cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
ANALISIS KAPASITAS DAN KEBUTUHAN DAYA LISTRIK UNTUK MENGHEMAT PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA ., Ahmad Wahid
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang sangat penting dan sebagai sumber daya ekonomis yang paling utama yang dibutuhkan dalam berbagai kegiatan. Dalam waktu yang akan datang  kebutuhan listrik akan meningkat seiring dengan adanya peningkatan dan perkembangan baik dari jumlah penduduk, jumlah investasi, perkembangan teknologi termasuk didalamnya perkembangan dunia pendidikan untuk semua jenjang pendidikan. Universitas Tanjungpura merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi yang mengkonsumsi energi listrik cukup besar dengan total daya terpasang 3.086.000 VA. Dari total daya yang terpasang, Fakultas Teknik yang merupakan salah satu fakultas yang berada  di Universitas Tanjungpura memakai konsumsi energi listrik sebesar 20 % dari total daya terpasang di Universitas  Tanjungpura yaitu sebesar 299.200 VA.Oleh karena itu, menjadi bagian penulis untuk menganalisa analisis kapasitas dan kebutuhan energi listrik untuk upaya menghemat penggunaan energi listrik di Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura untuk mengetahui penggunaan  listrik di Fakultas Teknik serta kondisi kebutuhan daya yang terpasang dari transformator distribusi untuk supply kebutuhan energi listrik saat ini, mengetahui kondisi beban terpakai dan terpasang di Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura dan mengendalikan atau menekan tingkat pemakaian energi listrik yang berlebihan.   Metode penulisan yang digunakan dalam menyelesaikan tugas akhir ini dilakukan melalui studi literatur dan observasi lapangan. Hasil dari analisisini  yaitudilihat dari perbandingan rekening listrik dengan hasil analisis dari perhitungan beban , perhitungan energi dan perhitungan kapasitas daya terpakai maka dapat dilihat hasil dari rekening listrik lebih besar dari pada hasil analisis. Hal ini disebabkan oleh hasil analisis yang dihitung ideal sehingga tidak mengetahui pemakaian yang tidak terkontrol serta faktor dari jam nyala yang berlebihan sehingga menyebabkan pemakaian energi pada peralatan listrik menjadi besar dan adanya tambahan biaya beban dari pihak PLN persero dan dengan menggunakan beberapa langkah penghematan dapat menurunkan penggunaan energi listrik yang ada di Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura.   Kata Kunci :Energi listrik,  Peluang Penghematan, APP Meter.
EVALUASI KINERJA SISTEM SINKRON 20 KV GARDU INDUK SIANTAN ., M. Sabli
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- berdasarkan data real di lapangan pada tanggal 20 Januari 2013 pukul 11.17 WIB terjadi gangguan PMT 150 KV Gardu Induk Siantan. Sehingga mengakibatkan island operation antara sistem bus I dan bus II 20 KV GI Siantan. Maka pada penelitian ini dilakukan studi terhadap kinerja sinkron 20 KV Gardu Induk Siantan, yang dimulai dengan penelusuran literatur yang sesuai dengan sistem sinkron yang ada, dilanjutkan dengan melakukan evaluasi tentang kinerja sistem sinkron yang ada dengan melihat kondisi pola operasi sebelum gangguan, setelah gangguan dan arus sirkulasi yang dimungkinkan terjadi pada PMT Bus Coupler 20 KV GI Siantan ketika dimasukan tanpa sinkron serta kondisi ideal menggunakan modifikasi rangkaian sinkron. Kata kunci : sinkron 20 KV, Island Operation, Arus Sirkulasi, Gardu Induk Siantan
Rancang Bangun Robot Bawah Air Mini ROV (Remotely Operated Vehicles) Berbasis Mikrokontroler ATMega16 ., M. Abdul Hamid Koli
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2015): Jurnal S1 Teknik Elektro
