cover
Contact Name
Wahyunengsih
Contact Email
wahyu.nengsihhasan@gmail.com
Phone
+6281374439476
Journal Mail Official
muhtadi@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jalan Juanda 90
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kommunity Online
ISSN : -     EISSN : 27975754     DOI : 10.15408/jko.v2i1
Core Subject : Social,
JURNAL KOMMUNITY ONLINE is a peer-reviewed journal on community development, This journal is published by PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM (PMI) FIDIKOM UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community development. It contains various activities of the community development in handling and managing the various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society. Editors welcome scholars, researchers and practitioners of community development around the world to submit scholarly articles to be published in this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles 85 Documents
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MENDORONG KESADARAN LINGKUNGAN: ANALISIS AKUN PANDAWARA PROGRAM BERSIH-BERSIH SAMPAH Natasari, Nofia
Jurnal Kommunity Online Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v4i2.35217

Abstract

Media sosial, terutama Instagram, telah menjadi alat yang kuat dalam menggerakkan kesadaran lingkungan di abad ke-21 ini. Dalam konteks ini, penulis melakukan analisis terhadap akun Instagram Pandawara untuk memahami bagaimana media sosial ini dapat dimanfaatkan untuk mendorong kesadaran lingkungan. Akun Pandawara memiliki misi yang jelas: menyebarkan pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan bersih dan sehat, serta memobilisasi tindakan nyata dalam upaya membersihkan sampah di berbagai tempat. Hasil analisis menunjukkan beberapa temuan penting. Pandawara memanfaatkan konten visual yang kuat dalam bentuk foto-foto yang memperlihatkan dampak negatif sampah pada lingkungan. Gambar-gambar ini memiliki potensi besar untuk menggugah perasaan dan menginspirasi tindakan. Keterlibatan aktif pengikut dalam bentuk komentar, likes, dan berbagi konten adalah indikasi keberhasilan kampanye Pandawara dalam menggerakkan kesadaran lingkungan. Semakin banyak orang yang terlibat dalam diskusi dan tindakan, semakin besar dampaknya dalam menjaga lingkungan bersih. Akun Instagram Pandawara telah berhasil memanfaatkan media sosial ini dengan efektif untuk mendorong kesadaran lingkungan dan memobilisasi tindakan positif. Mereka telah memberikan bukti konkret bahwa Instagram dapat menjadi alat yang kuat dalam menggerakkan perubahan positif dalam isu-isu lingkungan global.
PERAN KELOMPOK WANITA TANI DALAM KEGIATAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM DI DESA TANJUNGHARJA KABUPATEN TEGAL Jannah, Seftiani Indhatul; Ariyani, Yuwanda Nila; Rahmawati, Isna
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i1.38945

Abstract

Permasalahan kemiskinan masih menjadi isu strategis di Kabupaten Tegal. Salah satu desa yang masih mengalami kemiskinan di Kabupaten Tegal adalah di Desa Tanjungharja. Meningkatnya kebutuhan sosial dan ekonomi membuat perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, namun juga berperan dalam membantu perekonomian keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan hasil pemberdayaan ibu rumah tangga melalui program budidaya jamur tiram yang dilaksanakan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Wijaya Kusuma. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemilihan data menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa peran yang dijalankan oleh pengurus KWT Wijaya Kusuma sudah cukup baik dalam menjalankan perannya yaitu peran fasilitatif, peran edukatif, peran perwakilan dan peran teknis. Peran tersebut memberikan hasil pemberdayaan yaitu dapat meningkatkan pendapatan dalam keluarga meskipun pendapatan yang diperoleh tidak menentu, namun kegiatan di Kelompok Wanita Tani Wijaya Kusuma dapat menjadi wadah bagi ibu rumah tangga untuk berpartisipasi dalam pembangunan.
IMPLEMENTASI PROGRAM USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA AKSEPTOR (UPPKA) RANCA BULAN DI KELURAHAN KERANGGAN KOTA TANGERANG SELATAN Anjeli, Putri; Ratnasari, WG Pramita
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i1.38947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana keberhasilan pelaksanaan program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Ranca Bulan dalam memberdayakan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga di Kelurahan Keranggan, Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi program UPPKA Ranca Bulan di Kelurahan Keranggan dengan melihat tiga elemen utama yakni program itu sendiri, pelaksana program dan kelompok sasaran. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan snowball sampling, sementara itu teknik keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan program UPPKA Ranca Bulan telah terimplementasi dengan baik dibuktikan dari pelaksanaan program dan hasil dari pemberdayaan program tersebut. Program UPPKA Ranca Bulan telah mampu memberdayakan masyarakat Kelurahan Keranggan sehingga memiliki pekerjaan yang bernilai ekonomi, menambah pengetahuan dan keterampilan serta dapat mengambil peran dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga.
FAKTOR PENGGUNAAN NARKOTIKA DAN MIRAS DALAM KOMUNITAS VESPA GEMBEL DI DEMAK Ilmiah, Nurul; Putri, Novie Purnia; Furqan, Muhammad
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i1.38978

