cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
STUDI TINGKAT RADIASI MEDAN ELEKTROMAGNETIK YANG DITIMBULKAN OLEH TELEPON SELULAR ., Triona Ras Ponti Tarigan
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ponsel suatu alat komunikasi berbasis listrik yang memiliki transmitter yang mengubah suara menjadi gelombang sinusoidal kontinu yang kemudian dipancarkan keluar melalui antena, gelombang radio ini berfluktuasi melalui udara yang menimbulkan radiasi elektromagnetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar radiasi elektromagnetik yang terdiri dari medan magnet dan medan listrik yang dihasilkan oleh ponsel ketika beroperasi apakah masih di dalam ambang batas aman yang dilakukan melalui pengukuran medan magnet dan medan listrik pada beberapa sampel ponsel. Pengukuran dilakukan dengan cara membuat panggilan buatan terhadap ponsel objek dan diukur pada kedua sisi ponsel yaitu sisi depan dan sisi belakang masing masing dengan jarak yang berbeda menggunakan alat ukur EMF Surveymeter HI 3604 Holaday Industri. Besarnya Medan Listrik, Medan Magnet maupun Densitas Daya yang dihasilkan oleh ponsel memiliki hubungan yang berbanding terbalik terhadap jarak. Semakin dekat jarak pengukuran, maka semakin besar pula Medan Listrik maupun medan magnet yang dihasilkan. Besar kuat medan Listrik, Medan Magnet dan Densitas daya yang dihasilkan oleh telepon seluler yang telah di ukur sebagai objek masih dibawah batas aman yang ditetapkan oleh IRPA dan ICNIRP baik untuk lingkungan kerja maupun untuk masyarakat umum. Kata kunci : Telepon Seluler, medan elektromagnetik, medan magnet, medan listrik, densitas Daya.
ANALISA CALL SUCCES RATE PADA JARINGAN CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS ( CDMA ) ., Agus Zainullah
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem komunikasi seluler adalah sistem komunikasi wireless dimana subscriber bisa bergerak dalam suatu coverage jaringan yang luas, sehingga subscriber yang melakukan komunikasi tidak mengalami dropcall karena di daerah blankspot. CDMA ( code division multiple access ) adalah teknologi multiuser dimana masing-masing user menggunakan code yang unik dalam mengakses kanal yang terdapat dalam sstem. Dimana sistem CDMA memiliki lebar frekuensi yang cukup lebar dan tahan terhadap gangguan. Analisis arus pembicaraan ( traffic ) pada sistem wireless dapat diketahui dengan menganalisa semua parameter-parameter yang ada seperti analisa call attempt, call success, call completion, blok call dan drop call. Dengan analisis ini akan didapatkan berbagai peningkatan guna mengoptimalkan jaringan secara efisien apakah perlu adanya penambahan sirkit atau komponen penunjang lainnya. Dengan adanya analisa tentang arus pembicaraan tersebut akan memberi beberapa keuntungan seperti sinyal yang dihasilkan semakin bagus, sehingga kemungkinan terjadinya dropcall sangat kecil. Setelah melakukan analisa, terdapat 4 BTS yang mempunyai tingkat drop call tinggi yaitu BTS Kubu 2,47%, BTS Seirengas 2,37%, BTS Tlk.Pakedai 2,24%, BTS Wajokhulu 2,20%. maka perlu dilakukan Pengurangan radius cakupan dengan melakukan penurunan daya pancar untuk masing-masing BTS dengan cara mengurangi jarak pancar pada masing-masing BTS, terbukti setelah melakukan pengurangan jarak pancar dapat mengurangi resiko terjadiny drop call. Hasil setelah melakukan penurunan daya pancar yaitu Kubu 1,94%, BTS Seirengas 1,85%, BTS Tlk.Pakedai 1,73%, BTS Wajokhulu 1,69%. Dari tabel dapat dilihat bahwa terbukti terjadi penurunan prosentase drop call yang disebabkan oleh inteferensi yang dikarenakan oleh transmisi daya overhead yang berlebihan dari Base Station tetangga ( neighbour BTS ). Jadi terbukti bahwa pengurangan sinyal overhead dengan pengaturan kembali daya pancar akan menyebabkan penurunan prosentase drop call.
