cover
Contact Name
Disnawati
Contact Email
disnawati@uho.ac.id
Phone
+6285299381110
Journal Mail Official
mediaakuatika@uho.ac.id
Editorial Address
Principal Contact Disnawati Universitas Halu Oleo HEA Mokodompit Kampus Baru UHO Phone: 085299381110 Email: mediaakuatika@uho.ac.id
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25034324     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jma.v7i1
Core Subject : Agriculture,
Media Akuatika : Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan fokus dalam lingkup budidaya perairan meliputi perikanan air tawar, air payau dan air laut yang mencakup beberapa kajian, antara lain: 1. Nutrisi dan pakan ikan 2. Manajemen kesehatan ikan 3. Identifikasi parasit dan penyakit ikan 4. Teknologi reproduksi ikan 5. Manajemen pembenihan ikan 6. Manajemen lingkungan budidaya perairan 7. Teknologi dan sistem budidaya perairan 8. Bioteknologi akuakultur
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2022): Juli" : 4 Documents clear
Potensi Pengobatan Ekstrak Daun Tanaman Kumis Kucing (Orthosiphon stamineus) pada Ikan Lele (Clarias gariepinus) yang Terinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila La Ode Baytul Abidin; Indriyani Nur; Muhaimin Hamzah
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v7i3.26557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi penggunaan ekstrak daun tanaman kumis kucing (Orthosiphon stamineus) dalam mengobati ikan lele (Clarias gariepinus) yang terinfeksi baktreri Aeromonas hydrophila.  Penelitian ini mengaplikasikan perlakuan perendaman ikan terinfeksi penyakit ke dalam ekstrak daun kumis kucing pada konsentrasi 1, 2, dan 3 ppt serta kontrol atau tanpa perendaman ekstrak tersebut. Parameter yang diukur adalah prevalensi, tingkat kelangsungan hidup, persentase hematokrit, dan jumlah leukosit. Perlakuan perendaman ekstrak daun kumis kucing pada dosis 2 ppt memberikan hasil terendah pada parameter prevalensi dan memberikan hasil tertinggi pada tingkat kelangsungan hidup, persentase hematokrit tertinggi serta signifikan dibandingkan perlakuan lainnya. Pengamatan pada jumlah leukosit menunjukkan dampak perlakuan yang tidak signifikan antar seluruh perlakuan namun nilainya lebih tinggi dibandingkan kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan perendaman ekstrak daun kumis kucing dosis 2 ppt merupakan dosis terbaik untuk mengendalikan penyakit infeksi bakteri A. hydrophila yang menginfeksi ikan lele. Kata kunci: Orthosiphon stamineus, Aeromonas hydrophila, Clarias gariepinus
Pertumbuhan Rajungan (Portunus pelagicus) Yang Diberi Pakan Segar Keong Bakau (Telescopium telescopium) Dan Keong Mas (Pomacea canaliculata) Dalam Sistem Resirkulasi Rahmawati Rahmawati; Abdul Rahman
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v7i3.24812

Abstract

Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas ekspor yang bernilai cukup tinggi sehingga teknologi pembudidayaannya yang berkelanjutan seperti kontinyuitas pakannya sangat perlu dikembangkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pakan segar keong bakau dan keong mas dalam pemanfaatan sumber pakan pada budidaya rajungan dengan media sistem resirkulasi. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 3 kelompok ulangan. Perlakuan berupa pakan segar keong bakau (Pakan A), keong mas (Pakan B) dan kombinasi pakan keong bakau+keong mas (Pakan C) yang diberikan selama 42 hari pemeliharaan. Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan spesifik (LPS), pertumbuhan mutlak (PM), panjang karapas (PK), lebar karapas (LK) dan kelangsungan hidup (SR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata LPS berkisar antara 1,10-1,36%, PM 6,69-8,89 g, PK 0,25-0,53 cm, LK 0,97-1,28 cm dan SR 33,33-46,67%. Hasil analisis sidik ragam pada parameter terukur tersebut bahwa pakan segar keong bakau dan pakan segar kombinasi keong bakau+mas tidak berbeda nyata namun keduanya berbeda nyata dengan pakan segar keong mas terhadap LPS, PM, dan LK, sedangkan terhadap PK dan SR tidak berbeda nyata. Tingkat kesukaan terhadap jenis makanan dan kandungan nutrisi masing-masing pakan uji menjadi penyebab perbedaan hasil analisis parameter biologi rajungan pada kedua jenis pakan segar tersebut. Pakan kombinasi kedua jenis pakan segar sangat potensial mendukung  pengembangan budidaya rajungan dalam wadah dengan sistem resirkulasi.Kata kunci : pakan segar, keong bakau, keong mas, Portunus pelagicus,, resirkulasi.
Pengaruh Kombinasi Tepung Wortel dan Tepung Jagung pada Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan dan Gambaran Darah Ikan Mas Koi (Cyprinus carpio L) Suaida Ramli Ramli Idha; Wellem H. Muskita; Muhammad Idris; Agus Kurnia
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v7i3.26612

