cover
Contact Name
Wahyunengsih
Contact Email
wahyu.nengsihhasan@gmail.com
Phone
+6281374439476
Journal Mail Official
muhtadi@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jalan Juanda 90
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kommunity Online
ISSN : -     EISSN : 27975754     DOI : 10.15408/jko.v2i1
Core Subject : Social,
JURNAL KOMMUNITY ONLINE is a peer-reviewed journal on community development, This journal is published by PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM (PMI) FIDIKOM UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community development. It contains various activities of the community development in handling and managing the various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society. Editors welcome scholars, researchers and practitioners of community development around the world to submit scholarly articles to be published in this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles 92 Documents
STRATEGI PENGUATAN KELOMPOK WANITA TANI SELENDANG RATU DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT MELALUI URBAN FARMING Maulana, Farhan; Rahmawati, Isna
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.41600

Abstract

Kota sebagai pusat kegiatan mendorong masyarakat untuk memiliki tingkat konsumsi pangan yang tinggi dan menciptakan pemukiman yang padat, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan. KWT Selendang Ratu didirikan dengan menjalankan program utamanya yaitu urban farming. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penguatan kelembagaan yang dilakukan dan untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat pada KWT Selendang Ratu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang menggambarkan kondisi lapangan atau objek penelitian melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah KWT Selendang Ratu. Dengan demikian maka informan yang peneliti pilih berasal dari subjek penelitia. Informan pada penelitian ini adalah pengurus, anggota, penyuluh KWT Selendang Ratu dan pihak kelurahan. Analisis dalam penelitian ini dengan melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah kita dapat mengetahui strategi penguatan kelembagaan yang dilakukan KWT Selendang Ratu, yaitu: 1) penguatan kelembagaan melalui aspek penguatan sumberdaya manusia, pembangunan fasilitas fisik kelembagaan dan pengamanan pendanaan. 2) Mengembangkan kader masyarakat melalui pembinaan dan pelatihan. 3) Sumber pendanaan diperoleh dari penjualan dan kerjasama institusi. Faktor pendorong yang dimiliki KWT Selendang Ratu adalah anggota yang sadar terhadap lingkungan, mempunyai hobi berkebun serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Sedangkan faktor penghambat yang dimiliki KWT Selendang Ratu adalah kurang aktifnya anggota dan belum stabilnya semangat kerja anggota.
EFEKTIVITAS PROGRAM PERMODALAN JAKPRENEUR DALAM PEMBERDAYAAN UMKM DI KECAMATAN PESANGGRAHAN JAKARTA SELATAN Qurtubi, Muhammad; Muhtadi, Muhtadi
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.41602

Abstract

Masalah utama Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meliputi kesulitan mendapatkan modal usaha, ketiadaan aset sebagai agunan, serta keterbatasan dalam keterampilan kewirausahaan. Jakpreneur merupakan program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) yang diresmikan oleh Gubernur Anies Baswedan pada tahun 2020. Program Jakpreneur bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di DKI Jakarta. Salah satu program unggulan Jakpreneur adalah program permodalan. Melalui program ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mampu memfasilitasi akses permodalan tanpa memerlukan agunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan hasil pemberdayaan UMKM melalui program permodalan Jakpreneur, khususnya di Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Jakpreneur terbukti berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi pelaku UMKM di Kecamatan Pesanggrahan, memperluas jaringan usaha, serta memperkuat kelembagaan UMKM. Program permodalan Jakpreneur memberikan perubahan nyata, termasuk peningkatan omset, akses pasar yang lebih luas, serta keberlanjutan usaha yang lebih baik. Program permodalan Jakpreneur terbekti efektif dalam memberikan perubahan positif yang nyata, meningkatkan kesejahtreaan ekonomi para binaan, dan mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM.
PERAN KELOMPOK TANI GANG HIJAU ASMAT DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI URBAN FARMING DI KELURAHAN PETUKANGAN SELATAN JAKARTA SELATAN Ihsan, Muhammad; Zuhair, Rafif Dzakwan; Nilamsari, Wati
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.41603