Abstract

Penggunaan narkotika dan miras sudah menjadi hal biasa yang sering didengar dan menjadi ancaman menakutkan di tengah masyarakat. Pengguna narkotika dan miras berasal dari berbagai kalangan bahkan pada komunitas Vespa Gembel sekalipun. Komunitas Vespa Gembel kini sering disalah fungsikan, salah satunya sebagai ajang pesta narkotika dan miras. Fenomena tersebut juga terjadi dalam komunitas Vespa Gembel di Demak. Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor pendorong dari penggunaan narkotika dan miras dalam komunitas Vespa Gembel di Demak, dan mengkaji terkait stigma masyarakat terhadap fenomena patologis penggunaan narkotika dan miras dalam komunitas Vespa Gembel di Demak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif menggunakan sumber data primer dan sekunder, dengan teknik observasi dan wawancara. Kemudian dianalisis dengan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Serta menggunakan purpose sampling sebagai teknik pemilihan informan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor penggunaan narkotika dan miras dalam komunitas Vespa Gembel di Demak yaitu : faktor internal, dikarenakan rasa ingin tau atau coba-coba dan kecanduan. Sedangkan Faktor eksternal, dikarenakan pergaulan dan tidak adanya norma. Kemudian, stigma masyarakat pada pengguna narkotika dan miras berbentuk labeling, pengucilan dan diskriminasi pada pengguna narkotika dan miras dalam komunitas Vespa Gembel di Demak. Untuk minimalkan terjadinya penggunaan narkotika dan miras dalam komunitas, diharap para anggota komunitas Vespa Gembel di Demak mampu menciptakan gaya hidup baik dan membangun identitas baik, dengan meniadakan kegiatan yang berindikasi pada penggunaan narkotika dan miras dalam komunitas.
IMPLEMENTASI RESIKO PADA PENGELOLAAN HARTA WAKAF MASYARAKAT DI MASJID BANI SALIM LAMPASEH KECAMATAN KUTA RAJA-BANDA ACEH Kamaruddin, Kamaruddin; Muttaqin, Aulia
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i1.39036

Abstract

Manajemen resiko merupakan tindakan pengendalian atau pengaturan resiko, adanya manajemen resiko bisa menetralisir terjadinya resiko, manajemen resiko bisa mengantipasi terjadinya resiko dalam satu tindakan dan kegiatan yang akan dilaksanakan bagian ini sangat penting di telusuri karena menyangkut dengan tranparansi dan tanggung jawab pada masyarakat pada objek yang dikelola melalui harta wakaf. Rumusalah masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana pengimplementasian manajemen resiko dalam mengelola harta wakaf dan apa saja tantangan yang dihadapi pengelola dalam mengimplementasikan manajemen resiko tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan manajemen resiko dan untuk mengetahui tantangan yang dihadapi dalam pengimplementasian manajemen resiko. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode analisis deskriptif, dengan metode pengumpulan data secara observasi, wawancara dan metode dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan melalui teknik analisis data dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen resiko yaitu implementasi rapat dan analisis, implementasi metode manajemen resiko, implementasi observasi resiko, implementasi metode sosialisasi, implementasi penilaian resiko, implementasi pengendalian resiko. Penelitian ini juga menemukan tantangan yang dihadapi dalam pengimplementasian manajemen resiko yaitu, tantangan internal dan eksternal, tantangan pengelolaan keuangan, tantangan kelompok luar atau premanisme, hasil-hasil yang didapatkan sudah terjabarkan dalam karya tulis ilmiah ini.
KONSTRUKSI GERAKAN FEMINIS MUSLIM MELALUI KONSEP PEMBERDAYAAN PEREMPUAN (STUDI KASUS KOMUNITAS PEREMPUAN NELAYAN SIPITANGARI) Kharima, Nadya; Nurhajar, Lugita; Yulianti, Yulianti
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i1.39048

