cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 388 Documents
Hubungan ENSO dan El Niño Modoki terhadap Suhu Permukaan Laut di Laut Arafuru Yuni, Wahyuni; Muliadi, Muliadi; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.511 KB) | DOI: 10.26418/pf.v6i3.28904

Abstract

El Niño Southern Oscillation (ENSO) merupakan fenomena interaksi antar laut atmosfer di Samudera Pasifik. Sementara, El Niño Modoki merupakan fenomena alam yang mirip dengan El Niño Konvesional namun berbeda di wilayah titik hangatnya yang tidak mencapai wilayah NINO3.4. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan  ENSO dan El Niño Modoki terhadap suhu permukaan laut. Analisis dilakukan berdasarkan 4 musim yaitu musim Barat, musim peralihan I, musim Timur  dan musim peralihan II dengan menggunakan metode korelasi silang. Data yang digunakan adalah data suhu permukaan laut,  El Niño Modoki Indeks (EMI), dan  anomali NINO3.4 periode 1987-2016. Pengaruh El Niño Modoki ditinjau dengan melihat tahun kejadian El Niño Modoki yang diperoleh dari pemilihan nilai EMI positif selama 30 tahun. Korelasi musiman El Niño Modoki dan NINO3.4 terhadap suhu permukaan laut menunjukkan bahwa hubungan paling kuat terjadi pada musim Timur dengan nilai korelasi 0,9. Hubungan pengaruh El Niño Modoki terhadap suhu permukaan laut diperoleh hubungan sangat kuat dengan nilai korelasi tertinggi yaitu 0,8 setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa suhu permukaan laut di Laut Arafuru pada musim Timur dipengaruhi oleh El Niño Modoki.
Optimasi Tingkat Kemurnian Silika, SiO2, Dari Abu Cangkang Sawit Berdasarkan Konsentrasi Pengasaman Pausa, Yuzika; Malino, Mariana Bara’allo; Arman, Yudha
PRISMA FISIKA Vol 3, No 1
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v3i1.8903

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan tingkat kemurnian silika dari abu cangkang sawit berdasarkan konsentrasi pengasaman. Pembuatan silika dilakukan melalui tahap-tahap pembersihan cangkang, pengabuan cangkang sawit pada temperatur 11000 C dan pemurnian abu dengan metode leaching menggunakan asam klorida. Konsentrasi asam klorida yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0,7 g/mL, 1,2 g/mL, 1,7 g/mL, 2,2 g/mL dan 10 g/mL. Analisis kadar silika, SiO2 dan oksida-oksida logam dilakukan menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF). Derajat kristalinitas silika ditentukan berdasarkan hasil Difraksi Sinar-X (XRD). Berdasarkan hasil penelitian, kondisi optimum ekstraksi silika diperoleh pada konsentrasi asam klorida 1,2 g/mL dengan perolehan SiO2 sebesar 81,3 % dan menghasilkan silika dengan derajat kristalinitas sebesar 81,28 %. Kata Kunci: Abu Cangkang sawit, silika, leaching.
OPTIMASI KANDUNGAN SILIKON DALAM PRODUK REAKSI METALOTERMIS SILIKA DARI ABU SEKAM PADI DAN ALUMINIUM BERDASARKAN LAMA WAKTU REAKSI Nurhasanah, Anisah Subakti Mariana B. Malino
PRISMA FISIKA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v1i2.1886

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang memanfaatkan abu sekam padi sebagai sumber silikon. Silikon diperoleh dari hasil reaksi metalotermis silika abu sekam padi dan aluminium pada temperatur 650 C dengan variasi lama waktu reaksi 3 jam, 4 jam, 6 jam, dan 9 jam, dilanjutkan dengan reduksi menggunakan metode pengasaman. Silika yang diperoleh sebesar 98,74 % dan kandungan silikon yang optimum sebesar 46,72 % untuk lama waktu reaksi metalotermis 3 jam.
Rancang Bangun Intrumentasi Pengukur Kecepatan Arus Air Berdasarkan Sistem Kerja Baling-Baling Edhy, Wahyu Kresno; Muid, Abdul; Jumarang, Muh. Ishak
PRISMA FISIKA Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v1i3.5143

