cover
Contact Name
Gunawan Wiradharma
Contact Email
gunawan.wiradharma@ecampus.ut.ac.id
Phone
+6221-7490941
Journal Mail Official
ikomik@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
FHISIP, Gedung Fakultas 3 , Jl. Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, 15418
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Ikomik: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 28071131     EISSN : 27989607     DOI : https://10.33830/ikomik
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi merupakan jurnal yang diterbitkan dan dikelola oleh Jurusan Ilmu Komunikasi dan Informasi, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka sejak Tahun 2021. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, yaitu bulan Juli dan Januari. Jurnal ini berisi hasil penelitian, pemikiran kontemporer, kajian teoretis, maupun kajian kritis yang meliputi ranah kajian ilmu komunikasi, perpustakaan, dan kearsipan.
Articles 71 Documents
Transfigurasi Komunikasi Visual pada Corak Motif Batik Pamekasan Madura Lulus Triandika; Danar Kristiana Dewi; Mochamad Priono
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v2i2.4109

Abstract

Sebagai warisan budaya, Batik Madura memiliki nilai sejarah dan filosofi yang mendalam. Kabupaten Pamekasan sebagai daerah penghasil batik di Madura senantiasa mempertahankan corak motifnya secara turun-temurun selama ratusan tahun. Namun pengaruh perkembangan kondisi sosial dan budaya ternyata memberikan pengaruh pada batik Pamekasan. Terutama pada corak motifnya, secara umum Batik Pamekasan menggunakan figur tumbuhan dan binatang dalam corak motifnya. Namun, secara detail pengaruh perkembangan sosial dan budaya terlihat dalam corak motif batik Pamekasan. Termasuk pengaruh figur selain tumbuhan dan binatang yang menjadi inspirasi pembuatan corak motif batik. Corak motif batik menarik untuk dikaji sebagai sebuah produk budaya yang seharusnya mempertahankan tata aturan leluhur. Meskipun telah banyak kajian tentang batik, namun masih sedikit tentang corak motif dalam batik. Terlebih kajian tentang corak motif batik Pamekasan Madura dari perspektif komunikasi visual. Sehingga menarik untuk dikaji lebih dalam guna mengetahui perkembangan dalam corak motif batik Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, studi literatur, dan hasil wawancara dengan narasumber. Analisis Semiotika visual Charles Sanders Peirce dipakai guna mengkaji objek penelitian yakni corak motif batik. Kemudian diambil kesimpulan berdasar analisis data.
Analisis Makna Pesan Motivasi dalam Lirik Lagu 21st Century Girls Liris Febrianty; Windra Irawan
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v2i2.4123

Abstract

BTS (Bangtan Sonyeondan) adalah sebuah boy band yang asalnya dari Korea Selatan dan namanya sudah tidak asing lagi terdengar bagi semua orang di dunia. Prestasi dan personal branding yang kuat, membuat BTS sangat dikenal semua orang. Dalam membuat karya musiknya, para penggemar selalu dikejutkan dengan skill mereka dalam penulisan lirik yang selalu memberikan banyak makna, entah itu tentang perjalanan karir mereka atau tentang isu-isu sosial. Karya ilmiah ini dibuat dengan judul “Analisis Makna Pesan Motivasi yang Tersirat Bagi Perempuan Di Dunia dari Lirik Lagu 21st Century Girls karya Boy Band Korea Selatan : BTS (Bangtan Sonyeondan)”. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif interpretatif dan dianalisa melalui teori semiotika Ferdinand De Saussure dengan tujuan untuk menjelaskan pesan motivasi dari lirik lagu tersebut yang dijabarkan perbait. Peneliti memilih lagu ini karena lagu 21st Century Girls karya BTS adalah sebuah lagu yang sangat inspiratif dengan mengangkat isu-isu sosial pada perempuan tentang kepercayaan diri seorang perempuan. Dapat diketahui, kepercayaan diri perempuan cenderung menurun karena standar kecantikan masyarakat yang tinggi. Dalam penelitian inilah ditemukan makna pesan motivasi bagi perempuan yang terlibat dalam masalah kepercayaan diri.
Strategi Komunikasi Publik Pemerintah di Masa Pandemi COVID-19 Hilda Sri Rahayu
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v3i1.3756

