cover
Contact Name
Agus Zainudin
Contact Email
jurnalalashr21@gmail.com
Phone
+6281336390005
Journal Mail Official
jurnalalashr21@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kyai Mojo No.101, Kaliwates Kidul, Kaliwates, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68133 Tel / fax : (0331) 428 732 ; 0857 4632 4403 / (0331) 428 732
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
ISSN : 25028383     EISSN : 28083954     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Al-Ashr Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun pada periode Maret dan September. Jurnal Al-Ashr ini memuat dan menyebarluaskan berbagai hasil penelitian, kajian ilmiah Dosen, Guru, Praktisi, Pengawas, Mahasiswa dalam lingkup bahasan tentang (1). Pendidikan agama dan umum, (2). Pembelajaran Dasar, menengah, atas, tinggi, (3). Pembelajaran pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2018): September" : 7 Documents clear
PERAN KELUARGA DALAM PENDIDIKAN AGAMA BAGI REMAJA Studi di Dusun Darungan Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember Zainudin, Agus
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 3 No 2 (2018): September
Publisher : PGMI Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.879 KB)

Abstract

Pendidikan Agama yang diselenggarakan dalam lingkungankeluarga merupakan bimbingan dan pertolongan dari orang tua kepada anaknya yang diberikan secara sadar sesuai dengan perkembangan secara jasmani dan rohani ke arah kedewasaan sesuai aturan-aturan dan nilai-nilai Agama. Keluarga merupakan wadah pendidikan yang paling utama dan pertama yang dapat mengantarkan anak menjadi dewasa dan menemukan hakikat dirinya serta memperbaiki diri dan sekaligus menguatkan fondasi beragama yang kokoh dan loyal pada ajaran agama yang dianutnya. Agama hadir menjadi benteng kehidupan yang luas pada semua sektor kehidupan manusia, pendidikan dan agama menjadi leading sektor perubahan hidup yang bermartabat dan maju menuju kesuksesan dunia dan akhirat 
PENDEKATAN SEMANTIK TERHADAP AL QUR’AN DALAM KARYA TOSHIHIKO IZUTSU Hidayah, Anis Ro; Alfiatul Hasanah
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 3 No 2 (2018): September
Publisher : PGMI Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.239 KB)

Abstract

Kajian mengenai Al Qur’an tidak hanya dilakukan oleh umat Muslim, tapi juga oleh kalangan non-Muslim. Toshihiko Izutsu adalah salah satu non-Muslim yang karyanya dapat diterima oleh masyarakat Muslim. Izutsu dalam karyanya menggunakan metode analisis semantik atau konseptual terhadap kosa kata Al Qur’an yang berhubungan dengan beberapa persoalan yang paling kongkrit dan melimpah yang dimunculkan oleh bahasa Al Qur’an. Semantik dalam kajian Izutsu adalah kajian analitik terhadap istilah-istilah kunci suatu bahasa dengan suatu pandangan yang akhirnya sampai pada pengertian konseptual pandangan dunia (weltanshauung) yang menggunakan bahasa itu
NILAI-NILAI HUMANIS-RELIGIUS DAN IMPLIKASINYA DALAM PARADIGMA PENDIDIKAN ISLAM Jasuli
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 3 No 2 (2018): September
Publisher : PGMI Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.171 KB)

Abstract

Artikel ini mengupas nilai-nilai humanisme-religius, yakni pemikiran yang bersumber dari ajaran Islam. Pemikiran ini berawal dari ikatan perjanjian primordial manusia dengan Tuhan sebagai theUltimate Reality. Orientasi ketuhanan (ilahiyah) sebagai jiwa dalam tiap individu manusia (teoantroposentrisme). Unsur teoantrosentrisme inimenjadikan manusia sebagai khalifah Allah. Pemikiran humanisme ini bertolak dari ajaran tauhid yang berupa nilai: kebebasan (liberty), persudaraan (fraternity), dan persamaan (equality). Dalam perspektif ini, pendidikan Islam ditujukan untuk membantu peserta didik mengaktualisasikan potensinya supaya menjadi manusia kreatif yangsadar akan kehadiran Allah dalam dirinya. Pendidikan ini berupaya mengantarkan peserta didik menjadi manusia Rabbani.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN TUTORIAL DALAM BACA KITAB KUNING: Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Bidayah Tegal Besar-Kaliwates-Jember N
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 3 No 2 (2018): September
Publisher : PGMI Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.946 KB)

Abstract

Sampai saat ini, dalam kegiatan pembelajarannya, Pesantren dan kitab kuning adalah dua sisi yang tak terpisahkan dalam keping pendidikan Islam di Indonesia, bahkan tanpa keberadaan danpengajaran kitab kuning, suatu lembaga pendidikan tak absah disebut pesantren. Untuk menjadikan pesantren tetap sebagai pusat kajian keislaman, pemeliharaan dan kitab kuning tetap dijadikan ciriutamanya. Oleh karena itu begitu pentingnya efektifitas pembelajaran tutorial ini diterapkan di pondok pesantren AL-Bidayah Tegal BesarJember. sebagai wujud dan upaya untuk bagaimana supaya santrisantrinya dengan model tutorial ini mampu dan bisa untuk menguasai dan memahami kitab kuning yang sudah ada yang selayaknya sudah di karang oleh para ulama’ salafun sholeh
PENGARUH MINAT BELAJAR SISWA PADA SEJARAH ISLAM TERHADAP PRESTASI BELAJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MI MIFTAHUL ULUM SUMURAN AJUNG JEMBER Ahmad Mujib
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 3 No 2 (2018): September
Publisher : PGMI Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.803 KB)

