cover
Contact Name
Deni Supriatna
Contact Email
denisupriatna31.ds@gmail.com
Phone
+6285777315993
Journal Mail Official
oajjhsjournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Mangga, RT 09/ RW 02, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Depok, Provinsi Jawa Barat, 16519
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences (OAJJHS)
Published by Sagamedia Indo Press
ISSN : 27982033     EISSN : 27981959     DOI : 10.53801/oajjhs
Core Subject : Health, Education,
Open Access Jakarta Journals of Health Science accepts related writings: surgical medical nursing, Emergency nursing, mental nursing, maternity nursing and children, community nursing, family and elderly nursing management. we are also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of nursing.
Articles 181 Documents
Efektifitas Teknik Marmet terhadap Tanda Kecukupan ASI pada Ibu Postpartum di Klinik Utama Siti Chadidjah: The Effectiveness of the Marmet Technique on Signs of Adequacy of Breast Milk in Postpartum Mothers at Siti Chadidjah Main Clinic Rumaini Rumaini
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 3 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i3.115

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka kematian bayi dapat diatasi dengan segera memberikan ASI. Faktor penghambat dalam menyusui selain pembengkakan payudara adalah produksi ASI. Salah satu upaya untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin adalah dengan teknik marmet Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas teknik marmet terhadap tanda kecukupan ASI pada ibu postpartum di Klinik Utama Siti Chadidjah Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental design dengan desain case-control pretest-posttest design. Anggota sampel dalam penelitian ini adalah 2 kelompok yaitu: kelompok ibu nifas yang melakukan teknik marmet dan kelompok ibu nifas yang tidak melakukan teknik marmet. Pada penelitian ini sampel yang digunakan yaitu berjumlah 29 ibu postpartum dengan menggunakan total populasi Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, bernilai 0,007 (0,007 < 0,05). Hasil penelitian pada kelompok yang dilakukan teknik marmet berjumlah 15 orang, didapatkan hasil pada post-test produksi ASI ibu postpartum seluruhnya (100%) baik. Kelompok yang tidak dilakukan teknik marmet berjumlah 14 orang, didapatkan hasil pada post-test setelah 6 jam postpartum maka terlihat bahwa produksi ASI ibu postpartum baik hanya berjumlah 5 orang (40%) dan produksi ASI yang tidak baik terdapat 9 orang (urutan 60%). Kesimpulan: Teknik marmet efektif terhadap peningkatan kecukupan ASI pada ibu postpartum di Klinik Utama Siti Chadidjah.
Hubungan antara Status Gizi, Aktivitas Fisik, dan Dukungan Suami dengan Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I dan Trimester II: Relationship between Nutritional Status, Physical Activity, and Husband's Support with Hyperemesis Gravidarum in First and Second Trimester Pregnant Women Indah Dwi Ayuni; Shinta Mona Lisca; Milka Anggraeni Karubuy
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 3 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i3.117

Abstract

Latar Belakang: Hiperemesis gravidarum merupakan keadaan mual muntah yang berlebihan pada ibu hamil dimana apa yang dimakan dan diminum dimuntahkan sehingga mempengaruhi keadaan umum dan menghambat aktivitas sehari-hari. Menurut WHO tahun 2015 angka mual muntah diperkirakan 14% dari seluruh ibu hamil yang mengalami mual muntah. Kejadian mual muntah di Indonesia didapatkan dari 2. 203 kehamilan yang bisa di observasi secara lengkap 534 orang ibu hamil yang mengalami mual muntah. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan status gizi, aktivitas fisik, dan dukungan suami pada ibu hamil trimester I dan trimester II di BPM Jenda Lenteng Agung Jakarta Selatan Tahun 2021. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sampel berjumlah 55 ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum di BPM Jenda Lenteng Agung. Instrumen penelitian yaitu lembar observasi, dan kuesioner terhadap ibu hamil yang mengalami hiperemesis graviadarum. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square Hasil: Berdasarkan hasil penelitian uji statistic diperoleh nilai analisis bivariate yaitu hubungan antara status gizi dengan hiperemesis gravidarum didapatkan nilai P-value 0,002. Hubungan antara aktivitas fisik dengan hiperemesis gravidarum didapatkan nilai P-value 0,024. Hubungan antara dukungan suami dengan hiperemesis gravidarum didapatkan nilai P-value 0,011. Kesimpulan: Ada hubungan antara status gizi, aktivitas fisik, dan dukungan suami pada ibu hamil di BPM Jenda Lenteng Agung Jakarta Selatan Tahun 2021.
Hubungan Pengetahuan Ibu, Peran Tenaga Kesehatan, Media Informasi Terhadap Pemakaian KB Suntik 3 Bulan Selama Pandemi Covid-19: Relationship between Mother's Knowledge, Role of Health Workers, Information Media on the Use of 3-Month Injections during the Covid-19 Pandemic Maria Enjel Grasia Refwalu
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 3 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i3.118