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi bawah air kurang mendapatkan perhatian dari masyarakat, masih banyak kegiatan bawah air yang dilakukan dengan cara konvensional dan memiliki resiko yang tinggi. Oleh karena itu robot yang mampu bergerak di bawah air sangat dibutuhkan untuk membantu tugas manusia. Robot  bawah air yang dirancang adalah jenis mini ROV berbasis mikrokontroler Atmega 16. Robot ini menggunakan 3 buah motor penggerak untuk bermanuver dan dilengkapi dengan kamera serta sistem pencahayaan untuk memantau kondisi bawah air. Mikrokontroler Atmega16 sebagai pengendali utama yang terhubung ke joystick control melalui kabel agar robot dapat dikendalikan dari atas permukaan air. Tujuan penelitian ini adalah terwujudnya sebuah robot bawah air yang dapat menggantikan cara konvensional pada kegiatan bawah air. Hal yang paling penting dalam perancangan mini ROV adalah sistem pengendaliannya dan sistem kedap air. Dari hasil pengujian kekedapan air, tidak terdapat kebocoran pada bodi, sistem pemantauan dan sistem pencahayaan. Sedangkan pengujian gerak robot ketika berada di air, robot masih bisa bermanuver sesuai perintah. Ketika maju dengan jarak 2,25 meter memerlukan waktu 11,51 detik dan mundur dengan jarak yang sama dengan waktu 10,65 detik. Untuk menyelam dengan kedalaman 60cm memerlukan waktu 5,5 detik sedangkan naik atau timbul dengan kedalaman yang sama dengan waktu lebih cepat yaitu 2,8 detik karena tidak melawan tekanan air. Pada saat berputar ke kiri dengan sudut 0-360̊  waktu yang dibutuhkan 8,53 detik, sedangkan ke kanan dengan sudut 0-360̊ waktu yang tercatat lebih lama yaitu 9,72 detik. Untuk sistem pemantauan dan sistem pencahayaan masih dapat bekerja dibawah permukaan air walaupun hasil yang ditampilkan sistem pemantauan kurang maksimal. Hasil pengujian menyimpulkan bahwa robot bisa bermanuver sesuai perintah serta dapat membantu kegiatan pemantauan bawah air.   Kata kunci: robot bawah air, mini ROV, Mikrokontroler Atmega16  
Prototipe Pendeteksi Titik Api Kebakaran Lahan Berbasis Arduino Uno R3 Dengan Peringatan Dini Melalui Website ., Kurniawan S
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2018): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memang masih menjadi momok setiap memasuki musim kemarau hampir terjadi setiap tahun, membakar wilayah lahan gambut dan hutan yang luas di seluruh Indonesia. Prototipe pendeteksi titik api  ini mengintegrasikan baterai power bank 5 volt sebagai catu daya utama dengan Module Arduino Uno R3 berbasis mikrochip Atmega328p sebagai pengendali dan Module ENC28J60 sebagai protocol internet. Tujuan yang ingin dicapai dalam riset  tugas  akhir  ini  adalah  untuk  merealisasikan  suatu  sistem  Pendeteksi  titk  api  kebakaran  yang  dapat  merekam  data pengukuran ke dalam   database MySQL serta menampilkan data hasil pengukuran secara waktu nyata (real time) dengan memanfaatkan website sebagai media informasi. Sistem ini terdiri atas dua bagian, yaitu bagian perangkat keras dan perangkat lunak. Bagian perangkat keras berupa alat prototipe yang terdiri dari Flame sensor (sensor api), MQ2 (sensor asap), DHT11 (suhu dan kelembaban), berfungsi untuk mendeteksi data asap dan cahaya Api serta mengirimkan data ke database MySQL yang terinstal pada web server. Bagian perangkat lunak merupakan suatu GUI yang dapat diakses pada halaman website, www.sipemantauhutan.id yang berfungsi memvisualisasikan data hasil pengukuran dalam bentuk  indikator warna dan  grafik. Menggunakan motor servo sebagai penggerak alat yang berputar 180o   memantau lahan dari arah yang tertentu, untuk jaringan internet menggunakan wifi yang langsung terhubung pada prototipe. Dari hasil pengujian, perangkat keras dan perangkat lunak Prototipe pendeteksi titik api dapat beroperasi dengan baik serta dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi peng guna dalam mengakses informasi khususnya di lahan yang rawan akan terjadi kebakaran. Hal ini mendukung terwujudnya sebuah teknologi yang pintar dan ramah lingkungan bagi masyarakat.Kata kunci: Module Arduino Uno R3, Module Ethernet ENC28J60, Flame sensor, MQ2, DHT11, Motor servo, www.sipemantauhutan.id
