cover
Contact Name
Herdian Bhakti
Contact Email
nfo@idpublishing.org
Phone
+62813133 32424
Journal Mail Official
jacis@idpublishing.org
Editorial Address
Gg. Broto Manunggal V, Brajan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal Automation Computer Information System (JACIS)
ISSN : -     EISSN : 27978443     DOI : https://doi.org/10.47134/jacis
JACIS: Journal Automation Computer Information System is officially registered in the Centre for Data and Scientific Documentation (PDDI), Indonesia Institute of Science with ISSN Number 2797-8443 (online). JACIS: Journal Automation Computer Information System is published twice, in May and November. JACIS accept and publish the result of research in the field of Computer Science and Informatics. JACIS has a focus and scope : 1. computer science: Artificial Intelligence, Machine Learning, Data Mining, Expert System, Decision Support System 2. Informatics: Web Programming, Mobile Computing, Computer Networks, information system, Database Systems, Security Systems. JACIS: Journal Automation Computer Information System is Open - Access Journal indexed by Google Scholar. Every article submitted to the JACIS: Journal Automation Computer Information System will be reviewed within 8-10 weeks and published when the similarity/plagiarism index is under 25% checked by Ithenticate/Turnitin. To submit article to JACIS: Journal Automation Computer Information System, please kindly follow our guidelines: Author Guidelines
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026): Mei (In Progress Issue)" : 6 Documents clear
Evaluasi Metode Pengendalian Perubahan terhadap Perluasan Ruang Lingkup dan Pembengkakan Biaya Waridi, Ahmad Ghozi; Fikri, Muhammad Haikal; Yaqin, Muhammad Ainul
Journal Automation Computer Information System Vol. 6 No. 1 (2026): Mei (In Progress Issue)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v6i1.135

Abstract

Kegagalan proyek yang disebabkan oleh perluasan ruang lingkup dan pembengkakan biaya seringkali berasal dari manajemen perubahan yang lemah. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi secara empiris perbedaan kinerja antara dua pendekatan pengendalian perubahan: Strict Change Control (SCC), yang bersifat formal dan birokratis, dan Lightweight Change (LC), yang fleksibel dan adaptif. Menggunakan metode eksperimental berbasis simulasi pada 50 proyek sintetis, studi ini menilai dampak kedua kebijakan tersebut terhadap indikator kinerja proyek utama, yaitu kelebihan biaya dan perluasan ruang lingkup. Data set dirancang dalam kondisi terkontrol (ceteris paribus) sehingga perbedaan hasil dapat dikaitkan sepenuhnya dengan kebijakan perubahan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode SCC memiliki rata-rata kelebihan biaya sebesar 3,85%, yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan LC sebesar 7,92%. Selain itu, volume permintaan perubahan dalam LC hampir dua kali lipat dibandingkan SCC, yang menunjukkan risiko lebih tinggi terhadap perluasan ruang lingkup akibat fleksibilitas tanpa pengawasan kumulatif. Temuan ini menekankan pentingnya mekanisme pengendalian perubahan yang ketat untuk menjaga stabilitas biaya dan ruang lingkup proyek. Namun, pendekatan LC tetap relevan untuk proyek inovatif dengan ketidakpastian tinggi. Oleh karena itu, strategi hibrida yang menggabungkan kelincahan LC dan disiplin SCC direkomendasikan untuk keseimbangan optimal antara adaptabilitas dan stabilitas
Pengaruh Kebijakan Reorder Point Adaptif Terhadap Ketersediaan Persediaan Dan Biaya Pengadaan Di Koperasi Simpan Pinjam: Studi Simulasi Haikal, Muhammad Fikri; Putri, Dwi Andina; Yaqin, Muhammad Ainul
Journal Automation Computer Information System Vol. 6 No. 1 (2026): Mei (In Progress Issue)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v6i1.137