Abstract

This research was conducted on students of stisip widyapuri mandiri kab sukabumi. The purpose of the research is how the public communication strategy of West Java Province carried out by private college students in Sukabumi Regency through the stages of public communication strategy and how the strategy carried out by the West Java provincial government became a symbol of public communication for students, this study was conducted to see the principles of public communication of west Java province can be adopted by students stisip widyapuri mandiri kab sukabumi through the formation of public communication that exists media.  Mass, internet media to public communication the author wants to know the situation in terms of public communication in west Java province and also from students. The research methods used in this study are qualitatively descriptive with case study methods. The results showed that the public communication strategy carried out on students stisip widyapuri mandiri kab sukabumi communication carried out less effectively, namely with the wrong understanding in communicating in handling fake news or hoax public communication strategies carried out to make the community around Sukabumi Regency and the community in Indonesia can carry out effective public communication that is implemented and  well evaluated.   Penelitian ini dilakukan pada mahasiswi stisip widyapuri mandiri kab sukabumi. tujuan penelitian adalah bagaimana strategi komunikasi publik Provinsi  Jawa Barat yang dilakukan oleh Mahasiswi  perguruan tinggi swasta di Kab Sukabumi melalui tahapan strategi komunikasi publik dan bagaimana strategi  yang dilakukan pemprov jabar ini menjadi simbol komunikasi publik untuk para mahasiswi, penelitian ini dilakukan untuk melihat prinsip-prinsip komunikasi publik provinsi jawa barat dapat diadopsi oleh mahasiswi stisip widyapuri mandiri kab sukabumi  melalui pembentukan komunikasi publik yang ada media massa, media internet  terhadap komunikasi publik penulis ingin mengetahui keadaan dari segi komunikasi publik di provinsi jabar dan juga dari mahasiswi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi komunikasi publik yang dilakukan terhadap mahasiswi stisip widyapuri mandiri kab sukabumi komunikasi yang dilakukan kurang efektif yaitu dengan adanya pemahaman yang salah dalam berkomunikasi dalam menangani berita bohong atau hoax strategi komunikasi publik yang dilakukan untuk membuat masyarakat yang ada di sekitar Kab Sukabumi serta masyarakat yang ada di lndonesia  dapat melaksanakan komunikasi publik yang efektif yang dimplementasikan dan dievaluasi dengan baik.
Strategi Komunikasi Menantu Perempuan dengan Mertua Perempuan dalam Menghadapi Konflik Keluarga Astri Dwi Andriani; Destiana Husnul Chotimah; Ahmad Fauzi Yuzillah
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v3i1.3760

Abstract

The purpose of this study was to determine the communication strategy used and the causes of conflict between daughter-in-law and mother-in-law in Cianjur District. This study uses a qualitative approach with a case study method with the theory of Relational Dialectics. The subjects of this study were daughters-in-law who have or have lived with their in-laws from one to five years. The data analysis technique in this study was Miles and Huberman with the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the communication strategies used by the daughter-in-law in dealing with conflicts with the in-laws are: leaving, being silent and being patient. The causes of conflict faced by the daughter-in-law, namely: The conflict that occurs is the difference of opinion in terms of taking care of the house and raising children as well as biological factors. Menantu perempuan biasanya lebih banyak mengalami konflik dengan mertua perempuannya karena mempunyai peran yang sama sebagai ibu rumah tangga dalam satu rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan serta penyebab konflik menantu perempuan dengan mertua perempuan di Kecamatan-Cianjur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan teori Dialektika Relasional. Pengambilan data menggunakan pengamatan, wawancara, dan penelusuran kepustakaan. Subjek penelitian ini adalah menantu perempuan yang sudah atau pernah tinggal bersama dengan mertua perempuan mulai dari satu hingga lima tahun. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah Miles and Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa strategi komunikasi yang digunakan menantu perempuan dalam menghadapi konflik dengan mertua perempuan, yaitu: meninggalkan, diam serta bersabar. Adapun penyebab konflik yang dihadapi menantu perempuan, yaitu: konflik yang terjadi adalah adanya perbedaan pendapat dalam hal mengurus rumah dan mengasuh anak serta faktor biologis.
Psikologi Komunikasi Sebagai Pendekatan Fase Adaptasi di Era Pasca Covid-19 Mochammad Irfan Achfandhy; Budi Ariyanto
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v3i1.3763