Abstract

Program urban farming Kelompok Tani Gang Hijau Asmat terbentuk atas upaya masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan hidup yang terjadi di perkotaan. Urban farming menjadi wadah untuk melestarikan lingkungan melalui penghijauan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dan hasil pemberdayaan Kelompok Tani Gang Hijau Asmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui urban farming di RT 03 RW 02 Kelurahan. Petukangan, Jakarta Selatan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri dari tiga orang pengurus dan empat orang anggota kelompok tani, yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive  sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan teori Jim Ife ini menunjukan bahwa Peran Kelompok Tani Gang Hijau Asmat dalam menjalankan pemberdayaan masyarakat melalui Program Urban Farming   meliputi empat peran. Peran memfasilitasi dalam bentuk menyediakan kebutuhan dan alat untuk bertani hidroponik. Peran edukasi dengan membangun kesadaran, memberikan informasi dan pelatihan tentang praktek bertani hidroponik. Peran representasi dengan mengembangkan jaringan atau mitra dengan Dinas Ketahanan pangan, Kelautan dan Pertanian, Kelompok Wanita Tani Dahlia, Balkot Farm.  Peran teknis dengan mengumpulkan dan menganalisis data hasil panen, penjualan, pengeluaran dan modal untuk mengkaji hasil program. Penggunaan media digital seperti facebook, instagram, google meet, zoom meeting, whatsapp group untuk memberikan berbagai informasi dan peltihan juga merupakan peran teknis yang dilakukan Kelompok Tani Gang Hijau Asmat. Adapun hasil pemberdayaan dari kegiatan urban farming dianalisis menggunakan teori  Mardikanto meliputi empat bina diantaranya bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, bina kelembagaan
KOMUNIKASI PARTISIPATIF DALAM PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL MELALUI PROGRAM ‘KOIN KADEUDEUH’ DI KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG Rustandi, Ridwan
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.41797

Abstract

Komunikasi partisipatif berkaitan dengan upaya membangun proses pemberdayaan masyarakat secara dialogis, setara, dan jangka panjang. Sehingga, masyarakat menjadi agen aktif dalam pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi partisipatif sebagai penguatan ketahanan sosial yang dilakukan oleh Koneksi Anak Negeri melalui Program ‘Koin Kadeudeuh’ di masyarakat Pangalengan Kabupaten Bandung. Secara spesifik, penelitian diarahkan untuk menganalisis proses implementasi, pendekatan dan dampak proyek sosial ‘Koin Kadeudeuh’ dalam membangun resiliansi sosial. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan pemahaman mendalam tentang dinamika, dampak, dan signifikansi program Koin Kadeudeuh dalam konteks penguatan ketahanan sosial. Sementara analisis deskriptif dilakukan untuk menginterpretasikan data-data kualitatif melalui metode studi kasus yang memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap fenomena program Koin Kadeudeuh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion, Leaderless Group Discussion dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program ‘Koin Kadeudeuh’ dipandang sebagai inisiatif komunikasi partisipatif yang dilakukan melalui pendekatan bottom up. Pola komunikasi ini bersandar pada upaya membangun dialog, kesetaraan dan partisipasi jangka panjang dalam mewujudkan kolektivitas, konektivitas dan kohesivitas sosial. Komunikasi partisipatif dalam proyek sosial ini berdampak pada adanya penguatan norma, kepercayaan dan jaringan kemitraan sebagai modal sosial dalam mewujudkan kesadaran masyarakat sebagai agen aktif yang menciptakan pembangunan berkelanjutan dan ketahanan sosial. Implikasi penelitian diharapkan memberikan kontribusi dalam merumuskan model komunikasi partisipatif dalam membangun resiliansi sosial masyarakat pedesaan.
PELATIHAN KETERAMPILAN DIGITAL SEBAGAI INSTRUMEN PENINGKATAN SMART PEOPLE DAN SMART LIVING DI WILAYAH PEDESAAN Annisa, Yulia; Darusman, Darusman; Hidayat, Rahmat
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.42053

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya pelatihan keterampilan digital sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (smart people) dan kualitas hidup (smart living) di wilayah pedesaan. Masalah utama yang dihadapi adalah kesenjangan digital antara desa dan kota, yang berpotensi menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah pelatihan keterampilan digital mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan analisis regresi multivariat untuk menguji hubungan antara keterampilan digital dengan peningkatan smart people dan smart living. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden dari lima desa yang terlibat dalam program pelatihan keterampilan digital. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian bahwa keterampilan digital berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (smart people), seperti literasi digital, fotografi, dan pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk mendukung kegiatan ekonomi dan keseharian. Namun, pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas hidup (smart living) lebih kecil, karena faktor lain seperti infrastruktur dan dukungan sosial turut memengaruhi keberhasilan penerapan teknologi, termasuk perbaikan infrastruktur dan dukungan lingkungan yang kondusif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih holistik untuk mendukung transformasi digital di wilayah pedesaan.
PERTEMUAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KELUARGA (P2K2) SEBAGAI STRATEGI EDUKATIF PENGENTASAN KEMISKINAN KELUARGA Eky Risqiana; Adi Kuntoro
Jurnal Kommunity Online Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v7i1.50569