Abstract

Latar Belakang: Suntik 3 bulan  merupakan metode kontrasepsi yang diberikan secara intra muscular setiap tiga bulan sekali, tidak mempengaruhi ASI dan cocok untuk ibu menyusui. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, peran tenaga kesehatan, dan media informasi terhadap pemakaian kb suntik 3 bulan selama pandemic covid 19 di Puskesmas Benteng Ambon Tahun 2021 Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Analisis data bersifat univariat dan bivariat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan analisis data menggunakan chi-square Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara pengetahuan ibu dengan hasil p-value sebesar 0,025, peran tenaga kesehatan dengan hasil p-value sebesar 0,047, dan media informasi dengan hasil p-value sebesar 0,000 terhadap pemakaian kb suntik 3 bulan di Puskesmas Benteng Ambon Tahun 2021 Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan ibu, peran tenaga kesehatan dan media informasi terhadap pemakaian kb suntik 3 bulan di Puskesmas Benteng Ambon Tahun 2021
Efektivitas Terapi Sentuhan dan Penggunaan Nesting terhadap Suhu Tubuh Bayi Berat Badan Lahir Rendah: The Effectiveness of Touch Therapy and the Use of Nesting on the Body Temperature of Low Birth Weight Infants Sari Indah Suryani; Nurul Ainul Shifa; Emi Yuliza
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 3 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i3.121

Abstract

Pendahuluan: Bayi yang lahir prematur dengan BBLR memiliki permukaan tubuh yang lebih luas sedangkan jaringan lemak subkutis yang lebih tipis menyebakan terjadinya penguapan berlebih ditambah dengan pemaparan dari suhu luar yang menyebabkan hipotermi. Untuk mengatasi hipotermi bisa dilakukan tindakan terapi sentuhan dan penggunaan nesting. Tujuan: Untuk mengetahui tentang Efektifitas Antara terapi sentuhan dan penggunaan nesting terhadap suhu tubuh pada bayi berat badan lahir rendah. Metode: Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-eksperimen dengan desain penelitian one grup pre-test post-test design dengan lembar observasi. Sampel yang digunakan sebanyak 30 orang menggunakan menggunakan tehnik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh hasil nilai p=0,019 untuk terapi sentuhan dan p=0.019 untuk penggunaan nesting, berarti pada alpha 5%. Yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Ada efektifitas antara terapi sentuhan dan penggunaan nesting terhadap suhu tubuh pada bayi berat badan lahir rendah. Untuk mengatasi hipotermi bisa dilakukan tindakan terapi sentuhan dan penggunaan nesting. jaringan lemak subkutis yang lebih tipis menyebakan terjadinya penguapan berlebih ditambah dengan pemaparan dari suhu luar yang menyebabkan hipotermi
Level IgG Seropositif Anti-TORCH (Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes Simplex Virus) dan Perbaikan Keluhan Pasien Terapi Herbal Komplementer di Indonesia: Anti-TORCH Seropositive IgG Levels (Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus and Herpes Simplex Virus) and Improvement of Complementary Herbal Therapy Patient Complaints in Indonesia Sri Yanti
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 3 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i3.124

