58 KB) | DOI: 10.30587/indexia.v2i2.2559

Abstract

Tebu merupakan tanaman yang hanya bisa tumbuh di daerah tropis, di Indonesia tebu yang ditanam, baik dalam skala pertanian ataupun perkebunan pemeliharaannya kurang intensif, sehingga produktivitas tebu di Indonesia rendah. Tebu dikatakan cukup umur untuk dipanen adalah saat tebu berumur kurang lebih 1 tahun, akan tetapi sebelum melakukan pemanenan, hal yang paling penting dilakukan adalah mengetahui tingkat kematangan tebu melalui ciri batang tebu, karena dengan mengetahui tingkat kematangan tebu yang baik petani akan mendapatkan hasil panen yang memuaskan dengan kualitas yang baik. Permasalahan yang diambil dari penelitian ini adalah bagaimana cara menentukan ciri dan proses klasifikasi dari citra visual citra tebu matang dengan citra tebu mentah. Proses klasifikasi kematangan tebu ini dilakukan menggunakan metode naïve bayes. Data yang dikumpulkan berjumlah 400 yang terdiri dari 300 data latih dan 100 data uji. Dari hasil pengujian didapatkan nilai akurasi sebesar 73% untuk 30 data uji, sedangkan untuk 100 data uji didapatkan nilai akurasi 71%.
MENGUKUR EFISIENSI KINERJA PENGIRIMAN FREEZE KONTAINER DENGAN MENGGUNAKAN KPI BALANCE SCORECARD DI PT. RUKMA PADAYA TRANS Muhammad Syaifuddin; Harunur Rosyid
Indexia : Informatics and Computational Intelligent Journal Vol 1 No 2 (2019): Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.061 KB) | DOI: 10.30587/indexia.v1i2.2542

Abstract

Pengiriman barang di PT. Rukma Padaya Trans Container masih terdapat kendala antara lain jumlah pesanan pengiriman yang menumpuk, lamanya proses pengecekan kondisi container dan lain-lain yang menyebabkan keterlambatan dan penurunan kualitas pengiriman sehingga container tidak dapat sampai tepat waktu atau datang kurang optimal. kondisi. Untuk menghindari keterlambatan pengiriman barang, ada beberapa solusi yang dapat digunakan agar barang dapat mengirimkan peti kemas tepat waktu. Diantaranya, kontainer yang memiliki kredibilitas dan elektabilitas yang baik di mata konsumen. Terkait masalah di atas, dapat dianalisis dengan menggunakan beberapa model pengukuran kinerja, salah satunya dengan metode Balance Scorecard. Menurut Handayani (2011). Balanced Scorecard dimulai dengan visi dan misi yang merupakan ukuran kinerja untuk empat perspektif yang berbeda, yaitu perspektif pelanggan, finansial.
DSS DECISION SUPPORT SYSTEM REKOMENDASI PENERIMA PROGRAM PEMERINTAH BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) DENGAN MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT (WP) arni ayuning tyas; Umi Chotijah; Henny Dwi Bhakti
Indexia : Informatics and Computational Intelligent Journal Vol 3 No 2 (2021): Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.981 KB) | DOI: 10.30587/indexia.v3i2.2846

Abstract

Dusun Cerme Kidul RT. 001 RW. 001, merupakan dusun yang terletak di Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Setiap dusun di desa cerme kidul akan mendapatkan program bantuan sosial dari pemerintah untuk meningkatkan taraf kehidupan warga dusun yang kurang mampu, salah satunya adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dalam hal ini pihak kelurahan desa perlu mengidentifikasi warga dusun yang berhak direkomendasikan sebagai penerima bantuan sosial tersebut. Terdapat permasalahan dalam pelaksanaan rekomendasi tersebut, dimana pihak sekretaris desa akan menyeleksi sendiri dan kemungkinan terjadi kesalahan, seperti orang yang tidak berhak aakn direkomendasikan sedangkan yang berhak tidak direkomendasikan seagai penerima bantuan sosial. Maka dari itu proses rekomendasi penerma diperlukan SPK (Sistem Pendukung Keputusan) untuk menentukan warga dusun yang berhak direkomedasikan. Penelitian ini menggunakan metode Weighted Product (WP) untuk memberikan rekomendasi penerima program bantuan sosial. Penelitian ini menggunakan data warga dusun Cerme Kidul RT. 001 RW. 001 yang terdiri dari 95 data.
PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR BERDASARKAN INDIKATOR INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA MENGGUNAKAN METODE SOM Ahmad Mushonnif
Indexia : Informatics and Computational Intelligent Journal Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.637 KB) | DOI: 10.30587/indexia.v1i1.821