Abstract

Ketersediaan persediaan operasional seperti formulir, buku simpanan, dan dokumen cetak merupakan komponen penting dalam menjaga kelancaran layanan administrasi pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Namun, kebijakan Reorder Point (ROP) statis yang umum digunakan belum mampu mengakomodasi fluktuasi permintaan serta variasi lead time, sehingga berpotensi menimbulkan stockout maupun overstock. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi efektivitas kebijakan ROP adaptif sebagai alternatif yang lebih responsif terhadap dinamika operasional KSP XYZ. Metode yang digunakan meliputi simulasi Monte Carlo selama 365 hari dengan 100 replikasi, yang membandingkan empat skenario pengendalian persediaan: ROP statis, Moving Average, Exponentially Weighted Moving Average (EWMA), dan pendekatan berbasis tingkat layanan (service level-based). Evaluasi kinerja dilakukan menggunakan indikator service level, total biaya pengadaan, dan frekuensi stockout. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kebijakan ROP adaptif, khususnya model service level-based, mampu meningkatkan service level dari 91,3% menjadi 97,4% serta menurunkan total biaya pengadaan sebesar 12,4% dibandingkan kebijakan statis. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi kebijakan ROP adaptif dengan data historis ERP dapat meningkatkan efisiensi pengadaan serta kualitas layanan, dan dapat menjadi rekomendasi implementatif bagi koperasi dalam mengembangkan sistem pengendalian persediaan yang lebih cerdas dan berbasis data
Pengaruh Automasi Verifikasi Identitas terhadap Waktu Penyelesaian Layanan dan Tingkat Kesalahan Transaksi: Studi Simulasi pada Proses Fulfillment Al Kaamil, Syifa Fikroh; Afaf, Afaf; Yaqin, Muhammad Ainul
Journal Automation Computer Information System Vol. 6 No. 1 (2026): Mei (In Progress Issue)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v6i1.145

Abstract

Transformasi digital dalam sistem Enterprise Resource Planning (ERP) mendorong kebutuhan automasi proses bisnis, termasuk pada tahap fulfillment layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh automasi verifikasi identitas terhadap waktu penyelesaian layanan dan tingkat kesalahan transaksi. Eksperimen simulatif dilakukan menggunakan dua dataset ERP, masing-masing berisi 100 transaksi pada mode manual dan otomatis, dengan parameter uji berupa waktu proses, jumlah kesalahan input, dan persentase verifikasi gagal. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan perbandingan komputasional antar-mode untuk menilai perubahan efisiensi proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa automasi verifikasi identitas mempercepat waktu penyelesaian sebesar 38% dan menurunkan tingkat kesalahan transaksi hingga 27%. Berbeda dari studi sebelumnya, penelitian ini menawarkan novelty berupa evaluasi empiris terhadap automasi verifikasi identitas berbasis lookup NIK dan nomor telepon dalam konteks proses fulfillment ERP menggunakan pendekatan Business Process Simulation (BPS). Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi verifikasi tidak hanya meningkatkan akurasi dan kecepatan, tetapi juga berpotensi diadaptasi oleh organisasi yang ingin meningkatkan efisiensi operasional melalui automasi proses layanan
Pengaruh Kebijakan Replenishment Lokal vs Centralized Replenishment terhadap Fill Rate dan Total Logistic Cost pada Manajemen Sumber Daya di Jasa Penulisan dan Karya Ilmiah Kaswiyah, Kaswiyah; Yaqin, Muhammad Ainul
Journal Automation Computer Information System Vol. 6 No. 1 (2026): Mei (In Progress Issue)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v6i1.149

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan besar dalam cara sumber daya dikelola pada sektor jasa, termasuk layanan penulisan dan produksi karya ilmiah. Efisiensi serta ketepatan dalam pemenuhan kebutuhan operasional menjadi aspek krusial yang menuntut penggunaan sistem yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas antara kebijakan replenishment lokal dan terpusat terhadap fill rate (FR) dan total logistic cost (TLC) melalui simulasi Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis spreadsheet. Metode penelitian bersifat kuantitatif dengan penyusunan dua skenario eksperimen yang menggunakan parameter operasional yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan terpusat menghasilkan FR lebih tinggi (100%) dibandingkan kebijakan lokal (rata-rata 87%), sementara kebijakan lokal memberikan biaya logistik yang lebih rendah dibandingkan skenario terpusat. Temuan ini menunjukkan adanya trade-off antara efektivitas pemenuhan dan efisiensi biaya. Penelitian ini menegaskan bahwa model ERP sederhana dapat berfungsi sebagai alat pendukung keputusan yang efektif bagi organisasi jasa berskala kecil dan menengah dalam merumuskan strategi replenishment yang optimal.
Simulasi Agent-Based dalam Prediksi Turnover dan Strategi Retensi Karyawan Davissyah, Asfa; Januart, Farel Indra; Yaqin, Muhammad Ainul
Journal Automation Computer Information System Vol. 6 No. 1 (2026): Mei (In Progress Issue)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v6i1.157

