cover
Contact Name
Fikria Najitama
Contact Email
redaksijurnalannidzam@gmail.com
Phone
+6285743626645
Journal Mail Official
redaksijurnalannidzam@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara No.55B Kampus IAINU Kebumen
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam
ISSN : 23558482     EISSN : 25809555     DOI : https://doi.org/10.33507/an-nidzam
An-Nidzam mengajak para cendekiawan, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil kajian dan penelitiannya di bidang-bidang yang berkaitan dengan Manajemen Pendidikan, Islam, masyarakat Muslim, yang meliputi kajian tekstual dan kerja lapangan dengan berbagai perspektif Pendidikan, Pembelajaran, Filsafat, Teologi, dan lain-lain. Spesifikasi Journal ini fokus pada Manajemen Pendidikan Islam dan studi Islam. Jurnal An-Nidzam mengundang para sarjana, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitian mereka di bidang terkait. Itu bertujuan untuk mendorong dan mempromosikan pada Manajemen Pendidikan Islam dan studi Islam dari berbagai perspektif ilmiah. Jurnal ini fokus pada kajian Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial. Ini mencakup pada Manajemen Pendidikan Islam dan studi Islam di berbagai wilayah di dunia , Nusantara dan daerah lainnya), Metodologi Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial studi. Jurnal ini dengan hangat menyambut setiap kontribusi dari para sarjana dari disiplin ilmu terkait
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2017)" : 7 Documents clear
KEBIJAKAN KHALIFAH AL-MA’MUN TENTANG PENDIDIKAN ISLAM Imam Nurhakim
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.372 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v4i1.24

Abstract

Sejarah telah mencatat bahwa Islam telah mengalami masa kejayaannya yaitu padamasa Dinasti Abbasiyah. Kejayaan tersebut ditandai dengan pesatnya perkembanganilmu pengetahuan, baik ilmu keagamaan maupun ilmu umum, yang memberikankontribusi besar tidak hanya bagi dunia Islam tetapi juga bagi bangsa Eropa sejaksaat itu dan pengaruhnya masih terasa hingga saat ini. Dari sekian banyak Khalifahyang berkuasa pada masa Dinasty Abbasiyah yang menorehkan tinta emasnya,Khalifah Al Makmun, Putra dari Khalifah Harun Al-Rasyid, merupakan salah satuKhalifah yang menunujukan kegigihannya di dalam mewujudkan kejayaan Islammelalui kebijakannya di dalam mengembangkan pedidikan Islam. Al-Ma’munbanyak mendirikan lembaga-lembaga pendidikan yang dijadikan sarana belajar danpengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat pada waktu itu. Selain itu Al-Ma’mun juga mengembangkan Baitul Hikmah sebagaitempat penerjemahan bukubukudan sarana halaqah-halaqah yang membahas dan mengkaji keilmuan
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM DI SD SALSABILA 3 BANGUNTAPAN Ichsan Mubaedi
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.798 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v4i1.25

Abstract

Kepala sekolah SDIT Salsabila 3 Banguntapan, Yogyakarta telah melakukan beberapatugasnya sebagai seorang pemimpin. Seperti menerapkan kebijakan, menyelesaikantugas dan tanggung jawab, serta keputusan-keputusan lainnya. Sebagai kepala sekolah,Ia telah menerapkan kebijakan dan menjalankan tanggung jawabnya sesuai dengankebutuhan sekolah. Bentuk dari semua yang dilakukannya merupakan cerminandari pendidikan Islam. Penjabaran dalam pendidikan Islam sendiri sebenarnya masihsangat luas, namun diantaranya menyangkut persoalan kepemimpinan. Sedangkan,kepemimpinan yang baik, salah satunya sudah dilakukan oleh kepala sekolah SDIT3 Banguntapan.Kata Kunci: kepala sekolah, pendidikan Islam, kepemimpinan
TELAAH PEMIKIRAN MUHAMMAD fAZLUR RAHMAN TENTANG ISLAM DAN PERADABAN BARAT MODERN Muhamad Hakim
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.078 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v4i1.26