Abstract

Human Development Index (HDI) explains how residents can access development results in obtaining income, health, education, and so forth. HDI is based on indicators of health, education and decent living standards. In 2010 to 2014, the achievement of HDI of East Java province rose by 2.78 points from 65.36 into 68.14. But behind the development achievements of HDI, East Java province was ranked 21 out of 34 provinces in Indonesia. Three indicators have relevance in forming HDI value formation. In East Java province high and low HDI regencies or cities are shown only through a composite index, but it was not indicated where the dominant indicator of high or low rank on the HDI. Clustering regencies or cities based on indicators IPM needs to be done to ascertain the achievement of each indicator. Clustering method that can be used are Self-Organizing Maps (SOM). Based on the results of research and discussion conducted, for health indicator, 6 regency/city in the group of low, 12 regency/city in the group of medium, 16 regency/city in the group of high, and 4 regency/city in the group of very high. For educational indicator, 2 regency/city in the group of low, 15 regency/city in the group of medium, 13 regency/city in the group of high, and 8 regency/city in the group of very high. For educational indicator, 2 regency/city in the group of low, 15 regency/city in the group of medium, 13 regency/city in the group of high, and 8 regency/city in the group of very high. For decent living standard indicators, 2 regency/city in the group of low, 15 regency/city in the group of medium, 13 regency/city in the group of high, and 8 regency/city in the group of very high. For educational indicator, 4 regency/city in the group of low, 21 regency/city in the group of medium, 10 regency/city in the group of high, and 3 regency/city in the group of very high.
A Sistem Pendukung Keputusan Prioritas Perbaikan Instalasi EDP-IT menggunakan Meftode MOORA di RS Muhammadiyah Gresik Imanullah Ali Ubed; Indra Gita Anugrah; Harunur Rosyid
Indexia : Informatics and Computational Intelligent Journal Vol 3 No 1 (2021): Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1320.871 KB) | DOI: 10.30587/indexia.v3i1.2884

Abstract

Semakin berkembang perusahaan apalagi instansi kesehatan maka di butuhkan lebih banyak pegawai yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatannya, akan tetapi pihak manajemen seringkali kesulitan untuk menentukan penambahan pegawai dikarenakan harus mempertimbangkan upah, karir dan kesejahteraan dari pegawai yang akan direkrut. Apalagi dalam sebuah instalasi IT tidak banyak perusahaan memikirkan bahwa dalam era saat ini pihak IT adalah ujung tombak dari perusahaan untuk bisa bersaing dalam bidang teknologi. Permasalahan yang ada di Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik adalah dengan berkembangnya sebuah sistem maka semakin banyak pula hardware dan pendukung lainnya. Dengan banyaknya hardware dan keperluan pendukung jika ada kerusakan yang bersamaan terkadang pihak IT kebingungan untuk menentukan mana yang akan di perbaiki terlebih dahulu dengan keterbatasan SDM IT di rumah sakit untuk menentukan manakah yang harus diperbaiki terlebih dahulu terkadang merasa bingung. Maka dari itu dibuatlah sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA). Dengan menggunkan metode MOORA pihak IT dapat menentukan prioritas perbaikan dengan menggunakan beberapa kriteria yaitu status pelayanan, Status nyala PC, jenis perbaikan yang dilakukan atau jenis kerusakan, resiko komplain pasien dan lama waktu permintaan perbaikan di mulai. Dengan begitu pihak IT dengan mudah menentukan unit manakah yang akan diperbaiki terlebih dahulu
MENINGKATKAN RELIABILITAS JARINGAN CLIENT SERVER DENGAN MENGGUNAKAN METODE VIRTUAL ROUTER REDUDANCY PROTOCOL (VRRP) BERBASIS CISCO DI PT.TRANS-PACIFIC PETROCHEMICAL INDOTAMA (TPPI) TUBAN Heri Kusriyanto
Indexia : Informatics and Computational Intelligent Journal Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.637 KB) | DOI: 10.30587/indexia.v2i1.2554

