cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2: MEI 2020" : 8 Documents clear
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Tengah: Factors that are Related to Central Sulawesi Discipline Office of Civil Servants Sylvia Ari Wahyuni; Budiman; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 2: MEI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.337 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i2.1688

Abstract

Disiplin pegawai merupakan kepatuhan pegawai terhadap seluruh aturan yang ada di sebuah kantor/instansi. Kedisiplinan pegawai dipengaruhi oleh banyak faktor yang terbagi menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan disiplin Pegawai Negeri Sipil di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini telah dilaksanakandi Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Tengah pada bulan Janauri sampai Februari 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga variabel independen semuanya tidak berhubungan dengan disiplin pegawai dengan hasil uji statistic untuk peran atasan P Value = 0,747, aturan tertulis P Value = 0,714 dan sanksi P Value = 0,575. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa kedisiplinan pegawai di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana tidak dipengaruhi oleh faktor peran atasan, aturan tertulis dan sanksi disebabkan oleh jalur koordinasi dari kantor ini langsung ke pusat sehingga semua aturan sudah sangat jelas. Penelitian ini menyarankan agar pegawai yang belum disiplin dapat meningkatkan kedisplinan mereka untuk meningkatkan produktivitas.
Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru pada Pekerja Pembuat Kasur di Desa Dalaka Wilayah Kerja Puskesmas Toaya Kabupaten Donggala: Risk Factors of Lung Tb Events in Mattress Workers in Dalaka Village, Toaya Public Health Center Work Area, Donggala Regency Renni; Nur Afni; Nur Rismawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 2: MEI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.413 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i2.1689

Abstract

Tuberkulosis Paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan Mycobacterium Tuberculosis yang menyerang jaringan paru-paru. TB Paru menjadi penyebab kematian ke dua di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui Faktor Risiko Kejadian TB Paru pada Pekerja Pembuat Kasur di Desa Dalaka wilayah kerja Puskesmas Toaya Kabupaten Donggala. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi analitik dengan metode Case control. Dengan jumlah 30 sampel (15 kasus dan 15 kontrol) dengan menggunakan uji Statistik yaitu Odds Ratio (OR). Hasil uji Statistik dengan uji Odds Ratio menunjukan bahwa penggunaan Alat Pelindung Diri masker merupakan faktor risiko kejadian TB paru dengan nilai OR 8,000>1, masa kerja merupakan faktor risiko kejadian TB paru dengan nilai OR 3,143>1 dan paparan debu kapas merupakan faktor risiko kejadian TB paru dengan nilai OR 11,000>1. Kesimpulan dalam penilitian ini dengan menggunakan uji Odds Ratio menunjukan bahwa penggunaan Alat Pelindung Diri masker merupakan faktor risiko kejadian TB paru, Masa kerja merupakan faktor risiko kejadian TB paru dan Paparan debu kapas merupakan faktor risiko kejadian TB paru. Saran dalam penelitian ini Bagi petugas Puskesmas Toaya untuk lebih meningkatkan penyuluhan kesehatan terhadap faktor risiko dalam pencegahan penyakit TB Paru, serta untuk masyarakat untuk lebih meningkatkan pola hidup sehat dan menghindari faktor risiko dan merubah gaya hidup sehat, menghindari kebiasaan buruk saat bekerja agar terhindar dari faktor risiko kejadian TB Paru.
Perilaku Masyarakat terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga di Kota Palu Tahun 2019: Community Behaviour Against Domestic Violence in Palu City Year 2019 Anggraeni; Munir Salham; Muhammad Jufri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 2: MEI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.463 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i2.1691

Abstract

Kasus kekerasan dalam rumah tangga di kota Palu sangat memprihatinkan, sebab terjadinya kenaikan kasus kekerasan yang berdasar pada data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi di kota Palu terjadi 70 kasus KDRT pada tahun 2018 dikota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perilaku masyarakat dalam masalah kekerasan dalam rumah tangga dan penanganan atau tindakan yang dilakukan terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini dalam bentuk deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dan indepth interview, jumlah informan terdiri dari 5 orang dengan menggunakan metode purposive sampling yakni 2 orang ibu rumah tangga, 2 orang anak, dan 1 orang penyidik PPA kepolisian. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengetahuan masyarakat tentang KDRT adalah Kekerasan yang dilakukan oleh seorang suami terhadap istri dan anak disaat marah. Sikap yang diambil oleh masyarakat terhadap kekerasan dalam rumah tangga yakni memberikan nasihat kepada pelaku kekerasan (Kepala keluarga) agar menyadari bahwa apa yang dilakukanya adalah sebuah kesalahan, serta Tindakan masyarakat dalam hal kekerasan yakni untuk melibatkan proses hukum dalam menimbulkan efek jerah kepada pelaku. Disarankan permasalahan rumah tangga sebaiknya jika tidak bisa di atasi maka melapor ke pihak kepolisian kemudian melakukan mediasi di kantor kelurahan, agar permasalahan dapat terselesaikan dengan baik.
Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Puskesmas Pantoloan dengan Insentif sebagai Variabel Moderating: Effect of Workload on Performance of Employees in Pantoloan Puskesmas With Incentive as A Moderating Variable Annisa Putri Ana Phalis; Sudirman; Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 2: MEI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.507 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i2.1692

