cover
Contact Name
Putu Agus Ariana
Contact Email
putuagusariana234@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
midwinerslion.stikesbuleleng@gmail.com
Editorial Address
Jl Raya Air Sanih Km. 11 Bungkulan Singaraja Bali 81171
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
ISSN : 25286420     EISSN : 26857901     DOI : https://doi.org/10.52073/midwinerslion
Core Subject : Health,
MIDWINERSLION Journal is a national scientific journal published by STIKes Buleleng (P-ISSN: 2528-6420 and E-ISSN: 2685-7901) and is a peer-reviewed and open-access journal. It publishes original research, review articles, short communications, case reports. The following are the research areas that this journal focuses on Nursing, Midwifery, and Pharmasist
Articles 194 Documents
Literatur Review : Dampak Status Gizi Pendek (Stunting) Terhadap Prestasi Belajar Riska Pratiwi; Ria Setia Sari; Febi Ratnasari
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.146 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.208

Abstract

Pendahuluan: Stunting adalah suatu keadaan dimana anak mengalami gagal tumbuh yang diakibatkan oleh penyerapan gizi yang terhambat, yang dapat di lihat dari TB/U dengan hasil z-score <-2SD dari median standar pertumbuhan anak. Stunting pada anak-anak dapat menyebabkan perkembangan kognitif, motorik, dan sosial-emosional yang buruk. Selanjutnya, gangguan ini menyebabkan prestasi sekolah yang buruk. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui secara spesifik serta meninjau artikel atau jurnal terkait dampak stunting terhadap prestasi belajar anak. Metode: Metode yang digunakan dengan melakukan pencarian artikel penelitian yang relevan dengan topik yang dibahas dengan menggunakan bantuan situs pencari google dengan akses e-Resource. Simpulan: Berdasarkan peninjauan artikel didapatkan bahwa stunting berdampak buruk pada pencapaian/prestasi akademik anak, anak dengan stunting cenderung memiliki prestasi belajar yang rendah dibandingkan dengan anak yang tidak stunting.
MOTIVASI IBU HAMIL TW I DALAM MELAKUKAN PPIA (PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAN I Putu Monna Frisca Widiastini; Desak Ketut Sugiartini
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.636 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.209

Abstract

Pendahuluan : HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Perkembangan infeksi yang disebabkan oleh HIV berlangsung progresif selama beberapa tahun sehingga menimbulkan berbagai tanda dan gejala penurunan kekebalan tubuh yang dikenal dengan istilah Aquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Penularan dapat terjadi melalui hubungan seksual yang tidak aman, penggunaan jarum suntik secara bergantian (tidak steril), tranfusi darah yang tercemar HIV, maupun penularan langsung dari ibu kepada janinnya Mother to Child Transmissional (MTCT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi ibu hamil 0-12 minggu dalam melakukan PPIA di wilayah kerja Puskesmas Sawan I. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitia deskriptif dengan menggunakan metode random sampling. Populasi dari penelitian ini adalah ibu hamil 0-12 minggu dengan jumlah 36 orang. Tekhnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan mei-juli 2020 di wilayah kerja puskesmas Sawan I. Hasil : Analisa data diketahui responden dengan motivasi tinggi yaitu 5 orang, motivasi sedang 11 orang dan rendah 20 orang. Kesimpulan : Dari penelitian ini ibu hamil yang terlibat dalam penelitian ini paling banyak memiliki motivasi dalam kategori rendah yaitu 20 orang dari 36 responden dalam mengikuti program PPIA di wilayah kerja Puskesmas Sawan I.
KEJADIAN ASFIKSIA PADA KETUBAN PECAH DINI DI RUANG NICU RSUD KABUPATEN BULELENG Putu Intan Hartaningrum; Ni Ketut Ayu Wulandari
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.594 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.210

