cover
Contact Name
Swastya Rahastamaa
Contact Email
swastya.r@lecturer.itk.ac.id
Phone
+6281266111589
Journal Mail Official
positron@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi Kota Pontianak Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
POSITRON
Core Subject : Science,
POSITRON: Berkala Ilmiah Fisika (POSITRON) is a peer-reviewed open accessed Indonesian journal that publishes scientific research papers in the field of physics and its application. The journal covers a wide range of topics in physics, including conceptual studies, theoretical and experimental studies, the use of computational methods, instrumentation, and multidisciplinary studies involving physics. This journal aims to be a platform to exchange research results in physics-related topics across all scientific disciplines. POSITRON is published by Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Indonesia, twice a year (Mei and November). This journal is accreditated SINTA 2 by RISTEKDIKTI and indexed in Directory of Open Access Journal (DOAJ), Bielefeld Academic Search Engine (BASE), Google Scholar, Science and Technology Index (Sinta), Garda Rujukan Digital (GARUDA), and Indonesia One Search (IOS). All articles in this journal are uniquely identified with DOI.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2014)" : 7 Documents clear
PREDIKSI KONSENTRASI INOKULUM DAN UMUR FERMENTASI PADA TEMPE MENGGUNAKAN LARIK SENSOR GAS DENGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN . Kamirul; Boni Pahlanop Lapanporo
POSITRON Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.885 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i2.7582

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang prediksi konsentrasi inokulum dan umur fermentasi pada tempe menggunakan sistem larik sensor gas. Sistem larik sensor gas terdiri dari 3 subsistem yaitu pengindera, elektronik, dan pengolahan data. Subsistem pengindera dirancang menggunakan sensor MQ-3, MQ-4, dan MG-811 yang masing-masing peka terhadap perubahan kadar gas alkohol, metana, dan karbondioksida. Sebagai subsistem elektronik digunakan mikrokontroler ATMega328P yang berfungsi sebagai elemen pemroses data keluaran dari sensor gas. Sedangkan sebagai subsistem pengolahan data digunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) propagasi balik sebagai salah satu metode prediksi yang akurat. Hasil simulasi menunjukkan bahwa model mampu mengikuti pola keluaran konsentrasi inokulum dan umur fermentasi tempe dengan korelasi yang sama yaitu 0,99, dengan MSE (Mean Squared Error) sebesar 1,78.10-4 dan  8,83.10-4. Nilai korelasi konsentrasi inokulum dan umur fermentasi menggunakan data pengujian masing-masing sebesar 0,98 dan 0,99 dengan MSE 8,92.10-5 dan 2,31. 10-3 .
Analisis Sifat Fisik dan Mekanik Papan Partikel Berbahan Dasar Sekam Padi Fauziah, .; Wahyuni, Dwiria; Lapanporo, Boni Pahlanop
POSITRON Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.257 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i2.8728

Abstract

Abstrak Telah dilakukan pembuatan papan patikel dari sekam padi dengan menggunakan perekat urea formaldehyde (UF). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat fisik dan mekanik pada papan partikel. Pembuatan papan partikel menggunakan bahan baku sekam kasar dan sekam halus dengan perbandingan bahan baku 60 : 40, dan penambahan perekat urea formaldehyde (UF) dengan persentase berat perekat yang digunakan adalah 18%, 20%, dan 22%. Papan partikel kemudian dikempa dengan tekanan 25 kg/cm2 pada suhu 140°C selama 8 menit. Papan partikel yang dihasilkan kemudian diuji sifat fisik dan mekaniknya menurut standar JIS A 5908-2003. Dari hasil penelitian  sifat fisik yang memenuhi standar JIS A 5908-2003 yaitu kerapatan dengan nilai 0,703  sampai 0,709  dan kadar air dengan nilai 8,75% sampai 9,92%. Akan tetapi, sifat mekanik papan partikel tidak memenuhi standar JIS A 5908-2003. Hasil penelitian menunjukkan bahwa papan partikel dari sekam padi dapat digunakan sebagai bahan baku papan partikel.  
Pembuatan Prototipe Alat Ukur Ketinggian Air Laut Menggunakan Sensor Inframerah Berbasis Mikrokontroler Atmega328 . Azhari; Muhammad Ishak Jumarang; Abdul Muid
POSITRON Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1209.106 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i2.8729

