Bima Nursing Journal
Bima Nursing Journal is a nursing journal published by Poltekkes Kemenkes Mataram. This journal focuses on original research about nursing care delivery, organization, management, workforce, policy, and research methods relevant to nursing and other health professions related to nursing. The journal particularly welcomes studies that aim to evaluate and understand complex health care and nursing care interventions and health policies which employ the most rigorous designs and methods appropriate for the research question of interest. All accepted articles will be published on an open-access basis and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage. The scope of Bima Nursing Journal includes, but is not limited to the research results of Fundamentals of Nursing, Management in Nursing, Medical-surgical Nursing, Critical Care Nursing, Emergency and Trauma Nursing, Oncology Nursing Community Health Nursing, Occupational Health Nursing, Mental Health Nursing, Holistic Nursing, Geriatric Nursing, Family Nursing, Maternity Nursing, Pediatric Nursing, Education in Nursing, Nursing Policies, Legal Nursing, Advanced Practice Nursing and Nursing Informatics.
Articles
163 Documents
Efektivitas Poster dan Kotak Obat dalam Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus
A’an Dwi Sentana;
Kosi Pratama
Bima Nursing Journal Vol 2, No 2 (2021): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (297.97 KB)
|
DOI: 10.32807/bnj.v2i2.716
Diabetes melitus merupakan penyakit seumur hidup yang tidak bisa disembuhkan secara permanen sehingga banyak pasien yang jenuh dan tidak patuh dalam pengobatan yang menyebabkan tidak terkontrolnya kadar gula darah. Kepatuhan penggunaan obat antidiabetik dianggap penting karena apabila tidak tercapai keberhasilan terapi maka akan berdampak pada kegagalan terapi bahkan akan menimbulkan penyakit tambahan yang lain atau sering disebut komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media poster dan pemasangan kotak obat terhadap kepatuhan minum obat pasien Diabetes Mellitus. Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental (One grup pretest-posttest), dengan populasi pasien diabetes melitus. Sampling penelitian ini menggunakan pervosive sampling dan didapatkan 33 sampel, cara pengumpulan data menggunakan kuesioner MMAS-8. Analisa data menggunakan uji wilcoxon match pair test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan minum obat rendah sebanyak 29 responden (88%), setelah dilakukan pemasangan poster dan kotak obat menjadi 20 responden (61%) memiliki tingkat kepatuhan sedang. Hasil uji wilcoxon didapatkan p = 0,000 < a = 0,05. Disimpulkan bahwa ada pengaruh media poster dan pemasangan kotak obat dalam meningkatkan kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus. Agar menjadi acuan untuk membentuk prosedur baru dalam meningkatkan kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus
Pengalaman Keluarga Berkomunikasi dengan Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Pemenang Kabupaten Lombok Utara
Lalu Bahrudin
Bima Nursing Journal Vol 2, No 1 (2020): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (304.783 KB)
|
DOI: 10.32807/bnj.v2i1.620
The number of elderly continues to increase in line with advances in the health sector accompanied by an increase in life expectancy and a decrease in mortality. Various problems in the life of the elderly in Indonesia, such as health problems, social welfare and the absence of adequate income. This causes many families to no longer respect the elderly as parents and treat them harshly, both physically and verbally, in the form of using harsh language, curses and curses on the elderly. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach, to explore family experiences communicating with the elderly at home in the Work Area of the Puskesmas Pemenang, North Lombok. The results showed that families have good experiences when communicating with the elderly, for elderly families are parents who are role models, the family always supports the elderly to communicate and interact with family members at home, regardless of the various obstacles and challenges
