cover
Contact Name
Wike Adhi Anggono
Contact Email
wike73@gmail.com
Phone
+6282329620776
Journal Mail Official
jmmt_pstm@yudharta.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin, Universitas Yudharta, Jl. Yudharta 07 Pandean Sengonagung Purwosari Pasuruan
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Journal mechanical and manufacture technology (JMMT)
ISSN : -     EISSN : 27214664     DOI : https://doi.org/10.35891/jmmt
Journal mechanical and manufacture technology adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh program studi Teknik Mesin Universitas Yudharta. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu Bulan Maret dan September. Scope bidang jurnal ini meliputi : Mekanika dan rekayasa teknologi Fokus dan ruang lingkup - Konversi Energi - Proses Produksi - Teknologi Rekayasa - Mekanika Teknik - Perancangan Mesin
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2024)" : 5 Documents clear
UPAYA MEMINIMALISIR KEGAGALAN MEKANIKAL PADA MESIN BELT PRESS DENGAN PENDEKATAN ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) Pranata, Farid Ammar; Effendi, Mohammad
JMMT Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i1.5021

Abstract

XYZ sebagai perusahaan yang memproduksi sarung tenun, memiliki tanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang dihasilkan oleh kegiatan produksinya. Proses produksi sarung tenun dapat melibatkan penggunaan bahan kimia dan proses pewarnaan yang menghasilkan limbah cair berpotensi berbahaya. Dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, PT. XYZ mengembangkan metode untuk mengelola limbah cair yang dihasilkan selama proses produksi dan mengubah limbah cair menjadi bentuk padat (sludge) melalui pemisahan antara fase cair dan fase padat sehingga dapat mengurangi volume limbah cair sehingga akan mengalami penurunan performance mesin yang berdampak menghambat ketersediaan mesin dalam mengelola limbah, penurunan produktivitas, dan menurunkan output limbah padat (sludge). Nilai OEE mesin belt press selama 1 bulan mengalami penurunan sebesar 67%. komponen mesin belt press yang mengalami kegagalan mekanikal yaitu kerusakan pada bearing, kerusakan pada roller, conveyor belt sobek, dan sambungan conveyor belt putus harus sering dilakukan maintenance.
USULAN PERBAIKAN EFEKTIFITAS MESIN MAKER DAN MESIN PACKER PADA PT. TRI SAKTI PURWOSARI MAKMUR BERDASARKAN RPN Munir, Misbach; Soedarmadji, Wisma
JMMT Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i1.5022

Abstract

Dunia industri saat ini sangat pesat dan industri harus mampu bersaing terutama kualitas produk yang dihasilkan. Untuk memastikan bahwa setiap perusahaan bahwa alat atau mesin produksinya dapat berfungsi optimal tanpa gangguan, sehingga target jumlah produksi dan kualitas produk dapat memenuhi target. PT. Tri Sakti Purwosari Makmur mengalami penurunan performa mesin pada proses produksi rokok sigaretnya. Permasalahan lain adanya produk yang mengalami reject sehingga produk yang diproduksi memiliki kualitas yang kurang atau tidak layak untuk dipasarkan. Hal ini berpengaruh pada jumlah target produksi yang telah ditentukan dan dapat merugikan bagi perusahaan karena target produksi tidak tercapai. Penelitian ini menggunakan metode failure and mode effect analysis dengan pendekatan risk priority number. Hasilnya merupakan suatu rekomendasi bahwa Nilai OEE yang dicapai oleh mesin belum dapat diterima karena nilainya masih berada dibawah kondisi ideal efektivitas mesin yaitu 85%. Hasil FMEA dan nilai RPN kritis menunjukan kegagalan yang menjadi prioritas perbaikan adalah reciprocrating pocket tidak center, folding turret tidak center, trimmer disk tidak presisi, needle roller tidak presisi dan glue jet tersumbat, sehingga perlu dilakukan pengecekan ulang sebelum mesin digunakan.
ANALISA PRODUKTIVITAS MESIN SEAMER LINE 5 VARIN-41 DI PT. ANEKA TUNA INDONESIA PANDAAN Auliyak, Muhamad Sultoni; Huda, Miftachul
JMMT Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i1.5023

