cover
Contact Name
Wahyunengsih
Contact Email
wahyu.nengsihhasan@gmail.com
Phone
+6281374439476
Journal Mail Official
muhtadi@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jalan Juanda 90
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kommunity Online
ISSN : -     EISSN : 27975754     DOI : 10.15408/jko.v2i1
Core Subject : Social,
JURNAL KOMMUNITY ONLINE is a peer-reviewed journal on community development, This journal is published by PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM (PMI) FIDIKOM UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community development. It contains various activities of the community development in handling and managing the various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society. Editors welcome scholars, researchers and practitioners of community development around the world to submit scholarly articles to be published in this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles 85 Documents
PENDAMPINGAN EKONOMI KREATIF PKK DUSUN KARANGPOH GUNA MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MELALUI PENGEMBANGAN KULINER Rosyidah, Ainur; Arida, Vera
Jurnal Kommunity Online Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.41085

Abstract

Dusun Karangpoh di Desa Bungah, Gresik, Jawa Timur, memiliki potensi ekonomi lokal yang kaya. Kondisi ini berbanding terbalik dengan data yang ditemukan yakni sebanyak 62% ibu rumah tangga di sana tidak bekerja, sebagian besar berasal dari kelas menengah ke bawah, yang menghadirkan tantangan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Meski memiliki keterampilan yang diperoleh melalui forum PKK, mayoritas perempuan belum terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif. Peneliti berupaya membangun kemitraan pendampingan ekonomi kreatif untuk menumbuhkan kewirausahaan melalui metodologi Asset Based Community Development (ABCD). Data temuan potensi aset diperoleh peneliti melalui wawancara partisipatif secara partisipatif bersama masyarakat sekitar. Selanjutnya, metodologi ini melalui 5 tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Sehingga, menghasilkan 5 program pendampingan diantaranya membangun kemitraan yang strategis, meningkatkan kesadaran kewirausahaan, demonstrasi produk kuliner ‘martabak emaknyus’, pelatihan pemasaran digital, dan pameran kewirausahaan. Inisiatif program ini tidak hanya berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan keluarga, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi komunitas.
PELATIHAN KETERAMPILAN DIGITAL SEBAGAI INSTRUMEN PENINGKATAN SMART PEOPLE DAN SMART LIVING DI WILAYAH PEDESAAN Annisa, Yulia; Darusman, Darusman; Hidayat, Rahmat
Jurnal Kommunity Online Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.42053

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya pelatihan keterampilan digital sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (smart people) dan kualitas hidup (smart living) di wilayah pedesaan. Masalah utama yang dihadapi adalah kesenjangan digital antara desa dan kota, yang berpotensi menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah pelatihan keterampilan digital mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan analisis regresi multivariat untuk menguji hubungan antara keterampilan digital dengan peningkatan smart people dan smart living. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden dari lima desa yang terlibat dalam program pelatihan keterampilan digital. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian bahwa keterampilan digital berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (smart people), seperti literasi digital, fotografi, dan pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk mendukung kegiatan ekonomi dan keseharian. Namun, pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas hidup (smart living) lebih kecil, karena faktor lain seperti infrastruktur dan dukungan sosial turut memengaruhi keberhasilan penerapan teknologi, termasuk perbaikan infrastruktur dan dukungan lingkungan yang kondusif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih holistik untuk mendukung transformasi digital di wilayah pedesaan.
STUDI KASUS TRANSFORMASI KELEMBAGAAN PETANI MENJADI KELEMBAGAAN EKONOMI PETANI BERBADAN HUKUM KOPERASI DI KABUPATEN CIANJUR Suherlan, Suherlan
Jurnal Kommunity Online Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.41123

