cover
Contact Name
Wahyunengsih
Contact Email
wahyu.nengsihhasan@gmail.com
Phone
+6281374439476
Journal Mail Official
muhtadi@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jalan Juanda 90
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kommunity Online
ISSN : -     EISSN : 27975754     DOI : 10.15408/jko.v2i1
Core Subject : Social,
JURNAL KOMMUNITY ONLINE is a peer-reviewed journal on community development, This journal is published by PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM (PMI) FIDIKOM UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community development. It contains various activities of the community development in handling and managing the various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society. Editors welcome scholars, researchers and practitioners of community development around the world to submit scholarly articles to be published in this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles 92 Documents
EVALUASI MODEL CIPP PROGRAM LUMBUNG PANGAN BAZNAS  PADA KELOMPOK BERKAH TANI CIMANGGU SUKABUMI Inayah Fathiah; Rafif Dzakwan Zuhair; Wati Nilamsari
Jurnal Kommunity Online Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v7i1.50579

Abstract

Program zakat produktif semakin banyak dimanfaatkan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama dalam memperkuat ketahanan komunitas petani pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Lumbung Pangan BAZNAS dalam meningkatkan kapasitas ekonomi para petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-evaluatif berdasarkan Model CIPP (Konteks, Input, Proses, Produk). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola program dan kelompok petani penerima manfaat dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Temuan penelitian menunjukkan bahwa konteks program selaras dengan kebutuhan masyarakat petani, terutama dalam meningkatkan ketahanan pangan dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal. Dari segi input, program ini didukung oleh dana zakat produktif, fasilitas produksi pertanian, dan bantuan pendampingan. Proses pelaksanaannya bersifat partisipatif dan mendorong kolaborasi antara fasilitator dan kelompok petani; namun, mekanisme pemantauan dan evaluasi masih terbatas dan kurang terdokumentasi dengan baik. Dari dimensi produk, program ini telah berkontribusi pada peningkatan pendapatan rumah tangga, peningkatan keterampilan bertani, serta penguatan kelembagaan kelompok petani. Meskipun demikian, tantangan tetap ada dalam memperluas akses pasar dan memastikan keberlanjutan usaha pertanian. Temuan ini menunjukkan pentingnya memperkuat sistem pemantauan, memperluas integrasi pasar, dan mengadopsi strategi yang berorientasi pada keberlanjutan guna meningkatkan dampak jangka panjang program zakat produktif. Studi ini berkontribusi pada literatur mengenai keuangan sosial Islam dan pemberdayaan masyarakat dengan menunjukkan bagaimana inisiatif zakat produktif dapat mendukung pembangunan ekonomi pedesaan ketika dikelola melalui kerangka kerja yang sistematis dan berkelanjutan.
EVALUATING MULTI DIMENSIONAL SUSTAINABILITY OF COFFEE FARMER GROUPS: INTEGRATING ENVIRONMENTAL, SOCIO-ECONOMIC, AND GOVERNANCE PERSPECTIVES Sukron Romadhona; Sumarlin
Jurnal Kommunity Online Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v7i1.51133

Abstract

The dominance of smallholder-based coffee production systems, accounting for more than 94% of plantation areas, highlights both their strategic role and vulnerability within global value chains, particularly under traditional and asymmetric marketing structures. This study aims to assess the sustainability performance of smallholder coffee farming and examine the role of rural small-to-medium coffee industries in strengthening socio-economic and environmental outcomes. Research employs a quantitative-descriptive approach using the Sustainability Assessment of Food and Agriculture systems (SAFA) framework. Data were collected through purposive sampling of coffee farmers in Kalibening and Karangkobar sub-districts, supported by field observations and structured interviews. Findings reveal a heterogeneous sustainability profile. In Kalibening, strong performance is observed in holistic management (85%) and social equity (85%), while weaknesses persist in materials and energy efficiency (30%) and governance aspects such as accountability and participation (50%). In Karangkobar, economic resilience is notably high (85%), supported by strong local investment, yet governance (30–45%) and environmental indicators (45%) remain limited due to conventional farming practices and weak institutional oversight. The novelty of this study lies in integrating SAFA analysis with emerging rural agro-industry dynamics, highlighting their role as catalysts for value addition and improved farmer bargaining power. In conclusion, while socio-economic dimensions show promising progress, strengthening governance systems and promoting environmentally sustainable practices are critical for achieving holistic coffee sustainability

Page 10 of 10 | Total Record : 92