cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2017): september 2017" : 18 Documents clear
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP LAMA PENGELUARAN KOLOSTRUM PADA IBU POST SECTIO CAESARIA DI RSUD KOTA MADIUN Sundari Sundari; Rury Narulita Sari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.351 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.148

Abstract

Ibu Post Sectio Caesaria (SC) seringkali sulit menyusui bayinya. Apabila bayi tidak menghisap puting susu setengah jam setelah bersalin, hormon oksitosin dan prolaktin turun sehingga ASI baru keluar di hari ketiga atau lebih. Dampak tidak lancarnya pengeluaran dan produksi ASI bisa bisa menimbulkan masalah baik pada ibu maupun bayi. Maka, perlu usaha merangsang hormon prolaktin dan oksitosin salah satunya dengan treatmen pijat oksitosin.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap lama pengeluaran kolostrum ibu post SC di RSUD Kota Madiun. Jenis penelitian analitik quasy experiment dengan rancangan “post test only control group design”. Populasi 60 ibu post SC, besar sampel 52 ibu post SC dengan teknik purposive sampling dibagi 2 kelompok, 26 orang dilakuan pijat oksitosin dan 26 orang tidak dilakukan pijat oksitosin. Instrumen menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji dengan t-test. Lama pengeluaran kolostrum kelompok eksperimen 26 responden. Diketahui terdapat 19 orang (73,1%) mengeluarkan kolostrum secara cepat sedangkan pada 7 orang lainnya (26,9%) lambat. Sedangkan kelompok kontrol 26 responden terdapat 21 orang (80,8%) mengeluarkan kolostrum lambat. Sedangkan pada 5 orang lainnya (19,2%) cepat dalam mengeluarkan kolostrum. Berdasarkan analisis uji statistik, nilai p= 0,00
PROSES PEMASUNGAN PADA PASIEN GANGGUAN JIWA Dhita Kurnia Sari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.497 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.113

Abstract

Physical restraint and confinement of the mentally ill patient (called pasung in Indonesia) are still common problem in Indonesia. Earlier survey showed that from two of three family said that pasung process not only supported by family member but also motivated by civilization including neighbourhood. Although pasung obviously breaking the laws in UU Kesehatan Jiwa Pasal 70 No. 18 tahun 2014 about patient right in mental ill. These research main goals was to described about pasung process in mental ill patient. Design used was qualitative with approachment method fenomenology interpretative. In-depth interview using semistructural questions involved 6 family with mental illness patient in Puskesmas Kras area. Data collected and analyzed using tematik analysis with Braun and Clarke approachment. These research showed 7 theme there are environment, family that depressed, perspective pasung in family, stress in family, family discussion, pasung process and caring modification. The interview results was from all the pasung process started with environment and family that treager family who has stress. And then family discussing with all the member to solved the patient problem. After being pasung, the family modified the treatment to recurring the patient. When modification did not worked, then pasung will be started all over again. These decision affected by environment. Keyword: Pasung process, Mental disorder
TINGKAT KEMANDIRIAN ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) PADA LANSIA YANG MENGIKUTI DAN TIDAK MENGIKUTI POSYANDU DI KEL. NGAGEL REJO KEC. WONOKROMO SURABAYA Tumini Tumini
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.702 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.152

