cover
Contact Name
Ahmad Tohir
Contact Email
jimpa@stebisigm.ac.id
Phone
+6285267779964
Journal Mail Official
jimpa@stebisigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. Sudirman KM.4 No.629, 20 Ilir D. IV, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30129
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA)
ISSN : 27765172     EISSN : 27765202     DOI : https://doi.org/10.36908/jimpa.v1i1
JIMPA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah merupakan buletin online nasional sebagai media untuk mengkomunikasikan hasil penelitian tentang permasalahan Perbankan Syariah. Jurnal ini mengemban misi menyebarluaskan berbagai hasil penelitian ilmiah mahasiswa. Jurnal ini hanya menerima dan menerbitkan artikel penelitian bagi mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang.
Articles 262 Documents
Determinants of DANA E-Money Adoption in Semi-Urban Indonesia: The Interplay of Security, Service Features, Ease of Use, and Trust Dewi Audry In Pratiwi; Budi Sukardi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - September 2026 (IN PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i2.852

Abstract

This study investigates how perceived ease of use, service features and security shape intention to use DANA e‑money in Karanganyar Regency, a semi‑urban area in Central Java, Indonesia. Digital payment adoption in such settings is increasing, yet user intention remains influenced by trust, security concerns, infrastructure and user readiness. A quantitative survey was conducted with 100 DANA users aged 17 years and above selected through purposive sampling. Data were collected using a five‑point Likert questionnaire and analyzed using multiple linear regression in SPSS after validity, reliability and classical assumption tests. The results show that ease of use, service features and security each have a positive and significant effect on intention to use DANA, both partially and simultaneously, with an adjusted R2 of 0.694. Security emerges as the strongest predictor, followed by service features and ease of use, indicating that perceived protection is more decisive than convenience and functionality in this semi‑urban digital payment context. The study contributes regency‑level evidence to the digital payment literature and clarifies the relative importance of usability‑ and security‑related perceptions in e‑money adoption. Practically, the findings suggest that providers should prioritize visible security safeguards, relevant and integrated service features and simple interfaces to support safe and inclusive cashless transactions in similar regions.
Analisis Pengaruh Literasi Halal, Harga, Pelayanan, Dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Muslim Di Pasar Bauntung Banjarbaru Diah Ayu Sholekhah; Akhmad Hulaify; Parman Komarudin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - September 2026 (IN PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i2.966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi halal, persepsi harga, kualitas pelayanan, dan lokasi terhadap keputusan pembelian konsumen Muslim di Pasar Bauntung Kota Banjarbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen Muslim yang pernah berbelanja di Pasar Bauntung Kota Banjarbaru dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi halal tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,159, sedangkan persepsi harga juga tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,178. Sebaliknya, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,047, serta lokasi berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,013. Secara simultan, literasi halal, persepsi harga, kualitas pelayanan, dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Muslim. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,281 menunjukkan bahwa keempat variabel mampu menjelaskan 28,1% variasi keputusan pembelian, sedangkan 71,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam konteks pasar semi modern, kualitas pelayanan dan lokasi menjadi faktor yang lebih dominan dibandingkan literasi halal dan persepsi harga dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen Muslim.
Akuntabilitas Pengelolaan Wakaf dan Tantangan Implementasi PSAK 112 di Kabupaten Tasikmalaya Muhamad Alip; Rizky Ridwan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - September 2026 (IN PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i2.971

Abstract

Penerapan PSAK 112 tentang Akuntansi Wakaf masih menghadapi tantangan di tingkat kabupaten, sementara riset terdahulu banyak berfokus pada lembaga wakaf berskala nasional atau kota besar. Penelitian ini bertujuan menganalisis legalitas aset wakaf, tingkat pemahaman dan kesiapan nazhir dalam menerapkan PSAK 112, serta tantangan akuntabilitas nazhir di Kabupaten Tasikmalaya. Pendekatan kualitatif studi kasus digunakan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang mewakili dua regulator (BWI dan Kementerian Agama) serta tiga jenis nazhir (organisasi, badan hukum, perorangan), dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Tiga temuan utama: pertama, legalitas wakaf secara regulatif tersedia namun implementasinya timpang pada aset lama. Kedua, terdapat kesenjangan pemahaman PSAK 112 yang berlapis dari regulator hingga nazhir, terindikasi berkaitan dengan minimnya penyebaran informasi dari pusat ke daerah. Ketiga, arah akuntabilitas nazhir bervariasi menurut jenis kelembagaan, bukan tingkat kepatuhan PSAK 112. Penelitian ini berkontribusi memperluas teori stakeholder dalam konteks wakaf dengan menunjukkan bahwa akuntabilitas dapat berjalan melalui jalur formal maupun informal. Kajian ini berfokus pada tingkat pemahaman dan kesiapan pelaporan nazhir secara umum, bukan pada pengujian unsur teknis pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan PSAK 112, mengingat seluruh informan belum memiliki pemahaman yang memadai terhadap unsur-unsur tersebut
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kompensasi Dan Beban Kerja Terhadap Loyalitas Awak Kapal PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Surabaya Zulkarnaen Zulkarnaen; Zainul Kisman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - September 2026 (IN PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i2.976

