cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019" : 11 Documents clear
KARAKTERISTIK KIMIA TANAH SAWAH IRIGASI BERBEDA LAMA PENGELOLAAN LAHAN DI DESA PAKUMBANG KABUPATEN LANDAK Heri Toyo, Bambang Widiarso Rini Hazriani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan di Desa Pakumbang Kabupaten Landak pada tiga lahan sawah irigasi berbeda lama pengelolaan lahan, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat kimia tanah sawah irigasi berbeda lama pengelolaan lahan di Desa Pakumbang Kabupaten Landak. Penentuan titik pengamatan penelitian ini menggunakan sistem diagonal, dengan 5 titik sampel pada setiap petakan sawah dengan kedalaman 0-20 cm.Hasil analisis tanah menunjukan bahwa pH tanah  termasuk dalam kriteria sangat masam, C-organik termasuk dalam kriteria sangat rendah sampai rendah, N-total termasuk kriteria rendah-sedang, Fosfor tersedia termasuk kriteria rendah, sedang sampai sangat tinggi, Kalium dapat di tukar masuk kriteria rendah, KTK masuk kriteria rendah, Kejenuhan Basa masuk kriteria sangat rendah, Kejenuhan Al termasum kriteria sedang-tinggi, Tekstur tanah masuk kriteria liat berdebu, dan bobot isi tanah termasuk kriteria rendah, sedang sampai tinggi. Hasil analisis statistik uji-t berpasangan pada sifat kimia tanah dan fisika tanah, pH tanah tidak berbeda nyata, C-organik berbeda nyata, N-Total berbeda nyata, Fosfor tersedia berbeda nyata, Kalium dapat ditukar tidak berbeda nyata, tekstur tanah untuk fraksi pasir, debu, liat tidak berbeda nyata, bobot isi  berbeda nyata.
KAJIAN KARAKTERISTIK KIMIA TANAH GAMBUT PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI DESA MEGA TIMUR KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG Tasiana Yayan Feriyanti, Rita Hayati Abdul Mujib Alhadad
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambut adalah jenis tanah yang terbentuk dari akumulasi sisa-sisa tumbuhan yang setengah membusuk sehingga kandungan bahan organiknya tinggi. Gambut terbentuk dari bagian-bagian tumbuhan yang jatuh akan tetapi proses pembusukannya terhambat.Tanah gambut menempati 47,8% dari lahan rawa di Indonesia yang luasannya sekitar 15 juta Ha dan tersebar pada empat pulau besar di Indoneaia yaitu, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Irian. Pemanfaatan lahan gambut sebagai lahan pertanian bukanlah hal yg baru, secara tradisional masyarakat telah lama memanfaatkan lahan gambut untuk usaha pertanian dalam skala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Karakteristik kimia tanah (pH, KTK, N- total, P-total dan KB) pada empat jenis penggunaan lahan yaitu karet, sawit, nanas dan semak belukar di Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.          Lokasi penelitian berada di lahan gambut milik rakyat dengan empat jenis penggunaan lahan diantaranya kebunan kelapa sawit, kebunan karet, kebunan nanas dan semak belukar di Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.Pengambilan sampel tanah dilakukan secara komposit dengan dua kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm, pada masing-masing lokasi (penggunaan lahan).          Hasil analisis reaksi tanah (pH) pada empat jenis penggunaan lahan yaitu kebun nanas, kebun kelapa sawit, kebun karet dan semak belukar memiliki pH dengan kriteria sangan masam. Hasil analisis N-total dengan kriteria sedang sampai tinggi. Hasil analisis P-total termasuk dalam kriteria sangat rendah sampai tinggi. Hasil analisis K-total dengan kriteria sangat rendah. Hasil analisis KTK dengan kriteria sedang sampai tinggi. Hasil analisis KB dengan kriteria sangat rendah. Hasil analisis bobot isi pada empat jenis penggunaan lahan rata-rata sangat rendah. Hasil analisis kadar serat gosok pada empat penggunaan lahan dengat tingkat kematangan hemik.Kata Kunci : Tanah gambut, penggunaan lahan, karakteristik kimia tanah
STARCH OF SAGO (Metroxylon sagu rottb) WITH GREEN HOUSE EFFECT DRYER COMBINED BASED ON THICKNESS STACK AND STIRRING Ma'rub, Ma'rub
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to find the drying rate of sago starch using greenhouse-effect dryer based on layer thickness and stirring frequency. This research used explorative experimental design consist of no-material treatment, 1 cm thickness with stirring frequency of 0, 2, and 4 times/hour, and 2 cm thickness and stirring frequency of 2 and 4 times/hour.  Observed parameters were sun radiation, dryer temperature, air humidity, drying rate, and material moisture content. The acquired data were analyzed descriptively. Sago starch drying showed drying rates as follows, thickness of 1 cm without stirring had drying rate of 1.39 kg/hour, thickness of 1 cm with stirring frequency of 2 times/hour had drying rate of 1.22 kg/hour, thickness of 1 cm with stirring frequency of 4 times/hour had drying rate of 1.67 kg/hour, thickness of 2 cm with stirring frequency of 2 times/hour had drying rate of 1.85 kg/hour, and thickness of 2 cm with stirring frequency of 4 times/hour had dring rate of 1.91 kg/hour.
