cover
Contact Name
Suci Dwijayanti
Contact Email
sucidwijayanti@ft.unsri.ac.id
Phone
+6281367757107
Journal Mail Official
jres@unsri.ac.id
Editorial Address
Department of Electrical Engineering Faculty of Engineering Universitas Sriwijaya Jalan Raya Palembang-Prabumulih KM 32 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir 30662 website: http://elektro.unsri.ac.id
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : 27164063     DOI : -
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya adalah peer-reviewed jurnal yang dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Sriwijaya. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Ruang lingkup jurnal berfokus pada bidang teknik elektro, namun tidak hanya terbatas pada tenaga listrik, tegangan tinggi, telekomunikasi, teknologi informasi, pengolahan sinyal, ataupun kecerdasan buatan saja. Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya juga dapat mencakup beberapa bidang lainnya, seperti bidang pertanian dan ekonomi yang mana pada praktiknya dapat berkolaborasi dengan bidang teknik elektro.
Articles 69 Documents
PEMODELAN DINAMIK DAN SIMULASI KARAKTERISTIK RESPON MICRO STEAM TURBINE DENGAN SIMULINK Rahmat Bayu Setiawan; Khairudin; Lukmanul Hakim; Noer Soedjarwanto
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.236 KB) | DOI: 10.36706/jres.v2i1.20

Abstract

Sumber energi listrik di Indonesia menggunakan beberapa sumber pembangkit energi listrik yaitu bahan bakar fosil dan energi terbarukan. Dalam prosesnya, energi listrik dihasilkan melalui penggerak mula yang dikopelkan dengan generator untuk menghasilkan energi listrik. Micro steam turbine termasuk penggerak mula yang merupakan mesin tenaga atau mesin konversi energi dimana hasil konversi energinya dimanfaatkan mesin lain untuk menghasilkan daya. Micro steam turbine dikembangkan untuk proses pembangkitan daya karena faktor efisiensi dan tingkat harga yang rendah. Simulasi dilakukan dengan menggunakan pemodelan Simulink MATLAB R2018b. Simulasi dilakukan dengan membuat blok simulink microsteam turbine, blok transmisi dan blok infinite bus, lalu membuat skenario pada beban yang berbeda-beda, baik beban resistif, beban kompleks dan saat terkena gangguan. Dari beberapa simulasi yang dilakukan, baik saat percobaan jumlah beban yang berubah-ubah ataupun sistem kehilangan pembangkit, parameter sistem pembangkitan seperti frekuensi, daya aktif, daya reaktif, tegangan dan kuat arus sistem menggunakan inlet steam pressure 125 to 15 psig dengan kapasitas mesin 275 kW. Karakteristik frekuensi beban resistif menunjukkan frekuensi yang terukur bernilai 50,16 Hz pada waktu 5,027 detik dari frekuensi sebelumnya yang bernilai 50 Hz, lalu berosilasi selama 2,441 detik dan kemudian stabil pada waktu 7,468 detik dengan frekuensi kembali bernilai 50 Hz. Karakteristik daya aktif beban resistif menunjukkan penurunan nilai daya aktif dari sebelumnya 4,988 kW menjadi 0,2132 kW pada waktu 5,028 detik, lalu berosilasi selama 0,262 detik dan pada waktu 5,29 detik daya aktif berada dalam keadaan stabil kembali pada nilai 0,1378 kW. Karakteristik daya reaktif menunjukkan nilai 18,35 Var pada waktu 5,016 detik dan mengalami penurunan dengan nilai -404,9 Var dari yang sebelumnya bernilai 1,297 kVar, lalu berosilasi selama 0,357 detik dan kembali stabil pada nilai yakni -235,4 Var pada waktu 5,373 detik. Karakteristik tegangan pada waktu 5,005 detik, mengalami kenaikan tegangan sebesar 1,711 pu dan kemudian berosilasi selama 0,273 detik dan kembali berada pada kondisi stabil pada nilai tegangan sebesar 0,9998 pu pada waktu 5,278 detik. Karakteristik arus menunjukkan nilai arus sebesar 350,8 A pada waktu 5,009 detik, lalu berosilasi selama 0,399 detik dan berada dalam keadaan stabil pada waktu 5,408 detik dengan nilai 198,5 A.
Estimasi Rasio Redaman dan Moda Osilasi Menggunakan Metode Hilbert-Huang Transform(HHT) pada Two Area Four Machine (TAFM) System Puji Ayuning Lestari; Khairudin; Herri Gusmedi; Lukmanul Hakim
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.92 KB) | DOI: 10.36706/jres.v2i1.21

