cover
Contact Name
Gede Aditra Pradnyana
Contact Email
gede.aditra@undiksha.ac.id
Phone
+6236222928
Journal Mail Official
putu.spyanawati@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjp
Core Subject : Health, Education,
the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Physical education sport and health Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Physical education sport and health Undiksha
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,198 Documents
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (GI) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING VOLI I Komang Edi Harta Guna
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.341

Abstract

I Komang Edi Harta Guna PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: edie_bodow@yahoo.com   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bawah dan passing atas bola voli, melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas XI A Keuangan SMK N 1 Singaraja. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas jenis peneliti sebagai guru. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI A Keuangan SMK N 1 Singaraja yang berjumlah 39 siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Data tentang aktivitas belajar dalam pembelajaran dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas belajar dan data hasil belajar dikumpulkan melalui tes hasil belajar passing bola voli. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis data statistik diperoleh pada siklus I rata-rata aktivitas belajar teknik dasar passing bola voli adalah 7,7% kategori aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 76,92  katagori baik. Pada siklus II, rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 8,5%  sangat aktif dan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 87,18% kategori sangat baik. Disarankan kepada guru Penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe GI karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa.Kata-kata kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe GI, aktivitas dan hasil belajar, passing bola voli.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA I Wayan Adi Sukarnawa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.342

Abstract

I Wayan Adi Sukarnawa PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: adisukarnawa@yahoo.com   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola (menggunakan kaki bagian dalam dam kaki bagian luar) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian berjumlah 34 orang siswa, 17 laki-laki dan 17 perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif. Hasil analisis data secara klasikal pada siklus I, tingkat aktivitas 7.67 (aktif) dan hasil belajar teknik dasar passing menggunakan kaki bagian dalam 76.47% (baik). Siklus II secara klasikal tingkat aktivitas 8,53 (aktif) dan hasil belajar teknik dasar passing menggunakan kaki bagian luar 91.18% (sangat baik). Berdasarkan data tersebut dapat dinyatakan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar sebesar 0,86% dan hasil belajar 14,71% dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD krena tipe ini dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola. Kata-kata kunci: model pembelajaran, aktivitas, hasil belajar, passing sepak bola.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF(STAD) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOPAT JAUH I Gede Ariasa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.343

Abstract

I Gede Ariasa PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha,Kampus Tengah Undiksha Singaraja,Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp.(0362)32559 e-mail: gedeariasa62@yahoo.co.id Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X-3 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-3 SMA Negeri 2 Banjar, berjumlah 33 orang terdiri dari 17 siswa putra dan 16 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar secara klasikal yaitu 8,07 (aktif), dan pada siklus II yaitu 8,75 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,68. Persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 87,88%, dan pada siklus II adalah 96,97%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 9,09%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar lompat jauh meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X-3 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru pada siswa. Kata-kata kunci:  Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Aktivitas, Hasil Belajar Lompat Jauh    
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TAI MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU I Nyoman Sandiyasa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.344

Abstract

I Nyoman Sandiyasa PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: math_sandy@yahoo.co.id     Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru (gaya ortodoks dan o’brien) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TAI pada siswa kelas X 2 SMA Negeri 1 Banjarangkan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan rancangan siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X 2 SMA Negeri 1 Banjarangkan yang berjumlah 32 siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian di dapatkan aktivitas belajar tolak peluru mengalami peningkatan sebesar 1,5 dari 7, 3 siklus I menjadi  8,8 di siklus II. Ketuntasan hasil belajar tolak peluru mengalami peningkatan 12,5% dari 81,25% siklus I menjadi 100% siklus II. Jadi rata-rata skor aktivitas belajar tolak peluru pada siklus I dan II sebesar 8,1 tergolong kategori aktif sedangkan rata-rata ketuntasan hasil belajar siklus I dan II sebesar 90,6% berada pada kategori sangat baik. Disarankan kepada guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan  untuk dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dalam dalam proses pembelajaran sebagai alternatif  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru.Kata-kata kunci: Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, dan tolak peluru.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TIPE (GI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SPRINT Rico Luciano
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.345