IMPLEMENTASI OPTISYSTEM PADA PERANCANGAN AKSES FIBER TO THE HOME (FTTH) DENGAN TEKNOLOGI GIGABIT OPTICAL NETWORK (GPON) Susilawati Sinaga, Delima Saptun; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serat optik sebagai media transmisi yang memenuhi kebutuhan internet dengan bandwidth yang besar. Jaringan FTTH (Fiber To The Home) dapat menghantarkan beragam informasi digital, seperti suara, video, dan data secara lebih efektif. Sehingga dapat mendukung layanan Triple Play yang dipasarkan oleh PT. Telkom Indonesia. Menentukan kelayakkan dan performansi sistem perancangan FTTH (Fiber To The Home) di wilayah Perumahan Bali Agung 2 dan 3. Parameter uji tersebut adalah Power Link Budget dan Rise Time Budget untuk kelayakkan sistem dan BER (Bit Eror Ratio) untuk performansi sistem yang digunakan menggunakan software Optisystem, Optisystem merupakan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk melakukan simulasi suatu jaringan fiber optik mulai dari sentral hingga ke end user. Dari hasil simulator jaringan FTTH menggunakan perangkat lunak sistem optik ditemukan bahwa nilai downlink pengguna terjauh adalah Prx: - 16.265 dBm, BER 2.05004 x dan Qfactor 15.4891. Sedangkan uplink Prx: -15.166 dBm, BER 8.1689 x dan Qfactor 19.0022. Hasil yang diperoleh layak karena mereka berada di atas standar jaringan FTTH minimum dengan teknologi GPON
MODEL DUA SIMPUL DARI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN UNTUK ANALISIS ALIRAN DAYA ., Rio Afrizal Arianto
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angin merupakan energi terbarukan yang paling cepat perkembangan teknologinya dibandingkan jenis energi terbarukan lainya. Walaupun penggunaan energi angin sebagai sumber energi listrik, namun dengan meningkatnya integrasi PLTAn pada sistem tenaga listrik dapat menimbulkan masalah operasional pada sistem tersebut. Oleh karena itu Model dua-simpul pembangkit listrik tenaga angin untuk analisis aliran daya diperlukan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan pada sistem tersebut.Pembangkit divariasikan letaknya pada sistem 5-bus, kemudian model sistem tenaga tersebut dimodifikasi dengan menambahkan turbin angin pada sistem, pembangkit yang digunakan adalah generator induksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Newton-Raphson dan bantuan Program MATLAB untuk menghitung aliran daya pada sistem. Dimana perhitungan ini digunakan untuk mengetahui pengaruh PLTAn terhadap sistem tenaga. Dengan menggunakan model-dua simpul, intergrasi PLTAn hanya akan menambahkan satu bus, satu elemen seri, dua elemen shunt dan satu beban pada jaringan sistem tenaga tersebut.Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah dengan menambahkan turbin angin pada sistem dapat menambah kapasitas daya yang dibangkitkan pada sistem,. Namun dampak yang ditimbulkan dari pemodelan ini adalah profil tegangan sistem menjadi tidak bagus, sehingga pada turbin angin ditambahkan kapasitor bank untuk mensuplay daya reaktif untuk generator induksi. Setelah penambahan kapsitor bank pada turbin angin tegangan yang terjadi pada bus lebih bervariasi dan dapat memperbaiki profil tegangan sistem.
