cover
Contact Name
kartika yulianti
Contact Email
kartika.yulianti@upi.edu
Phone
+6289646358817
Journal Mail Official
eurekamatika@upi.edu
Editorial Address
Program Studi Matematika, Departemen Pendidikan Matematika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung 40154, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Eurekamatika
ISSN : 2776480X     EISSN : 25284231     DOI : https://doi.org/10.17509/jem
Jurnal EurekaMatika (e-ISSN: 2528-4231, p-ISSN: 2776-480X) was first published annually on December 2013, and then since 2017 has been published twice a year, on May and November. JEM is a peer-reviewed Mathematics journal with its scope covers Algebra, Analysis, Statistics, and Applied Mathematics. This journal is published by Mathematics study program of Indonesia University of Education (Universitas Pendidikan Indonesia) collaborates with Himpunan Peneliti dan Pendidik Matematika Indonesia (HIPPMI). The editorial contents and elements that comprise the journal include: -Theoretical articles -Empirical studies -Practice-oriented papers -Case studies -Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal´s style.
Articles 146 Documents
Fine Grading pada Aljabar Matriks Irham Walidaka; Rizky Rosjanuardi; Sumanang Muhtar Gozali
Jurnal EurekaMatika Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Eurekamatika
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.013 KB) | DOI: 10.17509/jem.v8i1.25692

Abstract

Suatu aljabar matriks  atas lapangan  belum tentu dapat di dekomposisi menjadi hasil jumlah langsung dari submodulnya sehingga menjadi fine graded atas suatu grup G. Dekomposisi menjadi fine graded ini ditentukan oleh grup yang digunakan. Pada kasus aljabar matriks   bila digunakan grup siklik sebagai indeks dalam mendekomposisi suatu aljabar matriks menjadi aljabar yang fine graded mengakibatkan submodulnya menjadi tidak bebas linear, sehingga bukan suatu jumlah langsung. Sedangkan ketika menggunakan grup non-siklik, submodulnya bisa merupakan jumlah langsung dan memenuhi  sehingga fine grading untuk aljabar matriks dapat dilakukan. Support dari suatu alajabar matriks akan membentuk subgrup dan setiap elemen tak nol di  mempunyai invers.
Karakteristik estimator Analisis Komponen Utama untuk mengestimasi Model Variabel Laten menggunakan metode High-Dimensional AIC Lukman Lukman
Jurnal EurekaMatika Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Eurekamatika
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.55 KB) | DOI: 10.17509/jem.v9i1.33391

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mengetahui sifat estimator Analisis Komponen Utama (AKU) untuk mengestimasi model variabel laten. Metode yang digunakan adalah metode High-Dimensional AIC (HAIC) dengan simulasi data berdistribusi Bernoulli. Tahapannya adalah: (1) menentukan matriks AKU; (2) membuat model estimator AKU untuk mengestimasi variabel laten dengan menggunakan HAIC; (3) mensimulasikan data distribusi Bernoulli dengan pengulangan 1.000.748 kali. Hasil simulasi menunjukkan model estimator AKU bekerja dengan baik.
APLIKASI METODE FUZZY MAMDANI DALAM PENENTUAN STATUS GIZI DAN KEBUTUHAN KALORI HARIAN BALITA MENGGUNAKAN SOFTWARE MATLAB Febriany, Nadya; Agustina, Fitriani; Marwati, Rini
Jurnal EurekaMatika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.641 KB) | DOI: 10.17509/jem.v5i1.10300

