cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 74 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017): April 2017" : 74 Documents clear
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Pengembangan Beberapa Tanaman Perkebunan di Desa Pulau Kumbang Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara AGUS DWI WAHYUDI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.56 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.19155

Abstract

Desa Pulau Kumbang Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara memiliki potensi lahan yang luas untuk pengembangan tanaman perkebunan. Evaluasi lahan merupakan proses menduga kelas kesesuian lahan dan potensi lahan untuk penggunaan tertentu, baik untuk pertanian maupun non-pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik lahan serta mengetahui tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman beberapa tanaman perkebunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan klasifikasi tanah dibedakan menjadi 2 jenis satuan peta tanah yaitu Hemic haplosaprists dan Fibric haplohemists. Tingkat kesuburan kedua satuan peta tanah tersebut tergolong rendah. Pada evaluasi kesesuaian lahan aktual SPT 1 dan SPT 2 untuk tanaman karet, kelapa sawit dan kelapa dalam memiliki faktor pembatas N2r.  Faktor pembatas N2r adalah tidak sesuai untuk selamanya pada media perakaran yaitu ketebalan gambut. Perbaikan tingkat ketebalan gambut dari lahan tidak sesuai untuk selamanya (N2) dapat dinaikkan dua tingkat menjadi sesuai marjinal (S3) untuk kesesuaian lahan potensialnya. Upaya meningkatkan kemampuan lahan perlu dilakukan perbaikan lahan antara lain pengaturaan sistem drainase, pemadatan gambut, pengapuran dan amelioran lumpur laut serta pemupukan.
PENGARUH SLUDGE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING KASIM PURNAMA YUSUF; agustina listiawati; setia budi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sludge serta dosis yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil cabai pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian dilaksanakan pada Tanggal 3 Juni 2016 –  9 Oktober 2016                   di Jl. Wonodadi 2 Gg. Permata Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini  menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)  yang terdiri dari lima taraf perlakuan dan lima ulangan. Setiap ulangan terdiri dari empat tanaman sampel. Perlakuan dalam penelitian adalah pemberian Sludge dengan dosis:        s1 = 10 ton/ha, s2 = 20 ton/ha, s3 = 30 ton/ha, s4 = 40 ton/ha, dan s5 = 50 ton/ha. Variabel yang diamati dalam  penelitian ini adalah  meliputi tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), berat kering tanaman (gram), umur berbunga (hari), berat buah pertanaman (gram), jumlah buah pertanaman (buah) dan berat perbuah (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian  Sludge berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (cm), umur berbunga (hari), berat buah pertanaman (gram) dan berat perbuah (gram). Pemberian Sludge sebanyak 10 ton/ha merupakan dosis yang efektif.   Kata kunci : Cabai, Sludge, Tanah Podsolik Merah Kuning
PENGARUH EKSTRAK FENOLIK DAUN BAWANG HUTAN (Scorodocarpus borneensis) TERHADAP KERUSAKAN MINYAK KEDELAI - Riyanto; Yohana Kusuma Dewi; Eva Mayasari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.19745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak fenolik daun bawang hutan terhadap kerusakan minyak kedelai. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan enam perlakuan, yaitu 0 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, 400 ppm, 500 ppm dan BHT 200 ppm sebagai kontrol positif. Penelitian dilakukan dengan maserasi daun bawang hutan menggunakan pelarut etanol 96% : aquadest (70:30 v/v) selama 24 jam dan pelarut diuapkan. Setelah itu ekstrak ditambahkan ke minyak kedelai sesuai perlakuan dan minyak dipanaskan dalam oven selama tiga jam dengan suhu 1800C. Parameter pengamatan pada ekstrak adalah rendemen, kadar air dan total fenol, sedangkan parameter kerusakan minyak kedelai adalah asam lemak bebas. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstraksi bawang hutan menghasilkan rendemen 5,76%, kadar air 24,5%, total fenol 101,34 mgGAE/g dan konsentrasi ekstrak daun bawang hutan terbaik terhadap kerusakan minyak kedelai adalah 300 ppm dengan asam lemak bebas 0,13%. Kata kunci : daun bawang hutan, konsentrasi ekstrak, kerusakan minyak
PREDIKSI EROSI DENGAN METODE USLE PADA LAHAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA PENITI KECAMATAN SEKADAU HILIR KABUPATEN SEKADAU Andreas Tono; Ir. Junaidi, MP Ir. Junaidi, MP; Ir. Bambang Widiarso, MP Ir. Bambang Widiarso, MP
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18684

Abstract

Lokasi penelitian yakni di Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Penelitian ini dilakukan untuk memprediksi besarnya erosi dan tingkat bahaya erosi yang terjadi, dan membandingkan hasil prediksi erosi dengan laju kehilangan tanah yang masih dapat ditoleransi (ETOL). Pelaksanaan penelitian ini terdiri dari (1) Persiapan penelitian (2) Pengambilan contoh tanah (3) Analisis contoh tanah di laboratorium (4) Analisis data dan penyajian hasil penelitian mengenai prediksi erosi dengan metode USLE. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa prediksi laju erosi mencapai 3,49 sampai 896,24 ton/ha/tahun. Nilai prediksi erosi yang dapat ditoleransi berkisar antara 40,99 sampai 89,18 ton/ha/tahun. Nilai prediksi erosi pada lahan penelitian bervariasi, lahan M (lereng 2%) jenis tanah inceptisols, nilai prediksi erosi lebih kecil dibandingkan dengan nilai erosi yang dapat ditoleransi, sedangkan pada lahan S (lereng 12%), T (lereng 14%), D (lereng 30%), dan lahan I (lereng 40%) jenis tanah ultisols, nilai prediksi erosi lebih besar dibandingkan dengan nilai erosi yang dapat ditoleransi dan tingkat bahaya erosi berada pada status sangat rendah sampai sangat berat. Perencanaan dan penanggulangan bahaya erosi yang sesuai adalah pembuatan teras bangku dengan konstruksi baik dan penanaman LCC (Leguminosa Cover Crops).
