cover
Contact Name
Bahrul Amsal
Contact Email
bahrul.amsal@unm.ac.id
Phone
+6285882636452
Journal Mail Official
bahrul.amsal@unm.ac.id
Editorial Address
Kampus Gunungsari Baru Jl. A.P. Pettarani Makassar 90222.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Predestinasi
ISSN : 1978935     EISSN : 2798379X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
PREDESTINASI providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about Sociology, Culture, Family, Gender Equality, Social Inclusion, Society, Politics, Philosophy, and Development. Published by Sociology Study Programs, Faculty of Social Science. PREDESTINASI published 3 times a year, scheduled on April, September, and December, and the Journal Editorial invites researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world to submit the manuscript.
Articles 94 Documents
Persepsi Orang Tua Pemulung Terhadap Pendidikan Anak Di Kelurahan Masale Kota Makassar ., Ade Irma; ,, Idham Irwansyah; Said Ahmad, M. Ridwan
PREDESTINASI Vol 14, No 3 (2022): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i1.33629

Abstract

ABSTRAK Ade Irma Wati, 2022 , Persepi Orang Tua Pemulung Terhadap Pendidikan Anak di Kelurahan Masale Kota Makassar, Program Studi Sosiologi, Jurusan Sosiologi- Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar. “ Dibimbing oleh Bapak Idham Irwansyah Idrus sebagai Pembimbing I , dan Bapak Ridwan S. Ahmad selaku Pembimbing II ”. Adapun tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk mengetahui : (1) Bagaimana Persepsi Orang Tua Pemulung Terhadap Pendidikan Anak di Kelurahan Masale. (2) Faktor-faktor yang Dihadapi Orang Tua Pemulung Sehingga Tidak Menyekolahkan Anak di Kelurahan Masale. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan cara menentukan kriteria informan yang disesuaikan dengan penelitian yang akan dilaksanakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Persepsi orang tua terhadap pendidikan, pada penelitian yang dilakukan di lapangan ditemukan beberapa persepsi yang berberda yaitu : a) Pendidikan merupakan hal yang penting, b) Adanya keinginan untuk tidak bersekolah, c) Merupakan jaminan untuk masa depan. 2) Faktor-faktor yang menjadi kendala sehingga orang tua tidak menyekolahkan anak diantaranya : A) Faktor Eksternal, merupakan hal yang berasal dari luar lingkup keluarga tersebut seperti : a) Faktor Ekonomi, dan b) faktor lingkungan. B) faktor internal diantaranya: a) Psikologi, dan b) Sosialisasi   
Penggunaan Smartphone Pada Petani Remaja di Desa Leworeng Kec.donri-donri Kab.Soppeng ., Mauliadi Ramli
PREDESTINASI Vol 14, No 3 (2022): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i1.33636

Abstract

AbstractAbstract. The development of science and technology is something that cannot be avoided, changes in all sectors are the impact of this, the education sector, social politics and the economy, one example of the economic sector is the use and increase in gadget users, in this case smartphones, which have even become the basic needs of every individual in all circles, one of which is among young farmers in Leworeng Village, Donri-Donri District, Soppeng Regency. This study aims: To determine the use of Smartphones among adolescent farmers. The research method used is descriptive qualitative method. The data sources were selected by purposive sampling. Data was collected by means of observation and interviews. The results showed that: the habit of using Smartphones among adolescent farmers in Leworeng Village was divided into several things, namely; for the purposes of farmer groups, in this case rice motorcycle taxis, entertainment facilities where they can play games and access YouTube and Facebook, as well as online shopping facilities through the marketpalce feature on smartphones. Keywords: Farmer, teenager, Smartphone, Farmer's Child.
IDENTIFIKASI FAKTOR MINIMNYA JUMLAH NELAYAN DI KAMPUNG NELAYAN UNTIA KOTA MAKASSAR Rahman, Muh Irham; ,, Ashari Ismail; Idrus, Idham Irwansyah
PREDESTINASI Vol 14, No 3 (2022): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i1.33632