Abstract

Sejak diterbitkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender (PuG/Gender Meinstreaming) hal itu menjadi awal masuknya kesetaraan dan keadilan gender dalam tiap kebijakan dan program pembangunan nasional yang ada di Indonesia. Hal ini tidak hanya mendorong kesadaran pemerintah dalam membuat kebijakan yang adil gender tetapi berdampak mendorong kesadaran masyarakat salah satunya yaitu kaum perempuan yang sering menjadi korban budaya patriarki untuk keluar dari konstruksi sosial tersebut. Kemudian, perhatian masyarakat tentang gerakan yang memperjuangkan hak-hak perempuan atau feminis juga menjadi perhatian agama khususnya agama Islam sejak Era Kolonialisme Belanda sampai sekarang. Hal ini disebabkan oleh adanya sistem yang semakin meminggirkan perempuan dalam pembangunan. Akhirnya tokoh-tokoh Islam melakukan banyak hal pengkajian ulang terhadap tatanan hukum Islam seperti kajian Al-Qur’an dan hadits yang terkesan menyudutkan perempuan. Dewasanya konsep Islam banyak mendorong konsep kesetaraan dan keadilan gender dan mendorong perempuan muslim melakukan gerakan di bidang pemberdayaan perempuan.Selain konsep dalam Islam, dalam reformasi hukum atau kebijakan juga mendorong konsep kesetraan gender di bidang pemberdayaan perempuan  Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian ini, peneliti ingin melihat bagaimana gerakan feminis muslim yang dilakukan melalui konsep pemberdayaan perempuan di Komunitas Perempuan Nelayan Sipitangari sebagai organisasi akar rumput yang dipimpin oleh perempuan muslim dan mayoritas anggotanya muslim. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode kualitatif deskriptif untuk membahas hasil penelitian secara komprehensif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi kepada anggota Komunitas Nelayan Perempuan Sipitangari. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kelompok Perempuan Nelayan Sipitangari (KPNS) adalah salah satu kelompok yang lahir tahun 2017 berfokus pada tiga (3) isu pemberdayaan perempuan yang dihadapi oleh perempuan nelayan di Kec. Arungkeke, Jeneponto yaitu 1) pengembangan ekonomi kolektif 2) kesetaraan gender 3) pertanian alami. Harapannya, dengan adanya KPNS ini di Kecamatan Arungkeke para perempuan nelayan bisa berdaya secara ekonomi yang mana didorong dengan adanya pengembangan kapasitas perempuan nelayan terkait usaha kolektif olah pangan hasil laut dan berdaya secara politik, perempuan nelayan bisa mendapatkan hak-haknya sebagai nelayan.
ANALISIS KEMITRAAN PETANI BUNGA KRISAN (Chrysanthemum spp) DI KECAMATAN SUKARESMI KABUPATEN CIANJUR PROVINSI JAWA BARAT Pratama, Yoga Mitra; Haryanto, Yoyon; Musyarofah, Neni
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i1.39258

Abstract

Kemitraan merupakan jawaban dari sulitnya petani dalam memasarkan bunga krisan. Kemitraan dapat menjadi solusi dari permasalahan banyaknya bunga krisan yang tidak dapat dipasarkan dengan baik, bunga krisan yang lebih rentan rusak, tidak memadainya sarana dan prasarana, keuntungan yang diperoleh sedikit ketika dijual kepada tengkulak, serta tidak konsistennya  keuntungan yang diperoleh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemitraan petani bunga krisan dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kemitraan petani bunga krisan, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan kemitraan petani bunga krisan. Penelitian dilaksanakan mulai Maret-Juni 2023 di Desa Cibadak, Ciwalen, dan Pakuon Kecamatan Sukaresmi. Populasi diambil secara  purposive sehingga diperoleh populasi sebanyak 120 orang. Sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sebanyak 55 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan didukung oleh data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, kuesioner, wawancara, dan studi literatur. Teknik yang digunakan untuk menganalisis variabel faktor internal (X₁), faktor eksternal (X₂), sifat kemitraan (X₃), dan kemitraan (Y) adalah  analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan sudah berjalan dengan baik dengan tingginya tingkat keterlibatan, keaktifan, serta konsistensi petani dalam menjalin kemitraan. Ketiga variabel penelitian memiliki kontribusi terhadap kemitraaan sebesar 56,1% dan sebesar 43,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian. Faktor eksternal merupakan variabel yang berpengaruh nyata terhadap kemitraan petani bunga krisan. Strategi untuk meningkatkan kemitraan dilakukan melalui kegiatan penyuluhan berdasarkan indikator pada faktor eskternal yang masih lemah pada petani yaitu indikator kegiatan penyuluhan, akses informasi, dan dukungan pemerintah.
PERAN LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA SIUHOM KECAMATAN ANGKOLA BARAT, KABUPATEN TAPANULI SELATAN, KOTA PADANGSIDIMPUAN Sihombing, Darwisa; Ritonga, Anas Habibi; Harahap, Masrul Efendi Umar; Hasibuan, Nurharisyah
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i1.39307