Abstract

Pendahuluan: Beberapa faktor telah diteliti sebagai penyebab asfiksia pada bayi baru lahir diantaranya asfiksia yang disebabkan karena ketuban pecah dini. Hal ini tidak terlepas dari pemantauan apgar skor yang dilakukan di ruang NICU RSUD Kabupaten Buleleng. Setiap ibu yang melahirkan yang memiliki riwayat obetetri yang baik dan buruk saat bayinya lahir akan memiliki nilai apgar skor yang berbeda. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai kejadian asfiksia pada ketuban pecah dini di ruang NICU RSUD Kabupaten Buleleng. Metode: Jenis penelitian ini retrospektif deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 189 kejadian asfiksia yang disebabkan oleh ketuban pecah dini dengan tingkat asfiksia didapatkan bayi yang mengalami asfiksia ringan sebanyak 43 (22,8) bayi dan pada asfiksia sedang sebanyak 134 (70,9) bayi. Dan bayi yang mengalami asfiksia berat sebanyak 12 (6,3) bayi. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan masih banyak kejadian asfiksi yang disebabkan oleh ketuban pecah dini di ruang NICU RSUD Kabupaten Buleleng tahun 2018
KEJADIAN ANEMIA KEHAMILAN DENGAN LAMA KALA II PERSALINAN DAN PROSES INVOLUSI UTERI Zulfa Rufaida; Sri Wardini Puji Lestari; Ika Yuni Susanti
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.249 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.211

Abstract

Pendahuluan: Angka kejadian anemia pada kehamilan di seluruh dunia masih cukup tinggi, berkisar 10-20%. Anemia pada kehamilan merupakan kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan anemia kehamilan dengan kala II persalinan dan proses involusi uteri di UPT Puskesmas Bangsal Kabupaten Mojokerto. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional dengan menggunakan desain cross sectional. Variabel bebasnya adalah anemia pada ibu hamil dan variabel terikatnya adalah persalinan kala II dan proses involusi uteri. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan populasi 32 responden dan sampel 30 responden. Pengumpulan data dilakukan selama Maret-April 2019 menggunakan instrumen wawancara, checklist, dan observasi Hb. Teknik analisis dilakukan dengan uji kuadrat. Hasil: Hasil penelitian ibu hamil tidak mengalami anemia 19 orang (63,3), ibu hamil stadium II normal sebanyak 23 orang (76,7%) dan ibu nifas mengalami infus uterus normal sebanyak 17 orang (56,7%). Hasil uji statistik eksak Fisher menunjukkan ρ = 0,04 dan α = 0,05 maka dinyatakan ρ <α, sehingga H1 diterima artinya ada hubungan antara anemia kehamilan dengan kala II persalinan, uji statistik eksak Fisher menunjukkan ρ = 0,02 dan α = 0,05 maka dinyatakan ρ <α, sehingga H1 diterima yang berarti ada hubungan antara anemia kehamilan dengan infus uterus postpartum. Hasil uji korelasi dengan uji Korelasi Pearson menunjukkan ada hubungan antara anemia kehamilan dengan masa persalinan sekunder dan involusi uterus dengan nilai ρ = ​​0,001. Sebagaimana diketahui anemia selama kehamilan mempengaruhi kehamilan, persalinan, dan masa nifas dapat melakukan upaya peningkatan pelayanan selama ANC untuk mencegah anemia.
FAKTOR RESIKO PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RUANG KEBIDANAN RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH PANGKALPINANG TAHUN 2018-2019 Ayu dita; Gunar sah
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.61 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.212

Abstract

Pendahuluan: Preeklampsia adalah hipertensi pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah ≥140/90 mmHg pada kehamilan 20 minggu dan disertai dengan proteinuria ≥300 mg. Pada kondisi berat preeklampsia dapat menjadi eklampsia dengan penambahan kejang-kejang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko preeklampsia di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2018-2019. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain case control. Populasi dalam penelitian seluruh ibu yang memeriksakan kehamilan di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang pada tahun 2018 - 2019 dengan jumlah kasus preeklampsia 72 orang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 144 orang, yang terdiri dari 72 kasus dan 72 kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sistematik Random Sampling. Instrumen penelitan in mengunakan data sekunder dengan cara mengumpulan data dengan mencatat data rekam medik di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2018 - 2019. Analisis data dilakukan secara bertahap yaitu analisis univariat dan bivariat dan dianalisis menggunakan uji Chi– Square. Hasil: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor–faktor resiko yang berhubungan dengan preeklampsia di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2018 - 2019 adalah umur (p=0,000), pendidikan (p=0,001 dan OR=1,208), pekerjaan (P=0,000), paritas (p=0,005), gravida (p=0,004), riwayat penyakit (p=0,000). Simpulan: Simpulan penelitan terdapat hubungan umur ibu, pendidikan, pekerjaan, paritas, gravida, riwayat penyakit dengan kejadian preeclampsia.Saran penelitian diharapkan dapat di tingkatkan lagi informasi kepada semua ibu melalui penyuluhan secara internal khususnya konseling tentang pengaturan jumlah paritas.
PERAN TENAGA KESEHATAN DALAM PENANGANAN PREEKLAMSIA: The Role Of Health In The Handling Of Preeclampsia Siti Patimah; Mega Wati
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.977 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.214