Abstract

Osilasi sistem tenaga merupakan fenomena stabilitas dinamis pada sistem tenaga. Osilasi pada sistem tenaga ini dikarenakan adanya variasi sudut rotor pada generator yang disebabkan oleh perubahan variasi pembebanan dan pembangkit. Osilasi sistem tenaga apabila dibiarkan terus-menerus dengan rasio redaman yang buruk maka kestabilan dinamis sistem akan terganggu. Diperlukan adanya mitigasi dini supaya sistem tetap berada dalam kondisi stabil. Pendekatan Hilbert-Huang Transform digunakan untuk menganalisa stabilitas dinamis pada suatu sinyal yang mengandung moda osilasi dan rasio redaman pada sinyal stasioner maupun non-stasioner. Two Area Four Machine System merupakan suatu sistem dengan dua area dengan masing-masing memiliki dua generator yang dihubungkan melalui weak tie line. Simulasi dengan metode Hilbert-Huang Transform dilakukan pada model Two Area Four Machine System dengan memberikan gangguan berupa short circuit pada weak tie line untuk mendapatkan rasio redaman dan moda osilasi yang nantinya akan dibandingkan dengan hasil estimasi menggunakan metode eigenvalue (sebagai referensi) dan metode Complex Morlet-Continuous Wavelet Transform untuk memvalidasi metode yang digunakan. Setelah dilakukan simulasi,maka didapatkan kesimpulan bahwa metode Hilbert-Huang Transform dapat digunakan untuk mengestimasi rasio redaman dan moda osilasi, dan setelah dilakukan perbandingan antara hasil estimasi dengan metode eigenvalue, Complex Morlet-Continuous Wavelet Transform, dan Hilbert-Huang Transform dapat dikatakan bahwa metode Hilbert-Huang Transform lebih praktis karena tidak memerlukan setting bandwidth seperti pada metode Complex Morlet-Continuous Wavelet Transform. Di sisi lain, metode Hilbert-Huang Transform memiliki kelemahan yaitu adanya residu yang mempengaruhi hasil estimasi dengan karakteristik sinyal tertentu.
Uji Akurasi Dan Uji Presisi Pengukuran Suhu Penghantar Dengan Metode Thermovisi ( STUDI KASUS : PENGHANTAR PRABUMULIH 1 GARDU INDUK 150 KV GUNUNG MEGANG) Wiwin A Oktaviani; Taufik Barlian; M Agus Salim
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.687 KB) | DOI: 10.36706/jres.v2i1.22

Abstract

Metode Thermovisi merupakan pemantau jarak jauh kondisi suhu peralatan Gardu Induk saat berbeban guna mengetahui suhu panas pada klem dan konduktor dan nilai selisih keduanya. Hasil pengukuran thermovisi perlu secara statistik dijustifikasi dikarenakan dua hal : 1) hasil pengukuran yang bervariasi; 2) hasil pengukuran akan dijadikan acuan oleh PLN untuk menyusun rekomendasi maintenance lanjutan. Paper ini membahas penerapan uji akurasi dan uji presisi hasil pengukuran dengan Metode Thermovisi dan nilai emisivitas pada bay penghantar Prabumulih 1 GI Gunung Megang. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa selisih suhu klem dan konduktor penghantar Prabumulih 1 di bawah 10 C dan tidak termasuk dalam kondisi I – IV menurut NETA MTS-1997. Hasil ini menunjukkan kondisi penghantar dalam keadaan baik. Nilai emisivitas konduktor bay Penghantar Prabumulih 1 sebesar 0,5 dan masuk dalam kategori nilai emisivitas aluminium menurut kriteria RSM. Nilai akurasi pengukuran mencapai 97, 4 %. Dengan demikian, hasil pengukuran dengan thermovisi konduktor pada bay penghantar Prabumulih 1 dapat dijadikan acuan penyusunan rekomendasi maintenance penghantar selanjutnya.
KAPASITOR BANK SEBAGAI SOLUSI EFISIENSI SISTEM KELISTRIKAN PADA PABRIK SEMEN DI BATURAJA Fetty Zulyanti; Yuli Ermawati; Aldo Paldano
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.412 KB) | DOI: 10.36706/jres.v2i1.23