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini untuk mengetahui (1) Penyebab Minimnya Jumlah Nelayan di Kampung Nelayan Untia (2) Usaha pemerintah mensejahterakan nelayan Untia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling dan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian (1) Penyebab minimnya jumlah nelayan disebabkan oleh. (a) Faktor pertama, profesi nelayan mempunyai kendala seperti cuaca hujan, Pelabuhan Perikanan Nusantara Untia yang belum maksimal, akses perahu yang sulit. Dan diantara semua kendala, yang mempunyai pengaruh kuat adalah kendala cuaca hujan, karena kendala ini memaksa nelayan tak melaut dan membuat nelayan mencari profesi lain seperti kuli, buruh pabrik, dan pekerja proyek dan ini tentunya berpengaruh pada berkurangnnya nelayan. (b) Faktor kedua yaitu,  para pemuda pencari kerja Kampung Nelayan Untia yang memilih bekerja di industri (c) Faktor ketiga yaitu, orang tua nelayan mengarahkan sang anak bekerja selain menjadi nelayan.
KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA ETNIS TORAJA DAN ETNIS BUGIS DI KELURAHAN PADANG SAPPA KECAMATAN PONRANG KABUPATEN LUWU ,, Syaipul Tahir; ., Abdul Rahman; Sumilih, Dimas Ario
PREDESTINASI Vol 14, No 3 (2022): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i1.33637

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Proses komunikasi antarbudaya Etnis Toraja dan Etnis Bugis di Kelurahan Padang Sappa Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu. (2) Bentuk interaksi sosial Etnis Toraja dan Etnis Bugis di Kelurahan Padang Sappa Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu. (3) Faktor pendukung komunikasi antarbudaya Etnis Toraja dan Etnis Bugis di Kelurahan Padang Sappa Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif yang dianalisa dan dituliskan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan individu sebanyak 12 (dua belas) orang informan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses komunikasi antarbudaya pada Etnis Toraja dan Etnis Bugis yaitu efektif tanpa adanya kesalahpahaman yang dapat dilihat dari situasi komunikatif, peristiwa komunikatif dan tindak komunikatif; (2) Bentuk interaksi sosial antara Etnis dan Etnis Toraja di Padang Sappa adanya proses asosiatif yaitu kerjasama. Kerjasama dalam artian saling membantu, menjaga kerukunan, menghargai pendapat dan perbedaan. Belum pernah terjadi konflik antaretnis seperti rasisme dan lain sebagainya; (3) Faktor pendukung komunikasi antarbudaya Etnis Toraja dan Etnis Bugis dapat dilihat dari penguasaan bahasa, keterbukaan dan kepentingan. Kata kunci: Komunikasi, Budaya, Etnis Toraja dan Bugis 
PERMASALAHAN PENDIDIKAN ANAK NELAYAN MISKIN DI KAMPUNG NELAYAN UNTIA KOTA MAKASSAR ,, Mentari Dwi Putri Ramadhani; Suhaeb, Firdaus w; Idrus, Idham Irwansyah
PREDESTINASI Vol 14, No 3 (2022): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i1.33633

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kondisi keluarga nelayan di Kampung Nelayan Untia Kota Makassar. (2) Sikap dan peran orang tua nelayan terhadap pendidikan anak di Kampung Nelayan Untia Kota Makasar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria informan telah ditentukan. Dalam teknik pengumpulan data dilakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta analisis datanya melakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Kondisi keluarga nelayan dari segi sosial-ekonomi dari empat indikator yang diukur, didapati masih rendah pada tiga indikator (2) Sikap dan peran orang tua nelayan terhadap pendidikan anaknya terlihat dari tujuh indikator, yakni : (a) Orang tua memiliki wawasan terhadap pendidikan anak, (b) Orang tua menilai pendidikan bagi anaknya penting, (c) Orang tua ingin menyekolahkan anaknya setinggi-tingginya, (d) Adanya kendala orang tua untuk menyekolahkan anaknya, (e) Adanya usaha yang dilakukan orang tua terhadap pendidikan anak. (f) adanya peran orang tua terhadap pendidikan informal (tata krama, etika hingga agamanya), (g) Adanya perencanaan yang dimiliki orang tua untuk pendidikan anak kedepannya. 
KEMISKINAN (STUDI STRUKTURAL PADA KOMUNITAS NELAYAN DIDESA PATTIRO SOMPE KECAMATAN SIBULUE KABUPATEN BONE) Agustang, Andi dody May Putra
PREDESTINASI Vol 15, No 2 (2022): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i1.34110

