cover
Contact Name
Nike Veronika
Contact Email
jurnalrehsos@gmail.com
Phone
+6281220025612
Journal Mail Official
jurnalrehsos@gmail.com
Editorial Address
Jl.Ir.H.Juanda No.367 Bandung Jawa Barat -Indonesia 40135
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)
ISSN : 26856743     EISSN : 26856751     DOI : 10.31595/rehsos.v3i02.448
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (ISSN 2685-6743; EISSN 2685-6751) diterbitkan sebagai sarana bagi peneliti, praktisi, mahasiswa, dan dosen dalam mempublikasikan hasil penelitian dan model praktik rehabilitasi sosial. Rehabilitasi sosial adalah pemulihan kemampuan berfungsi sosial, yang mencakup aspek-aspek : terpenuhinya kebutuhan secara memadai sesuai dengan aspek-aspek perkembangan, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan melaksanakan peranan-peranan sosial dan pengembangan potensi diri dalam penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Rehabilitasi sosial adalah salah satu fungsi dari sistem pelayanan kesejahteraan sosial, yang diartikan sebagai penyembuhan bagi penyandang masalah sosial. Fungsi ini banyak dilaksanakan dalam pekerjaan sosial klinis. (Supiadi et.all, 2004). Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial diterbitkan oleh Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung, diterbitkan 2 kali dalam setahun.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2019): REHSOS" : 5 Documents clear
IMPLEMENTASI TEKNIK RELAKSASI DALAM MENURUNKAN GEJALA RELAPSE EMOSI KLIEN ID DI DESA LEMBANG KEC. LEMBANG, KAB. BANDUNG BARAT Saiful Rizal
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 1 No 2 (2019): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.569 KB)

Abstract

Gejala relapse adalah suatu proses kembalinya seorang eks korban penyalahguna NAPZA untuk menggunakan NAPZA lagi. Gejala relapse muncul melalui tahapan gejala yang meliputi relapse emosi, relapse mental dan relapse fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis efektivitas teknik relaksasi dalam mengurangi gejala relapse emosi subyek. Subyek dalam penelitian ini adalah eks korban penyalahgunaan NAPZA yaitu ID. Fokus dalam penelitian ini adalah penerapan teknik relaksasi dalam menurunkan gejala relapse emosi subyek dalam aspek marah, takut kehilangan akal dan sulit tidur yang dialami oleh subyek. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan Single Subject Design (SSD), model penelitian yang digunakan yaitu A-B-A yang terdiri dari tiga fase antara lain fase A1 (baseline), fase b (intervensi), dan fase A2 (hasil). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, pengisian angket atau kuisioner, wawancara tidak terstruktur dan studi dokumentasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara perhitungan rumus dua standar deviasi (2SD). Hasil penelitian menunjukan, bahwa penerapan teknik relaksasi dapat menurunkan gejala relapse emosi aspek marah, takut kehilangan akal dan sulit tidur subyek ID. Hasil pengujian melalui dua standar deviasi (2SD) menunjukan intervensi efektif dan signifikan untuk mengurangi gejala relapse, dan analisis kecenderungan data menunjukan adanya trend menurun.
UPAYA PENCEGAHAN RELAPSE KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA DI INSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR (IPWL) BUMI KAHEMAN DESA BANDASARI KECAMATAN CANGKUANG KABUPATEN BANDUNG A. Maudi Ramadhanti; Epi Epi Supiadi; Yana Sundayani
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 1 No 2 (2019): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.72 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami korban penyalahgunaan NAPZA setelah rehabilitasi di IPWL Bumi Kaheman dan pernah mengalami relapse beberapa kali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran secara mendalam tentang “Upaya Pencegahan Relapse Korban Penyalahgunaan NAPZA Di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Bumi Kaheman Desa Bandasari Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah korban penyalahgunaan NAPZA beserta para informan lain yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, semuanya berjumlah 6 orang. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan. Aspek yang diteliti dalam penelitian ini adalah perilaku sehat korban penyalahgunaan NAPZA, pengambilan keputusan korban penyalahgunaan NAPZA, dan peran lingkungan korban penyalahgunaan NAPZA. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa upaya pencegahan relapse korban penyalahgunaan NAPZA di IPWL Bumi Kaheman sudah dilakukan. Namun hal tersebut masih belum maksimal dikarenakan oleh beberapa faktor terutama mengenai kesadaran dan pengetahuan pencegahan relapse yang kurang diketahui oleh korban penyalahgunaan NAPZA. Aspek perilaku sehat yang merupakan pencegahan relapse oleh korban penyalahgunaan NAPZA adalah kegiatan fisik, tidak minum-minuman keras, istirahat yang cukup, pengendalian stres dan perilaku hidup positif. Aspek pengambilan keputusan melalui konseling, terapi dan bertanya kepada teman. Aspek peran lingkungan dalam penelitian ini adalah adanya peran lingkungan di dalam panti dan di luar panti. Peran lingkungan di dalam panti yaitu teman satu asrama yang saling memberikan dukungan sedangkan peran lingkungan di luar panti.yaitu masyarakat memberikan respon yang positif kepada para korban penyalahgunaan NAPZA di IPWL Bumi Kaheman. Rekomendasi program untuk permasalahan ini adalah “Peningkatan Pengatahuan Pencegahan Relapse Bagi Korban Penyalahgunaan NAPZA Di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Bumi Kaheman Desa Bandasari Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung”
PENGUATAN KELOMPOK BANTU DIRI ANAK JALANAN KORBAN PENYALAHGUNA NAPZA DI KELURAHAN SETIAMANAH KECAMATAN CIMAHI TENGAH KOTA CIMAHI Aris Tristanto; Jumayar Marbun; Yuti Sri Ismudiyati
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 1 No 2 (2019): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.49 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan berbasis komunitas atau kelompok. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data utama dalam penelitian adalah pengurus dan anggota kelompok, sedangkan sumber data pendukung berasal dari tokoh masyarakat setempat. Berdasarkan hasil asesmen terhadap kelompok ditemukan beberapa kelemahan yaitu tidak berfungsinya pengurus dalam kelompok, kurangnya komitmen kelompok, keterbatasan akses sumber daya dan sarana prasarana. Menindak lanjuti asesmen tersebut maka dibuat sebuah intervensi melalui strategi yang bersumber dari kerangka kerja pekerjaan sosial dengan kelompok dan komunitas yaitu: 1)Kooptasi, strategi ini berupaya untuk melibatkan orang atau sistem ke dalam interaksi kelompok. 2)Edukasi, hal ini dilakukan dengan pemberian informasi kepada anggota kelompok mengenai pentingnya pengetahuan tentang kelompok bantu diri. 3)Persuasi, strategi ini bertujuan untuk membujuk dan memberikan gambaran bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan hal yang bermanfaat bagi kelompok. Hasil menunjukkan bahwa penguatan kelompok bantu diri anak jalanan korban penyalahgunaan NAPZA yang dikaji secara holistic dapat membentuk sebuah model sinergisitas kelompok bantu diri untuk anak jalanan korban penyalahguna NAPZA. Hal tersebut dapat terlihat pada intervensi yang dilakukan, tidak hanya mencakup fisik tetapi juga menyentuh aspek lain seperti psikososial dan budaya. Hal ini berimplikasi pada tumbuhnya ikatan kelompok yang kuat diantara korban penyalahgunaan NAPZA dalam mengurangi kadar penggunaan NAPZA oleh anggota.
BURNOUT PENDAMPING DI PANTI SOSIAL BINA NETRA DAN RUNGU WICARA CAHAYA BATIN JAKARTA TIMUR Kristianingsih .; Dwi Yuliani; Dayne Trikora Wardhani
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 1 No 2 (2019): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.977 KB)