Abstract

Tingginya tingkat perputaran (turnover) karyawan menimbulkan tantangan operasional yang signifikan pada industri padat karya seperti peternakan ayam. Penelitian ini menerapkan metode Agent-Based Modeling (ABM) menggunakan sistem ERP berbasis spreadsheet  untuk memprediksi dinamika turnover dan mengevaluasi efektivitas strategi retensi. Menggunakan data historis Human Capital, kami mensimulasikan perilaku 200 agen heterogen selama periode 24 bulan di bawah tiga skenario eksperimental: Baseline (Kontrol), Bonus Finansial, dan Jenjang Karir (Career pathing). Simulasi menunjukkan bahwa penerapan Career pathing menghasilkan penurunan tingkat turnover tahunan dari 70,65% (skenario kontrol) menjadi 60,87%, yaitu berkurang sebesar 9,78 poin persentase, sehingga menjadikannya intervensi paling efektif secara operasional. Temuan ini sejalan dengan literatur yang menyatakan bahwa pengembangan profesional mengurangi intensi keluar karyawan. Namun, analisis biaya-manfaat mengungkapkan sebuah paradoks: penerapan Career pathing secara universal menyebabkan defisit finansial yang masif akibat tingginya biaya retensi, sedangkan skenario Kontrol justru paling efisien secara finansial meskipun tingkat atrisinya tinggi. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun insentif non-finansial efektif menstabilkan tenaga kerja, penerapannya harus ditargetkan secara selektif menggunakan pendekatan berbasis data untuk menjamin kelayakan finansial
Implementasi Sistem Informasi Audit Mutu Internal Berbasis Web di Universitas Negeri Gorontalo Gafur, Abdul Wahid; H Dai, Roviana; Syaiful Rijal , Bait; Padiku, Indhita R; Polin, Muchlis; Dwinanto, Arif
Journal Automation Computer Information System Vol. 6 No. 1 (2026): Mei (In Progress Issue)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v6i1.147

Abstract

Audit Mutu Internal (AMI) merupakan komponen utama dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang berperan penting dalam memastikan ketercapaian standar mutu akademik dan non-akademik di perguruan tinggi. Meskipun AMI menjadi bagian integral dari siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), pelaksanaannya masih menghadapi kendala terkait keterlacakan proses, konsistensi pelaporan, dan pemantauan tindak lanjut audit yang belum terintegrasi secara optimal, khususnya di Universitas Negeri Gorontalo. Selain itu, kajian empiris terkait implementasi sistem informasi AMI berbasis web masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem informasi Audit Mutu Internal berbasis web untuk mendukung penjaminan mutu perguruan tinggi. Sistem dikembangkan menggunakan pendekatan Waterfall dengan memanfaatkan framework Laravel dan basis data MySQL. Fitur utama sistem meliputi pengelolaan pengguna, pengisian instrumen audit terstandar, monitoring progres audit, pengelolaan temuan audit, serta pelaporan yang terintegrasi dengan siklus PPEPP. Validasi sistem dilakukan melalui pengujian black-box, unit testing, dan User Acceptance Testing (UAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang diimplementasikan mampu meningkatkan keterlacakan proses audit, konsistensi pelaporan, serta efektivitas pemantauan tindak lanjut audit. Dengan demikian, sistem ini berkontribusi dalam mendukung implementasi SPMI yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan

Page 1 of 1 | Total Record : 6