cover
Contact Name
Akmaliyah
Contact Email
az.zahra@uinsgd.ac.id
Phone
+628562297375
Journal Mail Official
az.zahra@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Lecture Hall Building Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jalan A.H. Nasution No. 105, Cibiru Bandung, Jawa Barat, Indonesia, 40614 Phone: 022- 7802276 e-mail: az.zahra@uinsgd.ac.id
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies
ISSN : 27468585     EISSN : 27468593     DOI : https://doi.org/10.15575/azzahra
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies is a journal that publishes original studies on gender issues and family studies from a religious and general perspective. Another journal scope is related to the topic of gender and family which includes the various studies on women, men, children, the elderly, and people with disabilities in religious perspectives and various perspectives in the field of science.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Persepsi Wali Santri Terhadap Pendidikan Seks pada Anak di TPQ Baitul Amal Kota Padang Dewi Sarina; Ajat Hidayat; Auliya Rahmi Zen; Arsy Gusvita; Pela Safni; Thio Apri Yanda; Alfurqan Alfurqan
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v2i1.13574

Abstract

This study aims to determine how the perceptions of the guardians of students regarding sex education in children. The method used in this research is a survey using a data collection instrument in the form of a questionnaire. The data obtained were then analyzed quantitatively using descriptive statistics. Respondents in this study were the guardians of twenty-three students of TPQ Baitul Amal Padang City using the purposive sampling technique. The sample is determined based on certain criteria, namely parents or guardians of students with active status at TPQ Baitul Amal. The results showed that there were twelve perceptions of TPQ Baitul Amal's guardians on sex education for children, namely 1) the importance of sex education for children 70%, 2) providing basic sex education for children 30%, 3) sex education limited to husband-wife relationships 70 %, 4) sex education is only for adults 20%, 5) guardians of students feel confused about providing sex education to children 80%, 6) guardians of students feel ashamed to deliver sex education to children 30%, 7) children will know by themselves 50 %, 8) the time is not right to provide sex education to children 30%, 9) sex education is the responsibility of teachers in schools 30%, 10) the lack of information received by guardians of students 100%, 11) children are given the freedom to seek educational information sex on the internet 30%, 12) lack of knowledge about sex education is one of the causes of sexual crimes 30%.
Pesan Moral dari Anak Yatim Pemberani dari Cerita Anak Syajaratu Al-Hayati Karya Kamil Kailani Nenden Siti Maidah; Mohamad Syasi; Nisrina Ulfah
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v2i1.10450

Abstract

Moral merupakan cerminan bagi kondisi suatu bangsa di seluruh dunia, dan anak merupakan aset pemegang tambuk kemenangan dunia, namun dalam hal ini jika si pemegang tambuk memiliki moral yang sangat baik. Terlalu sibuknya pemerintahan di belbagai negara dengan belbagai masalah negara. Membuat masalah moral di kesampingkan oleh para pemerintah di belbagai negara. Sehingga moral anak di belbagai negara mengalami kerusakan tingkat tinggi. Jika kerusakan moral anak di belbagai negara mengalami kerusakan, maka kemenangan dunia akan sulit untuk di capai. Di Mesir, membuktikan bahwa adanya kerusakan moral anak hingga mengeluarkan undang-undang kriminal anak untuk memberikan efek jera. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan unsur-unsur teks dan  pesan moral dari anak yatim pemberani yang terdapat dalam cerita anak “Syajarotu Al-Hayati” Karya Kamil Kailani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif analisis, dengan menggunakan pendekatan strukturalisme oleh Robert Stanton. Peneliti memaparkan bagaimana teori Robert Stanton yang diterapkan dalam Dalam Cerita anak Syajaratu Al-Hayati Karya Kamil Kailani. Uraian unsur intrinsik pada cerita anak, serta pesan moral yang terkandung dalam cerita anak. Hasil yang didapat dari analisis yaitu mengungkap pesan moral yang terkandung dalam cerita anak dari uraian unsur intrinsik yang membangun keseluruhan cerita anak, pesan moral dari anak yatim pemberani dalam cerita anak Syajaratu Al-Hayati karya Kamil Kailani ini adalah kejujuran, nilai-nilai otentik, kesediaan bertanggung jawab, kemandirian moral, keberanian moral, kerendahan hati.Kata kunci: cerita anak, pesan moral, strukturalisme, unsur intrinsik.
Aktualisasi Perempuan dalam Ruang Domestik dan Ruang Publik Perspektif Sadar Gender Nur Ajizah; Khomisah Khomisah
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v2i1.11908

