cover
Contact Name
Teguh Ansori
Contact Email
teguhanshory586@gmail.com
Phone
+6281231445793
Journal Mail Official
jcd@insuriponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Batara Katong No 32 Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Community Development and Disaster Management
ISSN : -     EISSN : 28081390     DOI : https://doi.org/10.37680/jcd
Core Subject : Economy, Social,
Journal of Community Development and Disaster Management menerbitkan artikel dari hasil kajian literatur dan penelitian lapangan yang berkaitan dengan pengembangan masyarakat dan penanggulangan bencana. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan tempat bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan karya asli tentang penelitian dan pelibatan komunitas. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik kajian sosial dan kebencanaan: Pemberdayaan Masyarakat Pembangunan dan Kebijakan Sosial Kesejahteraan Sosial Sosial Budaya dan Lingkungan Hidu Manajemen Kebencanaan Pembangunan Pasca Bencana Teknologi Tepat Guna Kewirausahaan
Articles 180 Documents
Peran Kelompok Sadar Wisata Sri Sentono Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Plalangan Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo Novengging, Nuzhul Dwy
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 3 No. 2 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v3i2.1051

Abstract

Dalam Peraturan Menteri Kepariwisataan PM.04/UM.001/MKP/2008 Pasal 1 dijelaskan bahwa Sadar Wisata adalah suatu kondisi yang menggambarkan partisipasi dan dukungan segenap komponen masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di suatu destinasi atau wilayah. Kegiatan sadar wisata ini muncul dengan harapan pembangunan nasional dapat optimal dengan peran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola pariwisata. Dalam Buku Pedoman Pokdarwis dijelaskan bahwa Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) adalah salah satu bentuk kelembagaan informal yang dibentuk anggota masyarakat (khususnya yang memiliki kepedulian dalam mengembangkan kepariwisataan di daerahnya. Tujuan pembentukan pokdarwis adalah sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang pariwisata, meningkatkan sumber daya manusia, mendorong terwujudnya Sapta Pesona (keamanan, ketertiban, keindahan, kesejukan, kebersihan, keramah-tamahan dan kenangan) meningkatkan mutu produk wisata dalam rangka meningkatkan daya saing serta memulihkan pariwisata secara keseluruhan, sehingga kedepannya kelompok sadar wisata diharapkan mampu mengelola dan ikut serta berperan dalam pemberdayaan masyarakat. Kelompok Sadar Wisata Sri Sentono yang berada di Desa Plalangan Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo adalah salah pokdarwis yang di bentuk dalam rangka untuk mendukung konsep desa wisata yang di gagas oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo pada masa kepemimpinan Bupati Ipong Muchlisoni. Kelompok Sadar Wisata Sri Sentono di hadapakan dengan berbagai Potensi yang ada di desa plalangan juga beragai faktor pendukung maupun faktor penghambat dalam menjalankan tugasnya yang pada akhirnya pokdarwis tidak hanya bergerak dalam menjalankan wisata saja namun juga mampu berperan dalam memberdayakan masyarakat desa plalangan.
Pengembangan Usaha Budidaya Ikan Lele (Clarias sp.) Dalam meningkatkan kualitas dan harga jual di masa pandemi covid 19 di Desa Nologaten Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur Shofari, Muhammad Furqon
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 3 No. 1 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v3i1.1202

