cover
Contact Name
Purbowo
Contact Email
purbowo@unwaha.ac.id
Phone
+62321-853533
Journal Mail Official
sigmagri@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No. 09 Tambakberas Jombang Jawa Timur
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Sigmagri
ISSN : -     EISSN : 27980901     DOI : https://doi.org/10.32764/sigmagri.v1i02
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: 1. Agribusiness Management 2. Agriculture Economics, 3. Social Science 4. Rural Development 5. Rural Sociology 6. Risk Management 7. Agriculture Extension 8. Financial Management 9. Marketing Management 10. Human Resource Management 11. Agricultural policy 12. Strategic Management 13. Entrepreneurship.
Articles 68 Documents
Peran Modal Sosial Pada Buruh Tani Di Kabupaten Jombang Mulyaningsih, Gangga; Purbowo, Purbowo; Khasan, Umar
Sigmagri Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v3i2.1210

Abstract

Modal sosial menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kinerja dan produktivitas di sektor pertanian. Ada 3 parameter modal sosial yaitu kepercayaan (trust), norma (norms), jaringan (networks) yang menjadi peranan penting dalam hubungan antara pemilik lahan dengan buruh tani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran modal sosial dalam rekrutmen tenaga kerja pertanian di kabupaten jombang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung ke lokasi penelitian. Informan penelitian ini adalah pemilik lahan/juragan dan buruh tani. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa parameter modal sosial yang terdiri dari kepercayaan, norma, dan jaringan berperan sangat penting dalam proses rekrutmen tenaga kerja pertanian antara juragan dengan buruh tani. Kepercayaan berperan dalam melonggarkan kepercayaan, norma memberi pedoman dalam penentuan upah dan kerja, sedangkan jaringan memudahkan aliran informasi lowongan kerja.
“IBU KOPI” KETERLIBATAN PEREMPUAN DALAM SISTEM AGRIBISNIS PERKEBUNAN KOPI WONOSALAM 'Ilmi, Muhammad Bahrul; Purbowo, Purbowo; Sukma, Septi Ambar Indraningtia
Sigmagri Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v3i2.1211

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas produktif, reproduktif, kegiatan sosial dan mengetahui keterlibatan perempuan dalam sistem agribisnis perkebunan kopi wonosalam UKM Rubath Kopi wonosalam. Penelitian di Dusun Sumber, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang karena fenomena yang terjadi pada petani perempuan di Rubat Kopi Wonosalam sesuai dengan kriteria tematik yang diberikan peneliti dan dikaitkan dengan peran perempuan. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kegiatan produksi rumah tangga petani kopi dapat dibagi menjadi dua bagian. Pertama, kegiatan produksi petani. 65% dari pekerjaan ini dipegang oleh perempuan dan 35% oleh laki-laki (suami). Dari dua kegiatan produktif pekerja, 60% dilakukan oleh perempuan dan 40% dilakukan oleh laki-laki. Aktivitas reproduksi masing-masing suami 6% dan istri 78% serta pekerjaan yang dilakukan bersama yaitu 18%. Tingkat partisipasi dalam kegiatan sosial berdasarkan jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan masing-masing 37,5 dan 48,75%. Baik akses maupun manfaat dalam rumah tangga petani perkebunan kopi mempunyai tingkat kewenangan yang sama. Saat ini pengelolaan keuangan mengelola 85,7% dari 14 rumah tangga sekaligus. Kontribusi perempuan terhadap pendapatan rumah tangga dalam penelitian ini sangat besar yaitu sebesar 54,4% dan semakin tinggi produktivitas perempuan maka semakin baik pula kondisi sosial ekonomi rumah tangga tersebut.
Analisis Perbandingan Pendapatan dan Efisiensi Usaha Briket Tongkol Jagung, Briket Batok Kelapa, dan Arang di Desa Cupak, Ngusikan, Kabupaten Jombang Maghfiroh, Canggih Nailil; Puspaningrum, Yessita; Hartati, Dyah Ayu Sari
Sigmagri Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v4i1.1215

