cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020" : 10 Documents clear
PENGARUH PENGGUNAAN EDIBLE COATING PATI SAGU DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KESUM TERHADAP MUTU TELUR AYAM KONSUMSI PADA PENYIMPANAN YANG BERBEDA Murianto, Benni; Lestari, Retno Budi; Tribudi, Yuli Arif
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Storage of chicken egg without special treatment, only up to two weeks there will be a decrease in quality. An alternative in maintain the quality of chicken egg is applied edible coating. The purpose of this research to determine effect edible coating sago starch with the additional of kesum leaf extract to qualitys egg and determine effect the interactions between the aplication edible coating sago starch with the additional of kesum leaf extract during difference stored to qualitys egg. This research used a method experiment Completely Randomized Design (CRD) factorial pattern with two factors, namely the concentrations of kesum leaf extract (K) and difference egg storages (L) consisting of concentrations namely K0 (control), K1 (edible coating + 0% kesum leaf extract), K2 (edible coating + 0,6% kesum leaf extract) and K3 (edible coating + 1,2% kesum leaf extract) and egg storage time, namely L0 (0 days), L1 (7 days), L2 (14 days), L3 (21 days), L4 (28 days) and L5 (35 days). The observed variables is egg weight loss, yolk index, albumin index and haugh unit. Results of the Analysis of Variance showed the effect edible coating sago starch with the addition of kesum leaf extract and interaction the effect edible coating sago starch with the addition of kesum leaf extract on difference storage of very significantly (P<0.01) to haugh unit with averages 63,09 – 69,59, yolk index with average 0,204 – 0,327, albumin index with averages 0,035 to 0,058. It was concluded that the use edible coating  sago starch with the addition kesum leaf  exstract of 1,2% can maintain the quality of chicken egg until storage for 21 days.
Identifikasi Sifat Kimia Tanah Pada Lahan Pasang Surut Berdasarkan Tipe Luapan di Kelurahan Sungai Garam Kecamatan Singkawang Utara Kota Singkawang Kabul budiono, Asrifin Aspan Tino Oriciny Chandra
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat kimia tanah pada lahan pasang surut berdasarkan tipe luapan di kelurahan Sungai Garam Kecamatan Singkawang Utara Kota Singkawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Penelitian dimulai dari tanggal 04 juli 2019 sampai 12 Agustus dan sampai dengan penyajian hasil. Penelitian dilakukan pada tiga tipe luapan lahan A, B, dan C dengan sistem diagonal, masing-masing lahan ditentukan pada 5 titik pengamatan setiap titik pengamatan di ambil sampel tanah pada kedalaman 0-30 cm dengan alat boring tanah terganggu dan tanah dikompositkan. Hasil penelitian jenis tanah di lahan pengamatan tergolong jenis tanah Aluvial, tekstur tanah tipe luapan A, B dan C memiliki kelas tekstur lempung berdebu; Pirit di tipe luapan A, B dan C menunjukkan bahwa ada kandungan pirit dengan Reaksi tanah (pH) tipe luapan A, B netral, dan tipe luapan C agak alkalis termasuk dalam kriteria agak alkalis sampai dengan netral; Kandungan (N) total tipe luapan A, B rendah dan tipe luapan C sangat rendah; Kandungan (P) tersedia tipe luapan A, C rendah dan tipe luapan B sedang; Kapasitas Tukar Kation (KTK) tipe luapan A, B dan C rendah, termasuk dalam kriteria rendah; Kandungan (K-dd) dan Kejenuhan Basa (KB) tipe luapan A, B dan C sangat tinggi, tergolong sangat tinggi; Kandungan Kalsium (Ca) tipe luapan A, B dan C sedang, Kandungan Magnesium (Mg-dd) tipe luapan A rendah, B, dan C sedang, tipe luapan A, B dan C tergolong sedang; Kandungan C-Organik, Daya Hantar Listrik (DHL), Kandungan Al, dan Salinitas tipe luapan A, B dan C sangat rendah, tipe luapan A, B dan C termasuk dalam kriteria sangat rendah.
