cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
ISSN : 28072294     EISSN : 28071808     DOI : https://doi.org/10.51878/academia.v1i2.649
Core Subject : Education,
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Academic Research
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2024)" : 5 Documents clear
PERAN ORANG TUA DALAM LITERASI ANTIKORUPSI PADA ANAK AKBAR, SARI AISYAH DZAHABIYAH; SABILA, HIDAYANA; NABILA, MAHARANI; ATIKAH, ZAHRA; HAMIDO, HENDRIKSON
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i3.3612

Abstract

Corruption is a social problem that impacts various aspects of life, including the education and morality of the younger generation. Instilling anti-corruption values ??from an early age is important to form honest and responsible children's character. According to Izzati & Suyadi (2023), the anti-corruption literacy model describes how anti-corruption is implemented in early childhood. This research aims to analyze the role of parents in anti-corruption literacy in children and how these values ??can be instilled effectively in the family environment. Through a qualitative approach, this research explores parents' perceptions and efforts to introduce the concept of anti-corruption through the habit of honest behavior, good role models and discussions about the importance of integrity. The research results show that parents have a key role in educating children about the negative impacts of corruption by integrating anti-corruption values ??in everyday life. Parents who are actively involved in their children's moral education can help form critical awareness of acts of corruption and develop a strong anti-corruption attitude. This research concludes that anti-corruption literacy in the family is very necessary to prepare children as a generation with integrity and responsibility in the future. ABSTRAKKorupsi merupakan salah satu masalah sosial yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan termasuk pendidikan dan moralitas generasi muda. Penanaman nilai-nilai antikorupsi sejak dini menjadi penting untuk membentuk karakter anak yang jujur dan bertanggung jawab. Melalui pendekatan kualitatif penelitian ini menggali persepsi dan upaya orang tua dalam mengenalkan konsep antikorupsi melalui pembiasaan perilaku jujur, teladan yang baik serta diskusi mengenai pentingnya integritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran kunci dalam mengedukasi anak tentang dampak negatif korupsi dengan mengintegrasikan nilai-nilai anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari. Orang tua yang secara aktif terlibat dalam pendidikan moral anak dapat membantu membentuk kesadaran kritis terhadap tindakan korupsi dan mengembangkan sikap antikorupsi yang kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi anti korupsi dalam keluarga sangat diperlukan untuk mempersiapkan anak sebagai generasi yang berintegritas dan bertanggung jawab di masa depan.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS XI SMAN 83 JAKARTA MELALUI METODE EKSPERIMEN VIRTUAL PhET SUTIYAWAN, AFIT; U.S, SUPARDI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i3.3617

Abstract

This study aims to improve the numeracy skills of 11th-grade students at SMAN 83 Jakarta in the topic of Dynamics of Motion through virtual experiments using PhET Interactive Simulations. The research employed Classroom Action Research (CAR) methodology, conducted in two cycles. Each cycle involved planning, implementation, observation, and reflection to evaluate the outcomes and effectiveness of the actions. Results revealed a significant improvement in students' numeracy skills, with the average score increasing from 8.02 (pre-cycle) to 13.14 (first cycle) and 17.78 (second cycle). The percentage of students achieving a good category also increased from 36.1% (pre-cycle) to 69.4% (first cycle) and 86.1% (second cycle). The application of virtual experiments proved effective in enhancing students' understanding of Dynamics of Motion concepts, engagement, and overall numeracy skills. This study contributes to the development of technology-based teaching methods to support 21st-century education. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa kelas XI SMAN 83 Jakarta pada pokok bahasan Dinamika Gerak melalui metode eksperimen virtual menggunakan PhET Interactive Simulations. Penelitian dilakukan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus. Setiap siklus melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi untuk mengevaluasi hasil dan efektivitas tindakan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan numerasi siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 8,02 (pra siklus) menjadi 13,14 (siklus pertama) dan 17,78 (siklus kedua). Persentase siswa yang mencapai kategori baik juga meningkat dari 36,1% (pra siklus) menjadi 69,4% (siklus pertama) dan 86,1% (siklus kedua). Penerapan eksperimen virtual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep Dinamika Gerak, keterlibatan siswa, dan kemampuan numerasi secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran berbasis teknologi untuk mendukung pendidikan abad ke-21.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA (EKSPERIMEN TERHADAP SISWA KELAS VIII SMP YADIKA 10 TANGERANG) PANDINI, INTAN; U.S, SUPARDI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i3.3618