Abstract

ABSTRAK Salah satu komoditas perikanan yang sangat prospektif untuk dibudidayakan dalam skala industridan rumah tangga adalah ikan lele (Clarias sp.). Tujuan kajian ini: (1) menganalisis kelayakan budidayaikan lele di DesaNologatendi Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (2) menganalisa potensi Kualitas ikanlele di Masa Pandemi Covid 19, (3) meningkatkan harga nilai jual pada masa Pandemi covid 19 di Desa Nologaten Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang berfokus padaaspek teknis dan budidaya pengembangan usaha, serta analisis Asset, Based, CommunitydanDevelopment(ABCD). Berdasarkan analisis kelayakan memiliki prospek yang menjanjikan dan layak untukdikembangkan. Untuk memaksimalkan pendapatan petani lele, kombinasi strategiBased, strategiCommunity danstrategi Development merupakan strategi yang tepat untuk dipilih petani. Untuk memaksimalkan pendapatanpembudidaya ikan lele, dilakukan penambahan jumlah dan luas kolam dan mencari alternative pakan lele, serta mengembangkan usahabudidaya, menerapkan cara-cara pemeliharaan dan budidaya yang baik, serta memperluas jangkauanpasar mulai dari konsumen perorangan, pasar tradisional rumah makan dan restoran hingga ke pasarmodern untuk meningkatkan efisiensi modal dan meningkatkan keuntungan bagi petani lele pada masa pandemic covid 19 diDesa Nologaten, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.\ Kata kunci:pengembangan usaha, ikan lele,budidaya,dimasa Pandemic covid 19 ABSTRACT One of the fishery commodities that are very prospective to be cultivated on an industrial and household scale is catfish (Clarias sp.). The aims of this study: (1) analyze the feasibility of catfish farming in Nologaten Village, Ponorogo Regency, East Java (2) analyze the potential quality of catfish during the Covid 19 Pandemic, (3) increase selling prices during the Covid 19 Pandemic in Nologaten Village, Ponorogo Regency, East Java. The method used in this study is a descriptive method that focuses on the technical aspects and cultivation of business development, as well as Asset, Based, Community and Development (ABCD) analysis. Based on the feasibility analysis, it has promising prospects and deserves to be developed. To maximize the income of catfish farmers, a combination of Based strategy, Community strategy and Development strategy is the right strategy for farmers to choose. Maximizing the income of catfish cultivators, increasing the number and area of ​​ponds and looking for alternative catfish feed, as well as developing aquaculture businesses, implementing good maintenance and cultivation methods, and expanding market reach ranging from individual consumers, traditional markets for restaurants and restaurants to modern markets to increase capital efficiency and increasing profits for catfish farmers during the COVID-19 pandemic in Nologaten Village, Ponorogo Regency, East Java. Keywords: business development, catfish, cultivation, during the Covid-19 Pandemi
Pemberdayaan Petani Padi Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Di Masa Pandemi Covid 19 Di Kelurahan Keniten Kec.Ponorogo Kab.Ponorogo Fanani, Muhammad Saiful
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 3 No. 1 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v3i1.1203

Abstract

Abstract; Indonesia is popular forits agrarian country, coutry that most of its people work in the field ofagriculture is still not able to develop sustainable food technology for food fulfillment. The refore, it is needed to do the empowerment of farmers in orderto realize food endurance, including in the Urban village Keniten. The methodologyused in tis research is ABCD wihich started from dig asset,planning,and evaluation program use progress farmer in realizing food endurance, which is the productiongets better and increased due to the knowledge and skills of farmers incultivation is also increasing. The supporting factor of the success ofincreasing food endurance in Keniten Urban village is the running of the programwith the support form Farmer Organization as well as assistance in theform of organic fertilizer and free seed. The obstacle come from the problem of poorquality of human resources, capital and uncertain weather,yields pay the bill,fertilizer the more scarce and expensive. The inhibiting come from the low quality of human resources, as well as the limitation of agricultural equipment. Keywords: Empowerment, Farmers, Food Endurance. Abstrak;Indonesia terkenal dengan Negara agraris, Negara yang sebagian besarmasyarakatnya bekerja dibidang agraris masih belum mampu mengembangkan teknologi pangan yang berkelanjuan untuk pemenuhan pangan. Untuk itu perlu dilakukannya pemberdayaan petani guna mewujudkan ketahanan pangan, tak terkecuali di Kelurahan Keniten.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ABCD yang dimulai dari mengenali asset, merencanakan, dan mengevaluasi program guna kemajuan petani dalam mewujudkan ketahanan pangan.Dimana produksi yang dihasilkan menjadi lebih baik dan meningkat, ini dikarenakan pengetahuan dan keterampilan petani dalam bercocok tanam juga meningkat.Faktor pendorong utama keberhasilan peningkatan ketahanan pangan di Kelurahan Keniten adalah berjalannya program dengan adanya dukungan dari Kelompok Tani serta adanya bantuan berupa pupuk organik dan benih gratis.Hambatannya datang dari masalah rendahnya kualitas sumber daya manusia, modal dan cuaca yang tidak menentu,hasil panen yang murah,pupuk semakin langka dan mahal.Hal ini diperlukan adanya sinergi diantara petani, masyarakat serta pemerintah untuk secara bersama-sama mendukung program pemberdayaan petani untuk meningkatkan ketahanan pangan. Kata Kunci: Pemberdayaan, Petani,Ketahanan Pangan.
PEMBERDAYAAN PETANI PADI MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS HASIL PANEN DI MASA PANDEMI Sidiq, Ngabdur Rohman
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 3 No. 1 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v3i1.1204