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi tepung wortel dan tepung jagung pada pakan buatan terhadap pertumbuhan dan gambaran darah Ikan Mas Koi (Cyprinus carpio L). Penelitian menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Ikan Koi diberi pakan dengan tiga pakan formulasi dan satu  pakan komersil sebagai pakan kontrol selama 60 hari pemeliharaan. Tiga pakan formulasi mengandung 10% tepung wortel (pakan A), 10% tepung jagung (pakan B), dan 5% tepung wortel + 5% tepung jagung (pakan C), dan pakan komersil (pakan D) diberikan pada Ikan Koi sebanyak dua kali sehari dengan dosis 5% bobot tubuh. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan mutlak, rasio konversi pakan, efisiensi pakan, total leukosit, dan total eritrosit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan yang telah diberikan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan mutlak, rasio konversi pakan, efisiensi pakan, tingkat kelangsungan hidup, total leukosit dan total eritrosit. Pertumbuhan mutlak rata-rata Ikan Mas Koi berkisar antara7,40–11,63 g, rasio konversi pakan berkisar antara 4,94–7,82 g, efisiensi pakan berkisar antara 12,78-20,33 %, total leukosit berkisar antara 0,99-1,03×105sel.mm-3, total leukosit berkisar antara 6,00-9,30×105sel.mm-3. Kata kunci: Gambaran Darah, Ikan Koi, Pertumbuhan, Tepung Jagung, Tepung Wortel
Studi Pertumbuhan Ikan Kuwe (Caranx sp) Yang Diberi Pakan Kepiting Hermit, Cacing Laut Dan Tiram Darfin Darfin; Rahmad Sofyan Patadjai; Abdul Muis Balubi
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v7i3.24832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan kelomang, cacing laut, dan tiram terhadap pertumbuhan ikan kuwe (Caranx sp.). Perlakuan pada peneltian ini yaitu pemberian pakan kelomang (A), pakan cacing laut (B), dan pakan tiram (C). Ikan kuwe sebanyak 63 ekor ditebar ke dalam 9 unit keramba jaring apung (7 ekor/wadah) yang berukuran 1m×1m×1,20m dan lama pemeliharaan 90 hari. Ikan uji diberikan pakan sebanyak 2 kali sehari (08.00 pagi dan 17.00 sore WITA) dengan presentase pemberian pakan 5% dari bobot tubuh ikan. Hasil penelitian pertumbuhan mutlak tertinggi didapatkan pada ikan kuwe dengan perlakuan A sebesar 72,99±5,8 g, diikuti oleh pemberian perlakuan B dan C masing-masing sebesar 41,80+4,5 g, dan 24.30+5,3 g sedangkan laju pertumbuhan spesifik ikan kuwe pada perlakuan A t-10 sebesar 3,87±1,9% diikuti perlakuan B dan C yang mencapai presentase sebesar 2,52±1,2% dan 1,65±1,02%. Rasio konversi pakan pada ikan kuwe yang diberikan perlakuan A sebesar 6,05±1,4 g diikuti oleh perlakuan B dan C yang mencapai 9,32±1,9 g dan 18,79±10,3 g. Esfisiensi pakan ikan kuwe pada perlakuan A mencapai 17,16±4,04% diikuti perlakuan B sebesar 11,06±2,3%, dan terendah pada perlakuan C sebesar 6,34±2,8%. Kelangsungan hidup ikan kuwe pada perlakuan A yaitu 85,71±0% diikuti perlakuan B dan C yaitu 71,43±0% dan 53,38±8,2%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pakan kelomang memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak dan efisiensi pakan.Kata kunci : Ikan kuwe, pakan alami, pertumbuhan

Page 1 of 1 | Total Record : 4