Abstract

Penelitian adalah pengaruh minat belajar siswa pada materisejarah kebudayaan islam terhadap prestasi mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VI (enam) Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Desa Sumuran Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: (1) Bagaimanakah minat belajar siswa pada materi sejarah kebudayaan islam di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum? (2) Bagaimanakah prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VI (enam) Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum? (3) Adakah pengaruh minat belajar siswa pada materi cerita sejarah terhadap prestasi belajar mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VI (enam) Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum. Kajian ini menunjukkan bahwa Tingkat minat belajar siswa diperoleh mean yaitu 29. Dari nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa variable minat belajar siswa dalam kategori cukupyaitu pada interval 26–32. Prestasi siswa pada prestasi mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam diperoleh mean yaitu 85,73 dan dibulatkan menjadi 86. Dari mean tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel tentang Prestasi siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dalam kategori cukup yaitu pada interval 82 – 142. Pengujian hipotesis penelitian menunjukkan pengaruh positif minat belajar siswa terhadap peningkatan prestasi siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, dengan rumus product moment yang menunjukkan nilai r observasi adalah 0,47049. Kemudian hasil tersebut dikonfirmasikan dengan harga r- teoritik pada taraf signifikansi 5% maupun 1% untuk jumlah responden 33 dalam taraf sigifikansi 5% =0,344 dan taraf signifikansi 1% = 0,442.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKTUAL TERHADAP MUTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA BIDANG STUDI AL-QUR’AN HADITS DI MI BAITUL RIDLO UMBULSARI JEMBER Astikkuswati
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 3 No 2 (2018): September
Publisher : PGMI Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.113 KB)

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran kontektual terhadap motivasi dan hasil belajar siswa di bidang al qur’an hadits, dengan fokus pada masalah adakah pengaruh antara penerapan pembelajaran kontektual terhadap motivasidan hasil belajar siswa. Dengan menggunakan tehnik analisa data kwantitatif Chi kwadrat baik menggunakan satu arah maupun dua arah terhadap hasil penelitian, maka diperoleh hasil sebagai berikut: Pertama. Terdapat pengaruh motivasi belajar alqur’an hadits terhadap siswa dengan menggunakan pembelajaran kontektual Kedua. Terdapat pengaruh hasil belajar antara siswa yang memiliki motivasi yang tinggi dengan siswa yang memiliki motivasi yang rendah.Ketiga. Terdapat interaksi penerapan pembelajaran kontektual terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan 1. Perluanya penguasaan ilmu yang mendalam khususnya bidang alqur’an hadits, sehingga tamatan dari Madrasah tidak diragukan lagi keabsahannya.2. Penerapan metode kontektual memang sudah saatnya untuk diterapkan dan selalu diperhatikan karena secara signifikan dapat diketahui dampak pengaruhnya bagi kemampuan kognitif dan life skill anak dalam kehidupannya. 3. Motivasi juga sangat perluditanamkan dalam jiwa sianak sebab dengan motivasi, akan dapat merubah jati diri dan kepribadian anak.4.Setelah memperoleh berbagaiilmu dan pengalaman maka selanjutnya diamalkan secara istiqomah/ kontinue agar segala yang diperoleh tidak mudah hilang dan memberikan makna yang positif bagi kita semua.
ISU DAN ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MASA REFORMASI Ahmad
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 3 No 2 (2018): September
Publisher : PGMI Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.489 KB)

Abstract

Kebijakan pendidikan merupakan kebijakan pendidikan yang ditujukan untuk mencapai tujuan pembangunan bangsa dibidang pendidikan, karena salah satu tujuan pembangunan bangsa adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Mencerdasakan kehidupan bangsatersebut hendaknya terus menerus untuk dibangun sehingga akhirnya akan mencapai tujuan yang diharapkan yaitu kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia. Kesejahteraan ini dapat terwujud manakala manusia yang menjadi warga negara mempunyai tingkat kecerdasan yang memadai, untuk dapat menguasai dan mempraktekkan ilmu danpengetahuan yang dimiliki. Agar ilmu yang dimiliki dapat bermanfaat baik bagi dirinya maupun orang lain. Dengan kemampuan keilmuan itulah diharapkan manusia mampu menghadapi, menyelesaikan persoalan kehidupan yang dapat dipertanggung-jawabkan secara ilmiah, rasional dan bertanggung-jawab. Hanya saja tingkat kecerdasan tersebut juga harus memperhatikan nilai-nilai moral, baik nilai moral keagamaan maupun nilai moral yang telah diyakini kebenarannya oleh masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7