Abstract

The post-Covid-19 era is marked by all social activities having resumed. However, the new era poses problems for the students of Islamic boarding schools who have to re-adapt after a long period of studying at home (online). This research elaborates the re-adaptation phase and the communication approach implemented by the students of the Islamic boarding school. The research uses an explanatory qualitative method with a phenomenological approach. Sources of data were obtained from six students of the Thoriqul Huda Islamic Boarding School. The results showed that the re-adaptation phase included; honeymoon, crisis, recovery and adjustment. The adaptation phase is running again effectively by using a communication psychology approach in the recovery phase.   Era pasca Covid-19 ditandai dengan seluruh kegiatan dan aktivitas sosial sudah berjalan kembali. Namun era baru menimbulkan permasalahan bagi santri pondok pesantren yang harus melakukan adaptasi kembali setelah lama belajar di rumah (online). Penelitian ini mengelaborasi fase adaptasi kembali dan pendekatan komunikasi yang di implementasikan santri pondok pesantren. Penelitian menggunakan metode kualitatif eksplanatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data diperoleh dari enam santri Pondok Pesantren Thoriqul Huda. Hasil penelitian menunjukkan fase adaptasi kembali meliputi; honeymoon, crisis, recovery dan adjustment. Fase adaptasi kembali berjalan secara efektif dengan menggunakan pendekatan psikologi komunikasi pada fase pemulihan (recovery). 
Komunikasi Antarpribadi Orang Tua dengan Anak yang Sadar dengan Kesehatan Mental Neng shinta Amelia
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v3i1.4303

Abstract

The relational interaction between parents and children is very important for character development. Children's expectations about how parents care for and teach them, especially those that refer to mental health, will be impacted by good communication from parents to each other. The purpose of this study focuses on knowing what factors hinder interpersonal communication between parents who are not aware of the importance of mental health and children who are aware of the importance of mental health. In addition, another research objective is to find out how effective interpersonal communication is between parents who are not aware of the importance of mental health and children who are aware of the importance of mental health. This study uses descriptive qualitative research methods with case studies. As for the determination of research informants using purposive techniques. Based on the findings of this study, parents should increase the frequency of contact and interaction with their children by creating communication channels with their children. Second, they need to develop a deeper understanding of the importance of children's mental health. This person is too ignorant and doesn't pay attention to his child, especially by opening communication spaces more often and asking about his child's condition. This will make parents more concerned with their children's mental health and able to understand what will be done to care for and educate their children Interaksi relasional antara orang tua dan anak-anak sangat penting untuk pengembangan karakter. Harapan anak-anak tentang bagaimana orang tua merawat dan mengajar mereka, terutama yang mengacu pada kesehatan mental, akan berdampak oleh komunikasi yang baik dari orang tua satu sama lain. Tujuan penelitian ini berfokus mengetahui faktor apa saja yang menghambat komunikasi antar pribadi orang tua yang belum sadar atas pentingnya kesehatan mental dan anak yang sadar atas pentingnya kesehatan mental. Selain itu tujuan penelitian lainnya adalah mengetahui bagaimana komunikasi antarpribadi yang efektif antara orang tua yang belum sadar akan pentingnya kesehatan mental dengan anak yang sadar atas pentingnya kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Adapun penentuan informan penelitian menggunakan teknik purposive. Berdasarkan temuan penelitian ini, orang tua harus meningkatkan frekuensi kontak dan interaksi dengan anak-anak mereka dengan membuat saluran komunikasi dengan anak, kedua mereka perlu mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya kesehatan mental anak-anak, Ketiga adalah memperbaiki pola asuh orang tua yang selama ini terlalu cuek dan tidak memperhatikan anaknya, khususnya dengan lebih sering membuka ruang komunikasi dan menanyakan kondisi anaknya. Hal ini akan membuat orang tua lebih peduli dengan kesehatan mental anaknya dan mampu memahami apa yang akan dilakukan untuk merawat dan mendidik anak-anaknya  
Keberhasilan Media Handling Satgas Covid-19 Pemkab Tegal Dalam Menekan Pandemi Aufia Maula Kamal; Pundra Rengga Andhita
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v3i1.4866