STATUS HARA N, P, K PADA TANAH INCEPTISOLS DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT KECAMATAN SEBAWI KABUPATEN SAMBAS Dia Gunawan, Denah Suswati Sutarman Gafur
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakUnsur hara yang diperlukan tanaman untuk tumbuh terdiri dari 16 unsur hara yang ada di dalam tanah. Tanaman akan mengabsorbsi unsur hara dalam bentuk ion yang terdapat di sekitar perakaran. Unsur hara ini harus berada dalam bentuk tersedia dan dalam konsentrasi yang optimum bagi pertumbuhan tanaman. Tanah Inceptisols pada areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia sebagian besar bertopografi datar hingga bergelombang dan sebagian kecil bergelombang hingga berbukit. Proses pembentukan tanahnya berasal dari proses pelapukan yang sangat intensif karena berlangsung pada daerah tropika dan sub tropika yang bersuhu panas dan bercurah hujan tinggi. Tanaman kelapa sawit di Kecamatan Sebawi telah memasuki usia 8 tahun, perkebunan sawit milik rakyat tersebut berada pada kemiringan 0-8 % dan > 8-15 % namun mempunyai produksi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status unsur hara N, P, dan K pada tanah Inceptisols pada lahan kelapa sawit rakyat di Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan metode transek/tegak, berdasarkan hasil penelitian status unsur hara nitrogen, fosfor, dan kalium tanah Inceptisols maka Reaksi tanah (pH) pada lokasi penelitian termasuk dalam kriteria sangat masam, fosfor (P) tersedia tanah termasuk dalam kriteria tinggi. C-organik, N-total, K-dd, Na-dd, Mg-dd dan KTK termasuk dalam kriteria rendah, Kejenuhan Al-dd, Ca-dd dan KB termasuk dalam kriteria sangat rendah. Kata Kunci : Status Hara N, P, K, Kelapa Sawit, Tanah Inceptisols, Kecamatan Sebawi
THE EFFECT OF CHICKEN MANURE AND Potassium chloride ON THE GROWTH AND YIELD Abelmoschus esculentus of ALLUVIAL SRIDEVI, GITA; SURACHMAN, SURACHMAN; warganda, warganda
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the interaction between the use of organic chicken manure and Potassium chloride fertilizer which is better for growth and yield of Abelmoschus esculentus in alluvial soil. This research was conducted on November 20, to 2018 until January 23, to 2018 in Parit Lintang Village, Salatiga District, Sambas. This study used a Factorial experiment with a Randomized Block Design (RBD) which consists of 2 factors. The first factor of the doses used of manure chicken: a1 = gived chicken manure 5 ton / ha equivalent to 2.5 kg / plot, a2 = gived fertilizer chicken manure 10 ton / ha is equivalent to 4.5 kg / plot, a3 = giving chicken manure 15 ton / ha is equivalent to 6.5 kg / plot. The second factor of  the doses Potassium chloride fertilizer:  b1 = 100 kg / plot is equivalent to 87.5 g / plot, b2 = 150 kg / plot equals 131.3 g / plot, b3 = 200 kg / plot equals 333.33 g / plot. There were 9 combinations of treatment  in this study, each treatment was repeated 3 times and each treatment consisted of 3 plant samples so that there were 27 experimental unit. The variables observed in this study include the leaf area (cm2), root volume (cm3), shoot up dry weight (g), root dry weight (g), number of fruit (g), weight of fruit (g), weight of fruit layout (g). The results showed that the treatment of chicken manure application and Potassium chloride fertilizer could increase the growth and yield of Abelmoschus esculentus plants in alluvial soil. Further, there was no interaction between the two treatment of chicken manure and Potassium chloride fertilizer. Chicken manure at 15 ton / ha treatment equivalent to 6.5 kg / plot and Potassium chloride fertilizer at 200 kg / plot treatment equivalent to 333.33 g / plot gave the highest yield.     Keywords: Alluvial, Chicken Manure, Potassium chlorida , Abelmoschus esculentus 
PENGARUH BEBERAPA KONSENTRASI BENZYL AMINO PURIN DAN PANJANG ENTRIS TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK DURIAN pranita, rizky ananda; Warganda, Warganda; Mustamir, Elly
