cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
info@idpublishing.org
Phone
+62818240698
Journal Mail Official
info@idpublishing.org
Editorial Address
Gg. Broto Manunggal V, Brajan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa
ISSN : -     EISSN : 27213749     DOI : https://doi.org/10.47134/village
Core Subject : Social,
The scopes of the journal include Village government/ governance, Affairs of population, Affairs of finance, Affairs of development and, Other administration, Village Consultative Body (BPD), institution traditional and, Village Enterprise (BUMDes).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus 2021" : 5 Documents clear
Pengaruh Kualiti Perkhidmatan Awam terhadap Kepuasan Warga Negara Indonesia di KBRI Kuala Lumpur pada Masa Pendemi Covid-19 di Malaysia Arifin, Muhamad Zainul
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.851 KB) | DOI: 10.47134/villages.v2i2.23

Abstract

Kepuasan perkhidmatan awam adalah tahap perasaan seseorang setelah membandingkan (prestasi atau hasil) yang dirasakan dengan harapanya. Tujuan kajian ini secara umum adalah untuk mengetahui tahap kepuasan warga Indonesia yang tinggal di Malaysia. Kajian ini menggunakan kaedah analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data dalam bentuk soal selidik. Pengiraan soal selidik menggunakan skala Likert dengan Microsoft Excel 2016 yang diedarkan melalui media sosial menggunakan google form, untuk mengetahui hasil tahap kepuasan warga Indonesia di Malaysia berkenaan dengan pelayanan dan perlindungan, rasa keadilan, keinginan dan harapan untuk prestasi Kedutaan Indonesia di Kuala Lumpur semasa wabak covid-19. Terdapat faktor peyokong seperti adanya kemajuan teknologi. Sementara faktor penghambatnya adanya pandemi covid-19, kurangnya komunikasi, akses jarak dan wilayah yang cukup jahu. Sehingga dihasil pengiraan menggunakan skala Likert, persentase kepuasan adalah 43% tidak puas dengan layanan dan perlindungan KBRI Kuala Lumpur, 27% merasa puas, 22% merasa netral / tidak tahu, 6% merasa sangat tidak puas, dan 2% sangat puas.
Efektivitas Pemberdayaan Masyarakat di Desa Mengkait Kecamatan Siantan Selatan Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2019-2020 Erki, Erki; Budiman, Shahril; Karim, Zamzami A.; Junriana, Junriana
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.696 KB) | DOI: 10.47134/villages.v2i2.24

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Desa Mengkait Kecamatan Siantan Selatan Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mengurangi angka kemiskinan dan mensejahtrakan masyarakat yaitu dengan pemberdayaan masyarakat melalui (1), Bagan Apung, (2), Pembangunan Pelabuhan RT 009 Temiang, (3) Pembangunan Pelabuhan Nelayan Dusun II, (4), Bantuan Nelayan, dan (5) BLT-Desa. Tujuan penelitian ini pada dasarnya adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisisi efektivitas pemberdayaan masyarakat di desa Mengkait. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan yang dipilih dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk keefektivan dari program pemberdayaan masyarakat di Desa Mengkait Kecamatan Siantan Selatan Kabupaten Kepulauan Anambas sudah dapat dikatakan baik. Hal ini dapat dilihat dari 4 (empat) indikator yang bisa diakatakan baik yaitu indikator Ketetapan Sasaran Program, Sosialisasi Program, Tujuan Program, dan Pemantauan Program. Kondisi yang terjadi pada masyarakat dan wilayah penerima program pemberdayaan saat ini lebih baik dari sebelum-sebelumnya, seperti meningkatnya pendapatan masyarakat dan meningkatnya bongkar muat ikan dan barang di pelabuhan. Saran yang diberikan penulis yaitu ditingkatkan lagi program-program pemberdayaan masyarakat dibidang Kelautan dan Perikanan agar semakin lebih baik lagi dari sebelum-sebelumnya.
Pengaruh Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan Perekonomian di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo Tahun 2018-2020 Saputra, Dery Anggelean; Atmojo, Muhammad Eko
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.252 KB) | DOI: 10.47134/villages.v2i2.18