Abstract

Pendahuluan: TORCH (Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes simplex virus). Penyakit toxoplasmosis telah menyebar pada sebagian besar penduduk di seluruh dunia. Di Indonesia prevalensi toxoplasmosis pada manusia sangat tinggi berkisar di atas 40%. Manifestasi dan gejala sisa ini termasuk Korioretinitis Sekitar 20% bayi tercatat memiliki  lesi retina saat lahir, tetapi hingga 90% bayi yang  terinfeksi kongenital yang tidak diobati mengembangkan korioretinitis, menjadi dan  termasuk masa dewasa awal, disfungsi motorik dan serebelar Microcephaly kejang, disabilitas intelektual (keterbelakangan mental) Gangguan pendengaran sensorineural. Pasien TORCH menggunakan metode imunoserologi yaitu ELISA (Enzym Linked Immunosorbent Assay) metode ini dgunakan untuk deteksi titer antibody  jenis IgG dan IgM. Pengobatan Infeksi TORCH  umumnya menggunakan pendekatan medis dan komplementer. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan lama terapi komplementer terhadap perbaikan  keluhan dan level jumlah pada pasien Infeksi TORCH Metode: Metode penelitian bersifat korelasi kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Responden dalam penelitian ini sebanyak 60 orang pasien yang melakukan terapi komplementer di AQTI Hasil: Hasil penelitian ada hubungan karakteristik responden dengan level IgG anti-TORCH dan Gejala Klinis menemukan pasien p-value antara 0,000* < 0,05. Ditemukan juga hubungan karakteristik responden dan level IgG  anti-TORCH dengan keluhan sebelum terapi p-value 0,000* < 0,05 dan sesudah terapi komplementer p-value 0,029* < 0,05. Kesimpulan: Lama terapi dan level IgG pada pasien infeksi TORCH menentukan perbaikan keluhan pada  pasien.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Perawat terhadap Pelaksanaan Manajemen Nyeri: Teknik Relaksasi pada Pasien Pasca Apendectomy di Ruang Rawat Inap RS X Jakarta: Relationship between knowledge level and attitude of nurses towards the implementation of pain management: relaxation technique in post-appendectomy patients in the inpatient room of X Hospital Jakarta Fitri Wahyu Saraswati; Enna Rosalina
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 3 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i3.194

Abstract

Latar belakang: Manajemen nyeri adalah upaya mengurangi rasa sakit sampai pada tingkat kenyamanan yang dapat diterima pasien. Perawat memiliki peran penting dalam pelaksanaan manajemen nyeri, namun masih ada perawat yang belum melakukan pelaksanaan manajemen dengan baik. Tujuan: Penelitian ini menganalisa hubungan tingkat pengetahuan dan sikap perawat terhadap pelaksanaan manajemen nyeri: teknik relaksasi pada pasien pasca apendectomy  di ruang rawat inap RS X Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode diskriptif korelasi dengan pendekatan Cross-sectional. Data dikumpulkan dengan kuesioner sebanyak 61 perawat dengan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada Agustus 2021 di RS X Jakarta. Penelitian ini mengggunakan kuesioner sebagai alat ukur, uji statistic menggunakan Chi-Square test. Hasil: Karakteristik perawat di ruang rawat inap RS X yakni sebagian besar berusia 25-35 tahun (57,4%) pendidikan D3 Keperawatan (70,5%), pernah mengikuti pelatihan manajemen nyeri (77,0%) tingkat pengetahuan cukup (45,9%) sikap positif (59,0%). Pelaksanaan manajemen nyeri: teknik relaksasi baik (68,9%). Hubungan pengetahuan terhadap pelaksanaan manajemen nyeri p-value: 0,015. Hubungan sikap terhadap pelaksanaan manajemen nyeri p-value: 0,000. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap terhadap pelaksanaan manajemen nyeri teknik relaksasi.
Hubungan Status Gizi Ibu Saat Hamil, Berat Badan Lahir Bayi dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 6- 24 Bulan di Puskesmas Suradita Tahun 2021: Correlation between Nutritional Status of Mothers During Pregnancy, Birth Weight and Incidence of Stunting in Toddlers Aged 6-24 Months at the Suradita Health Center in 2021 Tatty Setiawati; Tri Agung Yuliana
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 4 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i4.125