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK               Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi konsentrasi Benzyl Amino Purin (BAP) dan panjang entris terhadap keberhasilan sambung pucuk durian. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari tanggal 30 November 2018 – 26 Februari 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen lapangan dengan metode Rancangan Acak Lengkap dengan pola faktorial. Faktor pertama yaitu konsentrasi BAP  yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu b1 = 100 ppm, b2 = 200 ppm, b3=300 ppm. Faktor kedua yaitu panjang entris yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu p1= 7,5 cm, p2= 10 cm, p3=12,5 cm. setiap perlakuan ada 3 ulangan dan tiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati adalah: Persentase Sambung Hidup (%), Kecepatan Tumbuh Tunas (hr), Jumlah Tunas (tunas), Pertambahan Diameter Batang Atas (mm), dan Jumlah Daun (helai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara BAP dan panjang entris terhadap semua variabel pengamatan. Perlakuan BAP berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan persentase sambung hidup, kecepatan tumbuh tunas, pertambahan diameter batang atas, dan jumlah daun namun berpengaruh tidak nyata terhadap variabel pengamatan jumlah tunas. Sedangkan perlakuan  panjang entris berpengaruh nyata terhadap persentase sambung hidup dan berpengaruh tidak nyata terhadap kecepatan tumbuh tunas, jumlah tunas, pertambahan diameter batang atas, dan jumlah daun. Perlakuan BAP (100 ppm) memberikan rerata tertinggi untuk persentase sambung hidup, 63,89 %, kecepatan tumbuh tunas 21,29 hr, dan jumlah daun 7,07 helai, sedangkan perlakuan panjang entris memberikan rerata tertinggi untuk persentase sambung hidup yaitu 52,77 %. Kata Kunci: BAP, durian, panjang entris 
ESTIMATION OF WHITE SHRIMP STOCK (Penaeus mergensis de Man) IN THE WATERS OF THE KAKAP RIVER KUBU RAYA REGENCY, WEST KALIMANTAN Rajuli, Muhammad .; Soetignya, widadai Padmarsari; Rahayu, Sri
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT            Information about white shrimp stocks (Penaeus merguensis de Man) is still very minimal, especially in the waters of the Kakap River Kubu Raya Regency, West Kalimantan. This study aims to determine the stock of white shrimp caught in the Kakap River. The method used in sampling is swept area by determining the area of the trawl catching area and taking white shrimp samples 10% of the catch. Research in the field was carried out for 2 months, namely in May-June 2019. Based on the results of research that has been done, the area of trawl fishing gear swept area  reached 0,016 km2. White shrimp caught during the study were 530, of which there were 208 male and 322 females. The long distribution of white shrimp carapace observed during the study ranged from 12,64-41,72 mm, and weighed 1,16-11,45 grams. The length and weight relationship of male, female and combined white shrimp is negative allometric. White shrimp caught  in the Kakap River based on the K value obtained 1,2 results per year with an L∞ value of 21,48 mm male and a K value of 1,2 per year with an L∞ value of 30 mm female, while  the combined obtained a K value of 1,1 per year with L∞ 32,2 mm. Keywords : Relationship of Length and Weight, Growth  dan Carapace Lengh  
THE EFFECT OF CORN COB COMPOST APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF OKRA (Abelmhoscus esculentus L) IN ALLUVIAL SOIL Weking Rikardo Butar Butar,Elly Mustamir,Tatang Abdurrahman, Weking Rikardo
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of corn cob compost application on the growth and yield of okra  in alluvial. This research was conducted from October 2018 to December 2018 in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. The study used a completely randomized design (CRD) method with one factor, which consisted of 5 treatments with 5 replications and each replication consisted of 4 sample plants. The treatment were is K1 = 6% corn cob compost or equivalent to 291 g / polybag, K2 = 8% corn cob compost or equivalent to 583 g / polybag, K3 = 10% corn cob compost or equivalent to 875 g / polybag, K4 = 12% of corn cobs compost or equivalent to 1,168 g / polybag and K5 = 14% corn cob compost or equivalent to 1,459 g / polybag. The variables observed in this study included root volume,leaf area, plant dry weight, flowering age, plant dry weight, number of fruits per plant and weight of fruit per plant. The results of the study showed that the application of corn cob compost at a dose of 10% or equivalent to 875 g / polybag was effective influence on the variables of root volume, leaf area, plant dry weight, flowering age, and fruit weight plant. Keywords: alluvial, compost, corn cob, okra