Abstract

Telah dirancang dan dibuat alat pengukur kecepatan arus air yang relatif murah dan portabel. Alat ini terdiri dari bagian mekanik dan bagian elektronik. Alat ini mengunakan mikrokontroler ATMega8535, Photodioda dan Baling-baling. Prinsip kerja alat ini adalah mencacah jumlah putaran baling-baling yang kemudian dikonversi menjadi kecepatan arus air. Mikrokontroler ATMega8535 digunakan sebagai pencacah sinyal digital, pengontrol waktu pengambilan data dan pengontrol tampilan LCD. Hasil pengukuran ditampilkan pada layar LCD. Hasil pengujian alat menunjukan bahwa alat dapat berkerja dengan baik pada kecepatan 0,278 (meter/detik) sampai 3,152 (meter/detik). Pengujian alat dilakukan dengan cara mengukur arus air sungai dan membandingkannya dengan alat ukur standar (Flow Meter Conversion Kit Model 001). Alat ini memiliki nilai RMSE (Root Mean Square Error) sebesar 0,345 %. Kata Kunci : Kecepatan Arus Air, Mikrokontroler ATM8535, Photodioda
Analisis Fraktal Sinyal Berbagai Jenis Musik Gabela, Eisar; Sampurno, Joko
PRISMA FISIKA Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v2i3.7334

Abstract

Telah dilakukan analisis terhadap sinyal dari berbagai jenis musik untuk mengetahui kehalusan sinyalnya. Musik yang diteliti berjenis klasik, pop, rock, jazz dan murottal. Sampel musik yang dipilih memiliki tempo 116-126 BPM (Animato) dengan durasi waktu yang sama yaitu 15 detik. Format file yang digunakan berekstensi .wav dan bertipe mono. Sampel sinyal ditransformasi ke domain frekuensi menggunakan metode Transformasi Fourier untuk diketahui bentuk PSD dan nilai dimensi fraktalnya. Hasil analisis data berdasarkan bentuk PSD dan dimensi fraktalnya menunjukkan bahwa jenis musik yang memiliki bentuk sinyal paling halus adalah pop, klasik, rock, murottal, dan jazz secara berturut-turut.   Kata Kunci : fraktal, musik, power spectral density
Pendugaan Bidang Gelincir Tanah Longsor di Desa Aruk Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas dengan Menggunakan Metode Tahanan Jenis Heradian, Ezra Andwa; Arman, Yudha
PRISMA FISIKA Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v3i2.11878

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk pendugaan bidang gelincir tanah longsor di Desa Aruk Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik tahanan jenis dengan bantuan perangkat lunak Res2Dinv 3.58 untuk pengolahan dan pemodelan. Data yang digunakan adalah data resistivitas di 3 lintasan dengan panjang tiap lintasan masing-masing adalah 120 m. Data yang digunakan merupakan hasil pengukuran menggunakan 48 elektroda dengan jarak antar elektroda adalah 2,5 m. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa, lintasan 1, lintasan 2, dan lintasan 3 berpotensi memiliki bidang gelincir tanah longsor yang diindikasikan oleh adanya daerah pada penampang model yang memiliki nilai resistivitas rendah. Daerah tersebut diduga merupakan tanah lempung, pasir dan batu pasir yang bersifat relatif lunak dan diindikasikan sebagai bidang gelincir. Pada lintasan 2,bagian ini ditemukan pada kedalaman 24,9 m , sementara pada lintasan 1 dan lintasan 3 berada di kedalaman 13,1m.   Kata Kunci: Resistivitas, Metode Geolistrik, Bidang Gelincir 
Rancang Bangun Dan Analisis Parameter Fisis Reaktor Biogas Untuk Pengoptimalan Produksi Gas Metan Dari Sampah Organik Boni Pahlanop Lapanporo, Asifa Asri, Yudha Arman ,
PRISMA FISIKA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v1i1.1419