ANALISIS QUALITY OF SERVICE DAN PENERIMAAN SINYAL WIMAX 3.3 GHZ PADA KONDISI LINE OF SIGHT DAN KONDISI NON LINE OF SIGHT PT APLIKANUSA LINTASARTA PONTIANAK ., Rendi Andika
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Prodi Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract PT. Aplikanusa Lintasarta area Pontianak sebagai penyedia layanan Internet dan jaringan Virtual Private Network(VPN). PT. Lintasarta menyediakan berbagai media akses telekomunikasi data salah satunya menggunakan media akses Broadband Wireless Access (BWA) yang merupakan teknologi WiMAX dimana antena pemancar WiMAX PT. Lintasarta terletak di BTS Arena Remaja milik PT. Indosat Jl. Sukajaya. Kota Pontianak yang merupkan daerah yang berkembang dimana terdapat pembangunan insfratuktur dan gedung – gedung tinggi yang memungkinkan dalam performansi WiMAX yang dipancarkan dari Base Station (BS) ke Subscriber Station (SS) mengalami Non-Line of Sight (NLOS) sehingga pada penelitian akan dilakukan analisis kekuatan sinyal penerimaan WiMAX yang didapatkan dalam percobaan keadaan Line of Sight (LOS) dan Non-Line of Sight (NLOS) atau keadaan terhalang gedung serta menganalisa pengaruh terhadap modulasi dan bandwidthnya.  Permasalahan yang terjadi kualitas penerimaan sinyal WiMAX dalam keadaan LOS dan NLOS (terhalang) oleh gedung serta bagaimana pengaruh terhadap modulasi dan bandwidth yang didapatkan serta parameter QoS adalah delay/latency, Packet Loss, dan throughput. Sedangakan untuk menilai kekuatan sinyal penerima digunakan  Receive Symbol Strengh. Berdasarkan hasil perhitungan, maka dapat disimpulkan nilai kualitas layanan berdasarkan QoS untuk kondisi LOS dan NLOS yaitu : Pada parameter delay dari hasil capture aplikasi WiMAX. Pada kondisi LOS rata-rata sebesar 9,18 ms dan pada kondisi NLOS rata-rata sebsar 14,32 ms. Pada parameter delay dari hasil capture aplikasi WiMAX. Pada kondisi LOS rata-rata sebesar 83,403 % dan pada kondisi NLOS rata-rata sebsar 69,58%. Pada parameter delay dari hasil capture aplikasi WiMAX. Pada parameter Packet Loss kondisi LOS rata-rata sebesar 0% dan pada kondisi NLOS rata-rata sebesar 0%. Kekuatan sinyal penerima untuk kondisi LOS berupa QAM dengan nilai RSSI rata-rata sebesar -64,06 dBm. Kekuatan sinyal penerima untuk kondisi NLOS berupa QAM, QPSK dan BPSK dengan nilai RSSI rata-rata sebesar -83,96 dBm. Kata kunci - Quality of Service, Delay, Jitter, Throughtput, Packet Loss dan Receive Symbol Strengh.
MEMINIMALKAN RUGI-RUGI PADA SISTEM DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH DENGAN PEMASANGAN KAPASITOR ., Adrianus Dri
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik yang berguna untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber daya yang besar agar sampai ke konsumen. Sebelum tenaga listrik sampai ke konsumen terdapat rugi-rugi daya, susut energi dan drop tegangan pada saluran. Agar rugi-rugi daya, susut energi dan drop tegangan dapat dikurangi salah satunya dengan pemasangan kapasitor pada sistem distribusi. Dengan menggunakan teknik analisa aliran daya radial maka profil tegangan dan rugi-rugi daya dapat diketahui dan dengan menggunakan faktor sensitifitas rugi-rugi maka dapat diketahui dimana letak kapasitor akan dipasang dengan kapasitas dari kapasitor telah ditentukan besarnya. Kata kunci :sistemdistribusi,kapasitor, faktor sensitifitas rugi-rugi.