Abstract

Indonesia, as an agrarian country, has significant potential in utilizing agricultural waste for alternative energy. This study aims to analyze the income and production efficiency of briquettes made from corn cobs, coconut shells, and wood charcoal in Cupak Village, Ngusikan, Jombang Regency, focusing on the Break-Even Point (BEP), total production cost, monthly income, and production efficiency. Corn cob briquettes have the lowest BEP (343 units and Rp 3,432,343), the lowest total production cost (Rp 11,310,000), and the highest monthly income (Rp 6,557,500), making them the most economical and profitable with the best production efficiency (6.9). Coconut shell briquettes have a higher BEP (366 units and Rp 3,667,711), higher production costs (Rp 17,460,000), and a monthly income of Rp 6,045,000, but offer high quality and market value, suitable for the premium market despite lower efficiency (4.1). Wood charcoal has the highest BEP (580 units and Rp 4,064,516), the highest production cost (Rp 17,760,000), and the lowest monthly income (Rp 4,875,000), making it the least efficient (3.2) but still attractive for the premium market.
FAKTOR-FAKTOR HUBUNGAN KETAHANAN PANGAN PADA MASYARAKAT MISKIN DI DESA HUTAN KABUPATEN JOMBANG Fadlilah, Annisaul; Purbowo, Purbowo; Khasan, Umar
Sigmagri Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v3i2.1235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor hubungan ketahanan pangan pada masyarakat miskin di desa hutan Kabupaten Jombang. Dengan menggunakan 4 variabel dan beberapa indikator meliputi bantuan sosial, modal sosial, skill, dan sumber daya alam. Metode analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan korelasi rank spearman. Analisis ini digunakan untuk mengetahui derajat keeratan hubungan antara variabel X dan Y. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik kuisoner yang memuat beberapa pertanyaan terkait variabel dan indikatornya. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa variabel bantuan sosial, skill dan sumber daya alam memiliki hubungan yang erat dan positif terhadap ketahanan pangan masyarakat miskin di desa hutan Kabupaten Jombang. Namun variabel modal sosial tidak memiliki hubungan dengan ketahanan pangan masyarakat miskin di desa hutan Kabupaten Jombang.
Analisis Kelayakan Usahatani Pembenihan Ikan Lele di Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang Nasif, Sahrul; Sukma, Septi Ambar Indraningtia; Purbowo, Purbowo
Sigmagri Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v3i2.1239

Abstract

Tujuan dari peelitian ini adalah : 1). Mengetahui besar biaya dan pendapatan usaha pembenihan ikan lele di Kecamatan Ngoro Kabupaten jombang. 2). Menganalisis pendapatan dan kelayakan finansial usaha pembenihan ikan lele di Kecamatan Ngoror Kabupaten Jombang yang ditinjau dari nikali R/C Ratio dan B/C Ratio. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. Pemilihan Lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Puposive). Data yang digunakan pada peelitian ini diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden. Sumber data primer terdiri dari leporan dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Jombang, data Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang , penelitian terdahulu dan jurnal terkait. Metode penelitian yang digunakan untuk perhitungan menggunakan R/C Ratio dan B/C Ratio denga pengolahan data menggunakan Microsoft Exel. Hasil menunjukkan pendapatan rata-rata petani sebesar Rp. 13.514.650, dalam satu siklus pembenihan. Nilai R/C Ratio pada usaha pembenihan ikan lele adalah 1,43 dan nilai B/C Ratio adalah 0,39. Dengan hasil tersebut usaha pembenihan ikan lele terbukti sangat efisien karena nilai R/C Ratio lebih besar dari 1 dan nilai B/C Ratio lebih besar dari 0. Nilai tersebut menunjukan bahwa pembenihan ikan lele di Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang efisien dan menguntungkan dengan hasil dari nilai R/C Ratio dan B/C Ratio yang menunjukan bahwa pengelolaan pembenihan ikan lele berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani di Kecamatan Ngoro
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TANI PEMBENIHAN IKAN LELE DENGAN ANALISIS SWOT DI UPR BERKAH LELE KECAMATAN NGORO KABUPATEN JOMBANG Rizki, Yofie Choironi; Purbowo, Purbowo; Sukma, Septi Ambar Indraningtia
Sigmagri Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v3i2.1245