KAJIAN KETERSEDIAAN HARA TANAH ALLUVIAL YANG DITANAMI KEDELAI DI DESA PANCUR KECAMATAN TANGARAN KABUPATEN SAMBAS Hardiyanto Abdullah; Asrifin Aspan; Riduansyah Anis
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.954 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa sifat kimia tanah pada lahan yang ditanami kedelai dan untuk mengetahui rekomendasi pemupukan serta meningkatkan produktivitas tanaman kedelai. Penelitian ini dilakukan di Desa Pancur Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas dengan luas Persawahan Desa Pancur ±25 Ha. Metode yang digunakan dengan mengambil sampel langsung dilapangan dan wawancara dengan petani, pengambilan sampel tanah diambil dari 5 petak sawah yang berbeda-beda, dalam satu petak sawah di ambil 5 titik sampel tanah dengan pengambilan sistem diagonal dan dikompositkan.Parameter pengamatan N-Total Tanah, P tersedia, K dapat dipertukarkan, Reaksi Tanah (pH), C-Organik Tanah, KTK tanah dan Al dapat dipertukarkan. Hasil analisis kadar nitrogen (N) total tanah pada lokasi penelitian dengan rata-rata tergolong rendah, kadar fosfor (P) tersedia tanah pada lokasi penelitian tergolong tinggi, (K) dapat dipertukarkan tanah pada lokasi penelitian sangat rendah, pH tanah pada lokasi penelitian tergolong masam, C-Organik pada lokasi penelitian tergolong rendah, KTK tanah pada lokasi penelitian tergolong rendah dan Al dapat dipertukarkan pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah.Kata kunci :Kimia Tanah, Kedelai, Sawah.
UJI BERBAGAI TINGKAT KETINGGIAN PERANGKAP FEROMON TERHADAP KETERTARIKAN KUMBANG KELAPA oryctes rhinoceros L PADA TANAMAN KELAPA SAWIT parno, parno; hendarti, indri; sarbino, sarbino
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TEST OF VARIOUS ALTITUDE LEVEL OF PHEROMONES TRAP TOWARDS RHINOCEROS BEETLES’ Oryctes rhinoceros LINTEREST TO THE PALM PLANT Parno1) Indri Hendarti2) Sarbino2) 1) College Student of Agriculture Faculty , 2) Lecturer of Agriculture Faculty Tanjungpura University Pontianak     ABSTRACT Oryctes rhinoceros L (Coleoptera) or a rhinoceros beetle is one of the important pests in oil palm plantations. These pests can reduce the production of fresh fruit bunches (FFB) in the first year to produce up to 69%, and even it causes the death of young plants up to 25%. The purpose of this study was to find the altitude level of appropriate pheromone traps for the rhinoceros beetles. This Research was conducted at the Oil Palm Plantation of PT. Rajawali Jaya Perkasa, Tanjungwangi Village, Rasau Jaya district, Kubu Raya Regency. The study was conducted for approximately 4 months. The research included 5 treatments with 5 repititions, the tested treatments are: High-trapping 1, 2, 3, 4 and 5 meters. The observed variable was the number of O.rhinoceros trapped, the number of males and females O. rhinoceros trapped, and the intensity of the attacks. The results showed that the number of beetles are mostly trapped at a height of 3 meters in amount of 103 rhinoceros beetles/month and at least 53 rhinoceros beetles/month at a height of 5 meters. Female beetle quantities were caught more than the male beetles. At the beginning of treatment, there was no difference in the intensity of the attacks and at the end of the treatment, the average intensity of the attacks which reached 30.8% was classified as medium criteria.     Keywords: Oryctes rhinoceros, Palm, Pheromones.
PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT KIMIA ULTISOL AKIBAT PEMBERIAN LIMBAH SOLID SAWIT DAN ABU CANGKANG KEONG MAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG deo, mateus
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sifat  kimia tanah akibat pemberian perlakuan limbah solid sawit dan penambahan abu cangkang keong mas, mengetahui perubahan sifat kimia yang di tinjau dari pertumbuhan dan hasil serta hubungan interaksi antara sifat kimia tanah terhadap hasil terung. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, penelitian dilaksanakan dari tanggal 02 April  2016 sampai dengan tanggal 07 Agustus 2016. Penelitian ini menggunakan metode percobaan faktorial yang disusun secara Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktorial yaitu faktor pertama adalah jenis abu cangkang keong mas dengan kode (a),dan faktor kedua yaitu beberapa perlakuan solid sawit dengan kode (s) sehingga dari perlakuan diperoleh 8 kombinasi perlakuan terdiri dari 4 ulangan dalam blok. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi : pH Tanah Setelah Inkubasi, C-Organik, dan P tersedia, Tinggi Tanaman (cm), Diameter Batang (mm), Berat Buah per Tanaman (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Abu Cangkang Keong Mas dan Solid Sawit dapat meningkatkan pH tanah, diameter batang, dan tinggi tanaman terung yang ditandai dengan perlakuan menunjukan pengaruh yang nyata.
PENGARUH MEDIA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA SECARA HIDROPONIK YETI SUSILAWATI; NURJANI NURJANI; SITI HADIJAH
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media organik terbaik bagi pertumbuhan dan hasil selada secara hidroponik. Penelitian dilaksanakan di    Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya sejak 22 Februari sampai 16 April 2016. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, terdiri dari 5 perlakuan diulang sebanyak 5 dan setiap  ulangan terdiri dari 4 sampel sehingga total pengamatan sebanyak 100 tanaman. Perlakuan tersebut adalah m1 (75% serbuk gergaji + 25% arang sekam), m2 (25% serbuk gergaji + 75% arang sekam), m3 (50% serbuk gergaji + 50% arang sekam), m4 (100% serbuk gergaji + 0% arang sekam), m5 (0% serbuk gergaji + 100% arang sekam) Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah jumlah daun (helai), luas daun (cm2), berat segar tanaman (g), volume akar (cm3) dan berat kering tanaman (g). Perlakuan dengan 25% serbuk gergaji + 75% arang sekam merupakan  media organik terbaik dibandingkan media lainnya. Kata Kunci : Hidroponik, Media Organik, Selada,  
STATUS HARA TANAH PADA LAHAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA MERBANG KECAMATAN BELITANG HILIR KABUPATEN SEKADAU Firmanto, Dunstan Ardi; Riduansyah, Riduansyah; Hayati, Rita
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara tanah dan rekomendasi pemupukan N, P dan K pada tanah untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman.  Penelitian ini dilaksanakan di Desa Merbang Kecamatan Belitang Hilir Kabupaten Sekadau dengan luas lokasi 6 ha. Metode yang digunakan adalah dengan pengambilan sampel tanah di lapangan, pengambilan sampel tanah menggunakan sistem diagonal, satu titik pengamatan atau satu blok mewakili 1,2 ha, sehingga terdapat 5 blok dalam 6 ha, masing-masing blok terdapat 5 titik sehingga terdapat 25 titik, kedalaman pengambilan sampel tanah adalah 0-30 cm, pengambilan sampel tanah komposit menggunakan bor tanah sedangkan sampel tanah utuh menggunakan ring sampel, selanjutnya sampel tanah dibawa ke laboratorium untuk dilakukan analisis. Variabel pengamatan adalah reaksi tanah (pH), nitrogen (N) total tanah, fosfor (P) tersedia, kalium dapat ditukarkan (K-dd), bobot isi (BI), kejenuhan basa (KB), kapasitas tukar kation (KTK) dan karbon (C) organik tanah. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah (masam), kandungan N total tanah tergolong rendah, kandungan P tersedia tergolong sangat rendah sampai rendah, kandungan K-dd tergolong rendah, bobot isi tergolong tinggi sampai sangat tinggi, kejenuhan basa tergolong rendah sampai sedang, KTK tergolong rendah dan C organik tergolong rendah. Pada lokasi penelitian perlu penambahan unsur hara N, P dan K dengan pemberian pupuk Urea, SP-36 dan KCL serta pemberian kapur untuk menaikan pH tanah dan pemberian bahan organik.   Kata kunci : status hara, kelapa sawit, rekomendasi pemupukan.
Evaluasi Komposisi dan Gizi Bubur Pedas di Kota Pontianak Tanjung, Safrina Arsi Sekar; Purwayanti, Sulvi; Lestari, Oke Anandika
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the composition and nutritional value of spicy porridge in Pontianak. This study used qualitative method by surveying and simple random sampling. Samples were taken from spicy porridge stall on five subdistrict of Pontianak which the stall criteria are produce the porridge by itself and the location at main street of each own subdistrict. The research conducted by interviewing the stall owner using questionnaire, recording and weighing all materials that used to produce spicy porridge. The observed variable are proximate analysis and crude fiber. Data were analyzed descriptively. The survey results showed that the ingredient type percentage used to produce spicy porrige at Pontianak are vegetables (51,43%), cereals (19,17%), spices (15,66%), and tubers (10,34%) respectively, while another used ingredients are less than 5%. The results of nutrition percentage are 70,61 % of water, carbohydrate 19,50 %, 6,29 % of fat, 1,65 % of protein, 1,38 % of crude fiber, and 0,57 % of ash.