Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

BAGAIMANAKAH RESPON MASYARAKAT TERHADAP PERUBAHAN SKEMA BANTUAN SOSIAL PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA MASA PANDEMI COVID-19 Aris Tristanto; Yunilisiah; Tamrin Bangsu
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 4 No 1 (2022): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v4i1.552

Abstract

The purpose of this study is to provide an overview of the response of KPM PKH Nagari Gunuang Rajo on changes to the PKH assistance scheme issued by the government during the COVID-19 pandemic. This study uses a quantitative approach. The population in this study was KPM PKH in Nagari Gunuang Rajo with a sample of 125 people based on the sampling method developed by Isaac and Michael. Sampling was done by non-probability method, namely convention sampling. The data analysis technique used in this research is descriptive statistics. The results showed that the response of KPM PKH in Nagari Gunuang Rajo in terms of perception, attitude and participation aspects showed a positive response where each had a value of 0.89 for perception, 0.83 for attitude, and 0.85 for participation. This can be seen from the PKH KPM who have understood the purpose of changing the PKH program assistance scheme as well as the terms, methods and times of distributing aid and actively participating in PKH activities.
PENGUATAN KELOMPOK BANTU DIRI ANAK JALANAN KORBAN PENYALAHGUNA NAPZA DI KELURAHAN SETIAMANAH KECAMATAN CIMAHI TENGAH KOTA CIMAHI Aris Tristanto; Jumayar Marbun; Yuti Sri Ismudiyati
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 1 No 2 (2019): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.49 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan berbasis komunitas atau kelompok. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data utama dalam penelitian adalah pengurus dan anggota kelompok, sedangkan sumber data pendukung berasal dari tokoh masyarakat setempat. Berdasarkan hasil asesmen terhadap kelompok ditemukan beberapa kelemahan yaitu tidak berfungsinya pengurus dalam kelompok, kurangnya komitmen kelompok, keterbatasan akses sumber daya dan sarana prasarana. Menindak lanjuti asesmen tersebut maka dibuat sebuah intervensi melalui strategi yang bersumber dari kerangka kerja pekerjaan sosial dengan kelompok dan komunitas yaitu: 1)Kooptasi, strategi ini berupaya untuk melibatkan orang atau sistem ke dalam interaksi kelompok. 2)Edukasi, hal ini dilakukan dengan pemberian informasi kepada anggota kelompok mengenai pentingnya pengetahuan tentang kelompok bantu diri. 3)Persuasi, strategi ini bertujuan untuk membujuk dan memberikan gambaran bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan hal yang bermanfaat bagi kelompok. Hasil menunjukkan bahwa penguatan kelompok bantu diri anak jalanan korban penyalahgunaan NAPZA yang dikaji secara holistic dapat membentuk sebuah model sinergisitas kelompok bantu diri untuk anak jalanan korban penyalahguna NAPZA. Hal tersebut dapat terlihat pada intervensi yang dilakukan, tidak hanya mencakup fisik tetapi juga menyentuh aspek lain seperti psikososial dan budaya. Hal ini berimplikasi pada tumbuhnya ikatan kelompok yang kuat diantara korban penyalahgunaan NAPZA dalam mengurangi kadar penggunaan NAPZA oleh anggota.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN BIDANG SOSIAL TERKAIT PENANGANAN MASALAH GANGGUAN JIWA aris tristanto; Yunilisiah; Tamrin Bangsu
JURNAL BORNEO AKCAYA Vol 8 No 1 (2022): Borneo Akcaya : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51266/borneoakcaya.v8i1.223