Abstract

Salah satu permasalahan dalam penyaluran daya listrik ke pusat beban adalah memburuknya faktor daya (power factor) yang diakibatkan oleh pemakaian beban- beban listrik yang bersifat induktif, seperti motor-motor listrik dan alat elektronik. Pengamatan yang dilakukan melalui studi kasus di PT Semen Baturaja Site Palembang Ini menyelidiki tentang pengaruh pemasangan kapasitor bank yang digunakan untuk perbaikan faktor daya (power factor) dengan kompensator kapasitor bank yang menghasilkan daya reaktif kapasitif (Leading) untuk melawan daya reaktif induktif (Lagging) beban listrik tiga phasa. Dimana melalui hasil perhitungan yang dilakukan guna perbaikan faktor daya beban di PT Semen Baturaja Site Palembang, dari faktor daya mula-mula sebesar 0,7 menjadi 0,99 pada Qc 15,5 kVar, kapasitor yang digunakan pada Pabrik Semen Di Baturaja terhubung segitiga maka besar kapasitansi kapasitor sebesar 197,8 μF. Berdasarkan perhitungan keuntungan dari pemasangan kapasitor bank arus menurun sebesar 23,54 A
EVALUASI SISTEM PROTEKSI PETIR EKSTERNAL PADA GEDUNG AULA DAN PUSAT KEGIATAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SRIWIJAYA Rofiqoh Ainun; Muhammad Abu Bakar Sidik
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.886 KB) | DOI: 10.36706/jres.v2i1.25

Abstract

Universitas Sriwijaya merupakan salah satu universitas yang berada di Sumatera Selatan. Ada satu gedung yang baru dibangun di kampus Indralaya Universitas Sriwijaya yaitu Aula dan Student Center Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya yang dibangun di dekat kepadatan aktivitas dan gedung kemahasiswaan. Oleh karena itu, diperlukan Sistem Penangkal Petir (LPS) eksternal untuk meminimalisir dampak sambaran petir langsung yang dapat terjadi. Telah dilakukan penelitian tentang evaluasi LPS eksternal gedung dengan menggunakan software Alternative Transient Program (ATP) untuk melihat potensi yang timbul pada konduktor turun saat petir langsung menyambar terminasi udara. Berdasarkan data tata letak gedung, diketahui bahwa jenis down conductor yang akan dipasang pada LPS eksternal adalah Bare Core Cable (KBC) 50 mm2 dengan satu buah down conductor dan satu buah batang pembumian. Berdasarkan simulasi yang telah dilakukan, diketahui bahwa potensial yang timbul pada penghantar bawah menggunakan KBC 50 mm2 adalah 4,4408 x 106 V. Sedangkan potensial yang timbul pada penghantar bawah menggunakan KBC 70 mm2 adalah 4,4406 x 106 V Dengan satu konduktor bawah dan satu batang pembumian yang dipasang pada LPS luar, maka potensial yang timbul pada Batang 1 adalah 4,441 x 106 V. Sedangkan, potensial yang timbul pada masing- masing Batang (Batang 1 dan Batang 2) dari LPS luar itu dipasang dengan dua buah penghantar bawah dan dua batang pembumian adalah 2,7249 x 106 V. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, tegangan induksi yang timbul pada satu lilitan pada suatu ruangan yang terletak di sebelah penghantar bawah adalah 378 kV jika nilai puncak arus petir yangtelah dilakukan dengan menggunakan software ATP, tegangan induksi yang timbul sebesar 4441,5 kV.
M-Voting Ketua Himpunan Mahasiswa Pada Jurusan Teknik Elektro di Universitas Sriwijaya Palembang Dengan Menggunakan Metode Borda Berbasis Mobile Android Shintya Audina; Desi Windisari
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.207 KB) | DOI: 10.36706/jres.v2i2.28