Abstract

ABSTRAK: Penentuan status gizi merupakan suatu upaya yang dilakukan dalam meningkatkan derajat kesehatan balita. Balita membutuhkan energi yang berfungsi sebagai zat tenaga untuk metabolisme dan pertumbuhan. Secara teori sudah ada cara untuk menentukan status gizi dan kebutuhan kalori harian, namun penentuan tersebut menggunakan himpunan tegas (crisp). Hal ini sangat kaku, karena dengan adanya perubahan yang kecil saja terhadap suatu nilai mengakibatkan perbedaan kategori. Himpunan fuzzy digunakan untuk mengantisipasi hal tersebut, karena dapat memberikan toleransi terhadap suatu nilai sehingga dengan adanya perubahan sedikit pada nilai tidak akan memberikan perbedaan yang signifikan.Fuzzy Inference System merupakan sebuah kerangka kerja perhitungan berdasarkan konsep teori himpunan fuzzy dan pemikiran fuzzy yang digunakan dalam penarikan kesimpulan atau keputusan. Salah satu metodenya adalah Metode Fuzzy Mamdani. Prosedur dalam metode ini adalah pembentukan himpunan fuzzy, aplikasi fungsi implikasi, komposisi aturan, dan defuzzifikasi. Berdasarkan hasil pengolahan menggunakan program aplikasi yang telah dibangun dengan software Matlab R2013a dalam menentukan status gizi balita di Desa Margahayu Selatan, Kabupaten Bandung dengan menggunakan Metode Fuzzy Mamdani dan dilakukan penaksiran total populasi, maka diperoleh 271 balita dengan status gizi baik (indeks antropometri BB/U) dan status gizi normal (Indeks Massa Tubuh), 60 balita dengan status gizi lebih (indeks antropometri BB/U) dan status gizi gemuk (Indeks Massa Tubuh), dan 112 balita dengan status gizi kurang (indeks antropometri BB/U) dan status gizi kurus (Indeks Massa Tubuh).  Kata Kunci: Status Gizi Balita, Kebutuhan Kalori Harian Balita, Logika Fuzzy, Fuzzy Inference System, Metode Fuzzy Mamdani.   ABSTRACT: Determination of nutritional status is an effort made to improve the health of infants and can be seen nutritional condition of children under five. Children need energy to function as an energy for metabolism and growth. In theory there is a way to determine the nutritional status and daily calorie needs, but the determination of the use of the set firmly (crisp). It is very stiff, because with only minor changes to a value resulting in the different categories. Set of fuzzy is used to anticipate, because it can provide tolerance to a value so that with slight changes in the value will not be a significant difference.Fuzzy Inference System is a framework for the calculation is based on the concept ofset theory fuzzy and thinking fuzzy used in drawing conclusions or decision. As well as to problems in determining the nutritional status and daily calorie needs in infants. One of method is Method Fuzzy Mamdani. The procedure in this method is namely the establishment ofset, fuzzy the implications of the application functions, composition rules, and defuzzification. Based on the results of processing using a program application that has been built with sofware Matlab R2013a in determining the nutritional status of infants at Margahayu Village South, Bandung regency by using the Method Fuzzy Mamdani, and after the assessment of the total population, it is obtained as many as 271 children with good nutritional status (anthropometric indices W/A) and normal nutritional status (the Body Mass Index), 60 children with nutritional status (anthropometric indices W/A) and the nutritional status of obese (the Body Mass Index), and 112 children with malnutrition status (anthropometric indices W/A) and the nutritional status of underweight (Body Mass Index).  Keywords: Children Nutritional Status, Daily Calorie Needs Children, Fuzzy Logic, Fuzzy Inference System, Method Fuzzy Mamdani.
SIFAT-SIFAT FUNGSI KONVEKS YANG TIDAK DAPAT DIGENERALISASI MENJADI SIFAT-SIFAT FUNGSI KUASIKONVEKS Andina, Vika; Cahya, Endang; Fatimah, Siti
Jurnal EurekaMatika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.812 KB) | DOI: 10.17509/jem.v3i1.11197

Abstract

ABSTRAK  Fungsi konveks adalah fungsi yang dapat ditandai oleh epigraph yang konveks tetapi fungsi konveks tidak dapat ditandai oleh himpunan level bawah yang konveks. Fungsi kuasikonveks merupakan generalisasi dari fungsi konveks yang dapat ditandai oleh himpunan level bawah yang konveks. Kajian ini menghadirkan sifat-sifat fungsi konveks yang memiliki kemiripan dengan sifat-sifat fungsi kuasikonveks dan mengkaji sifat-sifat fungsi konveks yang tidak memiliki kemiripan dengan sifat-sifat fungsi kuasikonveks. Dengan kata lain, sifat-sifat tersebut berlaku untuk fungsi konveks tetapi tidak berlaku untuk fungsi kuasikonveks.Kata kunci: fungsi konveks, epigraph, himpunan level bawah, fungsi kuasikonveks, sifat dengan kemiripan, sifat tanpa kemiripan ABSTRACT  Convex function is a function that can be characterized by convexity of its epigraph but can not be characterized by convexity of its lower level set. Quasiconvex function is a generalization of convex functions which can be characterized by convexity of its lower level set. This study presents the properties of convex functions with analogue for quasiconvex functions and observes the properties of convex functions with no analogue for quasiconvex functions. In other words, these properties valid for convex functions but does not valid for quasiconvex functions.Keyword: convex function, epigraph, lower level set, quasiconvex function, analogue properties, no analogue properties
PENYANDIAN PESAN MENGGUNAKAN KOMBINASI ALGORITMA RSA YANG DITINGKATKAN DAN ALGORITMA ELGAMAL Firdaus, Jafarudin; Marwati, Rini; Muhtar, Sumanang
Jurnal EurekaMatika Vol 6, No 1 (2018): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.262 KB) | DOI: 10.17509/jem.v6i1.11653

