cover
Contact Name
Bellytra Talarima
Contact Email
ukimfakes2021@gmail.com
Phone
+6281247200128
Journal Mail Official
ukimfakes2021@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Kesehatan Lantai 2 Jln Ot Pattimaipauw RT.003/RW.003 Talake, Kel Wainitu, Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Moluccas Health Journal
ISSN : -     EISSN : 26861828     DOI : https://doi.org/10.54639/mhj.v2i2
Core Subject : Health,
Moluccas Health Journal is a journal developed to disseminate and discuss the scientific literature and other research on the development of health especially nursing and public health. This journal contains a script on Health Sciences that includes: 1. Nursing 2. Midwifery 3. Public health 4. Environmental Health 5. Mental health 6. Community nursing 7. Critical care nursing 8. Medical nursing 9. Pediatric nursing 10. Medical-surgical nursing 11. Maternity nursing
Articles 218 Documents
Gambaran Kondisi Lingkungan Fisik Ruang Rawat Inap di RS SUMBER HIDUP – GPM Kota Ambon Andriana Ritje Nendissa; Donny J Pugesehan; Anastasia Arista Ohman
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i1.699

Abstract

The condition of the physical environment of the inpatient room can affect the psychological nature of the patient. The physical environment can be in the form of lighting, noise and temperature. The purpose of this study was to determine the conditions of noise, lighting and temperature in the inpatient room. The location of this research is in the inpatient room of Sumber Hidup Hospital – GPM Ambon City, in June 2021. This research is a descriptive study with quantitative methods. The sample used in this study is total sampling, which means that all members of the population are sampled, namely 31 rooms. Based on the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 7 of 2019 concerning the environmental health of hospitals, it was found that the inpatient room at Sumber Hidup Hospital - GPM in Ambon City from the research results for Noise did not meet the 100% requirements with an average value of 60.9 dBA, meaning that the noise was more than the Standard Standard. Quality is 45 dBA. The lighting also does not meet the 100% requirements with an average value of 165.32 Lux, meaning that the lighting is less than the Quality Standard, which is 250 Lux. and the temperature does not meet the 100% requirements with an average value of 27.1 °C, meaning that the temperature is more than the Quality Standard, which is 22-23 °C. Conclusion: The location of the hospital close to the highway can affect noise. The lighting for the location of the room is blocked by natural light. The temperature of the ventilation system is inadequate and the air conditioner must be regularly maintained by IPSRS officers.Keywords: Hospitalization, Lighting, Noise, and Temperature
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA WANITA PEKERJA SEKS (WPS) DI LOKALISASI KAMPUNG JAWA KABUPATEN KEPULAUAN ARU TAHUN 2021 Elizabeth Matulessy; Stein Batkormbawa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i1.836

Abstract

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Perkembangan kasus HIV/AIDS di Indonesia seperti fenomena gunung es dimana kasus yang dilaporkan jumlahnya lebih sedikit dibanding kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan. Kejadian HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Aru sebagian besar disumbangkan oleh Wanita Pekerja Seks (WPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada Wanita Pekerja seksual di Lokalisasi Kampung Jawa Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini menggunakan  pendekatan Crossectional dengan sampel sebesar 85 WPS, analisis data menggunakan analisis Univariat dan Bivariat menggunakan Chi Square. Teknik pengambilan sampel adalah Accidental Sampling, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner.  Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar  WPS memiliki perilaku pencegahan HIV/AIDS yang baik (90.6%), Faktor yang memiliki hubungan bermakna dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada WPS adalah Pengetahuan (p value = 0.023; OR=6.700 95% CI=1.441-31.158), Peran Petugas Kesehatan (p value = 0.001; OR=14.769 95% CI=2.677-81.477), sebaliknya tidak ada hubungan antara Sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada WPS (p value = 0.275; OR= 2.519 95% CI=0.040-14.418). Disarankan kepada petugas kesehatan agar melakukan pemeriksaan secara rutin setiap bulan kepada WPS, keterbukaan identitas  WPS yang terdiagnosis HIV/AIDS kepada Mucikari. Mucikari diharapkan memberikan Motivasi dan dukungan serta bimbingan pemberdayaan  kepada WPS melalui kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan mengenai HIV/AIDS sehingga WPS mampu memiliki perilaku pencegahan HIV/AIDS yang baik. Kata Kunci : Perilaku Pencegahan HIV/AIDS, Pengetahuan, Sikap, Peran Petugas Kesehatan
Peran Kepemimpinan Dalam Implementasi Patient Centered Care Terhadap Motivasi Kerja Perawat Olivia Talahatu; Fandro Armando Tasijawa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v3i3.817