Analisis Tingkat Kesuburan Tanah Sawah pada Beberapa Tipe Luapan Pasang Surut di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Yanni Nurbaini, Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Joni Gunawan
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dilakukan dengan metode survey lapang dengan pengambilan sampel tanah pada enam titik lokasi penelitian. Bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah sawah di tipe luapan pasang surut A, B, dan C, yang pada akhirnya untuk saran pemupukan pada tanaman padi. Analisis tanah dilaksanakan di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah dan Laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penentuan status kesuburan tanah berdasarkan kriteria kesuburan tanah menurut Pusat Penelitian Tanah (PPT) tahun 1995. Hasil kriteria penilaian kesuburan tanah pada lokasi penelitian didapatkan bahwa pada tipe luapan A dan B memiliki status kesuburan tanah yang rendah dan pada tipe luapan C memiliki status kesuburan yang sangat rendah. Status kesuburan pada lahan sawah tipe luapan A, B, dan C di Kecamatan Sungai Kakap ditentukan oleh nilai kejenuhan basa dan kandungan P-total yang rendah. Kekurangan kebutuhan pupuk urea yang harus diberikan petani di lokasi penelitian pada tipe luapan A (lahan A1 dan A2), B (lahan B1 dan B2), dan C (lahan C1 dan C2), berturut-turut yaitu 231,15 kg.ha-1, 240,38 kg.ha-1, 163,09 kg.ha-1, 218,66 kg.ha-1, 264,65 kg.ha-1, dan 239,77 kg.ha-1 dan kekurangan kebutuhan pupuk NPK (Phonska) yang harus diberikan petani di lokasi penelitian, berturut-turut yaitu 258,13 kg.ha-1, 81,15 kg.ha-1, 84,06 kg.ha-1, 169.86 kg.ha-1, 88,86 kg.ha-1, dan 172,63 kg.ha-1.Kata kunci : status kesuburan tanah, sawah pasang surut, tipe luapan, sungai kakap, saran pemupukan.
STUDI JENIS CAPUNG (ODONATA) DI AREA PERSAWAHAN pregawati, olla
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKCapung mempunyai peranan penting pada ekosistem persawahan, capung dapat berfungsi sebagai serangga predator, baik dalam bentuk nimfa maupun dewasa, dan memangsa berbagai jenis serangga serta organisme lain termasuk serangga hama tanaman padi seperti, penggerek batang padi (Chilo sp), wereng coklat (Nilaparvata lugens), walang sangit (Leptocorisa acuta). Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data jenis capung yang ada pada area persawahan di Desa Parit Keladi Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Penelitian bersifat deskriptif dengan metode survey, sampel diambil di 3 titik lokasi yaitu a) area tepian sungai, b) kawasan terbuka pada setiap jalur irigasi persawahan, c) dalam area persawahan tanaman padi. Hasil dari penelitian ini ditemukan sebanyak 9 jenis capung. 8 jenis termasuk dalam sub ordo Anisoptera, Famili Libellulidae yaitu Orthetrum sabina, Pantala flavencens,Tolymis tillarga, Brachythemis contaminata, Neurothemis ramburii, Lathrecista asiatica, Blue lilallula, Rhythemis phylis dan 1 jenis termasuk ke dalam sub ordo Zygoptera, famili Coenagrionidae yaitu Ischnura senegalensis Nilai indeks jenis capung pada area persawahan Parit Keladi Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya sebesar 0.91 termasuk kategori rendah dan nilai indeks jenis capung di 3 lokasi pengamatan masing-masing, yakni lokasi A yaitu tepian sungai 1.49, lokasi B yaitu irigasi 0.91, dan lokasi C yaitu area persawahan 0.31 seluruh lokasi pengamatan memiliki tingkat keanekaragaman jenis capung yaitu rendah.Kata Kunci: Keanekaragaman, Odonata, Area persawahan.
ABSTRACT SANTOSO, BAMBANG EKO; WI, INPURWANTO; HURRIYANI, YENI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stingray is an important fisheries commodity in North Kayong. Continuous stingrays catching results in the extinction of several stingray species. This study was conducted to determine the species composition, index of species diversity, dominance, uniformity, abundance and conservation status of rays at Sukadana Fishing port, North Kayong Regency. The method used in this study was a descriptive survey. The results of the study found 291 individual stingrays consisting of 14 species and 2 families. The results showed that the highest relative abundance is the Telatrygon zugei species with a value of 0.213 and the lowest abundance of stingrays are the Neotrygon kuhlii species with a value of 0.007, the index of stingray diversity (H) 2,371 classified as moderate, the uniformity index (E) 0.898 classified as high, the dominance index (C) 0.003 classified as low. Based on the IUCN Red List of Threatened Species, there are 6 species of stingrays are included in the category of Vulnerable (VU), 4 species are in the category of Near Threatened (NT), 2 species are in the category of Not Evaluated (NE), and 2 species are in the category of Data Deficient (DD).