Abstract

Pendahuluan: Meningkatnya jumlah lanjut usia akan menimbulkan berbagai permasalahan yang komplek bagi lanjut usia sendiri, bagi keluarga dan masyarakat. Secara alami proses penuaan mengakibatkan perubahan fisik dan mental, yang akan mempengaruhi kondisi ekonomi dan sosialnya. Perubahan ini akan sangat berpengaruh terhadap kemandirian lansia dalam melakukan ADL. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui tingkat kemandirian ADL pada lansia yang mengikuti dan tidak mengikuti posyandu di Kelurahan Ngagel Rejo Kecamatan Wonokromo Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia di Kelurahan Ngagel Rejo Kecamatan Wonokromo Surabaya. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan meggunakan proposive sampling. Total responden yang digunakan sebanyak 80 responden dengan 40 orang lansia mengikuti posyandu dan 40 orang lansia tidak mengikuti posyandu. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh data bahwa sebagian besar responden yang mengikuti posyandu lansia dapat melakukan ADL sebanyak 32 orang (80%) tergolong mandiri dan 8 orang (20%) tergolong tergantung maupun yang tidak mengikuti posyandu sebanyak 28 orang (70%) tergolong mandiri dan 12 orang (30%) tergolong tergantung. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini terdapat adanya tingkat kemandirian ADL pada lansia yang mengikuti dan tidak mengikuti posyandu, bahwa lansia yang tidak mengikuti posyandu sebagian besar tergantung kepada orang lain. Kondisi tersebut dikarenakan faktor umur dan status perkembangan kesehatan lansia. Saran: Disarankan kepada lansia agar dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan teratur, melaksanakan senam lansia. Kata kunci: Kemandirian, ADL, Lanjut Usia
ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C TEH KOMBUCHA BERDASARKAN LAMA FERMENTASI SEBAGAI ALTERNATIF MINUMAN UNTUK ANTIOKSIDAN Yenny Puspitasari; Retno Palupi; Maulina Nurikasari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.539 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.137

Abstract

Kandungan teh kombucha yaitu, vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niasin), vitamin B12 (sianokobalamin), vitamin C, asam asetat, asam amino, asam glukoronat, asam laktat, alkohol, pH 3,33% dan antiokasidan. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan teh kombucha yang bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C dan aktivitas antioksidan berdasarkan lama fermentasinya, sehingga didapatkan kandungan vitamin C dan aktivitas antioksidan yang paling optimum. Peneliti menggunakan penelitian eksperimen yaitu dengan memvariasikan lama fermentasi pada pembuatan teh Kombucha dan melakukan uji organoleptik ke panelis. Hasil karakterisasi, pH teh kombucha semakin lama waktu fermentasi semakin turun, warna semakin lama waktu fermentasi semakin cerah, berat selulosa yang dihasilkan scoby semakin lama waktu fermentasi semakin bertambah berat, kadar gula reduksi semakin lama waktu fermentasi akan semakin menurun. Kandungan vitamin C optimum di dapatkan pada fermenasi hari ke-7 sebesar 8,43mg/ml dan aktivitas antioksidan optimum juga diperoleh pada fermntasi hari ke-7 yaitu sebesar 93,79%. Hasil yang didapatkan pada uji organoleptik menggunakan 15 panellis meliputi warna, rasa, aroma dan tingkat kesukaan. Penilaian panelis terhadap produk teh kombucha secara keseluruhan yaitu 80% bisa menerima dan 20% biasa saja. Produk teh kombucha bisa diterima panelis sebagai minuman fungsional untuk antioksidan. Kata Kunci: Teh kombucha, Vitamin C, Antioksidan, Lama fermentasi
PENGARUH MASA KERJA TERHADAP KEJADIAN VERTIGO PADA PENYELAM TRADISIONAL Johanis Hursepuny; Luthfy Latuconsina
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.674 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.149

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 13.677 pulau dan 2/3 diantaranya adalah wilayah laut, dimana sebagian besar penduduk pesisir mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan.Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat antara lain; penangkapan ikan, lobster, teripang, abalone dan mutiara. Kegiatan tersebut dilakukan dengan melakukan penyelaman sampai dengan beberapa puluh meter di bawah laut, karena lobster, teripang, abalone dan mutiara banyak terdapat di dasar laut. Penyelaman ini banyak dilakukan oleh masyarakat pesisir karena ikan jenis tertentu, lobster, teripang dan mutiara mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Hal ini juga yang dilakukan oleh masyarakat desa Liang Kecamatan Salahutu,namun proses penyelaman yang mereka lakukan masih bersifat tradisional dengan menggunakan peralatan seadanya secara terus menerus dan dalam waktu yang lama. Kondisi ini menyebabkan timbulnya banyak keluhan seperti gangguan pendengaran, pusing dan sakit kepala. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh masa kerja menyelam dengan kejadian vertigo pada penyelam tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan data lama menyelam sebagai input . Hasil uji chi squre menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan masa kerja dengan kejadian vertigo yang ditunjukkan dengan nilai p =0,000 Kata Kunci: Penyelam, Vertigo, Masa kerja
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMERIKSAAN IVA (INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT) DALAM DETEKSI DINI KANKER SERVIKS PADA PASANGAN USIA SUBUR Retno Palupi Siwi; Yeni Trisnawati
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.077 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.125