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan merupakan mata rantai yang berkesinambungan yang terdiri dari ovulasi pelepasan ovum, terjadi migrasi spermatozoa dan ovum, terjadi konsepsi dan pertumbuhan zigot, terjadi nidasi, pembentukan plasenta, sampai ke tumbuh kembang hasil konsepsi sampai aterm. Kehamilan dapat juga diikuti dengan beberapa penyulit salah satunya adalah preeklampsia. Preeklampsia ini dibagi menjadi preeklamsia ringan dan preeklamsia berat. Angka Kematian Ibu (AKI) Dinas Kesehatan Bangka Tengah yang disebabkan preeklamsia pada tahun 2015 berjumlah 1 orang, 2016 berjumlah 1 orang, 2017 tidak ada. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif dengan pendekatan kualitatif, informasi didapat dengan wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini yaitu dokter, perawat, bidan, pasien preeklamsia, dan Kepala ruangan bersalin di RSUD Bangka Tengah. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan 10 Juni sampai 5 Juli 2018. Hasil penelitian diperoleh informasi dari wawancara mendalam, dilihat dari indikator peran tenaga kesehatan sebagai komunikator, motivator, fasilitator dan peran menjadi konselor. Hasil: Sebagian besar peran tenaga kesehatan dalam penanganan preeklamsia sudah dilakukan, tetapi dalam hal ini masih belum optimal dengan adanya kendala diantaranya adanya pemahaman dokter dan bidan, kemudian adanya perbadaan bahasa sehingga membuat peran tenaga kesehatan dalam penanganan preeklamsia kurang optimal, dan juga kendala utama kurangnya fasilitas dalam penanganan preeklamsia sehingga mempengaruhi dalam peran tenaga kesehatan sebagai fasilitator.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEHAMILAN USIA BERISIKO DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASIR PUTIH KOTA PANGKALPINANG Wina Aguszulkia; Winda Natasya
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.777 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.218

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan risiko tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang dihadapai para ibu hamil salah satunya ibu hamil berusia < 20 tahun atau > 35 tahun. Data yang di dapat dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menurut kelompok usia berisiko pada tahun 2012 kematian ibu sebesar 9 orang (24,32%) dari 37 kematian ibu, tahun 2013 sebesar 11 orang (33,33%) dari 33 kematian ibu dan pada tahun 2014 sebesar 10 orang (35,71%) dari 28 kematian ibu. Ibu hamil dengan kehamilan usia berisiko di Puskesmas Pasir Putih pada tahun 2015 menempati kasus tertinggi yaitu sebesar 43 kasus (14,48%). Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kehamilan usia berisiko di wilayah kerja Puskesmas Pasir Putih Kota Pangkalpinang tahun 2016. Metode: Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei analitik menggunakan desain case control. Populasi ini seluruh ibu hamil sebanyak 297 orang. Sampel sebanyak 172, yaitu 43 sampel kasus dan 129 sampel kontrol. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner, data dianalisis menggunakan uji Chi-Square, dengan derajat kepercayaan 95% dan menghitung odd ratio (OR). Hasil: Penelitian ini menyimpulkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kehamilan usia berisiko yaitu, usia menikah (p=0,000, OR=5,593), pendidikan (p=0,01, OR=3,389) dan pengetahuan (p=0,000, OR=5,569), sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan kehamilan usia berisiko yaitu paritas (p=1,000). Faktor yang paling dominan dalam hubungan ibu dengan kehamilan usia berisiko adalah usia menikah (OR= 5,593).
HUBUNGAN PEMBERIAN IMUNISASI BCG DAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BAYI UMUR 6-12 BULAN DI PUSKESMAS JEPARA Ita Rahmawati; Devi Rosita
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.522 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.219