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada usaha budidaya ikan lele "UPR berkah lele" di Kawasan Agropolitan Desa Sugihwaras , Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada bulan Maret 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Strategi Pengembangan Bisnis di UPR Berkah Lele dengan menggunakan metode analisis SWOT, EFAS, IFAS dan Matrix Swot. Responden penelitian ini adalah pemilik usahatani pembenihan ikan lele UPR Berkah Lele. Hasil penelitian pada tahun 2024 meliputi faktor internal IFAS (kekuatan 6 poin dan kelemahan 6 poin) dengan total skor yaitu 0,36 , faktor eksternal EFAS (peluang 4 poin dan ancaman 4 poin) dengan total skor yaitu 0,4, sedangkan matrik grand strategy posisi UPR Berkah Lele Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang berada di kuadran I, ini menunjukkan situasi yang sangat menguntungkan bagi UPR Berkah Lele karena memiliki kekuatan dan peluang yang dapat dimanfaatkan lebih baik lagi.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA MELON VARIETAS FUJISAWA DENGAN SISTEM HIDROPONIK (Studi Kasus: Green House R3 Farm Satu Ngimbang Lamongan) Prasetyo, Tulus; Purbowo, Purbowo; Sukma, Septi Ambar Indraningtia
Sigmagri Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v3i2.1246

Abstract

Budidaya melon tidak lepas dari tantangan, seperti ketergantungan terhadap kondisi cuaca, kualitas tanah, dan serangan hama, Untuk mengatasi kendala tersebut, inovasi dalam teknologi pertanian, seperti sistem hidroponik, mulai diterapkan. Hidroponik adalah metode budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, melainkan menggunakan larutan nutrisi mineral dalam air. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui Tingkat kelayakan pada usaha tani hidroponik melon di Green House R3 Farm Satu Ngimbang Lamongan. Metode analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari Pemilik Green House R3 Farm Satu sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi untuk menghitung pendapatan rata-rata dari satu musim tanam. Analisis data meliputi analisis biaya (biaya tetap dan biaya tidak tetap), analisis penerimaan, analisis pendapatan, dan analisis efisiensi menggunakan rasio R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total dari pendapatan petani Green House Melon di Total pendapatan rata-rata responden adalah Rp20.460.114, Pendapatan pada usahatani Hidroponik melon dihitung dari penerimaan usahatani dikurangi total biaya yang dikeluarkan. Efisiensi usaha tani dianalisis menggunakan R/C Ratio, yang menunjukkan perbandingan antara penerimaan dengan biaya. Nilai R/C Ratio pada musim tanam pertama adalah 1,8. Penelitian ini menunjukkan bahwa usaha tani Hidroponik Melon di Green House R3 Farm satu efisien dan menguntungkan, dengan nilai R/C Ratio yang menunjukkan pengelolaan usaha yang baik dan potensi untuk pengembangan lebih lanjut dalam meningkatkan pendapatan petani serta kontribusi terhadap ekonomi lokal.
Pemetaan Image Konsumen Terhadap Buah Durian Bajul Di Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk Kurniawan, Moh Andi; Sukma, Septi Ambar Indraningtia; Purbowo, Purbowo; Khasan, Umar
Sigmagri Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v4i2.1213