Abstract

Abstract Indonesia is famous for being an agrarian country, a country where most of the people work in agriculture are still not able to develop the productivity of rice yields. For this reason, it is necessary to empower farmers to increase crop productivity, especially those in Tegalombo Village, Kauman District. The method used in this research is a qualitative research method using a descriptive approach which is carried out by observation, interviews and documentation. This study resulted that farmer empowerment carried out in Tegalombo Village, Kauman District can be said to have been better in terms of Where the production which increases the productivity of the rice harvest is getting better and increasing, this is because the knowledge and skills of farmers in farming also increase. The main driving factor for success in increasing crop productivity in Tegalombo Village, Kauman District is the running of the program with support from the Farmer's Group as well as the socialization of organic fertilizer and assistance in the use of liquid organic fertilizer for maximum yields. The obstacles come from the problem of the low quality of human resources, capital and erratic weather, cheap harvests, and increasingly scarce and expensive fertilizers. This requires a synergy between farmers, the community and the government to jointly support farmer empowerment programs to increase the productivity of rice yields. Keywords :Empowerment, Productivity, Improving Rice Harvest. Abstrak Indonesia terkenal dengan Negara agraris ,Negara yang sebagian besar masyarakatnya bekerja dibidang pertanian masih belum mampu mengembangkan produktivitas hasil panen padi. Untuk itu perlu dilakukannya pemberdayaan petani guna meningkatkan produktivitas hasil panen , khususnya yang berada di Desa Tegalombo Kecamatan Kauman . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif yang dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa pemberdayaan petani yang dilakukan di Desa Tegalombo,Kecamatan Kauman dapat dikatakan sudah lebih baik dalam. Dimana produksi yang peningkatan produktivitas panen padi menjadi lebih baik dan meningkat, ini dikarenakan pengetahuan dan keterampilan petani dalam bercocok tanam juga meningkat. Faktor pendorong utama keberhasilan dalam meningkatkan produktivitas hasil panen di Desa Tegalombo,Kecamatan Kauman adalah berjalannya program dengan adanya dukungan dari Kelompok Tani serta adanya sosialisasi pupuk organik dan pendampingan dalam penggunaan pupuk organik cair agar hasil panen maksimal. Hambatannya datang dari masalah rendahnya kualitas sumber daya manusia, modal dan cuaca yang tidak menentu,hasil panen yang murah,pupuk semakin langka dan mahal. Hal ini diperlukan adanya sinergi diantara petani, masyarakat serta pemerintah untuk secara bersama-sama mendukung program pemberdayaan petani untuk meningkatkan produktivitas hasil panen padi. Kata Kunci: Pemberdayaan, Produktivitas ,Peningkatan Panen Padi
OPTIMALISASI PERAN SANTRIWATI MELALUI DEPARTEMEN KEBERSIHAN DALAM MENCIPTAKAN KEBERSIHAN PONDOK DIMASA PANDEMI COVID-19 DI PONDOK PESANTREN HUDATUL MUNA 2 PONOROGO Maulidah, Siti
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 3 No. 1 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v3i1.1205

Abstract

Abstract: Based on the results of the organizational assistance of the cottage hygiene department in optimizing the cleanliness of the role of students in creating cleanliness of the cottage using the ABCD (Asset based Community Development) approach, the success of mentoring is determined by the activeness of the stakeholders. Companions will not be able to do without students who play an active role. So that with the active role of students, the cleanliness of the cottage and is better maintained. This is because it is driven by programs planned by the cottage hygiene department in optimizing the role of students in maintaining the cleanliness of the cottage environment. Keywords: Role, Students And Cleanliness. Abstrak: Berdasarkan hasil pendampingan organisasi departemen kebersihan pondok dalam mengoptimalisasikan kebersihan peran santri dalam menciptakan kebersihan pondok dengan menggunakan pendekatan ABCD (Asset based Community Development) maka keberhasilan pendampingan ditentukan oleh keaktifan para stake holder. Pendamping tidak akan mampu berbuat tanpa adanya santri yang berperan aktif. Sehingga dengan adanya peran santri yang aktif tersebut kebersihan pondokdan terjaga lebih baik. Hal ini karena didorong oleh program-program yang direncanakan oleh departemen kebersihan pondok dalam mengoptimalisasi peran santri dalam menjaga kebersihan lingkungan pondok. Kata kunci: Peran, Santri Dan Kebersihan.
Media Pengembangan Bakat Dan Ketrampilan Santri Pondok Pesantren Nur Fadhilah Dalam Pengoptimalan Sumber Daya Manusia Nurcahyo, Mugi
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 3 No. 1 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v3i1.1206