Abstract

ABSTRAK. Kriptografi adalah ilmu dan seni untuk menjaga keamanan pesan. Algoritma kriptografi yang populer saat ini adalah algoritma RSA yang didasarkan pada masalah pemfaktoran bilangan bulat dan algoritma ElGamal yang didasarkan pada masalah logaritma diskrit. Pada makalah ini, diusulkan sebuah algoritma baru kriptografi yang menggabungkan algoritma ElGamal dengan algoritma RSA yang ditingkatkan menggunakan tiga bilangan prima. Kata Kunci: Kriptografi, RSA, RSA yang ditingkatkan, ElGamal ABSTRACT. Cryptography is the art and science of keeping the security of messages. Nowadays, the most popular cryptography algorithms are the RSA algorithm which is based on integer factorization problem and the ElGamal algorithm which is based on discrete logarithm problem. In this paper, a new cryptography algorithm is proposed by combining the ElGamal algorithm and the enhanced RSA algorithm that use three prime numbers. Keywords: Cryptography, RSA, Enhanced RSA, ElGamal
KRIPTOGRAFI DENGAN MENGKOMPOSISIKAN VIGENERE CIPHER DAN ALGORITMA KNAPSACK MERKLE-HELLMAN Raden Raden Danika Aghniya; Rini Marwati; Husty Serviana Husain
Jurnal EurekaMatika Vol 7, No 2 (2019): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jem.v7i2.22135

Abstract

ABSTRAK. Teknologi informasi dari masa ke masa terus mengalami perkembangan. Namun dengan berkembangnya teknologi, informasi seringkali disadap atau diubah oleh pihak-pihak yang tidak berhak mengetahui informasi tersebut. Oleh karena itu diperlukan suatu seni atau ilmu untuk menjaga keamanan pesan yaitu Kriptografi. Masalah yang  dikaji yaitu mengembangkan kriptografi Vigenere cipher dan Algoritma Knapsack Merkle-Hellman dengan cara mengkomposisikan dua algoritma kriptografi tersebut.kunci Vigenere Cipher merupakan alfabet 26 karakter yang akan ditingkatkan menjadi 95 karakter sedangkan algoritma Knapsack Merkle-Hellman merupakan barisan integer superincreasing yang menyamarkan kunci rahasia menjadi kunci publik. Metode mengkomposisikan kedua algoritma ini yaitu pesan dienkripsi menggunakan Vigenere cipher, kemudian ciphertext dienkripsi menggunakan algoritma Knapsack Merkle-Hellman. Selanjutnya dibuat program aplikasi kriptografi yang bertujuan untuk memudahkan pengguna memakai algoritma komposisi ini.Kata kunci: Vigenere cipher, knapsack Merkle-Hellman, enkripsi, dekripsi, komposisi, algoritma.            Cryptography by Composing Vigenere Cipher and Merkle-Hellman's Knapsack Algorithm ABSTRACT. Information technology has been increased. However, with the development of technology, the information could be tapped or modified by someone who is not entitled to know the information. Therefore, it is important to have a knack or knowledge to keep the message safety, it is known as Cryptography. The problem  in this study is to develop cryptographic Vigenere Cipher and Knapsack Merkle-Hellman algorithms, by composing both cryptographic algorithms.  Vigenere Cipher key has 26 characters of alphabet which will be increased to 95 characters. On the other hand, Merkle-Hellman Knapsack has superincreasing integer series that can hide the secret key by change it to become public key. The methodology, these two algorithms wa composited. Firstly,  the message  was encrypted by the Vigenere Cipher. Then, the ciphertext  was encrypted by  Knapsack Merkle-Hellman algorithm. Furthermore, cryptographic application program was made  to facilitate users using the compositition algorithm. Keywords: Vigenere cipher, Knapsack Merkle-Hellman, encryption, decryption, composition, algorithm.
Sifat Inklusi Dan Perumuman Ketaksamaan Hölder Pada Ruang Barisan Orlicz Pradipta Swiantana Prayoga; Al Azhary Masta; Siti Fatimah
Jurnal EurekaMatika Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Eurekamatika
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.077 KB) | DOI: 10.17509/jem.v8i2.30740