Abstract

Rico Luciano PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: rico_focus@rocketmail.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lari jarak pendek (sprint) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Kintamani, sejumlah 34 orang, yaitu 19 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal lari jarak pendek (sprint) pada siklus I adalah 7,7 (aktif), dan meningkat menjadi 8,2 (sangat aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 94,1% (sangat baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar lari jarak pendek (sprint) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Kintamani tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lari jarak pendek (sprint). Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,GI, aktivitas dan hasil belajar, lari jarak pendek (sprint).
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (STAD) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BOLAVOLI Yik Abu Bakar
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.346

Abstract

Yik Abu Bakar PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: ayix.alydrus@yahoo.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing (passing bawah dan passing atas) bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 MAN Amlapura, sejumlah 19 orang, yaitu 15 orang perempuan dan 4 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal teknik passing bola voli pada siklus I adalah 6,8 (aktif), dan meningkat menjadi 8,4 (sangat aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 73,7% (cukup baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing (passing bawah dan passing atas) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPA 1 MAN Amlapura tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli. Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,STAD, aktivitas dan hasil belajar, bola voli.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF (STAD) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU I Gede Sukma Mahardikaa
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.347

Abstract

I Gede Sukma Mahardika PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: sukmamahardika@yahoo.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Gerokgak tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Gerogak, berjumlah 35 orang terdiri dari 21 siswa putra dan 14 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar secara klasikal yaitu 8,0 (aktif), dan pada siklus II yaitu 8,7 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,7. Persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 82,9%, dan pada siklus II adalah 100%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 17,1%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar tolak peluru meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Gerokgak tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru pada siswa. Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Aktivitas, Hasil  Belajar Tolak Peluru.
Implementasi Model Kooperetif (STAD) Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Berguling Senam Lantai Wayan Kariada Putra
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.348

Abstract

Wayan Kariada Putra   PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja=Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: Kariadaputra@yahoo.co.id Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII H SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII H SMP Negeri 3 Singaraja, berjumlah 29 orang terdiri dari 21 siswa putra dan 14 siswa putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar secara klasikal yaitu 8,02 (aktif), dan pada siklus II yaitu 8,32 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,3. Persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 86,2%, dan pada siklus II adalah 100%. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 13,8%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII H SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplentasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar  senam lantai pada siswa. Kata-kata kunci:  Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Aktivitas, Hasil Belajar Senam lantai.  
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (NHT) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Ni Putu Listya Marta Dewi
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.349

Abstract

Ni Putu Listya Martha Dewi PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: listya.marthadewi@yahoo.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.9 SMA Negeri 7 Denpasar, sejumlah 40 orang, yaitu 21 orang perempuan dan 19 orang laki-laki. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal berguling senam lantai pada siklus I adalah 7,9 (aktif), dan meningkat menjadi 8,2 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 87,5%  dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai  meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.9 SMA Negeri 7 Denpasar tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar berguling senam lantai. Kata-kata kunci: Pembelajaran Kooperatif NHT, Aktivitas, Hasil Belajar Senam
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU Kadek Astrawan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.350

Abstract

I Kadek Astrawan PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: kadekastrawan@yahoo.co.id     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru gaya (ortodoks dan o’brien) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 4 Pupuan, sejumlah 26 orang, yaitu 11 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal tolak peluru pada siklus I adalah 7,9 (aktif), dan meningkat menjadi 8,2 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 80,8% (baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar tolak peluru gaya (ortodoks dan o’brien) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII A SMP Negeri 4 Pupuan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru gaya (ortodoks dan o’brien). Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,STAD, aktivitas dan hasil belajar, Tolak Peluru

Page 48 of 120 | Total Record : 1198