Abstract

Telah dirancang dan dibuat sistem instalasi biogas untuk pengoptimalan produksi gas metan yang terdiri dari tiga komponen utama, yaitu: (1) Reaktor; (2) Sistem Filtrasi dan Penampung Biogas; serta (3) Alat ukur monitoring. Berdasarkan analisis hasil produksi biogas, didapatkan suhu yang paling baik untuk produksi gas metan dari variasi suhu yang dilakukan adalah 35C dengan volume produksi gas metan 602,7 arb.unit dan laju produksi biogas 76,65 5,22. Untuk variasi interval pengadukan didapatkan pengadukan yang paling baik dari variasi frekuensi pengadukan yang dilakukan adalah setiap delapan jam dengan kenaikan laju produksi biogas hingga 18,6%. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi solusi komprehensif yang mampu mendukung berkembangnya penggunaan biogas sebagai energi alternatif terbarukan. Kata Kunci: gas metan, sampah organik, parameter fisis
Aplikasi Persamaan Einstein Hyperbolik Geometrik Flow Pada Lintasan Cahaya di Alam Semesta Risko, .; Hasanuddin, .; Lapanporo, Boni Pahlanop; Azwar, Azrul
PRISMA FISIKA Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v1i3.4584

Abstract

Telah dilakukan sebuah kajian persamaan Einstein hyperbolic geometric flow dan aplikasinya pada lintasan cahaya di alam semesta. Solusi persamaan Einstein hyperbolic geometric flow menunjukkan bahwa dinamika alam semesta mengembang dan dipercepat tanpa batas yang sebanding dengan nilai . Berdasarkan solusi tersebut diketahui bahwa lintasan cahaya di alam semesta akan bergerak mengikuti arah pengembangan alam semesta yang berarti cahaya akan bergerak pada waktu tertentu dari dan selanjutnya akan bergerak keluar sepanjang garis lurus secara radial dengan nilai dan konstan. Model tersebut menunjukkan bahwa lintasan cahaya bergerak sepanjang geodesiknya. Kata kunci: persamaan Einstein hyperbolic geometric flow, persamaan geodesik, lintasan cahaya.
Penyelidikan Pengaruh Rembesan Limbah Karet Bawah Permukaan Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Pujiastuti, Rumyati; Arman, Yudha; Putra, Yoga Satria
PRISMA FISIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v2i2.6579

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai sebaran rembesan limbah karet bawah permukaan tanah. Resistivitas bawah permukaan diukur menggunakan metode geolistrik  konfigurasi Schlumberger. Pengolahan data menggunakan software Res2Dinv untuk memetakan lapisan 2D di bawah permukaan. Pengambilan data dilakukan dalam skala laboratorium dengan panjang lintasan 1 (satu) meter dan jarak antar elektroda 10 cm. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin banyak limbah karet yang berada pada permukaan tanah akan mempengaruhi nilai resistivitas tanah. Air limbah karet yang menumpuk di dalam tanah akan berfermentasi mengakibatkan konsentrasi limbah semakin besar. Semakin besarnya konsentrasi dari limbah mengakibatkan nilai resistivitasnya bertambah.   Kata Kunci: Resistivitas, Isoresistivity 2D, Schlumberger
Identifikasi Struktur Lapisan Tanah Gambut Sebagai Informasi Awal Rancang Bangunan dengan Metode Geolistrik 3D Sirait, Firmansyah; Ihwan, Andi
PRISMA FISIKA Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v3i2.11170

Abstract

Penelitian pendugaan ketebalan tanah gambut di Jalan Amali Kecamatan Pontianak Tenggara telah dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengambilan data dilakukan sebanyak lima lintasan dengan panjang tiap lintasan 60 meter dan spasi antar elektroda 5 (lima) meter. Nilai resistivitas semu yang diukur kemudian diolah menggunakan perangkat lunak Res2Dinv untuk proses pendugaan struktur bawah permukaan secara dua dimensi (2D) dan Res3Dinv untuk profil tiga dimensi (3D). Hasil pencitraan 2D menunjukkan ketebalan maksimum tanah gambut untuk masing-masing lintasan mulai dari lintasan 1 hingga lintasan 5 secara berurutan adalah 3,00; 7,00; 6,00; 2,00 dan 9 meter dengan tingkat kesalahan hampiran 6 - 17 %. Pada pencitraan tiga dimensi (3D) terlihat lapisan tanah gambut terdistribusi hingga kedalaman 8,68 m pada bagian utara dan barat daerah pengukuran dengan tingkat kesalahan hampiran 10,8 %. Kata Kunci : geolistrik, resistivitas, ketebalan gambut.