RANCANG BANGUN SISTEM PROTEKSI ARUS LEBIH MOTOR INDUKSI TIGA FASA BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA16 ., Natalis Hengky Richardo
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan pada motor induksi tiga fasa di PLTD Siantan sering terjadi disebabkan oleh arus lebih yang berasal dari kerusakan internal motor induksi. Pada penelitian ini akan mengatasi hal tersebut dengan merancang dan membangun sistem proteksi arus lebih motor induksi tiga fasa berbasis mikrokontroller Atmega16. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasangan alat terhadap lifetime motor induksi tiga fasa. Digunakan 1 buah modul rangkaian minimum sistem dan timer eksternal, 1 buah modul Op-Amp, 3 buah modul sensor arus ACS712 dan 1 buah modul relay. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2017 sampai Maret 2017. Lokasi penelitian di PLTD Siantan. Dari hasil kalibrasi menggunakan arus 0 sampai 5A, pembacaan arus dari ketiga sensor pada alat ini masih mengalami error yang besar pada saat pembacaan nilai arus ≤0.5A yaitu 1% sampai 34%. Alat yang dirancang tidak efektif untuk beban dengan arus ≤30 A. Cara kerja alat ini sesuai dengan rancangan, dimana pada saat nilai arus lebih dari arus nominal dalam waktu ≥ 2 detik, maka motor akan trip. Sebaliknya jika nilai arus gangguan ≤ 2 detik, maka motor bekerja dengan normal. Sistem proteksi arus lebih  berbasis mikrokontroller ATmega16 ini digunakan sebagai proteksi pendukung sehingga masih membutuhkan proteksi standart yang digunakan.   Kata kunci: proteksi arus lebih motor induksi tiga fasa, PLTD Siantan, ATmega16
PERENCANAAN SISTEM PROTEKSI PETIR MASJID RAYA MUJAHIDIN MENGGUNAKAN METODE BOLA BERGULIR (ROLLING SPHERE METHOD) ., Zainal Hakim
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2015): Jurnal S1 Teknik Elektro
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid Raya Mujahidin memiliki struktur bangunan yang tinggi, dimana 4 buah tower masing-masing memiliki tinggi ± 62 meter dan kubah yang berada di tengah dengan tinggi ± 40 meter. Mengingat hari guruh di wilayah Kota Pontianak yang sangat tinggi yaitu 219 hari/tahun, maka Masjid Raya Mujahidin sangat rentan akan sambaran petir. Oleh karena itu untuk menghindari dampak dari sambaran petir, Masjid Raya Mujahidin sangat perlu dipasang proteksi petir eksternal. Metode yang digunakan dalam penentuan proteksi petir adalah metode bola bergulir (Rolling Sphere Method), karena Masjid Raya Mujahidin memiliki bentuk struktur bangunan yang rumit. Masjid Raya Mujahidin memiliki tingkat proteksi petir level 1 dengan radius perlindungan sebesar 20 meter dan mampu memproteksi arus petir sampai 3 kA. Setelah melakukan simulasi dengan menggunakan bola bergulir pada sistem penangkap petir konvesional, maka jumlah finial yang dugunakan sebanyak 5 buah dengan tinggi 2 meter dan penampang konduktor penyalur yang digunakan adalah kabel BC 50 mm2. Sistem pembumian yang digunakan adalah Single Rod Grounding dengan panjang batang pembumian 6 meter dan dengan resistansi 0,6 – 1,2 Ohm.   Kata Kunci : Masjid Raya Mujahidin, Proteksi Petir Eksternal, Metode Bola Bergulir.