Abstract

Perkembangan pemikiran Islam Modern adalah merupakan bentuk upaya intelektual dalam mempertahankan ajaran Islam dengan mencermati bahkan menolak doktrin- doktrin lain yang berlawanan serta mencoba mengulas kedudukan kehidupan Islam secara umum. Sebagai Modernisasi dan Reformasi, Muhammad Fazlur Rahman berusaha memadukan penilaian Islam murni (turats) yang bersumber dari Al- Qur’an dan Sunnah, dan studi-studi modern untuk mengangkat spiritual dan moral masyarakat-masyarakat Islam di Timur jauh dan di Barat. Ide Struktur Iman yang memiliki warna etika dan ide tauhid dalam Islam dari Fazlur Rahman merupakan konsep dan sebagai pandangan hidup muslim agar mampu dan eksis menjalani kehidupan modern dan tetap Islam. Sejalan dengan dinamika kehidupan masyarakat modern berjalan terus dan selalu berubah, maka konsep yang ditawarkan Fazlur Rahman tersebut masih cukup relefan untuk saat ini, akan tetapi untuk eksisnya konsep tersebut perlu pemahaman yang komprehensip, kontekstual dan iftikad yang dilakukan terus menerus. Pendekatan dalam tulisan ini menggunakan studi tokoh dengan pendektan sejarah intelektual tentang perkembangan Islam modern dalam bingkai peradaban Barat secara seimbang antara Islamic Civilization and Weast.
PEMIKIRAN HARALD MOTZKI TENTANG HADIS (TELAAH METODOLOGI PENELITIAN HARALD MOTZKI TERHADAP KITAB AL-MUSANNAf KARYA ABDURRAZZAQ AS-SAN’ANI) Shohibul Adib
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.836 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v4i1.27

Abstract

Para orientalis awal melihat sanad sebagai masalah yang sangat urgen dalam pembahasan hadis, Joseph Schacht menyatakan bahwa sanad adalah hasil kreasi dari para ulama abad ke 2 H. Harald Motzki mencoba meng-counter pandangan seniornya Joseph Schacht dengan mengajukan kitab al-Musannaf karya Abdurrazzaq as-San’ani sebagai bukti bahwa hadis adalah otentik abad pertama Hijriyah. Benarkah pendapat Harald Motzki tersebut? Bagaimana otentisitas hadis dalam pandangan Harald Motzki? Metode dan pendekatan apa yang digunakannya dalam mengkaji kitab al-Musannaf karya Abdurrazzaq as-San’ani? Sebuah permasalahan epistemologis yang akan dibahas dalam paper in. Temuan dalam penelitian ini bahwa Dating yang dilakukan Harald Motzki terhadap kitab Al-Musannaf Karya Abdurrazzaq As-Shan’ani, dengan menggunakan metode isnad cum analisis dan pendekatan traditional-historical menunjukan bukti bahwa materi-materi yang disandarkan Abd ar-Razzaq kepada keempat informan utamanya adalah otentik. Karenanya, kitab tersebut dinilai sebagai dokumen hadis otentik abad pertama Hijriyah, sekaligus sebagai bukti nyata bahwa hukum Islam telah eksis sejak masa itu. Temuan Motzki ini sekaligus menggugurkan teori seniornya G.H.A. Juynboll J. dan projecting back- nya Schacht yang menyatakan keberadaan sistem sanad dimulai pada abad ke-2 H. Kata Kunci: dating, hadits, sanad, harald motzki
ATTENTION DEfICIT HYPERACTIVE DISORDER DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN Abdul Rokhim
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.729 KB)