Abstract

The objective of this study is to determine whether there is a difference in mathematics learning outcomes between the use of the recitation method and the conventional method in the topic of Geometry and Measurement for Grade VIII students at SMP Yadika 10 Tangerang. This research is expected to provide benefits to various groups in society. Theoretically, it can serve as a reference or source of information to expand knowledge, contribute ideas for deepening concepts, and enhance understanding of teaching methods, especially in mathematics education.The research employed an experimental method, involving two classes: the experimental class and the control class. These two groups were given different treatments without altering their composition. This study is categorized as qualitative research that strongly measures cause-and-effect relationships.The research instruments were tested using the following evaluations: Difficulty Level Test: Medium category, Discrimination Index Test: Good category, Item Validity Test: Valid for all test items, Reliability Test: Reliable category. After conducting calculations, it was concluded that the use of the recitation method affects mathematics learning outcomes. Based on the calculations, the average mathematics learning score using the recitation method was x?? = 72.6, while the average score using the conventional method was x?? = 62. Statistical hypothesis testing results showed t-value (t?) = 2.74, which is greater than t-table (t?) = 2.03 at a 5% significance level. This indicates that the experimental method has a significant effect. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapat atau tidaknya perbedaan penggunaan metode resitasi terhadap hasil belajar matematika dibanding dengan menggunakan metode konvensional pada materi Geometri dan Pengkuruan kelas VIII SMP Yadika 10 Tangerang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfataan bagi banyak kalangan masyarakat. Secara teoritis, dapat dijadikan sebagai referensi atau sumber informasi sehingga dapat memperluas khasanah pengetahuan, memberikan sumbangan pemikiran dalam rangka pendalaman konsep dan pengetahuan ilmu yang berhubungan dengan metode pembelajaran, khususnya pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode eksperimen, karena dalam penelitian ini ada 2 (dua) kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kedua kelompok ini diberikan perlakuan yang berbeda tanpa mengubah komposisi kelompok tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang sangat kuat mengukur hubungan sebab akibat. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini telah diuji menggunakan Uji tingkat kesukaran dengan kategori sedang, Uji daya beda dengan kategori baik, Uji validitas butir soal dengan kategori valid pada seluruh butir soal, dan Uji reliabilitas dengan kategori reliable. Setelah mengadakan perhitungan didapat kesimpulan bahwa penggunaan metode resitasi mempengaruhi hasil belajar matematika. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh data nilai rata-rata hasil belajar matematika menggunakan metode resitasi sebesar ?x1 = 72,6 dan rata-rata hasil belajar yang menggunakan konvensional sebesar ?x2 = 62. Berdasarkan hasil pengujian hipótesis statistik diperoleh data nilai thitung = 2,74 ttabel = 2,03, pada taraf signifikan 5% yang berarti nilai thitung > ttabel maka dikatakan eksperimen mempunyai pengaruh signifikan.
PEMANFAATAN VISUALISASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN DI KELAS VI ARIANTO, YUSTINUS DWI; U.S, SUPARDI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i3.3619