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran kepemimpinan dalam implementasi Patient Centered Care atau disingkat PCC terhadap motivasi kerja perawat. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain observasional analytical dengan pendekatan cross sectional. Hasil dari penelitian ini : Adanya pengaruh implementasi PCC terhadap motivasi kerja perawat di RS Bhayangkara TK I Said Sukanto Jakarta Timur. Simpulan: Peran kepemimpinan merupakan peran pada implementasi PCC yang paling utama dan paling dominan dalam meningkatkan motivasi kerja perawat di RS Bhayangkara TK I Said Sukanto Jakarta Timur.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA IBU BERSALIN MENGGUNAKAN JAMINAN PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RIJALI KOTA AMBON TAHUN 2020 Magdalena Paunno
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v3i1.608

Abstract

ABSTRACTMaternity insurance (Jampersal) is a program used to increase access to antenatal care, deliveries carried out by health workers to mothers by removing financial barriers for all deliveries from residents who do not have health insurance in order to reduce maternal mortality and infant mortality. The research design used was a cross sectional approach. This research was conducted from January to February 2020 in the working area of the Rijali Health Center with a sample of 86 respondents. The results showed that there was no relationship between knowledge and the use of jampersal with p value = 0.266. There is no relationship between access to information and the use of jampersal with p value = 0.021. There is a relationship between experience and use of jampersal with p value = 0.001. Suggestions are given to puskesmas officers to communicate educational information (KIE), counseling, counseling and motivation that creates mutual trust in order to create a sense of comfort, so that every pregnant woman during childbirth wants to follow, using the Jampersal program so that every delivery occurs in health facilities assisted by health workers. Keywords   : Knowledge, Access to Information, Experience, Use of Jampersal ABSTARKJaminan persalinan (Jampersal) merupakan program yang digunakan untuk meningkatkan akses pemeriksaan kehamilan, persalinan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan kepada ibu dengan menghilangkan hambatan finansial diperuntukkan bagi seluruh persalinan dari penduduk yang belum memiliki Jaminan Kesehatan dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pendekatan Cross sectional. Penelitian ini dilakukan dari bulan januari sampai bulan februari tahun 2020 di wilayah kerja Puskesmas Rijali dengan jumlah sampel 86 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan jampersal dengan nilai p value = 0,266. Tidak ada hubungan antara akses informasi dengan penggunaan jampersal dengan nilai p value = 0, 021. Ada hubungan antara pengalaman dengan penggunaan jampersal dengan nilai p value = 0,001. Saran disampaikan bagi petugas puskesmas untuk melakukan komunikasi informasi edukasi (KIE), penyuluhan, konseling serta motivasi yang menimbulkan saling percaya agar dapat menimbulkan rasa nyaman, sehingga setiap ibu hamil saat bersalin mau mengikuti, menggunakan program jampersal agar tiap persalinan terjadi di fasilitas kesehatan ditolong oleh tenaga kesehatan. Kata Kunci : Pengetahuan, Akses Informasi,  Pengalaman, Penggunaan Jampersal
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP BAYI 0-11 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS TEPA KECAMATAN PULAU-PULAU BABAR KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA TAHUN 2019 Magdalena Paunno
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v3i2.655

Abstract

ABSTRACTImmunization is an attempt to provide immunity to an infant or child by inserting a vaccine into the body so that the body makes antibodies to prevent certain diseases. The immunization program is a success in preventing infectious diseases such as diphtheria, pertussis, and tetanus. This study aims to determine the factors associated with the Completeness of Basic Immunization in Infants in the Work Area of Tepa Health Center, Babar Pulau Subdistrict, MBD Regency. The research method used is the Analytic method with cross sectional approach. Sampling using total sampling with a sample size of 71 samples. Data were collected by interview using a questionnaire. Data collection using a questionnaire. Data analysis includes univariate and bivariate analysis. The results of bivariate analysis found a relationship between knowledge and completeness of basic immunization (p = 0.007), distance (p = 0.004), birth attendants (p = 0.001), vaccine availability was found to be associated with immunization completeness (p = 0,000). The conclusion of this study is that there is a significant relationship between knowledge, distance, delivery assistance and availability of vaccines with basic immunization completeness in the Tepa Health Center Work Area. Suggestions for respondents to be able to use health service facilities and facilities to obtain health services. Keywords: Completeness of Basic Immunization, Knowledge, Distance, Birth Assistance, Vaccine Availability ABSTARKImunisasi adalah usaha memberikan kekebalan pada bayi atau anak dengan memasukan vaksin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti bodi untuk mencegah penyakit tertentu.Program imunisasi merupakan sebuah keberhasilan dalam mencegah penyakit infeksi yaitu difteri, pertussis, dan tetanus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap bayi 0-11 bulan Di Wilayah Puskesmas Tepa Kecamatan Pulau-Pulau Babar Kabupaten Maluku Barat Daya. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode Analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah sampel yaitu 71 sampel. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Analisis data mencakup analisis univariat dan bivariat.Hasil analisis bivariat didapatkan adanya hubungan antara pegetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar (p = 0,007), jarak (p = 0,004), penolong persalinan (p = 0,001), ketersediaan vaksin ditemukan hubungan dengan kelengkapan imunisasi (p = 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan, jarak, penolong persalinan dan ketersediaan vaksin dengan kelengkapan imunisasi dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Tepa.Saran bagi responden agar dapat memanfaatkan fasilitas dan sarana pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.Kata Kunci : Imunisasi dasar lengkap, Pengetahuan, Jarak, Penolong Persalinan, Ketersediaan Vaksin.   
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD.DR. HAULUSSY AMBON TAHUN 2015 Magdalena Paunno
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 2, No 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v2i3.827