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala kemiskinan structural sebagai implikasi proses masuknya kapitalisme melalui komersialisasi dan teknologi yang bersifat monolog dimana kekuatan pemilik modal tampil mendominasi sehingga membawa implikasi ketidakadilan social dalam struktur kominitas nelayan yang bersangkutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data primer yang digunakan melalui wawancara dan pengamatan partisipatif dengan menggunakan populasi dan sampel. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pattiro Sompe Kecematan Sibulue Kabupaten Bone. Berdasarkan hasil penelitian faktor sosiokultural masyarakat nelayan menjadi penyebab utama terjadinya kemiskinan pada masyarakat pesisir atau nelayan pesisir adalah kondisi struktural dimana faham kapitalisme adalah penyebab terjadinya perenggutan dan eksploitasi masyarakat nelayan hidup dalam lingkaran kemiskinan antara generasi sehingga tidak terjadi mobilitas antara generasi secara vertikal yang dapat di tinjau dari pembagian hasil yang tidak seimbang. Sebagai hasil penelitian ini tentunya ingin menyampaikan saran agar pemerintah terutama Dinas kelautan dan perikanan secara bersama-sama dengan  stakeholder, perguruan tinggi lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan masyarakat peisisir menbentuk satuan kerja terpadu terhadap penanganan masyarakat pesisir karena kompleksitas masalah masyarakat pesisir, dan mengingat tingkat pendidikan di desa Pattiro sompe tergolong rendah, maka langkah- langkah yang harus di tempuh adalah upaya pembekalan keterampilan dan pengatahuan kenelayanan yang setidaknya pengetahuan kenelayanan mampu mereka gunakan untuk meningkatkan taraf kehiidupan mereka.   
Pagandeng: Studi Terhadap Aktivitas Ekonomi Pedagang Sayur di Desa Panciro Abdul Rahman ,
PREDESTINASI Vol 14, No 3 (2022): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i1.33634

Abstract

Abstract: This study aims to determine the beginning of the emergence of pagandeng in Panciro Village, to know the working system of pagandeng in the village, and to find out the socio-economic changes that occurred in the pagandeng community in Panciro Village and to determine the impact of the presence of pagandeng on the economy of the community in Paciro Village. This type of research is a case study using a qualitative descriptive approach. Informants in this study were pagandeng and the community of Panciro Village, Bajeng District, Gowa Regency by using the technique of determining informants with a snowball sampling system. The results of the research obtained from the field indicate that the beginning of the emergence of pagandeng (bicycles) in Panciro Village, which began in the 80s, was initiated by a man who sold chickens from the Galesong area. The working system of mobile vegetable traders is that there are various ways of working, each partner has different and different times and ways of working and the capital used by the partnership is that there are partners who use their own capital and others who use other people's capital. The socio-economic changes that occurred in Pagandeng in Panciro Village are the relationship between Pagandeng and the community, in this case the social interaction is going very well because considering the efficiency of the transportation equipment used by Pagandeng, it allows a lot of time available for social interaction. In addition, from the perspective of the cooperative economy in Panciro Village, not all of them can be categorized as poor families because their income exceeds the minimum wage and some are below the minimum wage. The impact of the presence of pagandeng on the community's economy is to help meet the needs of clothing for the community, expand employment opportunities in the informal sector, encourage increased income for small traders, and help the community's economy.. 
OPTIMALISASI JATI DIRI DALAM RUANG TANPA SPASIAL (Studi pada Masyarakat Adat To Karunsie di Luwu’ Timur Sulawesi Selatan) Kesuma, Andi Ima
PREDESTINASI Vol 15, No 2 (2022): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i1.34189