Abstract

Voting digunakan untuk menghimpun aspirasi dari seluruh elemen masyarakat atau mahasiswa dan kemudian dijadikan sebagai jalan keluar yang dianggap paling baik untuk menyelesaikan permasalahan. Tidak hanya permasalahan umum lainnya di indonesia, pemilihan ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) juga sering terjadi kesalahan-kesalahan bahkan kecurangan yang disebabkan oleh human error. Dengan banyaknya permasalahan tersebut, maka penulis merancang dan membangun suatu sistem pemilihan umum ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) menggunakan metode Borda berbasis sistem android yang menggunakan data mahasiswa jurusan Teknik Elektro. Metode hasil voting menggunakan metode Borda. Metodologi yang digunakan yaitu metode OOT (Object Oriented Technology). Metode testing yang digunakan adalah metode Black Box. Sedangkan perangkat lunak yang digunakan dalam perancangan ini adalah perangkat lunak Eclipse, JavaScript, PHP dan MySQL. Diharapkan sistem ini dapat membantu serta mempermudah mahasiswa untuk memilih calon ketua himpunan mahasiswa dengan cepat dan akurat.
Sistem Prediksi Penyakit Jantung Menggunakan Metode Naive Bayes Dimsyiar M Al Hafiz; Khoirul Amaly; Javen Jonathan; M Teranggono Rachmatullah; Rosidi
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.182 KB) | DOI: 10.36706/jres.v2i2.29

Abstract

Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang banyak memakan korban jiwa. Penyakit ini mengancam semua usia. Berbagai faktor dapat menjadi tolak ukur seseorang mengidap penyakit jantung. Machine learning adalah subdivisi yang muncul dari kecerdasan buatan. Fokus utamanya adalah merancang sistem, memungkinkan mereka untuk belajar dan membuat prediksi berdasarkan pengalaman. Ini melatih algoritma pembelajaran mesin menggunakan kumpulan data pelatihan untuk membuat model. Model menggunakan data input baru untuk memprediksi penyakit jantung. Faktor-faktor tersebut dapat diklasifikasikan menggunakan metode Naive Bayes. Eksperimen simulasi dilakukan untuk melihat apakah sistem yang dibangun menggunakan metode Naive Bayes mampu untuk memprediksi apakah seseorang mengidap penyakit jantung. Berdasarkan eksperimen data uji berjumlah 61 data, 52 diantaranya terprediksi benar dengan nilai keakuratan sebesar 85,25%. Ke depannya diperlukan sistem prediksi penyakit jantung menggunakan metode klasifikasi lain agar dapat ditemukan metode yang paling akurat dan efektif.
Sistem Proteksi Petir Eksternal dan Estimasi Kenaikan Tegangan pada Sistem Pentanahan Stasiun Penyimpanan Avtur Pulau Layang Septrianesa; Muhammad Abu Bakar Sidik
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.199 KB) | DOI: 10.36706/jres.v2i2.31

Abstract

Fenomena petir merupakan pertistiwa lepasnya muatan listrik (electric discharge) yang terjadi di atmosfer, diikuti dengan semburan cahaya dan radiasi gelombang elektromagnetik karena efek perpindahan muatan yang terjadi antara bumi dan udara. Sambaran petir yang dapat menimbulkan kerusakan fatal mengakibatkan diciptakanlah usaha proteksi petir guna melindungi dari akibat sambaran petir. Untuk menciptakan proteksi petir yang optimal diperlukan pengetahuan tentang segala hal mengenai petir itu sendiri dan juga proteksi petir yang akan digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem proteksi eksternal petir yang sedang dikerjakan pada Stasiun Penyimpanan Avtur Pulau Layang dengan menggunakan software SketchUp kemudian membuat rangkaian ekivalen SPP petir untuk dilakukan perhitungan besar tegangan saat sambar petir menggunakan software ATP-Draw. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketiga belas bangunan memiliki kebutuhan air termination dan down conductor yang berbeda. Kemudian untuk hasil simulasi besar tegangan yang timbul saat sambaran petir mengenai down conductor bangunan office building, tangki avtur dan lampu jalan secara berurutan yaitu 22.729 kV, 23.506 kV dan 22.798 kV. Nilai tegangan yang timbul pada bangunan tangki avtur lebih besar dibandingkan bangunan office building dan lampu jalan. Nilai tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya yaitu perbedaan struktur dan tinggi bangunan. Perbedaan tersebut membuat rangkaian ekivalen untuk tiap bangunan juga berbeda.
Observasi Perubahan Resistansi Batang Pentanahan Dengan Penambahan Limbah Kelapa Sawit Ilham Nataya; Muhammad Abu Bakar Sidik
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.98 KB) | DOI: 10.36706/jres.v2i2.32