Abstract

Ruang Orlicz adalah perumuman dari ruang Lebesgue yang dikenalkan oleh Z. W. Birnbaum dan W. Orlicz pada tahun 1931. Terdapat dua versi ruang Orlicz, yaitu ruang Orlicz kontinu dan ruang barisan Orlicz. Topik utama penelitian ini adalah mengenai beberapa sifat pada ruang barisan Orlicz. Pada penelitian ini, penulis memperlihatkan syarat cukup dan perlu sifat inklusi dan keberlakuan ketaksamaan Hölder pada ruang barisan Orlicz. Lebih jauh lagi, penulis memperoleh syarat cukup dan perlu perumuman ketaksamaan Hölder pada ruang barisan Orlicz. Salah satu cara yang digunakan untuk membuktikan hal tersebut adalah dengan menggunakan norma dari barisan karakteristik pada .
Peramalan Harga Batubara Acuan Menggunakan Metode PSOSVR Dan IPSOSVR Alliseu Umiyati; Dadan Dasari; Fitriani Agustina
Jurnal EurekaMatika Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Eurekamatika
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.791 KB) | DOI: 10.17509/jem.v9i2.40064

Abstract

Batubara adalah salah satu jenis bahan bakar fosil yang seringdimanfaatkan oleh perusahaan industri. Fluktuasi harga batubaramengakibatkan perusahaan industri sulit untuk memperkirakan hargabatubara. Dengan demikian dibutuhkan alokasi anggaran dana berupaperkiraan harga batubara. Sebuah model prediksi harga batubara acuanuntuk melihat harga batubara acuan di masa yang akan datang sangatdiperlukan, sehingga perusahaan industri dapat mengalokasikan danadengan tepat untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimumkanbiaya produksi. Terdapat beberapa studi yang membahas tentang prediksiharga batubara acuan menggunakan machine learning yang salah satunyayaitu menggunakan support vector regression (SVR). Namun, metodetersebut masih memiliki kekurangan pada penentuan nilai parameter yangtepat. Diperlukan algoritma optimasi untuk membantu menentukan nilaiparameter yang tepat. Oleh karena itu, pada penelitian ini bertujuan untukmelakukan peramalan harga batubara acuan menggunakan data historisperiode bulan Januari 2009 sampai dengan bulan Oktober 2019, denganmenggunakan metode support vector regression (SVR) yang dioptimasidengan particle swarm optimization (PSO) dan improved-particle swarmoptimization (IPSO), yang dievaluasi hasil peramalannya menggunakanMAPE. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, prediksi hargabatubara acuan menggunakan metode PSOSVR menghasilkan nilaiMAPE sebesar 3,911% dan metode IPSOSVR menghasilkan nilai MAPEsebesar 3,916%. Sedangkan untuk prediksi menggunakan parameter SVRyang tidak dioptimasi menghasilnya nilai MAPE sebesar 13,388%
ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN VOLATILITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE WAVELET Fikri, Ahmad; Agustina, Fitriani; Priatna, Bambang Avip
Jurnal EurekaMatika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.902 KB) | DOI: 10.17509/jem.v5i1.10295