Abstract

Absract : empowerment of students and youth in a boarding school that is in the midst of society as an effort to develop human resources in fields that may someday students already be in the community. The reason for the HR development program being implemented in this Islamic boarding school is to remember the human resources that are owned or the potential that is in vain at a young age who should have gained experience as a provision for the next life which is now being replaced with things that are not important. For this reason, this Islamic boarding school implements the program. The approach or research method used in the empowerment is education carried out by Islamic boarding schools to students and youth through skills training and social sciences. The result of this program is to train local students and youth, apart from getting knowledge of the Islamic boarding school, they also get provisions which can then be applied in their respective communities. Keywords: empowerment of youth and students, islamic boarding schools Nur Fadhilah Abstrak : pemberdayaan santri dan pemuda di dalam sebuah pondok pesantren yang berada di tengah masyarakat sebagai upaya dalam mengembangkan SDM pada bidang yang mungkin nanti kelak santri sudah berada di masyarakat. Program pengembangan SDM yang diterapkan di pondok pesantren ini, yaitu mengingat SDM yang di miliki atau potensi yang sia-sia di usia muda yang harusnya sudah mendapat pengalaman untuk bekal masa depan terganti dengan hal yang kurang penting, untuk itu pondok pesantren ini menerapkan program tersebut. Pendekatan atau metode penelitian yang di gunakan dalam pemberdayaan tersebut ialah edukasi yang di lakukan oleh pondok pesantren kepada santri dan pemuda melalui pelatihan ketrampilan dan ilmu sosial. Hasil dari program ini adalah untuk melatih santri dan pemuda setempat selain mendapat ilmu pengetahuan pondok, mereka juga mendapat bekal ilmu dan pengalaman yang kemudian dapat mengaplikasikanya di masyarakat masing-masing. Kata kunci : pemberdayaan pemuda dan santri, pondok pesantren Nur Fadhilah
Strategi Pemerintah Desa Gandukepuh Terhadap Pengembangan Objek Wisata Religi: Gandukepuh Village Government's Strategy Towards The Development Of Religious Tourism Objects Mukhirto, Mukhirto; Dwijayanto, Arik; Fathoni, Tamrin
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 4 No. 1 (2022): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v4i1.1264

Abstract

The purpose of the study was to explore the strategy for developing religious tourism objects and attractions at the tomb of Kyai Ageng Imam Musakaf, the required resources, supporting and supporting factors and analysis of strategies for developing religious tourism objects at the tomb of Kyai Ageng Imam Musakaf. This type of research is qualitative research, namely the research procedure produces descriptive data in the form of written or spoken words from people and observable behavior to understand the phenomena experienced by the research subjects. The results of the research are the development of religious tourism at the Kyai Imam Musakaf Tomb by managing tourist attraction objects (ODTW) using a management system. Natural resources include good and efficient management of places, facilities and infrastructure. Nice, clean and attractive environment. Supporting factors are the increasing number of pilgrims, enthusiastic residents, natural resources, and the role of caretakers. The inhibiting factors for promotion are limited, lack of cooperation and narrow road access. In carrying out the development of ODTW also requires supervision. Tujuan penelitian untuk menggali Strategi Pengembangan obyek dan daya tarik wisata religi di makam kyai Ageng Imam Musakaf, sumber daya yang diperlukan, faktor pendukung dan penghambat dan analisis strategi pengembangan objek wisata religi di makam kyai Ageng Imam Musakaf. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu prosedur penelitian menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Hasil penelitian yaitu pengembangan wisata religi di Makam Kyai Imam Musakaf dengan melakukan pengelolaan objek daya tarik wisata (ODTW) dengan menggunakan sistem manajemen. Sumber daya alam meliputi pengelolaan tempat, sarana, prasarana yang baik dan efisien. Lingkungan yang baik, bersih, dan menarik. Faktor pendukung yaitu bertambah banyaknya yang melakukan ziarah, Antusias warga, Sumber daya alam, dan peran juru kunci. Faktor penghambat yaitu Promosi terbatas, kurangnya kerjasama dan akses jalan sempit..
Pemberdayaan Ibu-Ibu Untuk Penguatan Ekonomi Keluarga Melalui Pelatihan Pembuatan Kripik Tempe di Dusun Kleco Sawoo Ponorogo Rahmawati, Yunaita; Hestinasari, Weni
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 4 No. 1 (2022): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v4i1.1296