Abstract

Pre-eklampsia merupakan penyakit hipertensi yang disebabkan oleh kehamilan yang di tandai dengan tekanan darah tinggi disertai edema, dan proteinuria. Preeklampsia merupakan salah satu penyebab kematian pada ibu hamil selain pendarahan dan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat badan, paritas ibu, dan umur ibu saat hamil dan riwayat hipertensi terhadap kejadian preeklampsia di RSUD. Dr. M. Haulussy Ambon Tahun 2015. Desain penelitian yang digunakan adalah rancangan Cross Sectional Study. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 32 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel yang mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kejadian preeklampsia adalah paritas (p=0,002), umur ibu saat hamil (p=0,001),  riwayat hipertensi (p=0,001). Variabel yang tidak memiliki pengaruh adalah berat badan (p=0,0835). Ibu hamil diharapkan memeriksakan kehamilannya secara teratur ke pelayanan kesehatan untuk mendeteksi dini keadaan kesehatan dalam mencegah terjadinya preeklampsia dan bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan konseling pada ibu hamil untuk menambah pengetahuan ibu hamil tentang preeklampsia sehingga angka kematian ibu dan angka kematian bayi dapat menurun. 
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERAN PETUGAS KESEHATAN DALAM MELAKUKAN PENCEGAHAN COVID-19 DI NEGERI ULLATH KECAMATAN SAPARUA TIMUR KABUPATEN MALUKU TENGAH Wilma Fransisca mamuly
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i1.786

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2, yang awalnya diidentifikasi di kota wuhan, di provinsi Hubei Cina pada Desember 2019, dan oleh WHO telah dinyatakan sebagai pandemi. Pandemi COVID-19 mendorong masyarakat, terkhususnya petugas kesehatan untuk lebih tanggap dalam melakukan berbagai kegiatan pencegahan guna memutus mata rantai COVID-19. Persepsi yang baik dari masyarakat Negeri Ullath terhadap peran petugas kesehatan yang ada di puskesmas dapat meningkatkan citra kerja petugas kesehatan yang baik, begitu juga sebaliknya. Namun berdasarkan hasil observasi peneliti di Negeri Ullath, bahwa pada masa pandemi COVID-19, Petugas Kesehatan Puskesmas Jazirah Tenggara tidak konsisten dalam menanganinya. Dilihat dari mulai kurangnya kegiatan kegiatan pencegahan yang dilakukan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap peran petugas kesehatan dalam melakukan pencegahan COVID-19 di Negeri Ullath. Metode penelitian: desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 9 informan dengan 6 informan utama dan 3 informan kunci. Hasil: berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, bahwa persepsi masyarakat Negeri Ullath cukup baik terhadap peran petugas kesehatan dalam melakukan pencegahan COVID-19, dilihat dari sikap, upaya dan pemberian vaksin yang telah dilakukan oleh petugas kesehatan dalam mencegah penularan COVID-19 di Negeri Ullath. Saran: pemerintah dan petugas kesehatan harus lebih meningkatkan upaya pencegahan kepada masyarakat Negeri Ullath.Kata kunci: COVID-19, Negeri Ullath, Persepsi, Sikap, Upaya.
LITERATUR REVIEW PENGARUH TERAPI BERMAIN MEWARNAI GAMBAR TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRA SEKOLAH (3-6 TAHUN) AKIBAT HOSPITALISASI Syulce Luselya Tubalawony
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v3i2.829