Pengetahuan Ibu dan Penanganan Perkembangan Bahasa Anak di Desa Kalampa Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat
Ahmad Ahmad;
Aniharyati Aniharyati
Bima Nursing Journal Vol 1, No 2 (2020): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (205.277 KB)
|
DOI: 10.32807/bnj.v1i2.519
Pengembangan didefinisikan sebagai peningkatan fungsi alat tubuh yang dapat dicapai melalui tubuh, kematangan, dan pembelajaran. Anak-anak tidak digambarkan oleh publik sebagai parasit, pasif, yang selalu menerima dan tidak pernah memberi, jadi ada kebutuhan untuk pengembangan termasuk pengembangan bahasa yang akan menentukan arah perkembangan selanjutnya dalam kehidupan anak-anak. Masalahnya adalah bagaimana hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan bahasa anak dengan perilaku penanganan. Manfaat penelitian bagi masyarakat adalah dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang perilaku penanganan perkembangan bahasa anak usia 1-4 tahun, terutama tentang hubungan pengetahuan ibu tentang perkembangan bahasa anak dengan perilaku bahasa perkembangan anak Usia 1 - 4 Tahun. Sampel diambil dari ibu yang memiliki anak 1 - 4 tahun di Desa Kalampa Kecamatan Woha. Data dianalisis dan disimpulkan dengan menggunakan uji statistik Spearman rho dan menemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang bahasa anak dengan perilaku dalam menangani perkembangan bahasa anak dengan p = 0,025 dari standar tingkat makna α = 0,05
Efektifitas Pelatihan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita terhadap Keterampilan Ibu dalam Menstimulasi Tumbuh Kembang Balita
Indra Rahmad;
Abdul Haris;
Ana Triana Wulandari
Bima Nursing Journal Vol 3, No 1 (2021): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (306.74 KB)
|
DOI: 10.32807/bnj.v3i1.759
Pada masa anak usia dini merupakan masa keemasan perkembangan anak, jendela kesempatan dan masa kritis. Masa ini merupakan masa peka (sensitif), masa pertumbuhan dan perkembangan yang cepat dan penting. Pada masa ini anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, baik pertumbuhan secara fisik maupun perkembangan motorik, perkembangan bahasa dan perkembangan personal sosial. Penelitian ini sebagai upaya promotif dan preventif pencegahan terjadinya penyimpangan pertumbuhan balita. Metode penelitian yang digunakan quasy experiment dengan rancangan pre test and post test control group design dengan uji yang digunakan Uji Wilcoxon dan Uji Man Whitney. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan keterampilan ibu meningkat setelah diberikan pelatihan keterampilan dalam menstimulas balita pada kelompok intervensi dengan skor rata-rata pre-test 67.61 dan post-test skor rata-rata 85.39. Kemudian pada kelompok kontrol juga terdapat peningkatan keterampilan dengan nilai rata-rata pre-test 66.94 dan post-test nilai rata-rata 83.52. Hasil analisis menunjukkan pada kelompok intervensi didapatkan nilai P value sebesar 0.0001 bahwa ada perbedaan keterampilan sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan di Puskesmas Mpunda. Sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan nilai P value sebesar 0.002 bahwa ada perbedaan keterampilan sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan di Puskesmas Mpunda. Untuk efektivitas pelatihan deteksi dini tumbuh kembang balita terhadap keterampilan ibu dalam menstimulasi tumbuh kembang balita dengan menggunakan uji Mann-Whitney didapatkan hasil p value 0,0001. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa dengan pelatihan dapat meningkatan keterampilan ibu dalam memberikan stimulus pada balita sehingga para ibu dapat mendeteksi sejak dini jika terjadinya penyimpangan pada tumbuh kembang balita.