THE RESPONSE OF BLACK RICE TOWARDS ALUMINIUM TOXICITY IN GERMINATION PHASE Mahmuda, Arrum; ., Asnawati; Ruliyansyah, Agus
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Black rice is a type of rice which has high anthocyanins content functioning as antioxidants which are beneficial for health. Superior seed can be used to improve the production of black rice. However, local seeds with Aluminium tolerance are not available. This research aims to find out the response of several varieties of black rice towards Al toxicity in germination phase. This research used several black rise varieties namely Senakin, Tabah, Gula and Melawi variety. Meanwhile, inpara 2 variety was used as a comperative seed with Al tolerance and Cibogo variety was used as a comperative seed which is susceptible to Al. Seed selections is conducted to obtain seeds that has the potential to grow subobtimal condition. seeds were placed on straw paper which has been sprayed with 150 ppm Al solution and rolled. Comparison (I) Senakin, Tabah, Gula and Melawi variety were significantly different from Inpara 2 and Cibogo variety in observation variable Germination Percentage (GP), Vigor Index (VI), Grow Rate (GR) and Radicle Length (RL). Comparison (II) Senakin variety was significantly different from Tabah, Gula and Melawi variety in observation variable GP, VI, GR and RL. Comparison (III) Tabah variety was significantly different from Gula and Melawi variety in observation variable GP, VI, GR and RL. Comparison (IV) Gula variety was significantly different from Melawi variety in observation variable GP, VI, and GR, yet not significantly different in variable RL. Comparison (V) Inpara 2 variety was significantly different from Cibogo variety in observation variable GP and VI yet not significantly different in variable GR and RL.Keywords: Aluminium Toxicity, Black Rice, Germination, Susceptible, Tolerance, Variety
Pengaruh Bokasi Ampas Sagu Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pare Pada Tanah Podsolik Merah Kuning Feri, Feri; M. Si, Dr. Ir. Basuni,; M. Sc, Maulidi, SP,
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya meningkatkan produktivitas tanah podsolik merah kuning dalam rangkapeningkatan produksi pare dapat dilakukan dengan pemberian bahan organik misalnya bokasi ampas sagu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi ampas sagu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pare pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian dilaksanakan di Jalan Danau Sentarum Kecamatan Pontianak Kota, dari tanggal 5 September sampai 19 November 2019. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 level dosis bokasi ampas sagu dengan masing-masing 5 ulangan. Level dosis yang dimaksud adalah 100, 200, 300, 400 dan 500 g/tanaman setara dengan 5, 10, 15, 20 dan 25 ton/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian iniadalah volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat segar buah per tanaman, berat per buah, diameter buah, panjang buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokasi ampas sagu meningkatkan secara nyata hasil tanaman yaitu berat per buah dan panjang buah tetapi tidak meningkatkan secara nyata pertumbuhan tanaman dan pemberian bokasi ampas sagu dengan dosis 200 g/tanaman merupakan dosis efektif untuk pertumbuhan dan hasil tanaman pare pada tanah podsolik merah kuning.
Karakteristik Sifat Kimia Tanah Pada Beberapa Tipe Lahan Rawa Pasang Surut Untuk Tanaman Padi di Kabupaten Mempawah Siti Nurfadhilah, Asmahan Akhmad Tino Orciny Chandra
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat kimia tanah pada beberapa tipe lahan rawa pasang surut, status kesuburan dan saran pemupukan untuk tanaman padi. Pengambilan sampel tanah menggunakan metode grid bentuk diagonal pada lahan rawa pasang surut lokasi tipe luapan A di Desa Peniti Besar, lokasi tipe luapan B di Desa Parit Bugis dan lokasi tipe C di Desa Sungai Burung. Tanah yang diambil ada dua cara di kedalaman 0-30cm yaitu tanah terganggu menggunakan bor tanah mineral diambil sampel 1kg lalu didekompositkan dari lima titik menjadi satu dengan dua ulangan di tiap lokasi dan tanah utuh menggunakan ring sampel. Hasil analisis status hara dikelompokkan berdasarkan kriteria penilaian sifat kimia tanah (Balai Penelitian Tanah, 2009) dan status kesuburan berdasarkan Pusat Penelitian Tanah PPT, Bogor (1995). Hasil penelitian sifat kimia tanah di tiga lokasi menunjukkan pH sangat rendah, Karbon-Organik tinggi hingga sangat tinggi, K-Tersedia rendah hingga tinggi, Kalsium rendah hingga tinggi, Mg sedang hingga tinggi, Fe sangat rendah hingga sedang, Alumunium tergolong sangat rendah, KTK sedang hingga tinggi, KB rendah hingga tinggi, pirit tipe 1 : 1 (tidak berbuih, tidak berbau hingga) 2 : 1 (burbuih lambat, tidak berbau), tekstur tanah lempung liat berdebu. Hal ini membuat status kesuburan tanahnya tergolong rendah hingga tinggi, dengan bobot isi tanah tipe A 0,69 gram/cm3, tipe B 1,00 gram/cm3, dan tipe C 0,99 gram/cm3, saran pemupukan untuk lahan tipe A urea 254,34 kg/Ha, SP-36 81,30 kg/Ha, dan KCL 330,9 kg/Ha, tipe B urea 247,82 kg/Ha, SP-36 220,67 kg/Ha, dan KCL 338,68 kg/Ha, tipe C urea 250 kg/Ha, SP-36 258,25 kg/Ha, dan KCL 323,55 kg/Ha, saran pengapuran tipe A 3.068,808 kg dolomit/Ha, tipe B 1.623,853 kg dolomit/Ha dan tipe C 591,743 kg dolomit/Ha.