PERANCANGAN PROTOTIPE KONVERTER DC KE DC PENAIK TEGANGAN DENGAN VARIABEL TEGANGAN PADA SISI OUTPUT ., Muclas Ade Putra
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Today, the development of technology continues to increase, it is seen more and more electronic equipment used in everyday use, one of them in the use of the converter system. 1 phase DC output voltage that depends on the input voltage supplied to the power amplifier so that the output voltage regulation can be a maximum of a way to make a system that can change the input voltage to the DC voltage level remains a DC voltage having a voltage level that can be changed change , in other words the variable voltage or voltage can be adjusted up and down by using pot. To that end, it is necessary to design a circuit called a DC to DC Converter. The magnitude of the output voltage setting is done by components that are controlled by the PWM method ( Pulse Width Modulation ). The use of PWM signal for this circuit is a circuit that works by cutting up( chopped) a fixed DC voltage levels had become high -frequency pulse train box by using a capacitor as a filter to produce a very smooth ripples and using toroidal transformers as voltage penaik . This study aims to design a DC to DC converter as a push-pull power converter with input voltage of 12 volts DC, and the minimum output voltage range of 14 volts and a maximum voltage of 126 volts. Keywords: DC to DC converters, PWM, push-pull
ANALISIS PENANGANAN GANGGUAN RADIO PASOLINK BERBASIS CDMA MENGGUNAKAN APLIKASI HYPERTERMINAL ., Fransisco Mardonus
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Pada Tugas Akhir/Skripsi ini akan dibahas mengenai keakuratan aplikasi HyperTerminal dalam perhitungan nilai daya input di input penerima  dimana hasil pengukuran dilapangan menggunakan aplikasi HyperTerminal akan dibandingkan dengan hasil perhitungan menggunakan rumus persamaan yang ada. Data yang digunakan adalah data gangguan BTS Sei Raya (STO PIL) – BTS Kuala Dua dalam kurun waktu kurang lebih selama 3 bulan, yaitu dari bulan September 2013 – November 2013 dimana pada bulan tersebut sering terjadi gangguan yang menyebabkan melemahnya sinyal atau menurunya nilai daya terima  di input penerima, penyebab terjadinya gangguan ini adalah kebanyakan dikarenakan perangkat BTS yang sudah tua, walaupun BTS ini di dalam kota yang pada dasarnya sering dilakukan perawatan (maintance) namun tidak menutup kemungkinan terjadinya error pada perangkat BTS. Hal yang paling dominan dalam penyebab terjadinya gangguan adalah faktor alam, ini tidak dapat dihindari dan diprediksi sebelumnya, misalnya adalah karena angin yang kuat dapat menyebabkan pergeseran arah antena yang berada di atas tower sehingga sinyal akan melemah dan daya terima di input penerima akan menurun dan bahkan sinyal akan hilang, faktor lainnya adalah sambaran petir dimana hal ini apabila terjadi maka akan sangat berakibat fatal karena dapat menyebabkan perangkat hangus terbakar. Aplikasi HyperTerminal dalam beberapa kasus di atas sangat membantu dalam penanganan gangguan yang terjadi karena dapat mengetahui penyebab dan penanganan yang harus dilakukan sehingga tepat dalam melakukan penanganan gangguan tersebut. Hasil pengukuran menggunakan aplikasi HyperTerminal dan menggunakan persamaan pada saat mengalami gangguan nilai daya terima di input penerima pada masing-masing BTS adalah berkisar pada angka -89 sampai  -99 yang mana nilai pada saat keadaaan baik adalah berkisar pada angka -35 sampai -36 dan berdasarkan tolok ukur daya terima yang mengacu pada standar International Telecommunication Union (ITU) yaitu Pr > - 50 dBm sangat baik. Kata Kunci : Gangguan, Aplikasi HyperTerminal, Maintance
PENJADWALAN OPTIMAL UNIT-UNIT PEMBANGKIT DENGAN MENGGUNAKAN SIMULATED ANNEALING ALGORITHM ., Muhammad Amin