Abstract

 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perwujudan dari masyarakat tradisional, namun lebih dari itu merupakan gambaran dari sebuah identitas yang dapat dijaga dengan kuat dalam perubahan zaman yang serba cepat. yang harus dilakukan untuk menguatkan jati diri Masyarakat Adat To Karunsi’e dalam konteks internal, dalam tulisan ini kami juga memaparkan secara ringkas mengenai kilas balik sejarah bagaimana perubahan peraturan pemerintah serta beberapa kasus mengenai masyarakat adat lain di daerah dan tempat yang berbeda. Modernisasi dan industrialisasi yang terjadi pada Masyarakat Adat To Karunsi’e merupakan salah satu dari cukup banyaknya kasus di Sulawesi Selatan, dimana di dalamnya banyak terjadi hal-hal yang negatif dari keberadaan industrialisasi yang ada baik disebabkan oleh faktor internal seperti kesadaran masyarakat sekitar. Warisan budaya yang dimiliki tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga tidak sedikit menarik bagi masyarakat yang berada di lingkaran budayanya, maka dalam konteks ini perlu dilakukan beberapa hal supaya sejarah dan adat-istiadat tersebut dapat juga menyentuh masyarakat yang lebih luas. Masyarakat Adat Karunsi’e dan pemerintah mulai dari pemerintah desa harus menyadari bahwa dewasa ini untuk dapat menyesuaikan diri dengan keadaan harus pula menyesuaikan diri dengan apa yang terjadi, termasuk dalam hal ini bagaimana nantinya dapat mewariskan nilai-nilai luhur tersebut pada generasi selanjutnya. Kata kunci : Optimalisasi, Modernisasi, Masyarakat Adat
Perilaku Kesehatan Individu Di Sekitar Tempat Pembuangan Sampah Dalam Perspektif Sosiologi ., Mauliadi Ramli
PREDESTINASI Vol 15, No 1 (2022): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v14i2.33320

Abstract

Abstrak Mauliadi Ramli, 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui perilaku kesehatan individu yang cenderung dipengaruhi oleh kepercayaan individu terkait kondisi kesehatan yang diinginkan dan untuk mengetahui aspek psikologi dan sosiologi terkait perilaku kesehatan individu pada masyarakat sekitar tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Tamangapa Antang kota Makassar. Penelitian ini mengambil penelitian jenis deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan sosiologi dan psikologi sosial. Dalam memilih informan tehnik yang dipakai yaitu purposive sampling melalui penentuan kriteria yaitu masyarakat yang tinggal di sekitaran tempat pembuangan sampah antang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah obersevasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta teknik menganalisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa perilaku kesehatan masyarakat sekitar tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) dilihat dari aspek sosiologi dan psikologi yaitu pertama, masyarakat tidak mempermasalahkan dengan kondisi lingkungannya karena sudah terbiasa dengan kehidupan sosial seperti itu. Kedua, informan juga merasa cemas dan khawatir dengan kesehatannya, namun tidak ada pilihan lain kareba pemulung merupakan profesinya untuk mencari nafkah, Ketiga, kebanyakan masyarakat hanya merasakan penyakit ringan seperti flu dan batuk batuk, kemudian mereka mengobatinya dengan membeli obat instan di warung, pilihan untuk ke dokter praktek atau ke Pak mantra adalah pilihan terakhir. Keempat, Informan menjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi obat ketika sakit saja, berolahraga dan mengkomsusi makanan sehat adalah hal yang tidak terlalu di pedulikan.Kata Kunci : Perilaku Sehat, Sosiologi Kesehatan, Tempat Pembuangan sampah.
Peran Guru Sebagai Fasilitator dalam Pembelajaran Daring di SD Inpres Cambaya IV Makassar Febrianti Rasyid .; Mario Manra .; Muhammad Syukur .
PREDESTINASI Vol 15, No 1 (2022): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v15i2.40120

Abstract

ABSTRAKFebrianti Rasyid, 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran daring di SD Inpres Cambaya IV Makassar. 2) Faktor yang menjadi penghambat guru dalam melaksanakan perannya sebagai fasilitator selama pembelajaran daring di SD Inpres Cambaya IV Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 6 orang. Adapun kriteria informan dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan penelitian sehingga peneliti dapat mengetahui bagaimana peran guru sebagai fasilitator selama pembelajaran daring. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan deskriptif kuantitatif melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru telah berusaha untuk melaksanakan perannya sebagai fasilitator selama proses pembelajaran daring dengan menyediakan fasilitas untuk mendukung keberhasilan pembelajaran daring, memberikan berbagai metode pembelajaran, menyediakan beberapa media selama pelaksanaan pembelajaran daring. Selama melaksanakan perannya tersebut guru menemukan berbagai kendala yang dapat menghambat kelangsungan pembelajaran daring seperti jaringan internet yang tidak stabil, penggunaan kuota internet yang banyak dan mahal, murid tidak memiliki smartphone, orang tua yang belum terbiasa mendampingi anaknya dalam pembelajaran daring.

Page 6 of 10 | Total Record : 94