ANALISIS PENGARUH BUDAYA, SOSIAL, PRIBADI, DAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MAKANAN KOREA DI KOTA PONTIANAK Prawira, Erik Bayu; Maswadi, Maswadi; Hidayat, Rakhmad
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya Korea merupakan satu diantara budaya populer yang telah dikenal dan masuk ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Invasi Korea ke Indonesia berdampak besar,  terbukti dengan semakin banyaknya restoran-restoran yang menyediakan makanan khas negeri gingseng tersebut. Sekarang, restoran Korea dapat ditemui dengan mudah di berbagai pusat perbelanjaan dan sudut kota. Perilaku pembelian seseorang dapat dikatakan sesuatu yang unik, karena karakteristik dan sikap terhadap obyek setiap orang berbeda. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh budaya, sosial, pribadi, dan psikologis terhadap keputusan makanan Korea pada 100 responden di Pontianak yang dipilih secara purposive dan accidental. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya, sosial, dan psilokogis berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian makanan Korea, dengan indikator paling dipengaruhi yakni pengetahuan, dimana semakin tinggi pengetahuan konsumen tentang budaya Korea akan diikuti oleh semakin tingginya keputusan pembelian.Kata Kunci: makanan Korea, keputusan pembelian, Structural Equation Modeling (SEM). 
Biology Crocidolomia pavonana Fabricus (Lepidoptera: Pyralidae) Rearing With Artficial Diets in a Laboratory ILHAM, NURHADI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Crocidolomia pavonana (F) is one of the Olygophagic pest and is the main pest in family plants (Brassicaceae) which can result in yield loss of up to 65.8% .This study aims to determine the development and reproduction of   C. pavonana (F) which is maintained with artificial diets in the laboratory. The Research was carried out in the Tanjungpura University Faculty of Agriculture Plant Pest Laboratory which began from October to January. C. pavonana (F) is preserved in a 50 ml plastic cups.The artificial diets made from Phaseolus vulgaris L. with the addition of other supporting ingredients according to the Salama method (1970).Then do the multiplication of test insects until they reach F2. Furthermore, cohort observations were carried out using 100 individual 1 instars per glass. The parameters observed were life cycle, mortality, sex ratio, fecundity, and egg fertility.The observations were made using 100 instars 1 as individual cohorts per glass .The results showed the development period of C. pavonana (F) from hatching to adult ranged between 24 – 30 days, C. pavonana (F) life cycle from egg to produce eggs again lasts 28 - 33 days an average of 30.57 days,  the age of eggs until dead individual lasts 8-52 days an average of 39.23 days, the egg stage ranged from 3-5 days an average of 4 days. Larvae consist of 4 instars, first instar stage duration (3-5 days) an average of 4.04 days, second instar (3-5 days) an average of 3.08 days, instar III (2-5 days) an average of 2.82 days, IV instar (2-3 days) an average of 2.08 days, pre-pupa (2-3 days) an average of 2.42 days and pupa (7-9 days) an average of 8.26 days. The length of life of male adult ranges between 2 – 29 days an average of 15.90 days and female adult between 4- 27 days an average of 12.90 days. The pre-laying period ranges from 2- 5 days an average of 3.3 days and the post-nesting period ranges from 2 - 11 days an average of 4.95 days.Egg fertility with an average of 88.23%. The average number of eggs produced is 229.85. Keywords : Artificial Diets, Biology, C. pavonana (F), Phaseolus vulgaris L.

Page 1 of 2 | Total Record : 11