Abstract

This study aims to examine the management of media handling through a two way symmetric model that was previously carried out by the Tegal Regency Government through the Covid-19 Task Force Public Relations in communicating health protocols during theco-19 pandemic. The results of the study show that in the efforts to public relations for the Covid-19 Task Force, the Tegal Regency Government in dealing with the covid-19 pandemic is carried out by implementing a two-way symmetric model in informingabout the role of implementing the 3M health protocol (wearing a mask, maintaining distance and washing hands regularly) to reduce the speed of spread of covid-19. The implementation of the two-way symmetric model is carried out through several consistent emphasis strategies such as media handling, complaint handling, agenda setting and monitoring. These five emphases went well. This is marked by a change in people’s cognition who are increasingly convinced that implementing health protocols can reduce the rate of transmission of Covid-19 in Tegal Regency. This change in cognition ultimately shapes people’s behavior to make a positive contribution in suppressing the spread of Covid-19. Furthermore, this research also wants to convey that the two-way symmetric model strategy can be an effective solution in media handling activities for the success of the continuation program to suppress the rate of Covid-19 which is still running today, namely, the national vaccination program. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengelolaan media handling melalui two way symmetric model yang pernah dilakukan Pemkab Tegal melalui Humas Satgas Covid-19 dalam mengomunikasikan protokol kesehatan selama pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan studi literasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan validasi datanya menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upaya Humas Satgas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tegal dalam menghadapi pandemic covid-19 dilakukan dengan mengimplementasikan two way symmetric model dalam menginformasikan mengenai peran penerapan prototokol kesehatan 3M (Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan secara teratur) untuk menkan laju penyebaran covid-19. Implementas two way symmetric model dilakukan melalui sejumlah strategi penekanan yang konsisten seperti media handling, complain handling, penyusunan agenda setting dan monitoring. Kelima penekanan tersebut berjalan dengan baik. Hal itu ditandai dengan adanya perubahan kognisi masyarakat yang semakin yakin bahwa penerapan protokol kesehatan dapat menekan laju penularan covid-19 di Kabupaten Tegal. Perubahan kognisi ini yang akhirnya membentuk perilaku masyarakat untuk berkontribusi positif dalam menekan laju penyebaran covid-19. Lebih lanjut, penelitian ini juga ingin menyampaikan bahwa strategi two way symmetric model bisa menjadi solusi efektif dalam aktivitas media handling untuk menyukseskan program lanjutan penekanan laju covid-19 yang masih berjalan hingga saat ini, yakni, program vaksinasi nasional.
Analisis Media Komunikasi Online terkait Pelecehan Seksual dalam Chatbot di Telegram Muhammad Hanif Permana; Stefani Koesanto
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v3i1.5447

Abstract

Online communication media has impacts that can influence the audience and also lead them to distorted perceptions and actions. We tried to aim of analyzing the phenomenon of sexual harassment that occurs in online communication tools and chatbot features in telegrams using the uses and gratification theory. This study uses descriptive qualitative research methods to analyze the impact of using media and chatbot features on Telegram. The results of the study presented that the use of social media such as Telegram as a new space has an impact on an individual which will later influence a person's communication in online media. Media komunikasi online memiliki dampak yang dapat mempengaruhi khalyak pengguna sehingga dapat memunculkan persepsi dan tindakan yang menyimpang. Penelitian ini dilakukan bertujan untuk menganalisis fenomena pelecehan seksual yang terjadi dalamalat komunikasi online serta fitur chatbot dalam telegram menggunakan teori uses and gratification. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk menganalisis secara mendalam dampak penggunaan media serta fitur chat bot padatelegram. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan channel Annonymous chatbot telegram sebagai ruang baru dapat memberikan anonimitas dan keamanan bagi pelaku karena kerahasiaan identitasnya tinggi. Fenomena pelecehan seksual terjadi dalam chatbot di telegram dapat diakibatkan oleh karena kurangnya literasi digital serta anonimitas dalam penggunanya.
Pola Pengelolaan Arsip Secara Digital dalam Mendukung Efektivitas Organisasi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang Juniati Juniati; Aulia Nurdiansyah
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v3i1.5448