Abstract

Terlahir sebagai laki-laki atau perempuan adalah takdir atau kodrati secara biologis. Namun jika dilihat dari aspek non-biologis, keduanya memiliki hak yang sama dalam hal mengembangkan potensi diri, dalam hal ini adalah aktualisasi diri, baik di ruang domestik maupun di ruang public karena keduanya memiliki tugas yang sama yaitu khalifatullah fil ard. Permasalahannya sekarang adalah pemberian aktualisasi diri di ruang publik bagi perempuan ternyata menjadi bomerang bagi mereka, hal ini disebabkan oleh dua hal, yaitu; pertama, kurangnya potensi diri sehingga tidak mampu bersaing dengan laki-laki dan kedua, kesiapan relasi gender yang belum mateng sehingga menciptakan permasalahan baru, yakni beban ganda bagi perempuan, berdasarkan permasalah tersebut, artikel ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan konstruksi peran domestik dan peran publik perspektif sadar gender dan mendeskripsikan aktualisasi perempuan dalam ruang domestik dan publik perspektif sadar gender. Jenis penelitian ini adalah kajian pustaka (library research) dengan menggunakan metode yang bersifat deskriptif kualitatif Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, menafsirkan peran domestik dan publik berarti merekonstruksi maindset laki-laki dan perempuan sehingga mereka dapat secara proporsional mengeksplorasi peran dan potensi mereka, di ranah domestik dan ranah publik. Secara real kesetaraan dan keadilan gender merupakan situasi yang dinamis, di mana laki-laki dan perempuan memiliki hak, kewajiban, peran dan kesempatan yang dilandasi rasa saling menghormati, menghargai dan mendukung di berbagai sektor baik dalam ranah domestic maupun ranah publik, kedua, esensi ketersalingan dalam relasi gender menegaskan bahwa baik laki-laki maupun perempuan adalah makhluk Tuhan, sebagai haba Tuhan, keduanya memiliki tanggungjawab kemanusiaan, memakmurkan bumi, dan mensejahterakan manusia. Aktualisasi diri perempuan sebagai bekal dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, baik dalam ruang domestik maupun publik, pada tahap awal dapat diwujudkan melalui bidang pendidikan, sebagai standar minimu adalah sebagai pendidik awal bagi anak-anaknya kelak, ungkapan “ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anak” (al-ummu madrasah Ula) adalah sebuah proklamasi mengenai pentingnya pendidikan perempuan agar kelak ketika menjadi seorang ibu mampu mendidik anak dengan baik.
Perempuan dan Bisnis Online di Masa Pandemi Covid-19: Pengalaman di Kota Bandung, Jawa Barat Paelani Setia; Eni Zulaiha; Yeni Huriani
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v2i1.12702

Abstract

Tulisan ini akan mendiskusikan tentang perempuan dan bisnis online di masa pandemi Covid-19. Diketahui bahwa Pandemi Covid-19 menyebabkan krisis ekonomi yang menimpa berbagai kalangan. Hal ini juga turut dirasakan oleh para perempuan. Melalui metode kualitatif, penelitian ini diharapkan bisa mengupas apa, dan bagaimana perempuan mengorganisasi diri pada bisnis mereka disamping tetap bertanggung jawab pada ranah keluarga. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi online dan wawancara terhadap pelaku bisnis perempuan berbasis online di Kota Bandung, Jawa Barat. Penelitian ini diperoleh temuan bahwa digitalisasi ekonomi terutama di masa pandemi Covid-19 berpengaruh pada kuasa perempuan terhadap teknologi sekaligus membantah argumen yang meragukan kemampuan perempuan atas teknologinya. Perempuan juga lebih bisa mengorganisir waktu bersama keluarga karena digitalisasi ekonomi memudahkan proses transaksi. Penelitian ini juga turut berargumen bahwa proses digitalisasi kehidupan menjadi lahan baru bagi perempuan dalam aktualisasi diri dan interaksi dengan dunia luar, selain upaya pemberdayaan ekonomi. Namun, hal tersebut tidak bernilai sama sekali ketika berhadapan dengan sistem patriarki yang masih diwariskan dari waktu ke waktu.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Kegiatan Bank Sampah Ngudi Makmur Dusun Serut Arifka Maulida Nurazizah
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v2i1.13051

Abstract

Perempuan merupakan bagian dari penyumbang separuh dari kekuatan sumber daya manusia di negeri ini. Perannya pun tidak kalah penting dibandingkan dengan laki-laki. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk menyetarakan peran perempuan dan meningkatkan potensinya menjadi salah satu cara untuk menyetarakan posisi perempuan dan laki-laki, salah satunya melalui program pemberdayaan perempuan. Terlepas dari masalah kesetaraan gender permasalahan lingkungan masih terus menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia karena sampah masih terus menjadi penyebab lingkungan yang tidak sehat. Melalui program bank sampah Ngudi Makmur, ibu-ibu PKK dusun Serut berjuang mengatasi permasalah sampah rumah tangga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses kegiatan dan hasil program bank sampah Ngudi Makmur dalam memberdayakan perempuan di Dusun Serut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-analitis_ yang menjabarkan beberapa penemuan dengan_menarasikannya_dalam_bentuk uraian. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kegiatan pengelolaan sampah di bank sampah Ngudi Makmur berjalan dengan baik dan mendapat respon baik dari masyarakat sekitar. Selain dapat mengatasi permasalahan sampah, program bank sampah ini juga mampu memberikan memberdayakan ibu-ibu PKK di dusun Serut. Hasil penjualan sampah di bank sampah ini juga memberikan pendapatan tambahan bagi ibu-ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meskipun demikian dalam pelaksanaan program tidak lepas dari faktor pendukung dan penghambat.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5