cover
Contact Name
Nuansa Bayu Segara
Contact Email
nuansasegara@unesa.ac.id
Phone
+6285624008584
Journal Mail Official
sosearch@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus UNESA Ketintang, Surabaya Gedung I1 Pendidikan IPS
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
SOSEARCH : Social Science Educational Research
ISSN : 00000000     EISSN : 27742776     DOI : -
Core Subject : Social,
SOSEARCH : Social Science Educational Research merupakan jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan IPS FISH Unesa, Surabaya yang bekerja sama dengan Forum Komunikasi Guru IPS (FKG-IPS) Nasional dengan ISSN 2774-2776 (Media Online). Adapun fokus dan ruang lingkup jurnal ini meliputi: Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2022)" : 5 Documents clear
Students’ Counseling and Teachers’ Moral Integrity Management in Science Education Victor Tubosun Babalola
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the concepts of Students’ Counseling and Teachers’ Moral Integrity Management in an Ethno-linguistically Diverse Science Education Schools. It aims to expose another cause of teachers’ moral integrity question and provides suggestions to ensure the hardworking teachers are not discouraged and the schools do not lose public trust. Having adopted a multidisciplinary approach, the study exploited oral interviews and e-library resources as data sources. The dichotomy “Theory X and Y” by Douglas McGregor of 1960 was used as the theoretical frame-work to anchor the study. It was discovered that the use of incomplete statements, ambiguous words and gender sensitive statements during students’ counseling are responsible for misinterpretation of intention which often put teachers’ moral integrity at risk. It was suggested that science teachers should be gender conscious and avoid easily misunderstood statements during students counseling. Also, School Administrators and counseling association of Nigeria should organize workshop for science teachers on the needs to refer low performing students to professional counselors for proper counseling interventions.
Peran Guru IPS Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Eldi Mulyana; Luffi Nurhafifiyanti; Ade Suherman; Triani Widyanti; Tetep Tetep; Alni Dahlena; Asep Supriyatna
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja adalah peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa. Pada usia remaja seorang anak mengalami berbagai bentuk perubahan baik emosi, tubuh, minat dan pola pikir. Munculnya berbagai kasus kenakalan pada remaja, perlu adanya tindakan yang serius karena remaja merupakan asset bagi negara. Sekolah merupakan tempat bagi siswa mendapatkan pendidikan sekaligus bimbingan, maka disinilah guru berperan penting dalam pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru IPS dalam mengatasi kenakalan remaja pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Karangpawitan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian, dapat disimpulkan sebagai berikut 1). Bentuk-bentuk kenakalan remaja, terdiri dari kenakalan biasa, Kenakalan mengarah pada pelanggaran Dan Kenakalan khusus seperti: tindakan asulia seperti menyenggol area sensitive wanita. 2) Peran guru IPS dalam mengatasi kenakalan remaja, terdapat tindakan preventif, Tindakan represif Dan Tindakan Kuratif seperti: melakukan kerjasama dengan pihak sekolah dan orangtua/wali siswa, dan melakukan homevisit kerumah siswa yang bermasalah. 3) Hambatan-hambatan guru dalam mengatasi kenakalan remaja dapat dipengaruhi oleh faktor internal dimana siswa kurang mengontrol emosi dan faktor eksternal dipengaruhi lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. 4) dampak peran guru IPS dalam mengatasi kenakalan remaja siswa, dimana siswa menjadi aktif dan percaya diri dan siswa dapat mengurangi kenakalannya. Kata Kunci: Peran Guru, Kenakalan Remaja, Siswa kelas VIII.
Relevansi Nilai – Nilai Kearifan Lokal Pada Batik Gedog Untuk Menumbuhkan Profil Pelajar Pancasila Pada Pendidikan IPS di Kabupaten Tuban Dhira Romadhonna Putri Satriyani; Nuansa Bayu Segara
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/sosearch.v3n1.p33-46