Abstract

ABSTRAK. Pertumbuhan Ekonomi merupakan hal yang paling penting dalam pengkategorian atau keadaan dalam suatu negara di dunia, menjadikan analisis pertumbuhan ekonomi dan volatilitas menjadikan topik yang selalu menarik untuk diteliti. Terdapat beberapa cara dalam analisis ekonomi, tetapi teknik tersebut masih belum dapat memenuhi karakteristik dari indikator-indikator pertumbuhan ekonomi dan volatilitas tersebut, contoh tidak stasioner, analisa jangka panjang ataupun pendek. Metode Wavelet digunakan untuk mengantisipasi hal tersebut, karena sifat wavelet yang dapat men-zoom in ataupun zoom out maka wavelet cocok untuk analisa jangka panjang ataupun pendek, dan tidak adanya asumsi yang perlu di penuhi dalam wavelet termasuk stasioneritas merupakan alasan mengapa wavelet digunakan.Wavelet merupakan suatu metode yang sangat berguna untuk memperlajari karakteristik time – varying pada pertumbuhan ekonomi dengan detail yang sangat terperinci dan juga tidak diperlukannya asumsi stasioneritas. Dengan wavelet, kasus time series dijadikan dua komponen yaitu high frequency dan low frequency, sehingga dapat diidentifikasi fase perlambatan dan fase percepatan dari pertumbuhan ekonomi tanpa menggunakan batasan apapun. Wavelet Varians, Wavelet Korelasi dan WRNN (Wavelet Recurrent Neural Network) menjadi alat utama dalam skripsi ini. Wavelet Variansi yang akan menganalisa volatilitas, Wavelet Korelasi yang akan menganalisa co-movement, dan WRNN yang akan memproyeksi keadaan ekonominya. Berdasarkan hasil pengolah menggunakan software Matlab R2015b, Negara Indonesia merupakan negara yang bervolatilitas dalam pertumbuhan ekonomi jangka pendek, dengan co-movement terjadi dengan negara Jepang, Thailand, Philippine, dan dalam pemproyeksiannya nilai IPI Indonesia akan menaik. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Volatilitas, Wavelet, Wavelet Korelasi, Wavelet Varians, WRNN.   ABSTRACT. Growth Economic known as Growth is one of the most important thing in categorical or describing the condition a country. It happens as growth and volatility analysis is one of interesting topics to be researched. Although there are several method used for growth analysis and volatility, yet those isnt filled the characteristics of growth’s indicator, such stationarity, or short term and long term analysis. Wavelets are used to anticipate it, the ability to zoom in or zoom out are useful in short and long term analysis, and no stationarity assumption is one of the reason wavaelet are used lately.In Time Series’s case wavelet present it to be two components such high frequency and low frequency, as the identification of accrelation phase of growth doesnt need to be bounded. Wavelet Varians, Wavelet Correlation, and WRNN (Wavelet Recurrent Neural Network) are a main tools in this undergraduated’s theses. Wavelet Varians is used for volatility analysis, Wavelet Correlation is used in co-movement analysis, and WRNN will predict the growth condition. Based on the the data proccesing using Matla R2015b, Indonesia is a the volatile country based on growth in short term, with the co-movement happened with Japan, Thailand, and Philippine, and also the proyectory of Indonesia’s IPI will increase. Keywords: Growth, Volatility, Wavelet Varians, Wavelet Correlation, WRNN.
PERAMALAN CURAH HUJAN KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN MODEL FUNGSI TRANSFER MULTIVARIAT PADA DERET BERKALA MUSIMAN Prahesti, Danica Dwi; Puspita, Entit; Agustina, Fitriani
Jurnal EurekaMatika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.618 KB) | DOI: 10.17509/jem.v4i1.10649

Abstract

ABSTRAK. Model fungsi transfer pada deret berkala pola musiman merupakan penggabungan karakteristik dari model analisis regresi berganda dengan karakteristik model deret berkala pola musiman SARIMA (Seasonal Autoregresive Integrated Moving Average). Model fungsi transfer yang memiliki lebih dari dua deret berkala pada variabel input disebut dengan model fungsi transfer multivariat. Prosedur untuk menentukan model fungsi transfer diawali dengan menghilangkan pengaruh musiman (deseasonalized) pada semua deret berkala, kemudian untuk menentukan model fungsi transfer multivariat dimulai dengan pembentukan model fungsi transfer univariat pada masing-masing variabel input, kemudian dilakukan pembentukan secara serentak menjadi model fungsi transfer multivariat. Model fungsi transfer pada deret berkala pola musiman diterapkan untuk meramalkan jumlah curah hujan di kota Bandung, dengan variabel input berupa data kelembaban udara, suhu udara, tekanan udara, dan kecepatan angin. Data yang digunakan dimulai dari bulan Januari 2000 hingga Desember 2013. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) model peramalan curah hujan menggunakan model fungsi transfer multivariat pada deret berkala musiman yaitu: ; (2) hasil peramalan curah hujan kota bandung untuk 12 bulan ke depan menunjukkan terjadi fluktuasi dimana jumlah curah hujan paling tinggi terjadi pada bulan Februari 2014 dan jumlah curah hujan terendah pada bulan Januari 2014.Kata Kunci: Deret Berkala, SARIMA, Fungsi Transfer, Multivariat, Curah   Hujan.ABSTRACT. Transfer function models for time series seasonal pattern which is combination characteristic of the multiple regression analysis model with a characteristics of the time series seasonal pattern models SARIMA (Seasonal Autoregresive Integrated Moving Average). Transfer function models has more than two time series on the input variables is called multivariate transfer function model. The procedure for determining the transfer function models begins with remove the influence of seasonal (deseasonalized) at all time series, then for determine multivariate transfer function models begins with the establishment of the univariate transfer function models at each input variable, and then do the establishment simultaneously be a multivariate transfer function models. multivariate transfer function models for time series seasonal pattern applied to predict the amount of rainfall at Bandung city, with a form of data input variable is air humidity, air temperature, air pressure, and wind speed. Used data starts from January 2000 to December 2013. Results from this study indicate that : (1) forecasting models of rainfall used transfer function models that : ; (2) the results of forecasting for rainfall Bandung city for 12th month ahead showed fluctuation where the number of the rainfall highest uccurred on February 2014 and the number of rainfall lowest on January 2014.Key word: Time Series, SARIMA, Transfer Function, Multivariate, Rainfall.

Page 10 of 15 | Total Record : 146