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh tidak cukupnya makan sehingga menyebabkan gangguan tumbuh kembang pada anak. Puskesmas Suradita merupakan salah satu dari 44 Puskesmas di Kabupaten Tangerang, Kecamatan Cisauk Kabupaten Sisak dengan 244 (8,9%) anak di bawah umur pada tahun 2020. Faktor yang mempengaruhi bayi stunting adalah status gizi ibu selama hamil dan berat badan lahir rendah. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Status Gizi Ibu Saat Hamil, Berat Badan Lahir Bayi dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6- 24 Bulan di Puskesmas Suradita Tahun 2021 Metode: Penelitian observasional dengan desain penelitian cross-sectional untuk mempelajari hubungan antara variabel terikat dan variabel bebas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2021 di tempat kerja Puskesmas Suradita Kabupaten Tanggang. Seluruh balita yang termasuk dalam penelitian ini adalah 1080 balita usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Suradita, Tangerang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 280 sampel yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis univariat digunakan untuk melihat distribusi frekuensi dari variabel-variabel yang diteliti. Analisis bivariat untuk melihat hubungan status gizi, status anemia dan stunting pada balita menggunakan uji chi-square pada p-value 0,05. Hasil: Hasil analisis menunjukkan 26,4% anak usia 6-24 bulan mengalami stunting, 10,4% anak dengan berat lahir <2.500g dan 13,2% ibu mengalami KEK. Kesimpulan: Status gizi ibu hamil berhubungan dengan Stunting (P-value = 0,037), BBLR berhubungan dengan Stunting (Pv = 0,005) dan status gizi ibu hamil tidak berhubungan dengan BBLR (P-value = 0,209).
Hubungan Konsumsi Putih Telur Senam Kegel dan Personal Hygine terhadap Penyembuhan Luka Perineum Grade 1 di PMB Meiyana Enda Nova: Correlation between Kegel Exercise Egg White Consumption and Personal Hygine on Grade 1 Perineal Wound Healing at PMB Meiyana Enda Nova Meiyana Enda Nova
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 4 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i4.126

Abstract

Latar Belakang: Kematian ibu merupakan kematian yang terjadi pada masa kehamilan, persalinan dan nifas oleh sebab tertentu. Indonesia berada di peringkat ketiga tertinggi untuk Angka Kematian Ibu (AKI) di Negara ASEAN. Peringkat pertama Yaitu Laos dengan 470/100.000 kelahiran hidup sedangkan yang terendah yaitu Singapura dengan 3/100.000 kelahiran hidup. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan konsumsi putih telur rebus, senam kegel, dan personal hygiene terhadap penyembuhan luka perineum grade I di PMB Meiyana Enda Nova Metode: Penelitian yang dilakukan bersifat deskripstif dengan metode Kuantitatif pendekatan Cross-sectional yang bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai hubungan konsumsi putih telur rebus, senam kegel, dan personal hygiene terhadap penyembuhan luka perineum grade I di PMB Meiyana Enda Nova. Populasi penelitian adalah keseluruhan (Total Sampling)  ibu Nifas dengan luka perineum grade 1 dengan total 30 ibu post partum sebagai sampel. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil: Ada hubungan senam kegel dengan lama penyembuhan perineum dengan analisa koefisien korelasi kendall’ tau dengan nilai 0,296 yang artinya terdapat korelasi yang rendah dan nilai p=0,05. Ada Hubungan personal hygiene dengan penyembuhan luka perineum dengan analisis koefisien korelasi kendall’ tau dengan nilai 0,775 yang artinya terdapat korelasi yang kuat dan nilai p 0,000 (p<0,05), uji statistik mengenai efektivitas senam kegel dengan lama watu penyembuhan luka perineum dengan menggunakan uji T didapatkan nilai P= 0,000. Kesimpulan: Senam kegel  lebih efektif secara signifikan terhadap waktu  penyembuhan luka dibandingkan dengan ibu yang melakukan personal Hygiene
Hubungan Mobilisasi Dini, Nutrisi dan Peran Bidan terhadap Penyembuhan Luka Operasi Sectio Caesarea di RSUD Malingping Tahun 2022: Relationship of Early Mobilization, Nutrition and the Role of Midwives in Wound Healing for Sectio Caesarea Operations at Malingping Hospital in 2022 Siti Mulyanah; Ageng Septa Rini
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 4 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i4.127