Abstract

Profil pelajar Pancasila sebagai tujuan pendidikan karakter dalam Pendidikan IPS melalui nilai – nilai kearifan lokal budaya yang tumbuh di lingkungan masyarakat. Batik gedog Tuban merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Tuban yang memiliki nilai kearifan lokal didalamnya dan diakui keberadaannya oleh masyarakat sekitar. Namun seiring berjalannya waktu rasa bangga dan peduli terhadap kelestarian budaya batik gedog Tuban dirasa kurang tertanam pada generasi muda sehingga nilai kearifan lokal batik gedog Tuban diharapkan dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran IPS yang akan memuat wawasan lokal dan identitas budaya mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengkaitkan nilai – nilai kearifan lokal yang terkandung pada batik gedog Kabupaten Tuban guna menumbuhkan profil pelajar pancasila dalam pendidikan IPS di Kabupaten Tuban. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai – nilai kearifan lokal alam batik tenun gedog diantaranya hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan siklus kehidupan. Ketiga nilai kearifan lokal tersebut memiliki relevansi dengan elemen profil pelajar Pancasila yang kemudian dapat diimplementasikan dalam pendidikan IPS sehingga mampu meningkatkan rasa peduli dan cinta masyarakat lebih khusus peserta didik pada kebudayaannya.
Makna Makna Simbolik Tradisi Haul Punden Sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila widiya Widiya; Sukma Perdana Prasetya; Katon Galih Setyawan; Hendri Prastiyono
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan makna dan interaksi simbolik yang terdapat dalam kegiatan Tradisi Haul Punden Mbah Kramat yang memiliki pengaruh terhadap penguatan profil pelajar Pancasila, dalam praktik dari tradisi ini terdapat nilai – nilai sosial yang juga terkandung dalam unsur – unsur Profil Pelajar Pancasila dan hal ini memiliki peran besar dalam pembelajaran karakter, terutama sebagai sumber belajar IPS. Penelitian ini menggunakan literatur sebagai referensi pada tema yang diangkat dengan metode deskriptif kualitatif yang dimaksudkan untuk menjadikan Haul Punden Mbah Kramat sebagai penguatan profil pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan kajian berdasar Teori Interpretatif Simbolik oleh Clifford Geertz dan Teori Interaksionisme Simbolik oleh Herbert Bloomer. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, buku, jurnal, ataupun sumber yang lain yang mempunyai kesamaan tema. Lokasi penelitian di Desa Randu Padangan Karangpoh. Hasil penelitian ini adalah Haul Punden Mbah Kramat tidak hanya kegiatan religius, akan tetapi juga sebagai salah satu cara masyarakat dusun menghormati leluhur dengan mengirimkan doa dan adanya kegiatan haul punden ini membuat masyarakat menjadi lebih tinggi rasa solidaritasnya, sehingga pada haul punden ini masyarakat desa Randu Padangan Karangpoh menggunakannya sebagai bentuk acara untuk rasa berterima kasih dan memohon kesejahteraan untuk sang ahli kubur kepada Allah SWT. Keywords: Tradisi, Haul Punden, Gotong Royong
Perbandingan Hasil Belajar Geografi Menggunakan Model Take And Give Dan TPS Berbantuan Media Kartu SMAN 8 Banda Aceh Fitriani Yulianti; Nurul Hafilda
SOSEARCH : Social Science Educational Research Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education can experience changes for the better so that there is a need for renewal. The teaching model is said to be relevant if it is able to lead students to achieve their educational goals. The Take And Give and Think Pair Share models are learning models that use group work and collaboration systems. The purpose of this study was to compare the learning outcomes of geography using the Take and Give and Think Pair Share models assisted by card media in class X students of SMA Negeri 8 Kota Banda Aceh. This research uses a quantitative approach with the type of Quasi Experiment research. The population in this study were all students of class X SMA Negeri 8 Banda Aceh City. Sampling using the Purposive Sampling Technique, two research classes were taken, namely X IPS 1 with 30 students and X IPS 2 with 30 students. Data analysis techniques in the form of initial ability analysis, normality test, homogeneity test, and hypothesis testing. Data were processed using the t-test with normal and homogeneous requirements. Based on hypothesis testing shows that tcount > ttable so that Ha is accepted. The results showed that the learning outcomes of geography taught by the Take and Give model were better than those taught by the Think Pair Share model assisted by card media in geography subject class X IPS SMA Negeri 8 Kota Banda Aceh.

Page 1 of 1 | Total Record : 5