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of utilizing visualization to improve the understanding of the concepts of fraction multiplication and division among sixth-grade students at a private school in Tangerang. The visualization used in this study enables students to directly observe the process of fraction multiplication and division, which is often difficult to understand due to its abstract nature. With the help of visualization, students can better grasp the steps and concepts behind fraction multiplication and division in a more concrete and intuitive way. This research employs an experimental method with a one-sample t-test to compare students' learning outcomes after instruction using visualization to the Minimum Completeness Criteria (KKM) set at 70. The results show a significant improvement in the understanding of the concepts of fraction multiplication and division, exceeding the KKM standard. These findings suggest that visualization is effective in helping students overcome difficulties in understanding the concepts of fraction multiplication and division, making it a valuable alternative medium for mathematics instruction in elementary schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pemanfaatan visualisasi dalam meningkatkan pemahaman konsep perkalian dan pembagian pecahan pada siswa kelas VI di salah satu sekolah swasta di Tangerang. Visualisasi yang digunakan dalam penelitian ini memungkinkan siswa untuk melihat secara langsung proses perkalian dan pembagian pecahan, yang sering kali sulit dipahami karena sifatnya yang abstrak. Dengan bantuan visualisasi, siswa dapat memahami langkah-langkah dan konsep di balik perkalian dan pembagian pecahan secara lebih konkret dan intuitif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan uji statistik one-sample t-test, untuk membandingkan hasil belajar siswa setelah pembelajaran berbasis visualisasi dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sebesar 70. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep perkalian dan pembagian pecahan, yang melebihi standar KKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa visualisasi efektif dalam membantu siswa mengatasi kesulitan dalam memahami konsep perkalian dan pembagian pecahan, sehingga layak direkomendasikan sebagai media alternatif dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DAN PENDIDIKAN ISLAM DI PERGURUAN TINGGI: SINERGI UNTUK MASA DEPAN CHAIRY, ACH.; ISTIQOMAH, ISTIQOMAH; NAHDIYAH, ATIKA CAHYA FAJRIYATI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v4i3.3631

Abstract

This article discusses the synergy between Sustainable Development Goals (SDGs) and Islamic education in higher education as a strategic effort to support global sustainability. Islamic education, with its universal values such as social justice, environmental preservation, and community welfare, strongly aligns with the objectives of the SDGs, including poverty eradication, quality education, gender equality, and climate action. Islamic higher education institutions play a strategic role in integrating Islamic values with modern approaches to produce intellectual and sustainability-conscious generations. This article explores the role of Islamic higher education institutions in supporting the SDGs through curriculum integration, sustainability-based research, community empowerment programs, and international collaborations. Challenges include limited understanding of SDGs, funding constraints, and resistance to change. As solutions, this article recommends strengthening curricula rooted in Islamic values, educational innovations, and cross-sector collaboration to optimize the role of Islamic higher education institutions. The analysis reveals that integrating SDGs into Islamic education can enrich curricula and community service programs while shaping generations that are not only intellectually competent but also highly aware of global sustainability. This synergy is expected to serve as a strategic step toward a more just, inclusive, and sustainable future. ABSTRAKArtikel ini membahas sinergi antara Sustainable Development Goals (SDGs) dan pendidikan Islam di perguruan tinggi sebagai upaya strategis untuk mendukung keberlanjutan global. Pendidikan Islam, dengan nilai-nilai universal seperti keadilan sosial, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan umat, memiliki relevansi kuat dengan tujuan-tujuan SDGs, seperti penghapusan kemiskinan, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, serta aksi terhadap perubahan iklim. Perguruan tinggi Islam berperan strategis dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan pendekatan modern guna mencetak generasi yang intelek dan peduli terhadap keberlanjutan. Artikel ini mengeksplorasi peran perguruan tinggi Islam dalam mendukung SDGs melalui integrasi kurikulum, penelitian berbasis keberlanjutan, program pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi internasional. Tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman tentang SDGs, keterbatasan dana, dan resistensi terhadap perubahan. Sebagai solusinya, artikel ini merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis nilai Islam, inovasi pendidikan, dan kerja sama lintas sektor untuk mengoptimalkan peran perguruan tinggi Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengintegrasian SDGs ke dalam pendidikan Islam dapat memperkaya kurikulum dan program pengabdian masyarakat, sekaligus membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keberlanjutan global. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk masa depan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5