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Economic dispatch adalah pembagian pembebanan pada setiap unit pembangkit sehingga diperoleh kombinasi unit pembangkit yang dapat memenuhi kebutuhan beban dengan biaya yang optimum. Salah satu metode penyelesaian untuk permasalahan economic dispatch adalah menggunakan metode simulated annealing algorithm, yakni metode yang terinspasi dari proses pendinginan termodinamika. Adapun faktor yang mempengaruhi dari pada hasil uji pengoptimalan metode simulated annealing adalah temperatur awal, temperatur akhir, penurunan temperatur, iterasi maksimum pada setiap temperatur dan maksimum sukses perhitungan yang dilakukan pada setiap temperatur. Untuk menguji metode simulated annealing algorithm ini maka metode simulated annealing algorithm dibandingkan dengan metode lagrange multiplier dengan beberapa studi kasus dengan standar sistem IEEE pada 3 unit generator, 6 unit generator dan 20 unit generator dengan menggunakan 2 parameter kontrol. Salah satu daripada hasil pengujian yaitu pada pengujian sistem 20 unit generator menggunakan parameter kontrol 1 untuk beban 3050 MW dengan rugi rugi transmisi metode simulated annealing memiliki harga lebih ekonomis dari metode lagrange multiplier sebesar ± 0.24% dari segi harga ekonomis pada biaya bahan bakar. Sedangkan hasil pengujian untuk beban 3050 MW dengan rugi rugi transmisi menggunakan parameter kontrol 2 metode simulated annealing memiliki harga lebih ekonomis dari metode lagrange multiplier sebesar ± 0.2615% dari segi harga ekonomis pada biaya bahan bakar. Pada hasil pengujian sistem 20 unit generator, dimana digunakan parameter kontrol 2 metode simulated annealing telah mampu menghasilkan biaya bahan bakar yang lebih rendah dibandingkan hasil biaya bahan bakar simulated annealing dengan parameter kontrol 1. Sehingga dapat dikatakan parameter maxsuccess berpengaruh pada jumlah unit generator yang akan dioptimasikan.
PERANCANGAN SISTEM DATA LOGGER DILENGKAPI MMC SEBAGAI PENCACAH BUTIR TELUR AYAM BERBASIS MICROCONTROLLER ATMEGA328P ., Suriansyah
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2015): Jurnal S1 Teknik Elektro
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Diharapkan Perancangan Alat Penghitung Telur  Secara otomatis ini dapat membantu mengatasi masalah peternak, dimana  hasil perhitungan jumlah butir telur  tersebut akan disimpan didalam memori MMC sehingga pemilik ternak dapat dengan mudah mengetahui dan menganalisa hasil produksi telur. Alat ini terdiri dari dua bagian utama yaitu bagian pemancar (transmitter) dan bagian penerima (Receiver), dimana bagian pemancar terdiri dari : Sensor, Microcontroller ATmega328P, Modulator ASK dan Pemancar AM. Sedangkan pada bagian penerima terdiri dari: Penerima AM, Demulator ASK, Microcontroller ATmega328P dan Multimedia card (MMC). Alat akan bekerja 24 jam penuh, Proses penyimpanan data jumlah butir telur ayam dilakukan setiap sensor membaca adanya telur ayam yang melewati sinar laser, tampilan 7 ruas merupakan tampilan counter dari total jumlah butir telur, proses penyimpanan data didalam MMC berformat file .txt dan alat akan restart pada apabila memori dilepas, sensor akan memberikan input data pada microcontroller jika sensor dilalui oleh telur, microcontroller akan mengontrol sensor mana yang memberikan input, lalu dimodulasi dengan modulator ASK dan dikirimkan dengan menggunakan pemancar AM. Data yang dipancarkan oleh pemancar diterima oleh penerima dengan menggunakan penerima AM dan didemodulasi dengan menggunakan demodulator ASK. Langkah berikutnya microcontroller menunggu output sensor pendeteksi telur ayam berlogika 0, jika berlogika 0 maka microcontroller akan melakukan proses pembacaan data RTC DS1307, data hasil pembacaan RTC tersebut disimpan dalam variabel yang sebelumnya telah disediakan, Kemudian nilai counter telur ditambahkan dengan 1, selanjutnya data-data pada variabel RTC dan counter tersebut di simpan dalam MMC. Jika data dari sensor telur berlogika 1 yang berarti tidak ada telur yang terdeteksi maka microcontroller akan menampilkan data counter jumlah butir telur pada 7 ruas. Kata Kunci : counter, MMC, Microcontroller