Abstract

Transformasi kelembagaan petani menjadi Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) dimaksudkan supaya kelembagaan tani lebih maju dan berorientasi ekonomi. Kelembagaan petani yang bertransformasi menjadi KEP terutama yang berbadan hukum di Kabupaten Cianjur jumlahnya masih sangat sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses serta faktor pendorong dan penghambat transformasi kelembagaan petani menjadi KEP berbadan hukum koperasi di Kabupaten Cianjur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menemukan, memahami, menganalisis, dan menggambarkan interaksi sosial pada proses transformasi kelembagaan petani menjadi KEP. Analisis data dilakukan dengan cara mengategorikan, menganalisis, menyajikan, dan menyimpulkan data sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, proses transformasi kelembagaan diawali dari jalinan usaha budidaya dan pemasaran cabai. Kementerian Pertanian dan stakeholder lainnya menginisiasi dan memfasilitasi transformasi kelembagaan petani menjadi KEP berbadan hukum koperasi dengan nama Koperasi Maju Berkah Mandiri. Tahapan kegiatan dimulai dari sosialisasi, koordinasi, diskusi dan pendampingan. Faktor pendorong transformasi kelembagaan yaitu keinginan petani untuk memperbesar jaringan usaha serta pemasaran, terbentuknya jalinan usaha secara informal sebelumnya, keinginan memperoleh kemudahan dalam mengakses permodalan, inisiasi dari pihak lain yang terkait, edukasi melalui sosialisasi dan diskusi. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya pengetahuan petani tentang koperasi, cerita kegagalan koperasi dimasa lalu, kesibukan sebagai petani dan pengurus poktan/gapoktan serta anggapan mengenai pendirian koperasi yang rumit.
STRATEGI PENGUATAN KELOMPOK WANITA TANI SELENDANG RATU DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT MELALUI URBAN FARMING Maulana, Farhan; Rahmawati, Isna
Jurnal Kommunity Online Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.41600

Abstract

Kota sebagai pusat kegiatan mendorong masyarakat untuk memiliki tingkat konsumsi pangan yang tinggi dan menciptakan pemukiman yang padat, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan. KWT Selendang Ratu didirikan dengan menjalankan program utamanya yaitu urban farming. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penguatan kelembagaan yang dilakukan dan untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat pada KWT Selendang Ratu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang menggambarkan kondisi lapangan atau objek penelitian melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah KWT Selendang Ratu. Dengan demikian maka informan yang peneliti pilih berasal dari subjek penelitia. Informan pada penelitian ini adalah pengurus, anggota, penyuluh KWT Selendang Ratu dan pihak kelurahan. Analisis dalam penelitian ini dengan melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah kita dapat mengetahui strategi penguatan kelembagaan yang dilakukan KWT Selendang Ratu, yaitu: 1) penguatan kelembagaan melalui aspek penguatan sumberdaya manusia, pembangunan fasilitas fisik kelembagaan dan pengamanan pendanaan. 2) Mengembangkan kader masyarakat melalui pembinaan dan pelatihan. 3) Sumber pendanaan diperoleh dari penjualan dan kerjasama institusi. Faktor pendorong yang dimiliki KWT Selendang Ratu adalah anggota yang sadar terhadap lingkungan, mempunyai hobi berkebun serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Sedangkan faktor penghambat yang dimiliki KWT Selendang Ratu adalah kurang aktifnya anggota dan belum stabilnya semangat kerja anggota.
EFEKTIVITAS PROGRAM PERMODALAN JAKPRENEUR DALAM PEMBERDAYAAN UMKM DI KECAMATAN PESANGGRAHAN JAKARTA SELATAN Qurtubi, Muhammad; Muhtadi, Muhtadi
Jurnal Kommunity Online Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.41602

Abstract

Masalah utama Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meliputi kesulitan mendapatkan modal usaha, ketiadaan aset sebagai agunan, serta keterbatasan dalam keterampilan kewirausahaan. Jakpreneur merupakan program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) yang diresmikan oleh Gubernur Anies Baswedan pada tahun 2020. Program Jakpreneur bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di DKI Jakarta. Salah satu program unggulan Jakpreneur adalah program permodalan. Melalui program ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mampu memfasilitasi akses permodalan tanpa memerlukan agunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan hasil pemberdayaan UMKM melalui program permodalan Jakpreneur, khususnya di Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Jakpreneur terbukti berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi pelaku UMKM di Kecamatan Pesanggrahan, memperluas jaringan usaha, serta memperkuat kelembagaan UMKM. Program permodalan Jakpreneur memberikan perubahan nyata, termasuk peningkatan omset, akses pasar yang lebih luas, serta keberlanjutan usaha yang lebih baik. Program permodalan Jakpreneur terbekti efektif dalam memberikan perubahan positif yang nyata, meningkatkan kesejahtreaan ekonomi para binaan, dan mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM.
PENGORGANISASIAN PETANI HUTAN DESA DAYUREJO MELALUI PENGUKURAN LAHAN GARAPAN SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KEPASTIAN HAK KELOLA Ifanka, Gansia Putri; Arida, Vera
Jurnal Kommunity Online Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v6i1.41095