Abstract

Latar Belakang: Kematian ibu di Indonesia masih didominasi oleh tiga faktor penyebab utama kematian yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan (HDK), dan infeksi. Salah satu tingginya AKI dapat disebabkan oleh adanya komplikasi-komplikasi dalam persalinan, termasuk SC. Persalinan dengan operasi sectio caesarea memiliki resiko lima kali lebih besar terjadi komplikasi dibandingkan dengan persalinan normal. Komplikasi yang dapat terjadi setelah operasi sectio caesarea adalah infeksi dengan angka kejadian 25 kali lebih tinggi dibandingkan dengan kejadian infeksi pada persalinan pervaginam. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan mobilisasi dini, nutrisi dan peran bidan terhadap penyembuhan luka operasi sectio caesarea di RSUD Malingping Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simpel random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan media kuesioner. Analisa data dilakukan dengan cara analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil: Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil uji statistik Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% dengan α = 0,05, diperoleh Asymp. Sig mobilisasi dini (0,001), nutrisi (0,004), dan peran Bidan (0,003) < α (0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara mobilisasi dini, nutrisi dan peran Bidan dengan Penyembuhan Luka Operasi Sectio Caesarea di RSUD Malingping Tahun 2022.
Hubungan Perkembangan Motorik Halus, Perkembangan Motorik Kasar dan Sosial Emosional terhadap Kejadian Stunting pada Usia 24 – 59 Bulan di Puskesmas Karet Kuningan Kecamatan Setiabudi Tahun 2022: The Relationship between Fine Motoric Development, Gross Motoric Development and Social Emotional to Stunting Incidents at the Age of 24-59 Months at the Karet Kuningan Health Center, Setiabudi District in 2022 Eti Nurbaiti Hasanah
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 4 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i4.128

Abstract

Latar belakang: Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Balita pendek (stunted) dan sangat pendek (severely stunted) adalah balita dengan tinggi badan (TB/U) menurut nilai z-score kurang dari -2SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari – 3SD (severely stunted). Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Perkembangan Motorik Halus, Perkembangan Motorik Kasar dan Sosial Emosional terhadap Kejadian Stunting pada Usia 24-59 Bulan di Puskesmas Karet Kuningan Kecamatan Setiabudi Tahun 2022. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Studi kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dimana penelitian dilakukan pada saat pengambilan data antara variabel independen dengan variabel dependen yang dilakukan secara bersama-sama pada waktu yang sama, dengan sampel 30, penelitian ini dilakukan pada pada Bulan Januari-Februari 2022. Hasil: Hubungan antara perkembangan Motorik Halus dengan kejadian stunting dengan nilai P-value 0,003, perkembangan motorik kasar dengan kejadian stunting nilai P-value 0,014 dan Sosial emosional dengan kejadian stunting nilai P-value 0,000. Kesimpulan: Terdapat hubungan perkembangan motorik halus, motorik kasar dan sosial emosional terhadap kejadian stunting pada usia 24-59 bulan di Puskesmas Karet kuningan Kecamatan setiabudi dan yang paling berpeluang pada sosial emosional.

Page 9 of 19 | Total Record : 181


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 4 No 3 (2025): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 3 No 9 (2024): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 3 No 8 (2024): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 3 No 7 (2024): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 3 No 6 (2024): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 3 No 5 (2024): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 3 No 4 (2024): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 3 No 3 (2024): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 3 No 2 (2024): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 3 No 1 (2024): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 12 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 11 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 10 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 9 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 8 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 7 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 6 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 5 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 4 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 3 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 2 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 1 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 12 (2022): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 11 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 10 (2022): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 9 (2022): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 8 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 7 (2022): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 6 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 5 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 4 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 3 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 01 (2021): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 2 (2021): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences More Issue