Abstract

Telah dibangun sebuah prototipe alat untuk mengukur ketinggian permukaan air laut berbasis mikrokontroler ATMega328. Sistem pengukuran berdasarkan prinsip kerja pelampung dan sensor inframerah sehingga dapat mengukur ketinggian permukaan air laut secara langsung. Instrumen ini dapat merekam hasil pengukuran ke dalam media penyimpanan data Multi Media Card (MMC). Tahapan penelitian meliputi proses perancangan, pembuatan dan pengujian alat. Alat ini dirancang untuk mengukur ketinggian air laut pada jarak 15 cm sampai dengan 110 cm dari sensor. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kinerja alat dipengaruhi oleh kestabilan gerak pelampung. Hasil pengujian alat memiliki nilai akurasi rata-rata sebesar 99,89 %.
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga Denny, Bedry Yuveno; Putra, Yoga Satria; Sampurno, Joko; Agato, .
POSITRON Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1535.652 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i2.8301

Abstract

Telah dilakukan simulasi aliran dua fasa cair- cair crude palm oil (CPO) dan air yang mengalir satu arah dalam pipa horizontal untuk mendapatkan pola aliran campuran dan karakteristik aliran campuran. Penelitian ini menggunakan CPO dan air yang dialirkan melalui dua aliran masuk terpisah. Kedua aliran ini kemudian dicampurkan ke dalam pipa horizontal berdiameter 24 mm dan panjang 1124mm yang dimodelkan secara dua dimensi menggunakan metode volume hingga. Kecepatan aliran air masuk ditentukan dengan nilai tetap sebesar 0,05 m/s dan aliran CPO divariasikan dengan nilai sebesar 0,05, 0,10 dan 0,15 m/s. Berdasarkan hasil simulasi, diperoleh pola aliran cincin dan aliran strata licin. Nilai volume fraksi CPO pada pola aliran strata licin meningkat dengan adanya penambahan kecepatan aliran CPO. Pada pola aliran strata licin terdapat batas antar fasa dengan fluida air berada di bawah dan fluida CPO berada di atas. Pada kecepatan aliran CPO= 0,05 m/s batas fasa berada pada ketebalan aliran CPO 19 mm dengan nilai fraksi CPO 0,3. Pada kecepatan aliran CPO=0,10 m/s batas fasa berada pada ketebalan 19 mm dengan nilai fraksi CPO 0,5. Pada kecepatan aliran CP0= 0,15 m/s batas fasa pada ketebalan 21 mm mempunyai nilai fraksi CPO 0,4. Pada hasil eksperimen menunjukan batas fasa aliran berada pada ketebalan 19 mm pada kecepatan CPO= 0,05 m/s, batas fasa berada pada ketebalan 20 mm pada kecepatan aliran CPO=0,10 m/s dan berada pada ketebalan 21 mm pada kecepatan aliran CP0= 0,15 m/s.
Aplikasi Metode Magnetotellurik Untuk Pendugaan Reservoir Panas Bumi (Studi Kasus: Daerah Mata Air Panas Cubadak, Sumatera Barat) Syahwanti, Hezliana; Arman, yudha; Ivansyah, Okto; Kholid, Muhammad
POSITRON Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1611.471 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i2.8770