Abstract

Desa Sawoo Kecamatan Sawoo memili asset berupa sumber daya manusia yaitu melimpahnya para ibu rumah tangga yang tidak bekerja. Namun sayangnya aset tersebut belum diasah dan dikelola dengan baik. Maka dari itu untuk meningkatkan produktifnya para ibu rumah tangga maka diperlukan cara supaya para ibu rumah tangga mempunyai kegiatan yang positif dan bisa membantu perekonomin keluarga di masa pandemic sekarang ini. Untuk meningkatkan produktifitasnya para ibu rumah tangga dapat melakukan kegiatan seperti bewirausaha membuat produk atau bahkan makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi sendiri atau bahkan bisa dijual kembali. Tim peneliti berinisiatif untuk mengadakan program kerja pelatihan pembuatan tempe kripik yang layak dijual. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia terutama para ibu rumah tangga yang tidak bekerja untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat dirumah saja apalagi masa pandemi sekarang ini. Produk berupa tempe kripik ini bisa dimanfaatkan untuk dijual kembali dan hasilnya bisa untuk menambah pendapatan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan adalah pendekatan (ABCD) Asset Based Comunitty Development (ABCD), memanfaatkan aset yang ada di Dusun Kleco Desa Sawoo ini. Agenda ini dimaksudkan untuk membekali para ibu rumah tangga dengan mengadakan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga maupun desa dan juga untuk meningkatkan motivasi berwirausaha sehingga pada akhirnya bisa berperan dalam meningkatkan perekonomian di Dusun Kleco Desa Sawoo. Kata kunci: Ibu Rumah Tangga, Pelatihan Kripik Tempe, Layak dijual, ABCD Sawoo Village, Sawoo District, has assets in the form of human resources, namely the abundance of housewives who do not work. But unfortunately these assets have not been honed and managed properly. Therefore, to increase the productivity of housewives, a way is needed so that housewives have positive activities and can help the family economy during the current pandemic. To increase their productivity, housewives can carry out activities such as entrepreneurship to make products or even food and drinks that can be consumed by themselves or can even be resold. The research team took the initiative to hold a training work program for making tempeh chips that are suitable for sale. The purpose of this activity is to increase human resources, especially housewives who do not work to do useful activities at home, especially during the current pandemic. This product in the form of tempeh chips can be used for resale and the results can be used to increase the family's economic income. The method used is the Asset Based Community Development (ABCD) approach, utilizing existing assets in Kleco Hamlet, Sawoo Village. This agenda is intended to equip housewives by holding training aimed at improving the family and village economy and also to increase entrepreneurial motivation so that in the end they can play a role in improving the economy in Kleco Hamlet, Sawoo Village. Keywords: Housewife, Tempe Chips Training, Worth selling, ABCD
Pengembangan Islam Asia Tenggara Dalam Perekonomian Negara: Development of Southeast Asian Islam in the Country's Economy Ni’mah, Ummi Lathifatun
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 4 No. 1 (2022): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v4i1.1369