Abstract

Kanker serviks adalah kanker yang menjadi ancaman berbahaya bagi wanita yang menyerang organ reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemeriksaan IVA dalam deteksi dini kanker serviks pada PUS di Desa Karanganom Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung. Desain penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan teknik purposive sampling dengan besar sampel sebanyak 85 responden. Instrumen menggunakan kuesioner. Penelitian dilaksanakan tanggal 1-14 September 2012. Uji statistik Analisis Regresi Logistik dengan tingkat kesalahan (α) 0,05. Hasil penelitian sebagian besar responden berumur dewasa awal 51 responden (60%) dengan nilai pvalue 0,846 > 0,05, berpendidikan SMA 38 responden (44,7%) dengan nilai p-value 0,003 < 0,05, pekerjaan ibu rumah tangga 36 responden (42,4%) dengan nilai p-value 0,571 > 0,05, status ekonomi rendah 67 responden (78,8%) dengan nilai p-value 0,063 > 0,05, pengetahuan cukup 39 responden (45,9%) dengan nilai p-value0,008 < 0,05. Perilaku pemeriksaan IVA dalam deteksi dini kanker serviks pada perilaku positif, yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan dan pengetahuan tentang pemeriksaan IVA. Kata kunci: Perilaku, Pemeriksaan IVA, Kanker serviks, PUS
PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN SUPLEMENTASI ZAT BESI Lailatul Mustaghfiroh; Ita Rahmawati; Luluk Hidayah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.571 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.153

Abstract

Pendahuluan: Pemerintah menganjurkan ibu hamil sejak awal kehamilan minum 1 tablet besi setiap hari minimal 90 hari. Hal ini disebabkan jumlah zat besi yang diabsorpsi dari makanan dan cadangan dalam tubuh tidak mencukupi kebutuhan ibu selama kehamilan sehingga pemberian suplemen zat besi sangat diperlukan. Konsumsi tablet besi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan zat besi ibu hamil. Namun sampai saat ini belum ada data mengenai efektifitasnya, dalam arti dengan pemberian tablet besi selama kehamilan dapat meningkatkan kadar Hb berapa gram%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh suplemen zat besi bagi ibu hamil terhadap peningkatan kadar Hemoglobin. Metode: Jenis penelitian dengan quasi eksperimen pendekatan kohort perpektif dengan suplementasi zat besi sebanyak 90 tablet. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester I di BPM Ummi Haniek Jepara bulan April 2017 sebanyak 50 responden dengan teknik insidental sampling. Jenis data primer dan sekunder. Analisa data univariat menggunakan mean sedangkan bivariat menggunakan uji t-test berpasangan. Hasil: Rerata kadar hemoglobin sebelum intervensi sebesar 12,216 gr% sedangkan setelah intervensi sebesar 13,128 gr%. Hasil uji t-test terdapat pengaruh suplemen zat besi bagi ibu hamil terhadap peningkatan kadar Hemoglobin (p < 0,05) dengan peningkatan kadar Hemoglobin sebesar 0,912 gr%. Kata kunci: hemoglobin, ibu hamil, zat besi,
HUBUNGAN KEPADATAN PENGHUNI RUMAH DENGAN PENULARAN TUBERCULOSIS PARU DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT MAKASSAR TAHUN 2012 Deborah Ferdinanda Lumenta
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.858 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.139

Abstract

Page 2 of 2 | Total Record : 18