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, kompensasi, dan beban kerja terhadap loyalitas awak kapal PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh awak kapal pada cabang tersebut sebanyak 82 orang dan seluruhnya digunakan sebagai sampel melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan Partial Least Square-Structural Equation Modeling menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap loyalitas awak kapal dan beban kerja juga berpengaruh terhadap loyalitas awak kapal, sedangkan kompensasi tidak berpengaruh terhadap loyalitas awak kapal. Temuan tersebut menunjukkan bahwa loyalitas awak kapal lebih kuat berkaitan dengan kualitas kepemimpinan dan pengelolaan beban kerja dibandingkan dengan kompensasi. Perusahaan perlu memperkuat komunikasi kepemimpinan, menjaga pembagian tugas dan waktu kerja secara proporsional, serta tetap mengevaluasi kesesuaian sistem kompensasi untuk mendukung loyalitas awak kapal.
Pengaruh Pengalihan Komplain Pembayaran PDAM dan Transparansi Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen pada Loket Pembayaran Non-PDAM di CV Afif Pratama dalam Perspektif Ekonomi Syariah Sukma Sukma; Akhmad Hulaify; Zakiyah Zakiyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - September 2026 (IN PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i2.979

Abstract

Masih banyak konsumen yang mengadukan dan menyampaikan komplain melalui loket pembayaran PDAM CV Afif Pratama, sedangkan CV Afif Pratama tidak mempunyai otoritas untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi kepada konsumen karena kerja sama yang terjalin antara kantor PDAM setempat dengan loket pembayaran PDAM CV Afif Pratama hanya terbatas pada jasa pembayaran. Kajian ini mengangkat rumusan masalah mengenai pengaruh kebijakan pengalihan pengaduan pembayaran PDAM terhadap tingkat kepuasan pelanggan di loket pembayaran non-PDAM CV Afif Pratama, serta pengaruh transparansi pelayanan terhadap kepuasan konsumen berdasarkan kerangka ekonomi syariah. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pengalihan komplain pembayaran PDAM di gerai non-PDAM terhadap kepuasan konsumen, serta mengevaluasi pengaruh transparansi hubungan kualitas layanan dengan pencapaian kepuasan konsumen berdasarkan sudut pandang ekonomi syariah. Penelitian ini mengaplikasikan metode penelitian eksplanatori (explanatory research). Sementara itu, populasi yang akan dijadikan sebagai subjek dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang menggunakan jasa pembayaran loket non-PDAM CV Afif Pratama dengan kisaran rata-rata sebanyak 2.722 orang. Penentuan sampel dalam studi ini menerapkan teknik purposive sampling dengan menetapkan jumlah sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis, terungkap bahwa variabel pengalihan keluhan tidak berdampak pada tingkat kepuasan konsumen. Sebaliknya, transparansi pelayanan yang berorientasi pada kepatuhan syariah, kemaslahatan, keseimbangan, nilai-nilai spiritual, serta pemenuhan prioritas kebutuhan pelanggan terbukti memberikan memberikan dampak yang searah serta bermakna terhadap tingkat kepuasan pelanggan
Pengaruh Kompetensi Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Verifikator Dalam Pencapaian BUM Desa Berbadan Hukum Dengan Efektifitas Pengawasan Sebagai Moderasi (Studi Kasus Pada Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, Dian Bramestie; Zainul Kisman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - September 2026 (IN PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i2.981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja verifikator dalam pencapaian BUM Desa Berbadan Hukum dengan efektifitas pengawasan sebagai moderasi (Studi Kasus Pada Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal). Kinerja verifikator adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang verifikator dalam melaksanakan tugasnya sesuai tanggung jawab yang diberikan instansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 80 verifikator BUM Desa dan BUM Desa Bersama di Ditjen PEIDDT. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis SEM-PLS. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kompetensi berpengaruh terhadap kinerja verifikator. Beban kerja berpengaruh terhadap kinerja verifikator. Efektifitas pengawasan berpengaruh terhadap kinerja verifikator. Efektifitas pengawasan tidak berhasil memoderasi pengaruh kompetensi terhadap kinerja verifikator. Namun efektifitas pengawasan berhasil memoderasi secara positif pengaruh beban kerja terhadap kinerja verifikator.
The Effect of Workplace and Working Hours Flexibility on Industrial Relations Mediator (MHI) Performance through Reward and Punishment Siti Sundari; Zainul Kisman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - September 2026 (IN PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i2.982