Abstract

Kelancaran sistem produksi harus didukung dengan mesin-mesin, peralatan, dan perawatan yang baik. Supaya semua berjalan maksimal dan efisien industri harus memperhatikan tenaga kerja, bahan baku, dan mesin yang digunakan. Kesiapan mesin untuk produksi menjadi satu hal yang paling utama agar produk yang dihasilkan sesuai standart kualitas dan target produksi yang sudah ditetapkan. tetapi sering kali yang terjadi adalah kelalaian dalam pemeliharaan mesin, perawatan mesin baru dilakukan jika baru terjadi kerusakan mesin ketika produksi, sehingga membuat ketidak lancaran suatu produksi. PT. Aneka Tuna Indonesia II Pandaan khususnya dibagian Seamer Line 5 yang menggunakan mesin Varin-41 dengan spesifikasi produk T3 211 x 109 sistem pemeliharaan menggunakan metode Total Produktive Maintenance, tetapi hasil pemeliharaan tersebut masih belum maksimal, karena TPM yang baru dijalankan dan belum mendapatkan evaluasi. Untuk mengukur tingkat pencapaian dari mesin yang beroprasi digunakan sistem perhitungan Overall Efectiveness Equipment (OEE), untuk mencapai titik standart efisiensi setiap mesin yang beroprasi. Nilai OEE mesin Varin-41 periode 10-oktober-2023 sampai dengan 10-november-2023 ialah 70,79%. Adapun masalah-masalah yang sering terjadi yaitu : kaleng penyok, penurunan suplay produk dari bagian packing, hasil seaming (Double Seam) kasar dan suplay ikan dari bagian cleaning ikan lambat.
PERANCANGAN WORM GEAR MAINFERMENTOR POMPA SENTRIFUGAL DI PT. CHAIL JEDANG INDONESIA Arif, Rif’an
JMMT Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i1.5024

Abstract

Roda gigi adalah salah satu bentuk sistem transmisi yang mempunyai fungsi mentransmisikan gaya, membalikkan putaran, mereduksi atau menaikkan putaran/kecepatan. Roda gigi cacing ialah suatu elemen transmisi yang dapat meneruskan daya dan putaran pada poros yang bersilang dan mempunyai gigi yang dipotong menyudut seperti pada roda gigi helik dan dipasangkan dengan ulir yang dinamakan ulir cacing. Dalam perancangan dimensi rodagigi cacing dengan tipe E dengan jarak antar poros a = 200 mm, rasio reduksi i = 10 dengan mengambil nilai z1 = 3 dan zm2 = 25 didapatkan Modul (m): 12 mm, Diameter Minor: 55 mm, Diameter Rata: 85 mm, Diameter Kepala: 104 mm, Diameter Luar: 116 mm, Diameter Pitch: 82 mm, Lebar Gigi: 152 mm, Faktor Gigi: 6,25 mm, Pitch H: 104,5 mm, Sudut kisar rata–rata: 22 mm, Sudut kisar: 22 mm, Modul normal: 10 mm, Sudut heliks wheel: 68 mm. Untuk material yang dipilih adalah paduan Aluminium dengan ketahanan temperatur pada worm (𝑁𝑇) sebesar 3,75 dan ketahanan permukaan pada worm (𝑁1𝐹) sebesar 25 HP, dan ketahanan permukaan pada wheel (𝑁2𝐹) sebesar 18,27 HP, Efisiensi roda gigi berdasarkan kekuatan permukaan sebesar 75 % dan efisiensi roda gigi berdasarkan ketahanan temperatur sebesar 65 % dengan Nilai keamanan terhadap patah gigi sebesar 𝑆𝐵 = 2,96 ≥ 1.
PEMANFAATAN WASTE PENGOLAHAN AIR SEBAGAI AIR UMPAN BOILER PT. NLP Wahid, Abdul; Hakim, Lukman; Nuriyanto
JMMT Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i1.5025

Abstract

NLP isafurniture manufacturing company that uses three types of wood, namely mahogany, pine, and teak. Handling and processing sawdust waste is a challenge that needs to be overcome effectively so that the waste can become a product that has added value. The value-dded product in question is souvenir craft. The utilization of coarse sawdust can be mixed with epoxy resin to form composite materials, which can be used as the basic material for souvenir crafts. It is known that the strength of composite materials increases with the increasing composition of the resin in composite materials, and the character of composite materials If the composition of sawdust is higher, the resulting composite material will be opaque and lighter. Then the manufacture of composite materials will use a ratio of 1:1. Regional attributes, cultural elements, innovation in form, design, and ease of application are important factors to consider when designing a product for souvenirs. The collected data is needed to be translated into the interpretation of product requirements to be used in making the Objective Tree and Morphological Diagrams. Evaluation of alternative product designs is carried out by considering the minimum risks.

Page 1 of 1 | Total Record : 5