cover
Contact Name
Salfiana
Contact Email
salfiana.husain@gmail.com
Phone
+6285299202067
Journal Mail Official
teksuju@umsrappang.ac.id
Editorial Address
Ruang Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang Jl. Angkatan 45 No. 1 A Kampus UMS Rappang Lt. Salo Sidrap Indonesia (91651)
Location
Kab. sidenreng rappang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JASATHP: Jurnal Sains dan Teknologi Hasil Pertanian
ISSN : -     EISSN : 27980952     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JASATHP: Jurnal Sains dan Teknologi Hasil Pertanian merupakan jurnal ilmiah yang disusun pada Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Jurnal ini memuat hasil peneltian primer atau sekunder, tinjauan, pemikiran atau ulasan dan komunikasi pendek yang dikemas secara sistematis dan kritis dibidang Teknologi Hasil Pertanian. Terbit pertama kali pada tahun 2021 dengan frekuensi terbit setiap semester atau pada bulan Mei dan November. Lingkup permasalahan mencakup teknologi hasil pertanian, biokimia hasil pertanian, mikrobiologi pertanian, teknologi fermentasi, rekayasa proses hasil pertanian, ilmu dan teknologi pangan serta agroindustri.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2021): November" : 5 Documents clear
Jurnal Review : Kesesuaian Mutu Ikan Roa (Hemirhampus sp.) Asap dengan Metode Pengasapan Tradisional dan Metode Asap Cair Syahmidarni Al Islamiyah
JASATHP: Jurnal Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.619 KB) | DOI: 10.55678/jasathp.v1i2.546

Abstract

Pengasapan ikan bertujuan untuk mengawetkan ikan yang merupakan bahan irreversible, penambah cita rasa, warna, aroma khas pada ikan. Penggunaan metode pengasapan baik secara tradisional maupun metode asap cair yang sudah banyak dilakukan dan diteliti memberikan pengaruh terhadap mutu ikan roa baik mutu organoleptik, mutu kimia, dan mutu mikrobiologi. Kesesuaian mutu dengan standar yang telah ditetapkan merupakan salah satu faktor pendukung yang penting dalam meningkatkan daya saing produk. Tujuan penelitian ini untuk melihat kesesuaian mutu ikan roa asap dari beberapa penelitian yang telah dilakukan dengan standar SNI ikan asap No. 2691.1-2009 yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian mutu ikan asap dari beberapa penelitian yang dikaji baik dengan metode pengasapan tradisional maupun metode asap cair menunjukkan telah memenuhi standar SNI ikan asap No. 2691.1-2009 ikan asap baik mutu organoleptik, mutu kimia, dan mutu mikrobiologi.
Pengaruh Suhu dan Lama Pendinginan terhadap Karakteristik Mutu Beras Hasil Giling dengan Teknik Pendingin Pragilling Isnawaty Isnawaty
JASATHP: Jurnal Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.731 KB) | DOI: 10.55678/jasathp.v1i2.547

Abstract

Penanganan pascapanen adalah tindakan yang dilakukan atau disiapkan agar hasil pertanian siap dan aman digunakan karena secara signifikan metode pendinginan ini juga dapat meningkatkan total hasil beras dan total beras kepala, dengan meningkatnya hasil padi dan beras kepala bisa karena kelembaban yang dapat meningkatnya kerusakan yang terkait dengan suhu beras giling yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu, lama pendinginan, dan kualitas fisik beras yang dipengaruhi oleh teknik pendinginan pragiling. Hasil penelitian memperlihatkan penurunan kadar air pada proses pengeringan varietas impari (22,4% - 13,4%) dan varietas cisadane (25% - 14,3%) . Terjadi susut pengeringan karena jumlah air yang menguap selama proses pengeringan pada varietas impari 16 kg dan varietas cisadane 21 kg. Selain dipengaruhi varietas nilai rendemen beras giling juga dipengaruhi oleh karakteristik kualitas gabah, pada varietas impari diperoleh rata-rata (52.40 ± 3.23 %) sedangkan pada varietas cisadane diperoleh rata-rata (54.54 ± 1.2 %). Penampakan visual, pengukuran derajat warna warna (Lab*) beras hasil giling dengan teknik pendingin pragiling dan non pendingin tidak berpengaruh signifikan terhadap perlakuan yang diberikan. Pada analisis karakteristik mutu beras dengan teknik pendinginan pragiling, mutu beras yang dihasilkan lebih baik dari perlakuan non pendingin hal ini terlihat dari jumlah persentase butir kepala, butir patah dan menir yang dihasilkan mencapai 87,68%. Hal ini sesuai dengan data analisis sidik ragam dimana suhu berpengaruh signifikan (0.00<0.05) pada keempat suhu yang digunakan. Waktu pendinginan berpengaruh signifikan terhadap mutu fisik beras yang dihasilkan dengan nilai signifikansi (0.00<0.05) pada tiga level waktu yang digunakan.
Evaluasi Kadar Air Gabah Nurwidah, Andi; Asni, Andi; Haq, Arinil
JASATHP: Jurnal Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.363 KB) | DOI: 10.55678/jasathp.v1i2.548