Abstract

This study analyzes the influence of workplace flexibility and working hours flexibility on the performance of Industrial Relations Mediators (MHI), with reward and punishment as mediating variables. The study is motivated by the fluctuating case-resolution rate of industrial relations disputes handled by MHI within the Directorate General of Industrial Relations and Workers' Social Security Development, which has not shown a stable trend from 2022 to April 2025 (81.25%; 70.94%; 88.76%; 76.31%). This research employs a quantitative associative approach with a cross-sectional survey design, analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4.1.1.8. The sample consists of 81 MHI selected through proportional stratified random sampling from a population of 101 individuals. The results indicate that workplace and working-hours flexibility have a positive and significant effect on reward and punishment (β = 0.444 and 0.424), as well as on mediator performance both directly (β = 0.345 and 0.294) and through reward and punishment as a partial mediator (β = 0.123 and 0.118). Reward and punishment are also proven to positively and significantly affect mediator performance (β = 0.278), such that all seven hypotheses are accepted.
The Influence of Transformational Leadership and Organizational Culture on Employee Performance with Work Motivation as a Mediating Variable at the Human Resources Development Agency of the Ministry of Villages and Development of Disadvantaged Regions Nikiyo Pernando; Zainul Kisman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - September 2026 (IN PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i2.983

Abstract

Employee performance is a strategic concern in public organizations because it reflects the ability of government institutions to translate organizational objectives into effective work outcomes. This study examines the influence of transformational leadership and organizational culture on employee performance, with work motivation as a mediating variable, at the Human Resources Development Agency of the Ministry of Villages and Development of Disadvantaged Regions of the Republic of Indonesia. The study employed a quantitative survey approach. The population consisted of 188 employees, and 128 respondents were selected using the Slovin formula. Data were collected through a five-point Likert questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares with SmartPLS 4. The results show that transformational leadership and organizational culture positively and significantly influence work motivation, while work motivation positively and significantly influences employee performance. In contrast, transformational leadership and organizational culture do not have significant direct effects on employee performance. Mediation testing indicates that work motivation fully mediates both relationships. The main novelty is the empirical confirmation that motivation is the key psychological mechanism through which organizational factors are translated into employee performance in an Indonesian public-sector human resource development institution.
The Influence of Internal Communication and Teamwork on Performance Mediated by Work Motivation Fiolita Prameswari Putri; R. Dwi Sunu Kanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - September 2026 (IN PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i2.984

Abstract

Employee performance is an important concern in public organizations because it reflects the ability of institutions to translate organizational objectives into effective work outcomes. This study examines the influence of internal communication and teamwork on employee performance, with work motivation as a mediating variable, at the Human Resources Development Agency and Community Empowerment of Villages and Disadvantaged Regions (BPSDM PMDDT). The study employed a quantitative explanatory survey approach. The population consisted of 160 civil servants, and 115 respondents were selected using Slovin’s formula and random sampling. Data were collected using a five-point Likert questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The results show that internal communication positively and significantly influences work motivation; teamwork positively and significantly influences work motivation and employee performance; and work motivation positively and significantly influences employee performance. Internal communication has no significant direct effect on performance. Mediation testing indicates that work motivation fully mediates the relationship between internal communication and performance, while it partially mediates the relationship between teamwork and performance. The findings highlight motivation as an important psychological mechanism through which internal communication and teamwork contribute to employee performance in a public-sector organization.
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Work-Life Balance Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Daerah Tertinggal Mahdianoor Artati; Aam Bastaman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - September 2026 (IN PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i2.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan work-life balance terhadap kinerja pegawai, dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi, pada Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal (Pusat PPMDDT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 110 pegawai yang memiliki masa kerja minimal tiga tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai, sedangkan work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Budaya organisasi dan work-life balance masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, yang selanjutnya juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja terbukti memediasi secara penuh pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, serta memediasi secara parsial pengaruh work-life balance terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa motivasi kerja memiliki peran sentral sebagai penghubung antara budaya organisasi dan keseimbangan kehidupan kerja dengan peningkatan kinerja pegawai. Implikasinya, peningkatan kinerja pegawai di Pusat PPMDDT perlu diupayakan secara terintegrasi melalui penguatan budaya organisasi, kebijakan work-life balance, dan strategi peningkatan motivasi kerja yang berkelanjutan.