PENYELESAIAN ECONOMIC DISPATCH MENGGUNAKAN METODE DIFFERENTIAL EVOLUTION Prasetya, Jerry; -, Hardiansyah; Arsyad, M. Iqbal
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Operasi ekonomis sistem tenaga listrik merupakan aspek penting dalam manajemen operasi sistem energi. Penelitian ini bertujuan melakukan analisa operasi ekonomis pembangkit termal dengan melakukan perhitungan untuk mendapatkan daya yang optimal serta biaya pembangkitan minimum.Dalam permasalahan seperti economic dispatch pada penelitian ini menggunakan  metode Differential Evolution Algorithm,(DE) adalah salah satu metode modern yang diaplikasikan berdasarkan perilaku evolusi biologi.Dalam representasi ED, metode DE menemukan nilai-nilai optimum daya  yang dibangkitkan secara optimal sebagai  acuan untuk  biaya bahan bakar ($/h) terendah. Untuk menguji metode Differential Evolution Algorithm ini, diuji dengan dengan standar sistem IEEE, hasil tersebut dibandingkan dengan metode konvensional yaitu metode Lagrange Multiplier. Salah satu daripada hasil pengujian yaitu untuk pengujian sistem 20 unit generator metode DE untuk beban 3050 MW dengan memperhitungkan rugi-rugi transmisi, metode Differential Evolution memiliki harga biaya bahan bakar lebih ekonomis dari metode Lagrange Multiplier sebesar ± 0,2495%. Sedangkan dari segi rugi-rugi transmisi metode Differential Evolution lebih rendah dari metode Lagrange Multiplier sebesar ± 17,6414%. Biaya bahan bakar pembangkitan metode Lagrange Multiplier sebesar 74340,5081 ($/h) dengan rugi-rugi transmisi sebesar 155,4427 MW dan biaya bahan bakar pembangkitan metode Differential Evolution sebesar 74154,9881 ($/h) dengan rugi rugi transmisi 128,0204 MW.Dengan demikian biaya pembangkitan dapat dihemat sekirannya kapasitas pembangkitan dapat dioptimalkan atau dioperasikan sesuai dengan hasil perhitungan operasi ekonomis. Dalam hal ini metode Differential Evolution algorithm merupakan salah satu metode modern yang dapat dipergunakan dalam masalah economic dispatch karena telah berhasil menyelesaikan pencapaian harga optimum untuk hasil biaya bahan bakar ekonomis pembangkitan dengan tingkat keakuratan dari hasil yang didapat secara optimal.
ANALISIS PENGARUH KUALITAS VIDEO ROLLING TERHADAP KINERJA STASIUN RELAY TRANS7 PONTIANAK ., Fajar Maulana
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Video Rolling is caused by the exciter which is the generator of audio signal as well as video signal which is produced from the receiver unit, that is a part of the internal disturbance. Video Rolling happens because of the unsyncrhonization between the audio signal and the video signal. The unsyncrhonization is caused by the audio signal is faster than the video signal, so that the place of sound information surpass the destination of video information and the video signal is faster than audio signal, so that the place of picture surpass the data information which is given. This video rolling happens because of the unsyncrhonization between audio signal and video signal which comes from exciter to other wares to supply information. From so many disturbances which have happened in Trans7 Pontianak Relay Station, video rolling is the disturbance which happens rarely but it needs the long handling in order to make the broadcasting process back to run normal. Keywords : Video rolling, audio signal, video signal.