Abstract

Burnout pendamping di Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara (PSBNRW) Cahaya Batin Jakarta Timur mencakup tiga aspek burnout yaitu kelelahan fisik, kelelahan emosional dan kelelahan mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang: 1) karakteristik pendamping di Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara Cahaya Batin Jakarta Timur. 2) kelelahan fisik yang dialami oleh pendamping. 3) kelelahan emosional yang dialami oleh pendamping. 4) kelelahan mental yang dialami oleh pendamping dan 5) harapan-harapan pendamping. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder.Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Adapun teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah uji kredibilitas, uji keteralihan, uji ketergantungan dan uji kepastian. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendamping mengalami kelelahan fisik, kelelahan emosional dan kelelahan mental. Masalah yang dihadapi pendamping adalah stress dalam bekerja, rendahnya pengetahuan pendamping berkenaan dengan burnout serta rendahnya keterampilan pendamping dalam mengatur dan upaya untuk mengatasi burnout yang dialami. Sehubungan dengan hal tersebut maka diusulkan pogram “Penanganan Burnout yang Dialami oleh Pendamping di Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara Cahaya Batin Jakarta Timur melalui Recreational Skill Group”.
PENGASUHAN ANAK OLEH PENGASUH SATUAN PELAYANAN PERLINDUNGAN SOSIAL ANAK BANDUNG Diana Herawati; Dwi Yuliani; Dayne Trikora Wardhani
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 1 No 2 (2019): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.316 KB)

Abstract

Pengasuhan anak adalah upaya untuk memberikan kasih sayang, kelekatan, keselamatan dan kesejahteraan kepada anak yang diberikan oleh orangtua, orang tua asuh, pengasuh ataupun wali. Pengasuhan anak dilakukan dengan upaya penerapan disiplin, monitoring, reward atau hadiah, rutinitas sehari-hari dan pre-arming. Penelitian ini dilakukan penelitian di panti Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran secara empiris tentang: 1) karakteristik informan pengasuh, 2) penerapan disiplin oleh pengasuh di panti, 3) penerapan monitoring, 4) penerapan reward atau hadiah, 5) penerapan rutinitas sehari-hari, 6) penerapan prearming, 7) harapan pengasuh Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung.  Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan informasi dalam penelitian ini yaitu, dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan berhubungan bersama pengasuh. Pengasuh adalah orangtua wali atau orang yang mengasuh anak-anak dalam panti sebagai pengganti orangtua. Pengasuh yang menjadi sumber dalam penelitian terdiri dari 9 informan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah 1) teknik wawancara mendalam, 2) teknik observasi partisipatif, 3) teknik studi dokumentasi. Selanjutnya hasil penelitian dianalisis menggunakan uji keabsahan data dengan menggunakan cara memperpanjang waktu pengamatan, triangulasi, menggunakan bahan referensi dan membercheck.  Hasil penelitian menunjukan bahwa, pengasuhan anak oleh pengasuh Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung telah dilakukan sesuai dengan penerapan pengasuhan yaitu penerapan disiplin, monitoring, reward atau hadiah, rutinitas sehari-hari, dan pre-arming. Dalam penerapan pengasuhan di panti Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak masih terdapat kekurangan dalam melaksanakan penerapan pengasuhannya. Kekurangan dalam penerapan pengasuhan ini disebabkan karena kurang pahamnya pengasuh mengenai anak dan keterampilan yang dimiliki, sehingga pelayanan kepada anak kurang. Program yang diusulkan yaitu “Peningkatan Kualitas Pengasuhan Anak di Satuan Pelayanan Perlindungan Sosial Anak Bandung di panti anak Satuan Pelayanan Perlindungan Sosia Anak Bandung. .

Page 1 of 1 | Total Record : 5