Abstract

Pengorganisasian petani hutan dalam penataan batas hutan di Indonesia sangat penting untuk pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan. Pengorganisasian petani hutan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan proses ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum mengenai batas kawasan hutan, mengurangi konflik agraria, serta melindungi hak-hak masyarakat lokal yang bergantung pada hutan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendorong partisipasi aktif dalam pengelolaan lahan, meningkatkan kapasitas mereka dalam penataan batas hutan, serta memperkuat posisi masyarakat dalam memperoleh hak kelola yang lebih adil dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan teknik pengumpulan data Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara, serta teknologi pemetaan digital avenza maps dan Quantum Geographic Information System (Q GIS) untuk mengukur dan memetakan batas lahan secara akurat. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan partisipasi dan koordinasi, hasilnya menunjukkan bahwa pengorganisasian petani hutan dapat mengurangi sengketa lahan dan meningkatkan pengelolaan hutan. Hasil dari pengorganisasian petani hutan diantaranya peta bidang sejumlah 50 peta untuk peruntukan masing-masing petani Proses ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan kepastian hukum mengenai batas kawasan hutan, mengurangi konflik agraria, dan melindungi hak-hak masyarakat lokal yang bergantung pada hutan, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat lokal melalui peningkatan akses terhadap lahan garapan yang legal, penguatan kapasitas dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
LITERASI INFORMASI DAN KEMAMPUAN SOSIAL-EMOSIONAL DALAM MEMPENGARUHI KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI INFORMASI SALAH Imsa, Mentari Anugrah; Fatimah, Anggun Nadia; Soegiarto, Asep
Jurnal Kommunity Online Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v6i1.42057

Abstract

Perkembangan teknologi membuat masyarakat sangat bergantung pada internet dan juga media sosial yang biasanya diakses pada teknologi informasi dan komunikasi (smartphone, laptop, computer, smart tv, dan lainnya).  Media sosial memiliki karakteristik yang memungkinkan penggunanya untuk menggunggah konten sendiri. Karakteristik tersebut ternyata menimbulkan fenomena baru dimana pengguna internet lebih mudah terpapar dan menyebarkan misinformation atau informasi yang salah. Fenomena tersebut kemudian menuntut pentingnya kemampuan seseorang sebagai pengguna internet untuk dapat mengidentifikasi apakah sebuah informasi itu benar atau salah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengukur socio-emotional skill dan information skill sebagai kemampuan yang dianggap berpengaruh terhadap kemampuan mengidentifikasi informasi salah. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta. Kemudian sampel pada penelitian ini diambil menggunakan teknik probability sampling dengan cluster random sampling dengan jumlah sampel 103 responden. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan metode survei untuk mengambil data primer seperti karakteristik responden, kemampuan mengidentifikasi misinformation, socio-emotional skill, dan information skill. Pengambilan data dimulai 14 Juni – 17 Juli 2024. Analisis data yang dilakukan meliputi uji hipotesis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil menunjukkan sebagian besar variabel bebas yang diukur pada penelitian ini berkontribusi besar dalam mempengaruhi kemampuan mengidentifikasi informasi salah yang ditunjukkan dengan nilai R-square sebesar 0,426. Dimensi information skill berpengaruh positif signifikan terhadap kemampuan mengidentifikasi informasi. Namun dimensi socio-emotional skill tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan mengidentifikasi misinformasi. Sehingga dapat disimpulkan H1 diterima dan H2 ditolak.
HUBUNGAN KESESAKAN DENGAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA WILAYAH PADAT PENDUDUK KELURAHAN KAMPUNG RAWA JAKARTA PUSAT Zahra, Melisa Nur; Hasanah, Uswatun; Kabbaro, Hurriyyatun
Jurnal Kommunity Online Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v6i1.42429