Abstract

Peneliti ini menggunakan perspektif implementasi problems approach yang diperkenalkan oleh Edwards III pada tahun 1984. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder dimana pengumpulan data dilakukan melalui studi lapangan dan studi kepustakaan. Adapun dalam pengambilan sampel menggunakan teknik purposive. Berdasarkan dari hasil penelitian maka diketahui bahwa komunikasi yang dilakukan oleh DINSOS P2KBP3A Kota Padang Panjang berjalan cukup efektif. Apabila dilihat dari sumber daya manusia secara kualitas dan kuantitas masih belum mencukupi untuk implementasi pelayanan bidang sosial di luar panti. Pada aspek disposisi, maka dapat dikatakan bahwa semua nya bersikap positif tanpa ada penolakan. Dalam melakukan k pelayanan bidang sosial terkait penanganan masalah gangguan jiwa, DINSOS P2KBP3A Kota Padang Panjang belum memiliki SOP. Dalam penelitian ini peneliti memberikan saran agar DINSOS P2KBP3A Kota Padang Panjang untuk meningkatkan sumber daya manusia serta sumber daya anggaran. Selain itu, peneliti juga menyarankan agar DINSOS P2KBP3A Kota Padang Panjang segera membuat SOP dalam pemberian pelayanan bidang sosial terkait penanganan masalah gangguan jiwa
BAGAIMANAKAH RESPON MASYARAKAT TERHADAP PERUBAHAN SKEMA BANTUAN SOSIAL PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA MASA PANDEMI COVID-19 Aris Tristanto; Yunilisiah; Tamrin Bangsu
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 4 No 1 (2022): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v4i1.552

Abstract

The purpose of this study is to provide an overview of the response of KPM PKH Nagari Gunuang Rajo on changes to the PKH assistance scheme issued by the government during the COVID-19 pandemic. This study uses a quantitative approach. The population in this study was KPM PKH in Nagari Gunuang Rajo with a sample of 125 people based on the sampling method developed by Isaac and Michael. Sampling was done by non-probability method, namely convention sampling. The data analysis technique used in this research is descriptive statistics. The results showed that the response of KPM PKH in Nagari Gunuang Rajo in terms of perception, attitude and participation aspects showed a positive response where each had a value of 0.89 for perception, 0.83 for attitude, and 0.85 for participation. This can be seen from the PKH KPM who have understood the purpose of changing the PKH program assistance scheme as well as the terms, methods and times of distributing aid and actively participating in PKH activities.
Stigma Masyarakat dan Stigma pada Diri Sendiri terkait HIV dan AIDS : Tinjuan Literatur: Society Stigma and Self-Stigma Regarding HIV and AIDS : Literature Review Aris Tristanto; Afrizal; Sri Setiawati; Mery Ramadani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.91 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2220

Abstract

Latar belakang: Stigma menyebabkan ODHA mengalami hambatan dalam proses pengobatan dan perawatan karena orang yang hidup dengan kondisi kesehatan yang stigmatisasi seringkali hidup dalam masyarakat yang sama, tetapi tetap terisolasi dan terkungkung dalam pengalaman stigma mereka sendiri. stigma memiliki dua pemahaman sudut pandang, yaitu stigma masyarakat dan stigma pada diri sendiri (self stigma). Stigma masyarakat terhadap ODHA terjadi pada berbagai tingkatan, mulai dari keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan institusi (pendidikan dan kerja), serta media massa. Stigma pada diri sendiri (self stigma) adalah konsekuensi dari orang yang distigmakan menerapkan stigma untuk diri mereka sendiri. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran berbagai kasus stigma terhadap ODHA dari sudut pandang masyarakat dan stigma pada diri sendiri (self stigma). Metode: Analisis dalam tulisan ini dilakukan melalui kajian pustaka dengan cara menelaah sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku referensi, literatur, ensiklopedia, karangan ilmiah, serta sumber-sumber lain yang terpercaya baik dalam bentuk tulisan atau dalam format digital yang relevan tanpa turun langsung kelapangan. Hasil: Stigma terhadap ODHA terjadi hampir dalam segala lapisan masyarakat yaitu keluarga, teman sebaya, lingkungan sekolah atau kerja dan media massa. Faktor penyebab timbulnya stigma di masyarakat terhadap ODHA adalah rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakat mengenai HIV dan AIDS disamping itu kurangnya sosialisasi atau penyuluhan mengenai HIV dan AIDS terutama cara penularan dan pencegahannya sehingga masyarakat mempunyai anggapan yang keliru tentang ODHA. Kesimpulan: Stigma ini mencerminkan bias kelas sosial yang mendalam. Penyakit ini sering dikaitkan dengan perilaku dan menjadi pembenaran untuk ketidakadilan sosial.