cover
Contact Name
Karmila Pare Allo
Contact Email
karmila.pare.allo@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285395126062
Journal Mail Official
literatify@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/literatify/about/editorialTeam
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Literatify : Trends in Library Development
ISSN : 27221571     EISSN : 27230953     DOI : 10.24252/literatify
Core Subject : Science, Social,
Literatify : Trends in Library Developments is an academic journal that publishes the current issues regarding library developments. The journal is a bi-annual publication that is officially organized and published by UPT Perpustakaan in collaboration with Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar. The journal is provided for librarians, subject analysts, library science students, information specialists, information managers, researchers who need or are interested in keeping up to date with the most recent issues and developments in libraries. We regularly publish the issues in March and September. The journal only accepts research-based papers. All submitted papers will initially review by journal editors and if it was matched with the journal scope, the paper will be then sent to our peer-reviewers. We only accept manuscripts written in Bahasa Indonesia or English.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2023): MARCH" : 6 Documents clear
Perspektif Pegiat Literasi di Sulawesi Selatan Terhadap Penyebaran Buku Dan E-Book Ilegal di Sosial Media Fifiena; Ramadayanti
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36269

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif pegiat literasi terhadap penyebaran buku dan e-book ilegal adalah salah satu bentuk pelanggaran hak cipta yang seharusnya tidak dilakukan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan dari hasil kerja dan pemikiran orang lain. Tindakan menyebarkan buku dan e-book ilegal memberikan kerugian bagi pemegang hak cipta. Kerugian yang dialami pemegang hak cipta adalah hilangnya hak ekonomi berupa royalti dan melanggar hak moral. Sehingga penegakan hukum yang dilakukan pemerintah masih kurang tegas dan belum ada penekanan. Masih bersifat gerakan moral untuk tidak melanggar hak cipta. Undang-undang sudah ada namun penindakannya masih lemah.
Peranan Rumah Baca dalam Meningkatkan Budaya Literasi pada Anak Usia Sekolah Dasar di Kota Genteng Rika Istiqomatul Jannah; Andi Khaerun Nisa
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36410

Abstract

The reading house is a place that provides non-formal education services with various sources of information as a form of concern for literacy for users. Therefore, reading houses have an important role in inculcating early on reading and writing activities. The research method used is a qualitative approach that is carried out objectively in the field. The types of data sources used in this study are primary and secondary data sources. The results of the study indicate that there is high motivation and facilities provided by the Asa Reading House in increasing early literacy. This is evidenced by the existence of various activities carried out in terms of providing learning based on learning while playing. However, children's exemplary behavior, such as interest in participating in literacy activities, is still lacking. So this has an impact on low literacy in children, especially in reading and writing activities. Literacy culture can grow well if children get motivational encouragement, both internal and external motivation.
Peran Pustakawan dalam Pengembangan Literasi Informasi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Makassar: Indonesia Fatri Ardiansyah; Harianto; Nasrullah
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36497

Abstract

Abstract This study exmines the role of librarians in developing information literacy in the library of the Muhammadiyah University of Makassar. The background in this research is based on the current situation where university libraries rarely teach informtion literacy to users. As for the main problem in this research is “the role of librarians in developing information literacy in the library of the University of Muhammadiyah Makassar”. From the subject matter above the researcher divided into 2 problems, namely: first how the role of librarians in developing information literacy in the library of the University of Muhammadiyah Makassar. And the second is the development of the information literacy in the library of the University of Muhammadiyah Makassar. This type of research is a qualitative descriptive study and a systematic managerial approach, where data is collected by using observation, interviews and documentation as well as using data management and analysis techniques which are carried out through four stage, namely data collection, data reduction, data presentation and taking conclusions. The role of librarians in developing information literacy is quite good, seeing librarians have carried out their functions as educators in educating librarians in literacy and managing information needed by the librarians. As an adminisrator, providing good services, in this case the provision of digital services, journals and a convenient place for the running of information literacy programs. As a supervisor, supervises and provides guidance to user. Whereas in the development of information literacy, each skill has gone well looking at the contribution of librarians in educating and applying skills in information literacy, starting from identifying information needs, tracking management tools, publicizing and using technology. As an implication, it is expected that a new breakthrough in the development of informtion literacy is needed to make this information literacy as a basic course, librarians must also be more creative in educating librarians and librarian also need to improve their competence. Keywords: information literacy.college’s library, librarian
Analisis Ketersediaan Koleksi untuk Kebutuhan Informasi Pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Saenal Abidin; Nur Annafiah Adzkiya Mar'at; Arsil T; Umar Sulaiman
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36769