Pengetahuan Siswa Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Dengan Motivasi Menolong Korban Henti Jantung Pada Pelajar SMA
Syaiful Syaiful;
Dahlan Dahlan;
Rachel Larasati;
Martiningsih Martiningsih
Bima Nursing Journal Vol 1, No 1 (2019): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.63 KB)
|
DOI: 10.32807/bnj.v1i1.361
Basic life support is emergency action for free your breath, help breathing and maintaining blood circulation without using aids. Basic life support knowledge (BLS) is knowledge and skills. Knowing the theory itself without practice makes motivation to be helpful and mentally untrained when actually dealing with real events. The aims of this study was to know the relation student knowledge of basic life support (BLS) with the motivation of helping victims of cardiac arrest at senior high school 02 in bima city on 2019. Design was used in this research was corelational. with cross sectional design. Sampling techniques using cluster sampling with 38 sample respondents. The research instrument used was a questionnaire. data analyzed using spearman rank test with significant level (α = 0.05). The results showed that students’ knowledge of BLS was mostly good with a percentage of 63,8 % and motivation to help victims of cardiac arrest was mostly high a percentage of 60,5 %. The results of data were analyzed by correlation test using spearman rank obtained a value of p = value α = 0,05. Because the value of p = 0.000
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Lansia ke Posyandu Lansia di Desa Golong Wilayah Kerja Puskesmas Sedau
Ni Putu Sumartini;
Gusti Ayu Sri Puja Warnis W;
Tilan Prayadi
Bima Nursing Journal Vol 2, No 2 (2021): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.549 KB)
|
DOI: 10.32807/bnj.v2i2.728
Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut yang berada disuatu wilayah tertentu yang sudah disepakati. Jumlah sasaran Posyandu lansia di Desa Golong yaitu 452 dengan jumlah kunjungan 119 orang (26%). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan lansia ke posyandu lansia di Desa Golong Tahun 2019. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia yang tinggal di Desa Golong sebanyak 452 orang lansia. Sampel pada penelitian ini sebanyak 82 orang lansia. Metode pengambilan sampel adalah Proportional Random Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dengan cara wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk faktor pengetahuanhampir sebagian masuk ke kategori kurang sejumlah 38 orang (46.34%). Dukungan keluarga yaitu sebagian besar masuk kategori mendukung sejumlah 48 orang (58.53%). Kepuasan lansia terhadap sikap petugas kesehatan yaitu sebagian besar masuk kategori puas sejumlah 43 orang (52.84%). Jarak rumah lansia ke posyandu sebagian besar masuk ke kategori dekat sejumlah 48 orang (58.53%). Disimpulkan pengetahuan lansia tentang posyandu lansia masuk ke kategori kurang, dukungan keluarga masuk ke dalam kategori mendukung, kepuasan lansia terhadap sikap petugas kesehatan masuk ke dalam kategori puas, jarak rumah lansia ke posyandu lansia masuk ke dalam kategori dekat. Di sarankan untuk Puskesmas agar melakukan promosi yang lebih gencar tentang manfaat kunjungan ke Posyandu lansia dan untuk lansia agar meningkatkan pengetahuan tentang Posyandu lansia sehingga dapat lebih aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu guna meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan lansia.
Pelaksanaan Budaya Keselamatan Pasien pada Masa Pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Bima
Muhtar Muhtar;
Aniharyati Aniharyati;
Ahmad Ahmad
Bima Nursing Journal Vol 2, No 1 (2020): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.615 KB)
|
DOI: 10.32807/bnj.v2i1.664
Patient safety is an indicator of the quality of health service facilities, therefore the hospital always strives to improve the quality of service by providing safe and quality care and building a culture of patient safety even during crisis situations such as the Covid-19 pandemic. Aimed at knowing the description of the implementation of patient safety culture in RSUD Bima, this study used a descriptive observational design with a cross-sectional approach, respondents were taken by simple random sampling, data collection used the Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC) questionnaire. In general, the implementation of patient safety culture in most dimensions has been perceived positively by more than 80% of respondents. Meanwhile, the lowest positive perception on the response dimension did not blame the error (47.5%), staff management (57.6%) and the frequency of reporting events / incidents (58.5%). The investigators recommend continuing to improve the patient safety culture with special attention paid to the low mean dimensions to refine and strengthen these dimensions