POTENTIAL OF COMMUNITY BASED MANGROVE ECOWISATA DEVELOPMENT IN THE BAKAU BESAR LAUT VILLAGE SUNGAI KUNYIT SUBDISTRICT MEMPAWAH REGENCY Rinda, Rinda Rinda; Soetignya, Widadi Padmarsari; Sirojul, Ahmad Mulyadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the potential of mangrove ecotourism in the Bakau Besar Laut Village area, know the suitability of mangrove ecotourism in the Bakau Besar Laut Village area, know the community perceptionof the Bakau Besar Besar Village of the development of ecotourism community-based mangrove. This research was conducted from September 2018-January 2019. The method used in sampling the potential of this mangrove forest is the purposive sampling method to determine the observation station, while the perception data collection is done by interviewing the community and visitors whose sample is determined by the proportional random sampling method. The results of the study found the potential of mangrove resources for ecotourism development consists of 8 types of mangroves and included in the conditional category to be used as ecotourism areas. Other potentials there are a variety of potential mangrove fauna in the form of monitor lizards, storks, kepah, crowak and shot fish that indicate the area has a value suitable to be managed as an ecotourism area. The availability of facilities and infrastructure is sufficient to support tourism activities. The Bakau Besar Laut has an ecotourism suitability index that is very suitable to be developed as an ecotourism area with suitability values ranging from 82-86.6%. And the carrying capacity of the area in the village of Bakau Besar Laut is only able to accommodate tourists as many as 40 people / day, so that the mangrove forests of the Bakau Besar Laut have the potential to be developed as an ecotourism area. Mangrove forests in the Bakau Besar Laut Village have ecotourism potential that can be seen from the perception and participation of the community in utilizing the habitat and function of mangrove forests as ecotourism areas and the community contributes to the management of mangrove ecotourism.Key words: Regional Carrying Capacity, Public Perception
Efisiensi Pengeringan Irisan Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) Pada Berbagai Suhu Dan Metode Pengeringan Menggunakan Pengering Kabinet Arsito, Budi; Sholahuddin, Sholahuddin; Hartanti, Lucky
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama proses pengeringan adalah rendahya efisiensi alat pengeringan yang berpengaruh terhadap meningkatnya biaya produksi. Oleh karena itu dikembangkan metode pengeringan yang berbeda, untuk membandingkan lama dan efisiensi pengeringan irisan buah mengkudu (Morinda citrifolia) pada beberapa suhu. Metode pengeringan menggunakan tiga metode, yaitu metode konvensional, metode adsorpsi dan metode sirkulasi, dengan kombinasi suhu yaitu 50°C, 57°C dan 65°C. Data hasil pengukuran diolah menggunakan kalkulator psikometrik dan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pengeringan yang paling singkat yaitu 11 jam pada pengeringan sirkulasi dengan suhu 65ºC. Efisiensi pengeringan konvensional pada suhu 50°C, 57°C dan 65°C menghasilkan efisiensi pengeringan masing-masing 15,8%, 14,6% dan 14,8%. Pengering metode adsorpsi dengan suhu 50°C, 57°C dan 65°C menghasilkan efisiensi sebesar 13,9%, 15,5% dan 14,8%. Pengering metode sirkulasi dengan suhu 50°C, 57°C dan 65°C menghasilkan efisiensi sebesar 17,5%, 17,6% dan 16,7%.  Kata kunci: Adsorpsi, Konvensional, Pengeringan, Sirkulasi

Page 1 of 1 | Total Record : 10