Abstract

ABSTRACT This research aims to identify the purchasing decision process, analyze the factors that influence purchases, and map consumer image of the Bajul durian fruit. This research was carried out in Sawahan sub-district, Nganjuk Regency. Samples were taken using the Accidental sampling method. Data were analyzed using descriptive and correspondence methods. The research results show that the durian purchasing decision process consists of five stages, namely need recognition, information search, alternative evaluation, purchasing decision process, and post-purchase behavior. Based on correspondence analysis, it was found that several attributes were similar to other durian varieties. Keywords: consumer preferences; durian; correspondence ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses keputusan pembelian, menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi pembelian, dan peta Image konsumen terhadap buah durian Bajul. Penelitian ini dilaksanakan di kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. Sampel diambil dengan metode Accidental sampling. Data dianalisis dengan metode deskriptif dan korespondensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses keputusan pembelian durian terdiri dari lima tahap yaitu pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, proses keputusan pembelian, dan perilaku pasca pembelian. Berdasarkan analisis korespondensi didapatkan kemiripan beberapa atribut pada varietas durian lainnya. Kata Kunci : preferensi konsumen; durian; korespondensi
Pemetaan Image Konsumen Terhadap Buah Durian Bido di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang Romadloni, M wahyu Rizqi; Sukma, Septi Ambar Indraningtia; Purbowo, Purbowo; Khasan, Umar
Sigmagri Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v4i2.1219

Abstract

ABSTRACT This research aims to map the profile of Bido durian consumers in Wonosalam using an image mapping approach. The image mapping method was used to identify consumer characteristics and preferences based on survey data involving 80 respondents who were durian consumers in Wonosalam District, Jombang Regency. Sampling was carried out using an accidental sampling technique. The method used in this research is quantitative descriptive analysis. The attributes observed in this research are price, taste, texture, meat color, meat thickness and aroma. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis and correspondence analysis. The research results show that Bido durian consumers in Wonosalam sub-district are dominated by the 25-45 year age group with middle to upper income levels. Consumers' main preference is durian with its bitter sweet taste and soft texture. In addition, visual image analysis reveals that Bido durian is often consumed in the context of family events and as a snack, with promotion via social media proving effective in reaching young consumers. Keywords: Consumer Image, Bido Durian Fruit ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memetakan profil konsumen durian Bido di Wonosalam menggunakan pendekatan pemetaan image. Metode pemetaan image digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik dan preferensi konsumen berdasarkan data survei yang melibatkan 80 responden yang merupakan konsumen durian di Kecamata Wonosalam Kabupaten Jombang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Atribut – atribut yang diamati pada penelitian ini adalah harga, rasa, tekstur, warna daging, ketebalan daging dan aroma. Dengan Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis deskriptif kuantitatif dan analisis korespondensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen durian Bido di kecamatan Wonosalam didominasi oleh kelompok usia 25-45 tahun dengan tingkat pendapatan menengah ke atas. Preferensi utama konsumen adalah durian dengan rasa manis pahit dan tekstur lembut. Selain itu, analisis citra visual mengungkapkan bahwa durian Bido sering dikonsumsi dalam konteks acara keluarga dan sebagai Makanan selingan, dengan promosi melalui media sosial yang terbukti efektif menjangkau konsumen muda. Kata Kunci : Image Konsumen, Buah Durian Bido.
AGRIMATION as Agribusiness Learning Media for Senior High School Students Hidayat, Rohmat; Utami, Apriliyanti; Fatkhurozi, Anang
Sigmagri Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v5i1.1255

Abstract

The objective of this research is to develop ICT (Information and Communication Technology) based educational media in the field of agribusiness for use with high school students. Given the ongoing decline in student interest in the agricultural sector, this research aims to develop an attractive, informative, and technologically advanced media platform that will engage and educate young people about this important field. The methodology employed is that of research and development (R&D), utilizing the ADDIE model, which comprises five stages: The phases of the research process are as follows: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected via questionnaires, expert validation, and trials involving students and teachers. The results demonstrated that the developed media exhibited a high degree of validity, with material validation scores reaching 91% and media validation reaching 88%. These findings indicate substantial approval from experts and users. The ICT-based media successfully incorporates interactive elements and multimedia content, thereby facilitating comprehension of agribusiness concepts and enhancing their appeal to students. The findings indicate that this media has the potential to serve as an effective instrument for fostering student interest in agribusiness and enhancing the quality of education in this domain. Further refinements are recommended to optimize the effectiveness of the media and enhance user engagement.