Pemenuhan Istirahat – Tidur Pasien melalui Tehnik Relaksasi Progresif di Rumah Sakit Umum Daerah Bima
Suhartini Suhartini
Bima Nursing Journal Vol 1, No 1 (2019): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.159 KB)
|
DOI: 10.32807/bnj.v1i1.532
Relaksasi progresif sebagai salah satu teknik relaksasi otot telah terbukti mengatasi keluhan anxietas, insomnia, kelelahan, kram otot, nyeri leher dan pinggang, tekanan darah tinggi, phobia ringan dan gagap. Hubungan antara teknik relaksasi dan pemenuhan kebutuhan istirahat-tidur sangat erat, karena istirahat dan tidur tergantung dari relaksasi otot. Jenis penelitian ini adalah Pra Eksperimen dengan menggunakan pendekatan One Group Pra Test–Post Test Design. Dengan populasi seluruh pasien yang mengalami gangguan pemenuhan kebutuhan istirahat-tidur di ruangan VIP-B RSUD Bima. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman teknik relaksasi progresif, kuesioner dan pedoman observasi. Data yang terkumpul ditabulasi dalam tabel distribusi frekuensi sesuai dengan subvariabel yang diteliti dan dianalisa dengan menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukan tingkat pemenuhan kebutuhan istirahat-tidur pasien sebelum dilakukan teknik relaksasi progresif berada pada kategori tidur kurang (100%) dan setelah dilakukan teknik relaksasi progresif berada pada kategori tidur cukup (60%) dan tidur baik (40%). Hasil uji statistik didapatkan nilai t-hitung sebesar 11,481 dengan p-value 0,001, yang berarti ada pengaruh teknik relaksasi progresif terhadap pemenuhan kebutuhan istirahat-tidur pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Bima.
Dukungan Keluarga Bagi Remaja dalam Menghadapi Pubertas di SMP Negeri 1 Kota Bima
Moh Ali
Bima Nursing Journal Vol 1, No 2 (2020): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.434 KB)
|
DOI: 10.32807/bnj.v1i2.517
The family as the main social unit that gives influence to the growth and development of adolescents, the family is a place for individuals to learn to socialize, the success of adolescent development is achieved through interaction with family members. Optimal adolescent development will be achieved if they are with their families. Various factors can affect the development of adolescents, one of which is support from family members. This study aims to determine the relationship between perceptions of family social support with adolescent attitudes in dealing with puberty. This research is a correlational quantitative study with cross sectional approach, data were collected using a questionnaire, respondents were taken by simple random sampling technique in grade 1 and grade 2 students in SMP Negeri 1 Kota Bima, amounting to 76 respondents. There is a correlation between perceptions of family social support with adolescent attitudes in dealing with puberty analyzed with X2 = 39,269 and p-value: 0,000. Family social support greatly influences adolescent attitudes in dealing with puberty, forms of social support can be either material or non-material support.
Faktor Resiko Keluhan Muskuloskeletal pada Penenun Tradisional Bima di Kecamatan Donggo Kabupaten Bima
Margareta Koreani;
Ahmad Ahmad;
Kurniadi Kurniadi
Bima Nursing Journal Vol 3, No 1 (2021): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.241 KB)
|
DOI: 10.32807/bnj.v3i1.756
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya keluhan muskuloskeletal antara lain faktor pekerjaan, lingkungan, faktor psikososial dan individu. Salah satu jenis pekerjaan dengan aktifitas berisiko ialah penenun dimana proses menenun dilakukan dalam posisi duduk dimulai dari melilitkan benang pakan kedalam teropong dan mengaitkan benang lungsi kedalam sisir tenun, dilanutkan memasukan benang pakan diantara benang lungsi dengan menjungkit menggunakan kaki bergantian naik dan turun agar terbentuk celah, kemudian menghentakan kayu pengungkit maju dan mundur untuk merapatkan benang pakan yang sudah dimasukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiko keluhan muskuloskeletal pada penenun tradisional Bima menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini ialah semua penenun tradisional Bima yang masih aktif di Desa Tolonggeru Kecamatan Donggo Kabupaten Bima yang berjumlah 40 orang. Pengumpulan data menggunakan checklist Nordic Body Map (NBM) yang terdiri dari 27 item penilaian. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memiliki keluhan sakit berdasarkan penilaian menggunakan kuesioner NBM. Untuk itu perawat sebaiknya memberikan pendidikan kesehatan pada pekerja mengenai risiko pekerjaan dan tata cara bekerja yang sesuai dengan prinsip ergonomi.