Abstract

ABSTRACTPre-school age children who undergo hospitalization generally experience anxiety. Play therapy coloring pictures is a game that is in accordance with hospital principles where psychologically this game can help children express feelings of anxiety, fear, sadness, depression and emotions. The purpose of this study was to determine the effect of playing coloring pictures therapy on the anxiety level of preschoolers (3-6 years) due to hospitalization based on a literature review. The population is a national journal obtained from the official Google Scholar website which relates to the effect of playing coloring picture therapy on the anxiety level of pre-school aged children (3-6 years) due to hospitalization. Sampling was carried out using a number of protocols according to a systematic review and was used as the main sample with purposive sampling technique. Data was collected by analyzing several research articles. From the analysis of 11 articles obtained through the Google Scholar site, it was found that play therapy coloring pictures has an effect on reducing the anxiety level of preschoolers (3-6 years) due to hospitalization. Suggestion: For educational institutions, it can be a reference and increase knowledge in improving the teaching and learning process, especially in the health sciences. For further researchers, in order to be able to refine and develop research results again by using different research and research approaches.Keywords : Children, Hospitalization, Anxiety, Coloring Pictures ABSTRAKAnak usia pra sekolah yang menjalani hospitalisasi pada umumnya mengalami kecemasan. Terapi bermain mewarnai gambar merupakan permainan yang sesuai dengan prinsip rumah sakit dimana secara psikologis permainan ini dapat membantu anak dalam mengekspresikan perasaan cemas, takut, sedih, tertekan dan emosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat  kecemasan anak usia prasekolah (3-6 tahun) akibat hospitalisasi berdasarkan tinjauan Literature. Populasi adalah jurnal nasional yang didapatkan dari situs resmi Google Scholar yang berkaitan dengan pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan anak usia pra sekolah (3-6 tahun) akibat hospitalisasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sejumlah protokol sesuai dengan sistematik review dan dijadikan sebagai sampel utama dengan teknik pengambilan sampel purposif sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menganalisa beberapa artikel penelitian. Dari hasil analisa 11 artikel yang diperoleh melalui situs Google Scholar, diperoleh hasil bahwa terapi bermain mewarnai gambar berpengaruh   pada penurunan tingkat  kecemasan anak usia prasekolah (3-6 tahun) akibat hospitalisasi. Saran: Bagi institusi pendidikan, dapat menjadi referensi dan menambah wawasan ilmu pengetahuan dalam peningkatan proses belajar mengajar khususnya pada ilmu kesehatan. Bagi peneliti selanjutnya, agar dapat menyempurnakan dan mengembangkan kembali hasil penelitian dengan menggunakan penelitian dan pendekatan penelitian yang berbeda.Kata Kunci : Anak, Hospitalisasi, Kecemasan, Mewarnai Gambar
Covid-19 Prevention Behavior Model at CV. SST Bandung in 2022 Diah Adni Fauziah; Nike Puspita
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v4i1.846

Abstract

Novel coronavirus (2019-nCoV) is a new type of coronavirus that has never been previously identified in humans that can cause illness ranging from the common cold to serious illnesses such as Middle East Respiratory Syndrome (MERS) and Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). COVID-19 spreads from person to person especially when an infected person comes in contact with other people. The purpose of this study was to figure COVID-19 prevention behavior model in workers at CV. SST Bandung, Indonesia. The type of research is observational analytic using a cross sectional design. Stratified random sampling technique with 63 respondents. The research instrument used a questionnaire with validity and reliability test. Data analysis using Linear regression. The model showed that knowledge, social support, OHS communication, and supervision could be explained varians of prevention behavior of 30.1%. Knowledge has the stronger association with prevention behavior. CV. SST should be increasing workers’s awareness of COVID-19 with any interesting education media and supervision in several times of year
Studi Literatur Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberculosis (OAT) Pada Pasien TBC Elisabet Matulessy; Chendy Sofianty Pelatta; Ravenska Pattiwael
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v3i2.850

Abstract

Tuberculosis is a chronic infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. This bacterium is rod-shaped and is acid-fast, so it is often known as Acid-Resistant Basil (BTA). The source of transmission is smear positive TBC patients through the sputum sprinkles they excrete. The purpose of this study was to determine the description of knowledge, motivation for healing and family support with adherence to taking Anti Tuberculosis Drugs (OAT) in TBC patients in 2021. The design of this study was descriptive using the Systematic Review method. The method used is to examine the results of other parties' research. Sampling in this study was carried out by a screening process with a sample of 16 research journals. The results of this study are in accordance with 16 research journals showing that there is a significant relationship between knowledge, healing motivation and family support with adherence to taking Anti Tuberculosis Drugs (OAT) in TBC patients. Conclusion: there is a significant relationship between knowledge, healing motivation and family support with adherence to taking Anti Tuberculosis Drugs (OAT). Suggestions for tuberculosis sufferers to comply with treatment for 6 months or according to the time recommended by health workers and for families to be supervisors of taking medication for patients, play an active role in providing support and motivation for patients in the treatment stage.Keywords: TBC, OAT adherence, Knowledge, Healing Motivation, Family Support

Page 7 of 22 | Total Record : 218