Abstract

Sistem pentanahan digunakan sebagai sistem pengamanan bagi perangkat listrik dan manusia apabila terjadi gangguan internal seperti tegangan lebih. [1] [13]. Faktor yang mempengaruhi nilai tahanan jenis tanah ialah komposisi zat – zat kimia dalam tanah, kandungan kadar air dalam tanah, dan temperatur tanah [4].Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan nilai sistem pentanahan jika diberikan zat aditif bentonit dan abu limbah kelapa sawit memiliki nilai sistem pentanahan yang cenderung lebih kecil dari nilai sistem pentanahan tanpa bantuan zat aditif. Nilai tertinggi sistem pentanahan dengan zat aditif yaitu elektroda 2 dengan nilai 600 Ω. Terendah berada pada elektroda 1 dengan nilai 330 Ω. Sedangkan nilai tertinggi sistem pentanahan tanpa zat aditif yaitu elektroda 3 dengan nilai 890 Ω. Terendah berada pada elektroda 1 dengan nilai 590 Ω. Sistem pentanahan tanpa menggunakan zat aditif memiliki nilai kelembaban yang rendah mengakibatkan nilai sistem pentanahannya tinggi. Sedangkan nilai kelembaban yang menggunakan zat aditif mempunyai nilai yang tinggi mengakibatkan nilai sistem pentanahannya rendah. Nilai kelembaban tertinggi tanpa menggunakan zat aditif adalah 78 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 890 Ω, dan nilai kelembaban terendah adalah 50 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 720 Ω. Sedangkan nilai kelembaban tertinggi menggunakan zat aditif adalah 92 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 370 Ω, dan nilai kelembaban terendah adalah 66 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 330 Ω.
Studi Perbandingan Metode Naive Bayes dan Linear Discriminant Analysis Untuk Permasalahan Klasifikasi Muhammad Irsyad Razan; Muhammad Fatchan; Regan Agam; Gita Suryani; Reza Hadi Asykari; Aldi Darma
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.815 KB) | DOI: 10.36706/jres.v2i2.33

Abstract

Pemanfaatan teknologi tidak bisa lepas dari kehidupan manusia saat ini. Berbagai macam teknologi tersebut salah satunya seperti komputer atau laptop sangat penting dalam membantu urusan pengolahan data. Ada banyak metode yang dapat digunakan dalam melakukan pengolahan data. Salah satu metodenya disebut dengan klasifikasi. Permasalahan yang dibahas pada kasus kali ini yaitu membandingkan klasifikasi LDA dan Naive Bayes berdasarkan jumlah data, fitur dan kelas pada dataset yang berbeda dengan tujuan untuk menganalisis tingkat keakurasian pada setiap metode klasifikasi, kemudian akan dilihat metode klasifikasi yang lebih akurat berdasarkan bentuk dan jenis data yang telah diklasifikasi sebelumnya. Pengklasifikasian data menggunakan algoritma metode LDA dan Naive Bayes dengan keluarannya berbentuk matriks kekeliruan (Confusion Matrix) dan tingkat keakuratan agar dapat dibandingkan diantara klasifikasi tersebut. Pada dataset obesity, metode klasifikasi LDA mampu memprediksi 391 dari 423 data dengan tingkat akurasi 92,2%, sedangkan metode klasifikasi Naive Bayes hanya dapat memprediksi 307 dari 528 data dengan tingkat akurasi 58,1%. Pada dataset wine, terdapat 35 data prediksi pada klasifikasi LDA dengan tingkat akurasi 97,2% dan 44 data prediksi pada klasifikasi Naïve Bayes dengan tingkat akurasi 97,7% serta hanya satu data yang tidak dapat diprediksi dari setiap klasifikasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa klasifikasi LDA memiliki tingkat keakuratan yang lebih baik dibandingkan klasifikasi Naive Bayes.