RANCANG BANGUN SISTEM PROTEKSI ARUS LEBIH MOTOR 3 FASA DENGAN TIMER START DAN TRIP ., Andri Tukananto
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2015): Jurnal S1 Teknik Elektro
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract- Induction motor when turned on directly will pull the current 5 to 7 times the full load current. The  current that  began  this  great  can  result  in  a voltage drop on the line so that it will interfere with other devices connected on the same line. For large power motor starting current will also be greater, so for motor with power above 30 or 50 hp are not recommended to turned on the motor directly. Right now, in Siantan Diesel Power Plant using Thermal Overload to protect the overcurrent, therefore in this research is about ”Rancang Bangun Sistem Proteksi Arus Lebih Motor Induksi 3 Fasa Dengan Timer Start dan Trip”. This design started from the selected conditions of  the  motor  field  and  data  in  Siantan Diesel Power Plant. This result of design has result of start current meansurement up to 380A in less than 0,5 seconds, meanwhite the nominal current when its working after the start current is 77A. To achieve nominal currents that needed lest  than 3  seconds, because the setting on the timer start and trip is 3 second, if it exceeds the time limit setting then the circuit will trip. The current trip in the measurement result 2,6A with time tolerance setting less than 3 seconds that can be set on IC 555 through a trimpot. With the delay system, composed of the timer start and trip will reducer configuration overcurrent, all components such as Resistor, LM 741, Relay 12V DC and other expeted to control the current to the motor gradually  in  accordance  with  the  desired  setting. Thus motor starting problem and distraction from the induction motor 3 phase can be overcome. mengalami gangguan yaitu dari arus lebih yang dapat merusak motor tersebut. Berikut  contoh  permasalahan  akibat  gangguan  pada motor induksi di lingkungan industri (PLTD Siantan): 1)   Lifetime peralatan listrik atau mesin semakin menurun. 2)   Seringnya terjadi   kasus   gulungan terbakar, kerusakan bearing pada motor  induksi 3 fasa karena terjadinya arus lebih,dll.   Permasalahan tersebut diharapkan akan teratasi selain menggunakan Thermal Overload Relay (TOR) yaitu  dengan  merancang dan  membuat alat  proteksi arus lebih motor induki 3 fasa dengan timer start dan trip. Dari pembuatan alat pengaman motor induksi 3 fasa ini diharapkan motor dapat bebas dari gangguan khususnya gangguan arus lebih.   2.     MOTOR INDUKSI 3 FASA DAN PROTEKSI ARUS LEBIH A.   Motor Induksi 3 fasa [1 – 3]   Konstruksi motor induksi secara detail terdiri atas dua bagian, yaitu: bagian stator dan bagian rotor. Stator adalah bagian motor yang diam terdiri : badan motor, inti stator, belitan stator, bearing dan terminal box. Bagian rotor adalah bagian motor yang berputar, terdiri atas rotor sangkar, poros rotor.   Keywords ; Timer start, Timer trip, Overcurrent  
ANALISIS PEMBANGKIT LISTRIK DENGAN GENERATOR STIRLING ., Harry Iqbal Al-Fikri
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

- In this study, using the Stirling Generator TE specification (temperature hot) = 350 C = 623 K, TC (Cold Temperature) = 50 C = 313 K, fluid work = 286 J / (Kg.K), and the angle between the cylinder expansion cylinder compression (dx) = 90 , the piston diameter (D) = 51 m = 0.051 m, length of step / Stroke (S) = 54 mm = 0.054 m, volume expansion (VE) and the compression volume (Vc) = 3.086 x 10 -4 m3, Stirling Speed ??= 750 rpm (assumed), maximum pressure = 325,266.95 Pa, Power = 401.18 Watts at 750 rpm. Based on the analysis of output power depends on the difference in air temperature in the cylinder heat with the air temperature in the cold cylinder, the working fluid is used, and the angle between the cylinder and the cylinder compression expansion. The comparison of work output to the heat input so that the Stirling Generator efficiency scores are good enough to use a power plant.