Abstract

Desa Tanjungharjo, Kecamatan Nanggulan menjadi salah satu desa di Kabupaten Kulon Progo yang telah berhasil memberdayakan masyarakat desa melalui industri kerajinan daun pandan. Mayoritas masyarakat yang dulunya hanya berpenghasilan dari pertanian dan peternakan, kini mampu memperoleh tambahan penghasilan dari kerjaninan daun pandan tersebut. Perajin daun pandan di Desa Tanjungharjo dapat memperoleh tambahan penghasilan sekitar Rp 500.000 perbulan bahkan lebih, apabila pesanan mengalami peningkatan. Keberhasilan dari pemberdayaan masyarakat ini tentu saja mendatangkan pengaruh yang baik pada peningkatan ekonomi di Desa Tanjungharjo. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis indikator-indikator pada pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan ekonomi dan faktor-faktor apa saja yang berpengaruh pada keberhasilan pemberdayaan masyarakat di Desa Tanjungharjo. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beberapa indikator pada pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan ekonomi di Desa Tanjungharjo, yaitu modal, partisipasi, kontrol dan kesejahteraan, sedangkan keberhasilan pemberdayaan masyarakat di Desa Tanjungharjo dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu SDA, pengembangan SDM, permodalan, pemasaran, dan juga pengawasan.
Koordinasi Pemerintah dalam Pemberian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan Hakim, Arief Rachman; Simangunsong, Fernandes
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.707 KB) | DOI: 10.47134/villages.v2i2.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis pola koordinasi pemerintahan dalam pemberian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, selain itu juga untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat koordinasi tersebut, serta mengetahui upaya apa yang tepat dalam mengatasi faktor penghambat koordinasi pemerintahan dalam pemberian BLT DD di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan. Teori yang digunakan adalah teori koordinasi menjelaskan bahwa koordinasi meliputi 5 (lima) indikator yaitu komunikasi, kesadaran pentingnya koordinasi, kompetensi partisipan, kesepakatan, komitmen, dan insentif koordinasi, dan terakhir kontuinitas perencanaan. Metode penelitian nya adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yakni: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informannya, antara lain: Sekretaris Daerah, Ketua Komisi 1 DPRD, Asisten 1 Sekretariat Daerah, Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Labuan Amas Selatan, Camat Batang Alai Utara, Kepala Desa Lubunganak dan Kepala Desa Banua Kepayang. Terdapat faktor pendukung seperti : adanya pengawasan pemerintah, peran aktif RT/RW dan kerjasama yang baik antar pelaksanaan di desa, serta peran serta masyarakat umum dalam mensukseskan program tersebut. Faktor penghambatnya diketahui adanya salah paham dan kurang lancarnya komunikasi akibat tidak ada jaringan komunikasi, serta adanya perbedaan persepsi di dalam masyarakat.
Dinamika Pengembagan Desa Wisata Mloko Sewu di Desa Pupus Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo Lestari, Dewi; Hilman, Yusuf Adam; Widiyahseno, Bambang; Triono, Bambang
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.857 KB) | DOI: 10.47134/villages.v2i2.22

Abstract

Desa wisata merupakan sebuah desa yang hidup mandiri dengan potensi yang dimilikinya dan tepat dapat menjual berbagai atraksi-atraksinya sebagai daya tarik wisata tanpa melibatkan investor. Berdasarkan hal tersebut pengembangan desa wisata merupakan realisasi dari undang-undang otonomi daerah (UU No.22/99), maka setiap Kabupaten perlu memprogramkan pengembangan desa wisata demi meningkatkan pendapatan daerah, dan menggali potensi desa. Kawasan desa Pupus Kecamatan Ngebel mempunyai potensi sumber daya alam yang melimpah, Salah satu wisata alam di desa Pupus kecamatan Ngebel adalah Mloko Sewu. Mloko sewu adalah inisiatif dari sebagian atau sekelompok pemuda di desa pupus untuk di jadikan desa wisata selama proses pembersihan lahan di hutan perhutani kurang lebih 6 bulan kelompok desa tersebut keberatan karena dalam proses tersebut dari pihak pemerintah desa pupus belum yakin bahwa akan di jadikan wisata karena waktu sudah di tetapkan oleh pihak perhutani belum terselesaikan maka lahan tersebut di tawarkan kepada pihak lain atau investor .dan setelah di pegang oleh pihak lain yang di kelola selama 3 bulan jadilah wisata mloko sewu dan sudah di pasarkan. Dalam Dinamika pengembangan desa wisata Mloko Sewu di Desa Pupus Kecamatan ngebel Kabupaten Ponorogo terdapat masalah antara pihak masyarakat dan pihak investor dalam pengembangan dan pengelolaan desa wisata Mloko Sewu yang ada di desa Pupus. penyelesaian masalah telah di selesaikan secara damai oleh pemerintah daerah. Yang tujuanya adalah mengelola bersama desa wisata Mloko Sewu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5