Abstract

The problem studied is the need for a digital-based archive management system within the Bontang City Education and Culture Office using digital-based archive management. The focus of the study is how to implement digital-based records management in records management so that the implementation of organizational activities can run efficiently and effectively. The purpose of this research is to encourage related devices to immediately adopt and implement digital-based archiving in order to succeed in the vision and mission of the organization so that organizational effectiveness and efficiency can be realized. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that a digital-based management system has not been implemented due to several factors, namely: (1) Employees who master digital-based records management are still limited, and (2) Lack of support from stakeholders in the use of digital-based records management systems. With this research, it is hoped that all parties can play an active role so that this digital-based implementation system can run as expected.   Masalah yang dikaji adalah tentang perlunya sistem pengelolaan arsip berbasis digital di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang dengan menggunakan pengelolaan arsip berbasis digital. Fokus kajian adalah pengelolaan arsip berbasis digital dalam pengelolaan arsip agar pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan secara efisien dan efektif. Tujuan dari penelitian ini mengambarkan pengelolaan arsip berbasis digital dengan mengadopsi dan mengimplementasikan penyelenggaraan kearsipan berbasis digital demi mensukseskan visi dan misi organisasi agar efektivitas dan efisiensi organisasi dapat terwujud. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penyelenggaraan berbasis digital belum terlaksana dikarenakan beberapa faktor yakni antara lain: (1) Pegawai yang menguasai pengelolaan arsip berbasis digital masih terbatas, dan (2) Kurangnya dukungan dari stakeholder dalam penggunaan sistem pengelolaan arsip berbasis digital. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan semua pihak dapat ikut berperan aktif agar sistem penyelenggaraan berbasis digital ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.
Strategi Komunikasi Kelompok Karang Taruna Klepu Dalam Mendorong Minat Baca Warga Pratama, Ayu; Pundra Rengga Andhita
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v3i2.3759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Karang Taruna Desa Klepu dalam mendorong budaya membaca warga Dukuh Tempel Desa Klepu dengan pendekatan group syntality theory (teori kepribadian kelompok). Ada dua aspek yang diperhatikan dari pendekatan ini yakni maintenance energy dan effective energy. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menitikberatkan teknik pengumpulan data pada wawancara dan observasi sebagai data primer dan dokumentasi sebagai data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan maintenance energy berhasil dibangun dengan baik oleh Karang Taruna Desa Klepu melalui pemetaan masalah di lingkungan internal yang menjadi faktor penghambat kesuksesan gerakan budaya membaca warga. Hasil pemetaan tersebut yang kemudian digunakan menjadi acuan untuk membangun ulang komitmen dan soliditas anggota terhadap kelompok dan tujuan yang telah disepakati bersama. Adapun dari aspek effective energy Karang Taruna Desa Klepu berhasil menjadikan dinamika kelompok sebagai kekuatan utama untuk membangun ulang komitmen anggota. Kekuatan itu dibangun melalui strategi komunikasi yang menekankan harmonisasi dan simultansi. Selain itu, Karang Taruna Desa Klepu berhasil memetakan varian strategi komunikasi yang lebih luas. Hanya saja demi simultansi kesuksesan kegiatan sejenis di masa depan, Karang Taruna Desa Klepu perlu membangun komunikasi intensif dengan berbagai pihak dan juga merancang ulang pola evaluasi yang lebih terarah dan terukur melalui data komprehensif