Abstract

Dalam komunikasi jaringan Metro Ethernet (Metro-E) wide area network (WAN) perlu diperhatikan kemungkinan akan terjadinya gangguan pada router. Virtual Router Redudancy Protocol (VRRP) merupakan protocol redundancy standar Cisco yang menetapkan sebuah standby router dan active router yang disebut dengan istilah master router dan router lainnya menjadi backup router. Selain itu juga mempunyai virtual router. Virtual router didefinisikan melalui Virtual Router Identifier (VRID) dan IP address. Pemilihan master router juga dipengaruhi oleh nilai priority, semakin besar priority maka router tersebut akan menjadi master router. VRRP mempunyai 3 state, yaitu master, initialize, dan backup. Initialize adalah keadaan router pada saat menunggu adanya suatu even, state backup mempunyai tujuan untuk melakukan monitoring terhadap master router, jadi apabila master router down maka backup router akan mengambil alih tugas master router. State master mempunyai fungsi mengirimkan data ke router backup dengan dibuktikan packet loss 0 % dengan delay waktu 1,0085 ms. Tiap router akan mengirimkan hello packet didalam VRRP disebut dengan advertisement interval. secara default advertisement interval adalah 1 detik. Hal ini di gunakan untuk mengecek apakah router mengalami down atau jalur terputus, sehingga untuk hal ini fungsi layanan jaringan client server sangat di butuhkan oleh perusahaan PT.Trans - Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) dalam melakukan syncronisasi client server antar kantor pusat Jakarta dan site plant Tuban guna meningkatkan stabilitas jaringan yang terjaga
SISTEM ANALISIS FINANSIAL USAHA BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN METODE FUZZY TSUKAMOTO Ricky Mahendra Putra
Indexia : Informatics and Computational Intelligent Journal Vol 1 No 2 (2019): Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.795 KB) | DOI: 10.30587/indexia.v1i2.2538

Abstract

Pada kelompok budidaya ikan dimana pembudidaya ikan lele akan memilih kebutuhan perikanan yang sesuai kebutuhannya. Permasalahanya akhir-akhir ini pembudidaya ikan lele sering mengalami kerugian tiap panennya. Agar mendapatkan keuntungan, pembudidaya disarankankan memilih bahan baku seperti bibit, pakan, obat, populasi, & luas kolam yang sesuai dengan kebutuhan pembudidaya. Penelitian ini menerapkan data mining dengan menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto untuk menentukan untung dan rugi budidaya ikan lele. Atribut yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari 6 variabel, yaitu musim, populasi, bibit, obat, pakan, dan luas kolam. .Pengujian sistem dilakukan sebanyak tiga kali pengujian. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan diperoleh : hasil prediksi musim hujan, bibit sangkuriang, pakan LP, obat boster, populasi 4000, luas kolam 16 M2 yang dapat menguntungkan pembudidaya. Dari semua hasil penelitian akurasi tertinggi terdapat pada pengujian kedua yaitu dengan nilai prediksi 68,56%.
SISTEM PREDIKSI PENJUALAN DENGAN METODE SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING (STUDI KASUS CV. BU IPUNG LAMONGAN) MUHAMMAD MATHORI ABDUL JALIL; Umi Chotijah; Putri Aisyiyah Rakhma Devi
Indexia : Informatics and Computational Intelligent Journal Vol 3 No 2 (2021): Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.541 KB) | DOI: 10.30587/indexia.v3i2.2872