Abstract

The arrival of Islam in countries in Southeast Asia was almost all preceded by interactions between the people in the archipelago with Arab traders, India, Bengal, China, Gujarat, Iran, Yemen and South Arabia. In the 5th century BC the Malay Archipelago had become a stopover for traders who sailed to China and they had established relationships with the communities around the coast. This kind of condition is used by Muslim traders who stop by to spread Islam to residents around the coast. The writing of this paper seeks to discuss the problems surrounding; How did Islam enter the archipelago? What theory is the basis for the entry of Islam into the Archipelago How is the development of Islam in the archipelago?, so the writing of this paper aims to; Knowing the beginning of the entry of Islam into the archipelago, Knowing the basic theory of the entry of Islam into the archipelago, Knowing and understanding the development of Islam in the archipelago. Kedatangan Islam di negara-negara yang berada di Asia Tenggara hampir semuanya didahului oleh interaksi antara masyarakat di wilayah kepulauan dengan para pedagang Arab, India, Bengal, Cina, Gujarat, Iran, Yaman dan Arabia Selatan. Pada abad ke-5 sebelum masehi Kepulauan Melayu telah menjadi tempat persinggahan para pedagang yang berlayar ke Cina dan mereka telah menjalin hubungan dengan masyarakat sekitar pesisir. Kondisi semacam inilah yang dimanfaatkan para pedagang Muslim yang singgah untuk menyebarkan Islam pada warga sekitar pesisir. Penulisan makalah ini berusaha membahas permasalahan seputar; Bagaimana Islam masuk ke Nusantara? Teori apa yang menjadi dasar masuknya Islam ke Nusantara Bagaimana perkembangan Islam di Nusantara?, sehingga penulisan makalah ini bertujuan untuk; Mengetahui awal masuknya Islam ke Nusantara, Mengetahui teori dasar masuknya Islam ke Nusantara, Mengetahui dan memahami perkembangan Islam di Nusantara.
Teknologi Tepat Guna Kompor Spiritus Sederhana Berbahan Kaleng Bekas di Lamongan: Application of Appropriate Technology Simple Stoves Made from Used Cans for Society in Lamongan Yaqin, Nur Rahmat Ainul; Falasifah, Nihlatul; Charisa Budi Darma, Dina Alfianita
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 4 No. 1 (2022): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v4i1.1414

Abstract

Reuse is one way to reduce waste by reusing waste that can still be used in the same function or others. Used cans that are types of plastic waste if used as a simple stove will also be a useful product and have added value economically. This simple stove made from used cans is very light so it is easy to move (portable). In addition, this stove can also be an alternative stove fueled by spirtus to minimize the use of waste that can be used for camping, hiking, and other activities. This simple spiritus stove from used cans is made and dedicated to residents who live in Lamongan regency, both fishermen, housewives, and climbers. The manufacture of appropriate technology for simple spiritus stoves from used cans is expected to reduce waste in the environment and grow residents' awareness aboutwaste storage that can be used as a product that has added value. Reuse adalah salah satu cara untuk mengurangi sampah dengan menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan dalam fungsi yang sama maupun yan lainnya. Kaleng bekas yang termasuk jenis sampah plastik jika dimanfaatkan menjadi kompor sederhana juga akan menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai tambah secara ekonomis. Kompor sederhana berbahan kaleng bekas ini sangat ringan sehingga mudah dipindahkan (portable). Selain itu, kompor ini juga dapat menjadi kompor alternatif berbahan bakar spirtus untuk meminimalisasi penggunaan sampah yang bisa dimanfaatkan untuk camping, hiking, dan kegiatan lainnya. Kompor spiritus sederhana dari kaleng bekas ini dibuat dan didedikasikan untuk warga yang tinggal di kabupaten Lamongan baik yang berprofesi sebagai nelayan, ibu rumah tangga, maupun pendaki. Pembuatan teknologi tepat guna kompor spiritus sederhana dari kaleng bekas ini diharapkan dapat mengurangi sampah yang ada di lingkungan dan menumbuhkan kesadaran warga tentang pengolahan sampah yang dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Community Development and Disaster Management Vol 7 No 1 (2025): Journal of Community Development and Disaster Management Vol 6 No 2 (2024): Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 6 No. 1 (2024): Journal of Community Development and Disaster Management Vol 6 No 1 (2024): Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 5 No. 2 (2023): Journal of Community Development and Disaster Management Vol 5 No 2 (2023): Journal of Community Development and Disaster Management Vol 5 No 1 (2023): Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 5 No. 1 (2023): Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 4 No. 2 (2022): Journal of Community Development and Disaster Management Vol 4 No 2 (2022): Journal of Community Development and Disaster Management Vol 4 No 1 (2022): Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 4 No. 1 (2022): Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 3 No. 2 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management Vol 3 No 2 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management Vol 3 No 1 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 3 No. 1 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management Vol 2 No 2 (2020): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 2 No. 2 (2020): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management Vol 2 No 1 (2020): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management Vol 1 No 2 (2019): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management Vol 1 No 1 (2019): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management More Issue