Abstract

Penelitian ini berfokus pada ketersediaan koleksi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil Penelitian menunjukkan ketersediaan koleksi di perpustakaan telah sejalan dengan Standar Nasional Perpustakaan Provinsi yang jumlah total koleksi perpustakaan daerah yang terbaru sebanyak 365.407 Eksamplar 45.792 judul, dengan pembagian jumlah koleksi fiksi 149.436 Eksamplar dan 1.018 judul serta jumlah koleksi non-fiksi 215.971. sedangkan Jumlah koleksi digital 250 Isulsel, 280 e-sulawesiana, 6.720 Pocadi, 7.321 Bookless. Selanjutnya, kesimpulan terkait kebutuhan informasi pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, jika dilihat dari segi kebutuhan kognitif, afektif, integrasi personal, integrasi sosial, dan kebutuhan berimajinasi, secara umum telah terpenuhi dengan baik. Hal itu dibuktikan dari pernyataan seluruh informan dari kalangan pemustaka.
Peningkatan Kualitas Penataan Koleksi Bahan Pustaka di Perpustakaan Pondok Pesantren IMMIM Putri Pangkep Melalui Pendekatan Asset Based for Community Development Irvan Muliyadi; Sitti Husaebah Pattah
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36879

Abstract

Perpustakaan madrasah merupakan unit yang berkontribusi secara signifikan terhadap capaian pembelajaran siswa apabila perpustakaan tersebut terkelola dengan baik. Tidak banyak perpustakaan madrasah dan perpustakaan pondok pesantren yang terkelola dengan baik, oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pegelolaan koleksi bahan pustaka di perpustakaan pondok pesantren. Kegiatan pengabdian ini yang menggunakan pendekatan Assets Based for Community Development digabungkan dengan Service Learning bertempat di perpustakaan pondok pesantren IMMIM Putri Pangkep Sulawesi Selatan sebagai komunitas mitra. Kegiatan ini diawali dengan “Mappatabe”, mohon ijin sekaligus wawancara apresiatif, dilanjutkan pemetaan aset, tudang sipulung (low hanging fruits) dan monitoring evaluasi. Intervensi dari tim pengadi adalah pelatihan pengelolaan bahan pustaka diberikan kepada staf perpustakaan dan tim service-learning yang melakukan penataan koleksi bahan pustaka. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa perpustakaan pondok pesantren IMMIM Putri Pangkep memiliki: aset individu berupa staf yang memiliki kemampuan mengadministrasi kegiatan, kemampuan mengoperasikan komputer dan kemampuan berkomunikasi dengan baik; aset infrastruktur dan fisik berupa ruang referensi, ruang baca, ruang sirkulasi & pengolahan, rak buku, dan 3 unit komputer; aset sumber daya alam berupa halaman yang luas, tanaman hias yang beragam dan pepohonan; aset sosial berupa organisasi seperti YASDIC IMMIM dan aset sosial berupa assosiasi seperti koperasi, organisasi daerah, English Club, komunitas baca dan tahfidz; sumber keuangan berupa pembayaran SPP santri dan Yasdic IMMIM. Aset yang dimiliki perpustakaan pondok pesantren IMMIM dimobilisasi melalui pelatihan sebagai bentuk intervensi dari pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kualitas pengelolaan/penataan koleksi bahan pustaka yang dimilikinya & berbagai kontribusi diberikan oleh tim sevice learning tersebut dalam meningkatkan penataan koleksi bahan pustaka perpustakaan pondok pesantren IMMIM. Perubahan pengelolaan perpustakaan madrasah atau perpustakaan pondok pesantren ke arah yang lebih baik dapat lebih efektif melalui darma pengabdian masyarakat dari PTKI melalui kegiatan peningkatan kapasitas pengelola perpustakaannya dan tim service learning dari PTKI yang memiliki program studi Ilmu Perpustakaan.
Tantangan Perpustakaan untuk Menghadapi Pemustaka di Era Modern pada Perpustakaan Universitas Potensi Utama Idzhari Rahman; Ayu Trysnawati
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.40794

Abstract

Sejak maraknya pemanfaatan internet di tengah-tengah masyarakat, sudah timbul isu bahwasanya suatu waktu tugas pustakawan dan perpustakaan tidak diperlukan lagi dikemudian hari oleh masyarakat. Penelitian ini, peneliti menggunakan metode yaitu penelitian kualitatif, penelitian lapangan merupakan field research yang mempunyai karakter yaitu penelitian kulitatif. Peneliti dengan mengumpulkan data dilapangan mengenai Tantangan Perpustakaan untuk Pemustaka di Era Modern Pada Perpustakaan Universitas Potensi Utama. Pengunjung perpustakaan menginginkan Perpustakaan Universitas Potensi Utama dengan lingkungan yang sangat nyaman untuk tempat mendapatkan kenyamanan membaca dan mendapatkan informasi yang relevan sesuai dengan kebutuhan informasinya. Memperlakukan semua pelanggan dengan cara yang sama di Perpustakaan Universitas Potensi Utama. Pemustaka merupakan individu unik dengan preferensi, perasaan, dan emosi masing-masing. Dalam hal interaksi dengan penyedia layanan tidak semua pemustaka di Perpustakaan Universitas Potensi Utama bersedia menerima layanan yang seragam (standardized service). Perkembangan dunia perpustakaan menuntut para pustakawan di Perpustakaan Universitas Potensi Utama untuk menguasai penerapan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengelola informasi yang dibutuhkan oleh para pengunjung Perpustakaan Universitas Potensi Utama.

Page 1 of 1 | Total Record : 6