Abstract

Kemiskinan merupakan persoalan multidimensional yang memerlukan intervensi struktural dan edukatif yang melampaui transfer pendapatan. Program bantuan sosial bersyarat (conditional cash transfer/CCT) mengintegrasikan dukungan finansial dengan investasi modal manusia, sebagaimana dijelaskan dalam Conditional Cash Transfers: Reducing Present and Future Poverty. Di Indonesia, komponen edukatif tersebut diwujudkan melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dalam Program Keluarga Harapan yang mencakup materi kesehatan dan gizi, pencegahan stunting, pengasuhan dan pendidikan anak, perlindungan anak, pengelolaan keuangan, serta kesejahteraan sosial. Namun, kajian yang menganalisis P2K2 sebagai strategi edukatif berbasis komunitas dalam kerangka pengentasan kemiskinan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran P2K2 sebagai strategi edukatif, mengidentifikasi bentuk perubahan pada keluarga penerima manfaat, serta menelaah faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di Kota Tegal dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis melalui triangulasi sumber dan metode untuk memastikan kredibilitas temuan. Hasil menunjukkan bahwa P2K2 berfungsi sebagai forum pembelajaran reflektif yang mendorong peningkatan literasi keuangan, perubahan pola pengambilan keputusan ekonomi, serta penguatan praktik pengasuhan dan kesadaran kesehatan keluarga. Meskipun mencakup berbagai dimensi kesejahteraan, kontribusi paling signifikan terhadap pengentasan kemiskinan terlihat pada penguatan kapabilitas ekonomi rumah tangga, sejalan dengan perspektif Development as Freedom. Penguatan kualitas fasilitasi dan integrasi dukungan struktural menjadi kunci keberlanjutan dampak program.
ADAPTATION OF DIGITAL PAYMENT TECHNOLOGY: THE USE OF QRIS IN THE SOCIAL TRANSFORMATION OF KAYUTANGAN VILLAGE MALANG Musfiah Saidah; Shafira Zahra Ramadhani; Lulu Ulrojabiah
Jurnal Kommunity Online Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v7i1.50582

Abstract

In the digital era, the use of technology greatly influences human life systems, including patterns of social interaction and community empowerment. It encourages the formation of agents of socialchange who utilize digital technology ethically and strategically to empower communities. Technology is a key element in today's digital ecosystem, significantly impacting social transformation. Within this framework, digital transformation in the village tourism sector is crucial for supporting local economic sustainability. However, the technology adoption process is not always linear and orderly among business actors. This study examines the perceptions, motivations, obstacles, and strategies developed by actors in their daily lives when managing a culture-based tourism village. The aim is to understand the community's personal experiences in adopting technology to promote, develop, and conduct QRIS-based digital payments in Kayu Tangan Heritage Village, Malang City. This study uses a qualitative phenomenological approach to understand lived experiences and their meanings. It involved four informants two traders, one gatekeeper resident, and one expert. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using thematic analysis, including coding and identifying key patterns. This study is unique in offering a micro-level perspective on how local communities adapt to technological change, contributing to global insights on grassroots digital transformation. The results indicate that the technology adaptation process is gradual and uneven among actors. Acceptance of QRIS is influenced by several factors, such as initial understanding of the technology through socialization, the role of local actors, perceptions of its benefits, and experience in conducting transactions. This study concludes that technology adaptation in heritage villages is not simply a technical issue, but a social process influenced by relationships, experiences, and how actors interpret the technology. These findings underscore the importance of a participatory and contextual approach in driving inclusive digital transformation in culture-based tourism areas.
COMMUNITY ENGAGEMENT IN NATURAL DISASTER MANAGEMENT: A DECADE OF PRACTICE AND FUTURE DIRECTIONS IN INDONESIA Azhar Firdaus; Tyas Ismi Trialfhianty; Deni Muhammad Nur Satrio; Andini Putri Riandani
Jurnal Kommunity Online Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v7i1.50615