Abstract

Beban kerja merupakan faktor ekstrinsik individu yang menjadi salah satu sumber munculnya tekanan, karena beban kerja yang dihadapinya terlalu banyak. Kondisi ini menuntut pegawai untuk memberikan energi yang lebih besar lagi daripada biasanya di dalam menyelesikan pekerjannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh beban kerja terhadap kinerja pegawai dengan insentif sebagai variabel moderasi di Puskesmas Pantoloan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan objek penelitian semua pegawai yang ada di Puskesmas Pantoloan. Pemilihan sampel menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik sampling jenuh yang berjumlah 71 responden. Metode penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis pada regresi linear pertama adalah 0,60 atau 60 %, setelah adanya variabel moderasi (insentif) pada persamaan regresi kedua, nilai R Square tersebut meningkat menjadi 0,95 atau 95 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Hipotesis Diterima sehingga dapat dikatakan bahwa keberadaan variabel insentif (sebagai variabel moderasi) akan dapat memperkuat atau meningkatkan pengaruh variabel beban kerja terhadap kinerja pegawai. Kesimpulan beban kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai dan insentif memperkuat pengaruh beban kerja terhadap kinerja pegawai. Saran yang diberikan adalah agar Puskesmas Pantoloan perlu meningkatkan pemberian insentif yang lebih baik lagi tentang pembagian insentif berdasarkan kinerja karyawan atau berdasarkan beban kerja yang diterima oleh pegawai.
Analisis Perbedaan Pengetahuan Siswi SMK Al-Amiin Wani Tentang Kesehatan Reproduksi melalui Penyuluhan Kesehatan: An Analysis of Students' Knowledge Difference of Al-Amiin Vocational School Wani About Reproductive Health Through Health Counseling Sofiana S. Makalanco; Jamaluddin Sakung; Muhamad Jufri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 2: MEI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.703 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i2.1693

Abstract

Masa remaja adalah masa terjadinya pertumbuhan dan perkembangan dalam semua aspek kehidupan, baik aspek fisik, intelektual maupun psikologis. Kasus seputar reproduksi remaja sekarang semakin meningkat, disebabkan ketidakpahaman remaja terhadap berbagai aspek reproduksi yang berhubungan dengan dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan siswi SMK Al-Amiin Wani tentang Kesehatan Reproduksi melalui penyuluhan kesehatan. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan quasi-experimentale one group pretest postest. Yaitu sebelum melakukan penyuluhan kepada responden/siswi diberikan kuisioner (pretest) kemudian setelah penyuluhan dilakukan, responden diberi kuisioner untuk yang kedua kalinya (postest). Setelah itu peneliti membandingkan hasil pretest-postest untuk menganalisis perbedaan pengetahuan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tehnik propotional random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak berdasarkan proporsi masing-masing kelas yang berjumlah 49 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan nilai ρ value = 0,000 nilai α = 0,01 atau nilai ρ value = 0,000 < nilai α = 0,01 yang berarti H0 ditolak (ada perbedaan). Penelitian ini menyarankan kepada instansi puskesmas Wani agar memberikan penyuluhan pada siswi yang ada di wilayah sekolah SMK Al-amiin Wani tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi terkhusus pada remaja putri.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Merokok pada Siswa SMP Muhammadiyah 1 Palu: Factors Associated with Behavior in Students of Muhammadiyah 1 Junior High School, Palu Elva Maya Pertiwi; Budiman; Nurjanah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 2: MEI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.413 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i2.1694