Abstract

“Anak nakal” adalah label yang sering diberikan oleh guru dan orang tua kepada anak- anak yang tidak dapat melakukan ekspektasi mereka. Para guru dan orang tua sering membenarkan bahwa seorang anak yang tidak dapat duduk dengan baik di kelas, mengganggu, dan mengganggu siswa lain sebagai anak nakal. Istilah label “nakal” secara langsung berdampak pada pengembangan citra diri dan karakter negatif bagi anak-anak. Mereka akan tumbuh lebih jauh dari harapan orang tua dan guru. Mereka akan kehilangan kepercayaan diri dan prestasi mereka terus berlanjut. Sedangkan masalahnya adalah mereka mengalami Attention De cit Disorder. Para siswa sangat sulit untuk fokus pada penjelasan guru di depan kelas. Guru membutuhkan usaha tambahan agar bisa memberikan semua pikiran pada fokus tertentu. Karena para guru dan orang tua gagal memahami gangguan belajar yang dialami anak mereka, oleh karena itu Attention De cit Disorder menjadi masalah asal dalam kehidupan mereka. Kegagalan guru dan orang tua dalam memahami tingkah laku beragam terhadap anak-anak disebabkan oleh kurangnya pengetahuan mereka tentang pemahaman tentang gangguan dan kesulitan belajar siswa. Akibatnya, anak-anak dikategorikan sebagai anak berkebutuhan khusus. Anak-anak yang membutuhkan perhatian dan perlakuan khusus lebih banyak daripada yang lain, dan sekali lagi itu tidak berarti mereka adalah anak nakal. Diantara gangguan atau kesulitan belajar anak-anak yang perlu mendapat perhatian khusus adalah ADHD (Attention De cit Hyperactivity Disorder). Tulisan ini bermaksud menjelaskan apa itu ADHD? Apa implikasinya terhadap pembelajaran? Bagaimana cara mendiagnosis ADHD? Dan bagaimana merawat anak dengan ADHD? Kata Kunci: Attention Disorder, hiperaktif, nakal
Diskursus Muhkam dan Mutasyabih dalam Tafsir Fikria Najitama
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.126 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v4i1.29

Abstract

Dalam diskursus ilmu tafsir, muhkam dan mutasyabih merupakan salah satu instrumenpenting yang mengandung kontroversi dikalangan para ahli tafsir. Dalam sejarahnya,kajian mengenai ayat muhkam dan mutasyabih sudah menjadi bahan pembicaraandikalangan mufassirin dari zaman dahulu hingga saat ini. Dari opini yang munculterkait dengan persoalan muhkam dan mutasyabih, dapat dikategorikan menjaditiga: Pertama, opini yang memahami persoalan muhkamdan mutasyabih denganlebih menekankan pada aspek pemahamannya. Opini ini bisa juga disebut denganteori pemahaman. Kedua, opini yang lebih menekankan pada aspek pengamalannya.Opini model ini mungkin juga dapat disebut dengan teori pengamalan. Ketiga, opiniyang lebih menekankan pada elaborasi internal al-Qur’an. Opini ini bisa juga disebutsebagai teori isi. Ketiga opini tersebut merupakan implikasi dari pembacaan terhadapteks-teks al-Qur’an.
KREATIVITAS DALAM PSIKOLOGI HUMANISTIK DAN IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN Ririn Muthiatun Nisa
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.798 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v4i1.30

Abstract

Kreativitas adalah suatu gaya hidup, suatu cara dalam mempersepsi dunia. Salahsatu konsep yang sangat penting dalam bidang kreativitas adalah hubungan antarakreativitas dan aktualisasi diri. Menurut psikolog humanistik aktualisasi diri ialahapabila seseorang menggunakan semua bakat dan talentanya untuk menjadi apa yangia mampu menjadi. Pribadi yang dapat mengaktualisasi dirinya adalah seseorangyang sehat mental, dapat menerima dirinya, selalu tumbuh, berfungsi sepenuhnya,berpikiran demokratis, dan sebagainya. Teori ini sangat tepat dalam dunia pendidikankita mengingat tujuan pendidikan nasional adalah untuk meningkatkan kualitasmanusia Indonesia, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan YangMaha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas,kreatif, terampil, berdisiplin, beretos kerja, profesional, bertanggung jawab danproduktif serta sehat jasmani dan rohani. Dengan demikian peserta didik diharapkantumbuh dan berkembang sesuai dengan bakatnya dan tumbuh menjadi manusiayang cerdas dan kreatif.Kata Kunci: Kreativitas, Psikologi humanistik

Page 1 of 1 | Total Record : 7