Abstract

Semakin besar angka pertumbuhan pada suatu wilayah yang kecil, menandakan bahwa wilayah tersebut mempunyai kepadatan yang tinggi. Banyak faktor yang mempengaruhi kemampuan suatu keluarga dalam mencapai kesejahteraan, tidak terkecuali lingkungan tempat tinggal yang menjadi tempat pertumbuhan setiap keluarga, lingkungan padat penduduk menumbuhkan ruang terbatas serta kesesakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesesakan dengan kesejahteraan subjektif di wilayah padat penduduk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 423 perempuan yang berperan sebagai ibu rumah tangga di Kelurahan Kampung Rawa, Jakarta Pusat. Teknik analisis data dalam penelitian ini mencakup uji prasyarat yang dilakukan dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov serta uji korelasi yang dianalisis menggunakan metode Pearson Product Moment Correlation. Hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara kesesakan dengan kesejahteraan subjektif pada wilayah padat penduduk perkotaan dengan nilai r=-0,023. Hasil penelitian akan dipublikasi dengan harapan masyarakat dapat memperhatikan tingkat kesesakan, dengan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan mendukung kesejahteraan subjektif.    
MEMBANGUN KEPEKAAN BUDAYA: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM KONSELING MULTIKULTURAL Nursyamsiah, Inayah; Miharja, Sugandi; Asro, Muhammad
Jurnal Kommunity Online Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v6i1.43414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya kepekaan budaya serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam proses konseling multikultural. Menggunakan metode kualitatif studi kepustakaan dengan menganalisis literatur yang relevan dengan triangulasi sumber untuk mengidentifikasi definisi, komponen, tantangan dan peluang terkait kepekaan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepekaan budaya merupakan aspek yang krusial dalam konseling multikultural namun konselor menghadapi tantangan seperti bias dan stereotip serta hambatan komunikasi mempengaruhi hubungan terapeutik antara konselor dan konseli selain itu memberikan peluang untuk dapat mengembangkan profesionalitas konselor melalui pelatihan dan pemakaian teknologi diera digital, kolaborasi dan pengembangan konseling yang responsive budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa membangun kepekaan budaya sangat penting untuk meningkatkan efektivitas konseling multikultural. Dengan demikian, rekomendasi untuk praktik konseling yang lebih inklusif dan responsif terhadap keragaman budaya disarankan, sehingga konselor dapat memberikan layanan yang lebih baik dan memenuhi kebutuhan klien dari berbagai latar belakang.
PERAN BALAI PENYULUHAN PERTANIAN DALAM MEMBERDAYAKAN EKONOMI KELOMPOK TANI SUGIH TANI II MELALUI USAHA BUNGA POTONG Khoirunisa, Aulia; Ratnasari, WG. Pramita
Jurnal Kommunity Online Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v6i1.44855

Abstract

Keterbatasan lapangan pekerjaan di desa menyebabkan masyarakat tak memiliki banyak pilihan dalam karir. Bertani menjadi pilihan utama yang tersedia di desa. Petani di pedesaan seringkali menghadapi keterbatasan yang dapat menghambat produktivitas dan kesejahteraan petani. Keterbatasan ini meliputi akses yang minim terhadap teknologi pertanian modern, modal yang terbatas, serta sulitnya memperoleh pupuk, obat dan bibit unggul. Hal ini, mempengaruhi kondisi ekonomi petani dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Balai Penyuluhan Pertanian hadir sebagai angin segar yang membawa harapan baru untuk peningkatan kesejahteraan petani. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran dan hasil pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh Balai Penyuluhan pertanian kecamatan sukaresmi terhadap Kelompok Tani Sugih Tani II Melalui Usaha bunga Potong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik purposive sampling. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan uji kredibilitas yakni ketekunan pengamatan, triangulasi dan diskusi teman. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukaresmi menjalankan peran fasilitas, peran mendidik, peran representasi dan peran teknis dalam memberdayakan ekonomi Kelompok Tani Sugih Tani II. Hasil pemberdayaan petani mampu memenuhi kebutuhan dasar, mampu menjangkau sumber-sumber produktif dan mampu berpartisipasi dalam pembangunan. Pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh Balai Penyuluhan Pertanian Sukaresmi berhasil meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan petani sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan produktivitas pertanian.