Abstract

Perilaku merokok di kalangan remaja sekarang bukanlah hal baru lagi. Tidak jarang menemukan remaja yang masih mengenakan seragam sekolahnya merokok bersama temanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, Sikap, Pengaruh Orang Tua Dan Pengaruh Teman Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa SMP Muhammadiyah 1 Palu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional dengan menggunakan desain Cross Sectional Study pengolahan dilakukan dengan uji Chi Square. Jumlah sampel yang di gunakan adalah 60 siswa dengan nilai p value < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku merokok siswa dengan p-Value 0,700 dan terdapat hubungan antara sikap dengan p-Value 0,017, faktor orang tua dengan p-Value 0,003 dan pengaruh teman dengan p-Value 0,000 dengan perilaku merokok siswa SMP Muhammadiyah 1 palu. Disarankan agar guru memperhatikan perkembangan setiap siswanya terutama mengenai penerapan disiplin dan peraturan tentang larangan rokok bagi siswa khususnya laki-laki, dengan memberikan konseling tentang bahaya perilku merokok
Analisis Aktivitas Antioksida dan Uji Organoleptik pada Biskuit Berbasis Labu Siam (Sechium Edule): Analysis of Antioxidant Activities and Tests Organoleptics in Based Biscuits Chayote (Sechium Edule) Ni Kadek Ruswindi; Jamaluddin Sakung; Eka Prasetia Hati Baculu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 2: MEI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.792 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i2.1695

Abstract

Labu siam atau Sechium edule merupakan salah satu tanaman Indonesia dan merupakan komoditi pangan yang potensial untuk dijadikan bahan utama pengembangan produk, tanaman labu siam biasa dibudidayakan di pekarangan rumah dengan bentuk daunnya yang mirip segitiga dan permukaannya berbulu.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kandungan antioksidan yang tekandung dalam biskuit labu siam dan uji organoleptiknya mulai dari rasa,warna,aroma dan tekstur.Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dan uji organoleptik dengan jumlah sampel 30 orang. dengan analisis laboratorium. Dalam pelaksanaannya meliputi data, analisis dan interpretasi tentang data yang diperoleh dari hasil analisis laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi (ppm) yang digunakan,semakin rendah absorbansi maka semakin tinggi persen (%) inhibisi nya. kandungan antioksidan yang di peroleh dalam biskuit berbasis labu siam merupakan antioksidan jenis sedang. Kandungan antioksidan dilihat dari Ic50. Jadi semakin kecil Ic50 maka semakin tinggi antioksidannya.Hasil penilaian uji organoleptik dengan indikator rasa, warna, aroma dan tekstur biskuit berbasis labu siam masih agak disukai oleh panelis. Hal tersebut dikarenakan masih perlu adanya bahan yang ditambahkan.Adapun saran dalam penelitian ini adalah mampu memanfaatkan dan mengolah labu siam menjadi suatu produk makanan yang bernilai gizi tinggi.
Uji Kandungan Bakteri Staphylococcus Aureus pada Jajanan Nasi Kuning di SD Kelurahan Lere Kecamatan Palu Barat: Test of Bacteria Staphylococcus Aureus in Yellow Rice in Elementary School of Lere Sub-District, Palu Barat District Dian Eka Imanniarsari; Miswan; Andi Reza Alief Chairin Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 2: MEI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.882 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i2.1697

Abstract

Makanan jajanan adalah makanan dan minuman yang diolah oleh pengrajin makanan di tempat penjualan dan atau disajikan sebagai makanan siap saji untuk dijual bagi umum selain yang disajikan jasa boga, rumah makan/restoran, dan hotel. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis di Sekolah Dasar Kelurahan Lere Kecamatan Palu Barat ditemukan pedagang jajanan nasi kuning yang akan menyajikan memilik hygiene sanitasi makanan yang buruk. Jenis penelitian adalah deskripif. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui keberadaan bakteri Staphylococcus aureus melalui uji laboratorium pada jajanan nasi kuning yang ada di Sekolah Dasar Kelurahan Lere Kecamatan Palu Barat dengan menggunakan pemeriksaan laboratorium. Dari hasil pemeriksaan laboratorium, 7 (tujuh) sekolah yang diambil sampel terdapat 3 (tiga) pedagang dari 3 (tiga) sekolah yang jajanan nasi kuningnya mengandung Staphylococcus aureus yaitu SD Inpres 1 Lere, SD Inpres 2 Lere dan SD Inti Bumi Bahari. Sedangkan untuk jajanan nasi kuning yang tidak mengandung Staphylococcus aureus yaitu SD Inpres 3 Lere, SD SLB Muhammadiyah, MIS Alkhairat Lere dan MIS Muhammadiyah Lere. Penelitian ini menyarankan kepada instansi pihak sekolah untuk membuat kantin sehat dengan memenuhi fasilitas dan melakukan pengawasan terhadap jajanan yang dijual di Sekolah Dasar tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue