cover
Contact Name
patmawati
Contact Email
patmawati@mail.unasman.ac.id
Phone
+628112881822
Journal Mail Official
patmawati@mail.unasman.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman, No,54-56, Sidodadi, Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi barat
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
Journal Peqguruang: Conference Series
ISSN : -     EISSN : 26863472     DOI : http://dx.doi.org/10.35329/jp.v3i1
Jurnal ini menerbitkan semua bidang ilmu yang tidak hanya terbatas pada studi kependidikan, sastra dan sosial humaniora, Sains, Teknologi, Ilmu Teknik, kesehatan, lingkungan, pertanian dan kebijakan pemerintahan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 862 Documents
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POLA ASUH IBU PADA BALITA GIZI KURANG DI DESA GALESO Firawati, Firawati -; Sohora, Sitti -; Mukharrim, Muhammad Said
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 1 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i1.5514

Abstract

Penyakit Infeksi dan asupan makan balita merupakan  Faktor langsung yang mempengaruhi status gizi balita ialah penyakit infeksi dan asupan makan balita sedangkan faktor tidak langsung ialah pendidikan, pengetahuan, keterampilan keluarga dan ketahanan pangan yang berkaitan dengan kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota keluarganya dalam jumlah yang cukup, baik jumlah maupun gizinya serta pemanfaatan pelayanan kesehatan dan sanitasi lingkungan, dengan penyebab dasar struktur atau kondisi ekonomi. Tujuan dari peneltian ini untuk mengetahui gambaran yang mempengaruhi pola asuh ibu pada balita gizi kurang di desa galeso.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali informasi mendalam tentang pengetahuan ibu di desa Galeso dalam mengelola makanan untuk mendukung gizi balita. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pengetahuan ibu masih minim, terutama dalam hal kebersihan dan keseimbangan nutrisi makanan. Pengalaman dalam mengasuh anak juga berperan penting, dengan pengalaman pola asuh ibu menjadi faktor kunci dalam memengaruhi gizi balita. Faktor lain yang mempengaruhi status gizi balita meliputi sosial ekonomi orang tua, kondisi lingkungan, pengetahuan tentang gizi yang baik, dan persepsi orang tua. Monitoring pertumbuhan balita dan langkah-langkah penanggulangan status gizi balita juga perlu diperhatikan
GAMBARAN STATUS GIZI BALITA MALNUTRISI DITINJAU DARI POLA ASUH DI DESA MAPILLI BARAT TAHUN 2023 Sohorah, Sitti; Elidayanti,, Syarifah; Idrus, Syahida
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 1 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5278

Abstract

Pengasuhan merupakan faktor yang sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan dan perkembangan anak berusia di bawah lima tahun. Masa anak usia 1-5 tahun (balita) adalah masa dimana anak masih sangat membutuhkan suplai makanan dan gizi dalam jumlah yang cukup dan memadai. Kekurangan gizi pada masa ini dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang secara fisik, mental, sosial dan intelektual yang sifatnya menetap dan terus dibawa sampai anak menjadi dewasa.Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana gambaran status gizi balita malnutrisi ditinjau dari pola asuh di Desa Mapilli Barat tahun 2023.Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif, untuk memahami secara mendalam dan mendeskripsikan hal-hal yang berkaitan dengan objek yang diteliti. Informan dalam penelitian ini 8 orang terdiri dari 3 ketua kader posyandu, 6 ibu yang mempunyai balita, dan 1 tenaga pendamping gizi.Hasil penelitian ini menujukkan terdapat 4 ibu balita menerapkan pola asuh demokratis, 2 ibu balita menerapkan pola asuh otoriter dan tidak ada ibu balita menerapkan pola asuh permisif. Sarannya,ibu balita rutin membawa anaknya ke posyandu setiap bulan agar status gizi anak dipantau secara berkala, dan tetap mempertahankan pola asuh yang baik. Diharapkan ibu balita memberi makan balita secara teratur dan lebih memperhatikan pemberian makanan bergizi, kepada petugas puskesmas atau kader setempat untuk meningkatkan pendidikan gizi dengan sering melakukan penyuluhan kepada ibu balita di Wilayah Kerja Puskesmas.