Abstract

As one of the most disaster-prone nations in the world, Indonesia confronts recurring geophysical and hydrometeorological hazards including earthquakes, tsunamis, volcanic eruptions, and seasonal floods. Over the ten-year period from 2014 to 2024, community engagement has become a foundational element of effective disaster risk reduction (DRR) policy and practice, marking a decisive transition away from top-down, state-centric governance toward participatory, culturally grounded, and technology-assisted approaches. This article presents a systematic review of the scholarly literature on community engagement in Indonesian natural disaster management, with comparative reference to peer nations in Southeast Asia, particularly the Philippines and Malaysia. Drawing on 63 sources retrieved from the Scopus database and screened through a PRISMA-informed protocol, the review synthesizes evidence across five thematic domains: culturally adapted communication strategies, community-based DRR programs, indigenous and local knowledge integration, the role of technology and social media, and the inclusion of gender and marginalized groups. Key findings indicate that Indonesia distinguishes itself through deep institutionalization of the gotong-royong (mutual cooperation) ethic within formal DRR programs, and through hybrid communication systems that combine indigenous signaling practices with digital platforms. Nonetheless, persistent implementation deficits remain in institutional coordination, sustainable financing, gender mainstreaming, and mental health integration. Comparative analysis demonstrates that, while all three Southeast Asian nations share collectivist cultural orientations favorable to community-based DRR, Indonesia exhibits a more systematic programmatic architecture through flagship initiatives such as Desa Tangguh Bencana (Destana) and the SISTER VILLAGE program. Emerging research priorities include hybrid digital-indigenous early warning systems, blockchain-enabled community risk financing, and participatory development of culturally sensitive psychosocial support frameworks. 
PENGELOLAAN STAKEHOLDER RELATIONS MELALUI AKTIVASI SPECIAL EVENT  PADA KOMUNITAS LOMBOK WOMANPRENEUR CLUB Ruvira Arindita; Shaina Babheer; Safira Hasna; Gayatri Atmadi
Jurnal Kommunity Online Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v7i1.50680

Abstract

Kewirausahaan perempuan memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, salah satunya di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Komunitas Lombok Womenpreneur Club (LWC) menjadi pelopor pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan, edukasi, dan penyelenggaraan event tahunan Womanpreneur Day. Pengelolaan relasi dengan beragam pemangku kepentingan menjadi hal yang rentan konflik karena masing-masing memiliki kepentingan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan stakeholder relations melalui aktivasi special event pada komunitas LWC. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, teknik purposive sampling, dan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan stakeholder relations pada event LWC Womanpreneur Day melalui lima tahap yaitu pemetaan stakeholder dengan membaginya berdasarkan skala prioritas, visualisasi stakeholder dengan menentukan alur kerja tim dan hubungannya dengan masing-masing stakeholder, engagement melalui komunikasi dua arah dan pelibatan stakeholder sesuai dengan pembagian peran masing-masing serta ditutup dengan monitoring untuk menunjukkan transparansi kegiatan. Untuk komunitas, event ini menjadi medium untuk memperluas jaringan usaha, meningkatkan kapasitas anggota, dan membentuk citra komunitas yang profesional. Secara internal, kegiatan ini memperkuat solidaritas dan loyalitas anggota. Pengelolaan stakeholder relations melalui special event yang dilakukan LWC dapat memperkuat pemberdayaan perempuan dan membangun kerja sama yang berkelanjutan dengan mitra strategis yaitu dunia perbankan, pemerintah dan media massa.
STRATEGI TATA KELOLA MANAJEMEN PENGETAHUAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA RISET DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA TAHUN 2025 Abdul Wahab; Rafi Raihan Nafis
Jurnal Kommunity Online Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v7i1.51047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi tata kelola manajemen pengetahuan dalam meningkatkan kinerja riset di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan dosen, mahasiswa, dan pengelola sistem manajemen pengetahuan, serta melalui telaah dokumentasi terhadap pedoman, kebijakan, dan dokumen riset yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pengetahuan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, antara lain belum optimalnya integrasi sistem informasi riset, terbatasnya akses terhadap sumber daya eksternal, lemahnya koordinasi antar fakultas, serta belum maksimalnya mekanisme pembaruan data, informasi, dan sistem pendukung riset. Untuk menjawab tantangan tersebut, strategi tata kelola yang dapat dikembangkan mencakup penguatan prinsip transparansi dan akuntabilitas, optimalisasi peran Research Group, peningkatan kolaborasi internal dan eksternal, penguatan reputasi akademik, serta pembangunan ekosistem pengetahuan yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa tata kelola manajemen pengetahuan yang terintegrasi, partisipatif, dan berorientasi pada keberlanjutan berperan penting dalam memperkuat kolaborasi akademik, meningkatkan kualitas dan produktivitas riset, serta mendukung reputasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai perguruan tinggi Islam yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian persoalan sosial.

Page 9 of 10 | Total Record : 92