Abstract

Restoran adalah istilah umum untuk menyebut usaha gestronomi yang menyajikan hidangan kepada masyarakat. Restoran biasanya memiliki spesialisasi dalam jenis makanan yang dihidangkan sebagai contoh yaitu CV. Bu Ipung Lamongan yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman seperti makanan tradisional, fried chicken, snack dan juga jus. Hasil dari observasi dari CV. Bu Ipung Lamongan didapatkan hasil penjualan produk dalam satu minggu, selain hasil penjualan produk ada permasalahan yang diperoleh yaitu jumlah persediaan produk yang ada di CV. Bu Ipung Lamongan tersebut masih belum beratur. Dikarenakan seringnya terjadi kekurangan serta kelebihan bahan baku yang menyebabkan kerugian bagi restoran. Meka dibutukanlah sebuah sistem prediksi yang mampu membantu CV. Bu Ipung Lamongan dalam menentukan jumlah stok bakan baku dalam satu minggu. Sistem prediksi yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan metode Single Exponential Smooting dengan beberapa penujian yaitu pertama dengan data acuan 3 minggu, pengujian kedua dengan data acuan 6 minggu dan pengujian ketida dengan data acuan 12 minggu. Dari masing-masing pengujian itu akan dijadikan nilai perbandingan dengan data atual yang dapat menentukan nilai error dalam prediksi menggunakan MSE (Mean Squared Error) , MAE (Mean Absolute Error), MAPE(Mean Absolute Percantage Error). Dari ketiga penujian tersebut yang memiliki nilai error terkecil merupakan hasil peramlan yang terbaik. Kata Kunci: Single Exponential Smooting, Sitem Prediksi penjualan, MSE, MAE, MAPE
SISTEM PNDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KANDIDAT KETUA UMUM TERBAIK PIMPINAN WILAYAH IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR DENGAN METODE PROFILE MATCHING Muhammad Manu; Soffiana Agustin; Harunur Rosyid
Indexia : Informatics and Computational Intelligent Journal Vol 2 No 2 (2020): Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.441 KB) | DOI: 10.30587/indexia.v2i2.2560

Abstract

Setiap organisasi membutuhkan sosok pemimpin yang mampu memberikan keteladanan, koordinasi dan memberikan solusi atas permasalahan yang ada agar dapat mencapai tujuan bersama. Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Timur harus menjadi pemimpin yang mampu mewujudkan tujuan organisasi tersebut. Ketua umum terpilih pada musyawarah wilayah, seringkali pemilih memilih berdasarakan popularitas secara subjektif dan tidak memperhatikan faktor objektif lainnya. Karena tidak adanya indikator atau kriteria-kriteria baku dalam menentukan ketua umum. Maka diperlukan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan solusi terbaik untuk memilih ketua umum. Sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode Profile Matching untuk mengatasi kerumitan yang ada, karena alternatif dan kriteria yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan ketua umum seperti aspek intelektual, aspek sikap kerja dan aspek perilaku. Data yang digunakan adalah kandidat ketua umum yang sudah mengikuti pelatihan kader taruna melati 3 dan berusia kurang dari 24 tahun. Kuesioner penilaian kriteria dilakukan oleh 2 orang perwakilan dari 38 kota/kabupaten se-Jawa Timur. Pengujian sistem dengan membandingkan hasil perhitungan Microsoft Excel dengan hasil perhitungan sistem. Hasil dari implementasi sistem pendukung keputusan pemilihan kandidat ketua umum terbaik Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Timur dengan metode Profile Matching yang dibuat dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan berdasarkan aspek intelektual, aspek sikap kerja dan aspek perilaku secara optimal.
PERAMALAN PERMINTAAN JUMLAH PUPUK KCL MENGGUNAKAN METODE SINGLE MOVING AVERAGE (STUDI KASUS PT. SENTANA ADIDAYA PRATAMA) Maulana Firdaus; Soffiana Agustin; Umi Chotijah
Indexia : Informatics and Computational Intelligent Journal Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.939 KB) | DOI: 10.30587/indexia.v2i1.2550

Abstract

Dalam melaksanakan penetapan target kebutuhan pupuk di PT. Sentana Adidaya Pratama membutuhkan informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu. Namun sejauh ini penentuan target permintaan masa depan tidak obyektif karena tidak menggunakan teori ilmiah atau sistem peramalan. Sistem Peramalan Kebutuhan Pupuk di PT. Sentana Adidaya Pratama dengan Metode Single Moving Average bertujuan untuk mengetahui kebutuhan akan pupuk di PT. Sentana Adidaya Pratama. Sistem ini menghasilkan output berupa jumlah kebutuhan pupuk bulan berikutnya di PT. Sentana Adidaya Pratama. Hasil Pengujian Sistem yang menggunakan periode 3 bulan dengan 36 data Januari 2015 sampai Desember 2017 dapat menghasilkan kebutuhan pupuk bulan berikutnya yaitu Januari 2018 sebesar 3.067 pupuk.