Abstract

Pengambilan data ini dilakukan dengan pengukuran kadar air menggunakan metode pengeringan. Metode pengeringan merupakan suatu metode untuk mengeluarkan sebagian air dari suatu bahan dengan cara menguapkan air tersebut menggunakan energi panas. Pengukuran ini menggunakan alat moisture meter untuk mengukur kadar air gabah. Tujuan Pengukuran ini adalah mengetahui kadar air gabah setelah pemanenan, mengetahui kadar air gabah setelah pengeringan kemudian membandingkan kadar air gabah sebelum dan setelah di keringkan. Kadar air setelah pemanenan di ukur menggunakan Moisture meter mempunyai kandungan air 20,5%. Kadar air setelah pengeringan di ukur menggunakan Moisture meter mempunyai kandungan air 14.0%. Hasil tersebut menunjukkan pengurangan kadar air sebanyak 6,5%.
Perubahan Fisik Penyimpanan Tomat Muhanniah Muhanniah; Nurul Frasiska; Fauziah Fauziah; Mudasirah Mudasirah; Vivi Andrianti
JASATHP: Jurnal Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.254 KB) | DOI: 10.55678/jasathp.v1i2.549

Abstract

Buah dan sayur merupakan salah satu pangan yang mudah mengalami kerusakan akibat adanya kontaminan atau metabolisme buah dan sayur yang terus berlangsung setelah pemanenan. kerusakan buah sangat mempengaruhi kualitas mutu fisik dan nilai gizi buah, sedangkan konsumen selalu menginginkan buah dalam keadaan segar. Tujuan penyimpanan ini adalah untuk mengatahui perubahan fisik (berat, warna, tekstur dan ada tidaknya air pada kemasan) selama 5 hari. Berat tomat pada kemasan plastik yang memiliki lobang didapatkan berat tomat mengalami penurunan berat semakin lama penyimpanan dapat mempengaruhi penurunan berat. Sedangkan berat tomat pada kemasan plastik yang memiliki lobang mengalami penurunan selama penyimpanan. Tekstur tomat pada kemasan plastik tanpa lobang dan plastik yang memiliki lobang didapatkan tekstur yang sama yaitu semakin lama penyimpanan maka akan mempengaruhi penurunan kekerasan tomat. Warna tomat pada kemasan plastik tanpa lobang dan plastik yang memiliki lobang didapatkan warna yang sama. Terdapat uap air pada kemasan bahan, baik pada kemasan plastik yang dilubang maupun kemasan plastik tanpa lubang.
Proyeksi Produksi Padi Kecamatan Panca Rijang di Kabupaten Sidenreng Rappang Nurmiah Nurmiah; Surianti Surianti
JASATHP: Jurnal Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.049 KB) | DOI: 10.55678/jasathp.v1i2.550

Abstract

Salah satu Sumber pangan Pokok di indonesia khususnya sulawesi selatan dan kabupaten Sidenreng Rappang adalah Padi (Beras). Tujuan dari tulisan ini adalah menyajikan proyeksi produksi padi Kecamatan Panca Rijang. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data time series 2020 BPS. Data kemudian diolah dengan membahas produksi padi di Kecamatan Panca Rijang dan secara keseluruhan di Kabupaten Sidenreng Rappang. Hasil yang diperoleh yakni Panca Rijang juga sangat potensial dengan produksi pertanian khususnya padi di mana Kecamtan ini menghasilkan 249240 Ku Padi di Tahun 2020. Kecamtan ini memberikan kontribusi dalam produksi padi Kabupaten sebanyak 4571170 Ku Padi di Tahun 2020. Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang melalui Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perkebunan mengupayakan tercapainya peningkatan produksi pertanian di kabupaten sidenreng Rappang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5