Abstract

LPMD, sebagai mitra pemerintah desa, berperan dalam mendukung pembangunan desa yang melibatkan partisipasi masyarakat, menyuarakan aspirasi masyarakat, dan menjembatani kesenjangan antara masyarakat dan kepala desa. Namun, terdapat beberapa masalah seperti kurangnya pemahaman masyarakat mengenai fungsi LPMD, rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan bersama, serta kurangnya upaya untuk menyatukan persepsi di antara berbagai pemangku kepentingan, yang mengakibatkan adanya kesan pembangunan yang berpihak pada satu pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi LPMD di Desa Siuhom dan perannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 12 informan sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa LPMD di Desa Siuhom telah secara efektif memenuhi perannya dalam mendukung upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini tercermin dari berbagai peran yang dilakukan, seperti mengusulkan pengembangan dan renovasi fasilitas pendidikan, meningkatkan produktivitas pertanian, membangun infrastruktur jalan, menyarankan pelatihan untuk kader posyandu, serta membentuk kelompok ternak dan memberikan pelatihan tentang produksi pupuk organik dan pupuk kandang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. 
PENDAMPINGAN EKONOMI KREATIF PKK DUSUN KARANGPOH GUNA MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MELALUI PENGEMBANGAN KULINER Rosyidah, Ainur; Arida, Vera
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.41085

Abstract

Dusun Karangpoh di Desa Bungah, Gresik, Jawa Timur, memiliki potensi ekonomi lokal yang kaya. Kondisi ini berbanding terbalik dengan data yang ditemukan yakni sebanyak 62% ibu rumah tangga di sana tidak bekerja, sebagian besar berasal dari kelas menengah ke bawah, yang menghadirkan tantangan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Meski memiliki keterampilan yang diperoleh melalui forum PKK, mayoritas perempuan belum terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif. Peneliti berupaya membangun kemitraan pendampingan ekonomi kreatif untuk menumbuhkan kewirausahaan melalui metodologi Asset Based Community Development (ABCD). Data temuan potensi aset diperoleh peneliti melalui wawancara partisipatif secara partisipatif bersama masyarakat sekitar. Selanjutnya, metodologi ini melalui 5 tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Sehingga, menghasilkan 5 program pendampingan diantaranya membangun kemitraan yang strategis, meningkatkan kesadaran kewirausahaan, demonstrasi produk kuliner ‘martabak emaknyus’, pelatihan pemasaran digital, dan pameran kewirausahaan. Inisiatif program ini tidak hanya berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan keluarga, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi komunitas.
TRANSFORMASI KELEMBAGAAN PETANI MENJADI KELEMBAGAAN EKONOMI PETANI BERBADAN HUKUM KOPERASI DI KABUPATEN CIANJUR Suherlan, Suherlan
Jurnal Kommunity Online Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v5i2.41123

Abstract

Transformasi kelembagaan petani menjadi Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) dimaksudkan supaya kelembagaan tani lebih maju dan berorientasi ekonomi. Kelembagaan petani yang bertransformasi menjadi KEP terutama yang berbadan hukum di Kabupaten Cianjur jumlahnya masih sangat sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses serta faktor pendorong dan penghambat transformasi kelembagaan petani menjadi KEP berbadan hukum koperasi di Kabupaten Cianjur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menemukan, memahami, menganalisis, dan menggambarkan interaksi sosial pada proses transformasi kelembagaan petani menjadi KEP. Analisis data dilakukan dengan cara mengategorikan, menganalisis, menyajikan, dan menyimpulkan data sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, proses transformasi kelembagaan diawali dari jalinan usaha budidaya dan pemasaran cabai. Kementerian Pertanian dan stakeholder lainnya menginisiasi dan memfasilitasi transformasi kelembagaan petani menjadi KEP berbadan hukum koperasi dengan nama Koperasi Maju Berkah Mandiri. Tahapan kegiatan dimulai dari sosialisasi, koordinasi, diskusi dan pendampingan. Faktor pendorong transformasi kelembagaan yaitu keinginan petani untuk memperbesar jaringan usaha serta pemasaran, terbentuknya jalinan usaha secara informal sebelumnya, keinginan memperoleh kemudahan dalam mengakses permodalan, inisiasi dari pihak lain yang terkait, edukasi melalui sosialisasi dan diskusi. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya pengetahuan petani tentang koperasi, cerita kegagalan koperasi dimasa lalu, kesibukan sebagai petani dan pengurus poktan/gapoktan serta anggapan mengenai pendirian koperasi yang rumit.