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis merupakan salah satu penyebab kesakitan dan kematian yang sering terjadi pada anak. Kejadian tuberkulosis pada anak dapat dicegah dengan melalui imunisasi BCG dan Air Susu Ibu (ASI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberian imunisasi BCG dan asi eksklusif dengan kejadian tuberkulosis pada bayi umur 6-12 bulan di Puskesmas Jepara. Metode: Penelitian ini menggunakan design analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah semua bayi umur 6-12 bulan di Poli KIA Puskesmas Jepara sebanyak 75 responden. Alat pengumpulan data adalah rekam medik Poli KIA Puskesmas. Analisis bivariat dilakukan dengan uji korelasi Chi Square. Hasil: Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara pemberian imunisasi BCG dengan kejadian tuberkulosis (nilai p value= 0.024), dan pemberian asi eksklusif dengan kejadian tuberkulosis (nilai p value = 0.004). Simpulan: Pemberian imunisasi BCG dan asi eksklusif berhubungan secara signifikan dengan kejadian tuberkulosis pada bayi umur 6-12 bulan.
AKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK ETANOL DAUN KEMUNING (Murraya paniculata JACK) TERHADAP LARVA Aedes aegypti Arifani Siswidiasari; Dewa Putu Agus Wahyu Erawan
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.235 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.220

Abstract

Introduction: A research had been carried out to analyze the larvicidal activity of the ethanol extract of kemuning leaves (Murraya paniculata (L.) Jack.) against Aedes aegypti L. larvae. Method: The research began with extracting yellow leaves (Murraya paniculata (L.) Jack.) With a modified maceration method using 80% ethanol solvent until a thick extract is obtained, then a preliminary test is carried out to obtain LC5 and LC95 so that 5 concentrations of yellow leaf extract (Murraya paniculata (L.) Jack.) can be obtained which can be used as a real larvicide test. The actual larvicide test was carried out with 7 treatments, namely 1 negative control using Tween 80, 5 test treatments namely 1000 bpj yellow leaf extract, 3000 bpj, 5000 ppm, 7000 ppm and 9000 ppm and 1 positive control using Temephos 2 bpj. Observation of the test results was carried out after 24 hours by counting the number of larvae deaths in each treatment group. Result: The data obtained were analyzed by using probit analysis and obtained LC90 of yellow leaf extract (Murraya paniculata (L.) Jack.) which is 8330,291 bpj. The results showed that the yellow leaf extract (Murraya paniculata (L.) Jack.) was effective as a larvicidal activity with LC5 of 1000 bpj and LC95 of 9000 bpj.
Literature Review : Hubungan Antara Caring dan Komunikasi Terapeutik dengan Kualitas Pelayanan Keperawatan irbah mutmainah; Kristina Everentia Ngasu
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 2 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.132 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i2.229

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Pelayanan keperawatan merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan rumah sakit, yang mempunyai posisi sangat strategis dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan konsumen yang datang ke rumah sakit. Tujuan sistematik review ini dibuat adalah untuk mengetahui gambaran mengenai hubungan antara caring dan komunikasi terapeutik dengan kualitas pelayanan keperawatan. Metode yang digunakan dengan pencarian data base artikel terdiri dari studi kuantitatif yang dikumpulkan dari basis data base scholar terbitan tahun 2015-2020. Hasil menunjukkan bahwa caring baik sehingga pasien merasa puas dan komunikasi terapeutik baik sehingga pasien merasa puas terhadap kualitas yang diberikan dalam pelayanan keperawatan. Kesimpulan kualitas pelayanan kesehatan memiliki pengaruh terhadap frekuensi tingkat kepuasan pasien semakin baik kualitas pelayanan kesehatan maka semakin baik pula frekuensi tingkat kepuasan pasien. Maka,ada hubungan yang signifikan antara caring dan komunikasi terapeutik dengan kualitas pelayanan keperawatan. Kata kunci : caring, komunikasi terapeutik, kualitas pelayanan keperawatan

Page 11 of 20 | Total Record : 194