Abstract

Data hasil perekaman dengan metode magnetotellurik di daerah mata air panas Cubadak, Sumatera Barat telah diolah dengan perangkat lunak pengolahan data MT. Hasil pengolahan data berupa gambar sebaran resistivitas pada lintasan yang dipilih terhadap kedalaman. Letak batuan penudung, reservoir dan patahan dapat ditentukan pada gambar lintasan tersebut. Hasil pengolahan data berupa pemodelan yang ditampilkan dalam gambar nilai resistivitas terhadap kedalaman dan jarak antar titik ukur pada lintasan yang telah ditentukan. Lintasan yang digunakan ada dua yaitu lintasan Uutara-Selatan dengan 6 titik ukur dan lintasan Barat Daya-Timur Laut dengan 7 titik ukur. Pada lintasan utara-selatan dapat diduga adanya potensi panas bumi diantara titik ukur MTCB-16 dan MTCB-22 pada kedalaman 1000 meter yang ditunjukkan dengan penurunan resistivitas dari 35-61 Ωm menjadi 15-27 Ωm. Pada lintasan barat daya-timur laut terdapat penurunan resistivitas dari 20-200 Ωm menjadi 5-12 Ωm di kedalaman 1000 meter yang diduga sebagai batuan penudung pada sistem panas bumi di daerah mata air panas Cubadak.
Pengaruh Fenomena El Nino Southern Oscillation dan Dipole Mode Terhadap Curah Hujan di Kabupaten Ketapang Yuggotomo, Muhammad Elifant; Ihwan, Andi
POSITRON Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.06 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i2.7563

Abstract

El Niño Southern Oscillation (ENSO) merupakan fenomena cuaca yang terjadi di Samudra Pasifik, sedangkan Dipole Mode (DM) adalah fenomena cuaca yang terjadi di Samudra Hindia. Kedua fenomena tersebut berpengaruh terhadap curah hujan pada beberapa wilayah di Indonesia. Pada penelitian ini telah dianalisis pengaruh fenomena ENSO dan DM terhadap curah hujan di Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat periode tahun 1984 sampai dengan tahun 2012 menggunakan metode Fast Fourier Transform (FFT) dan wavelet. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh pola ENSO dan DM rendah terhadap curah hujan di Kabupaten Ketapang ditunjukkan dengan nilai korelasi sebesar -0,18 dan -0,12. Pada saat terjadi El Niño curah hujan di Kabupaten Ketapang cenderung rendah. Namun saat terjadi DM Positif curah hujan di Kabupaten Ketapang cenderung tidak rendah. Sedangkan saat terjadi La Nina dan atau DM Negatif curah hujan di Kabupaten Ketapang cenderung tinggi.
Modifikasi Estimasi Curah Hujan Satelit TRMM Dengan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Propagasi Balik Studi Kasus Stasiun Klimatologi Siantan Fanni Aditya; Joko Sampurno; Andi Ihwan
POSITRON Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.372 KB) | DOI: 10.26418/positron.v4i2.7581

Abstract

Telah dilakukan modifikasi estimasi curah hujan TRMM (Tropical Rainfall Measuring Mission) menggunakan data curah hujan observasi bulanan di Stasiun Klimatologi Siantan tahun 2002 s.d 2013. Estimasi ini menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) Propagasi Balik dengan arsitektur [45 40 35 30 25 20 15 10 5 1]. Hasil simulasi diperoleh bahwa pada proses pelatihan antara output dan target menghasilkan koefisien korelasi 0.80 untuk pola data 6 bulanan dan 0.77 untuk pola data tahunan. Hasil pengujian menghasilkan koefisien korelasi 0,73 untuk pola data 6 bulanan dan 0.57 untuk pola data tahunan. Koefisien Korelasi ini menunjukkan pola data 6 bulanan lebih memiliki pola yang mirip dengan data observasi di Stasiun Klimatologi Siantan dibandingkan pola data tahunan. Perbandingan nilai korelasi sebelum dan setelah dimodifikasi menghasilkan nilai korelasi yang lebih tinggi setelah dilakukan modifikasi. Dengan demikian pola data 6 bulanan kedepan bisa digunakan sebagai data pembanding atau pelengkap untuk daerah penelitian.

Page 1 of 1 | Total Record : 7